RAKANA

RAKANA
chapter 3


__ADS_3

Dua Minggu sudah berlalu,Kana gadis gendut yang hampir memasuki obesitas,kini tubuhnya sudah mengalami perubahan dalam waktu yang terbilang singkat tersebut dirinya sudah berhasil membuang sebagian lemak yang bertumpuk ditubuhnya.


dirinya bersyukur latihan olahraga ekstrim serta pola makan yang iya jaga berhasil membakar lemaknya sebanyak 10 kg.


bahkan bukan hanya bentuk tubuhnya yang mengalami kemajuan wajahnya yang waktu itu jerawat parah kini mulai membaik setelah iya memakai kosmetik yang dianjurkan oleh seorang dokter ternama dan sepertinya perjuangannya tidaklah sia-sia dalam menghamburkan banyaknya uang untuk melakukan berbagai konsultasi mengenai wajahnya.


Kana sore ini kembali dengan rutinitas yang iya jalani selama dua pekan ini,yaitu bersepeda mengelilingi kompleks perumahan mewah yang terletak satu blok dimana rumahnya berada.


"senangnya dalam hati eyyy,"saat sedang asih menyanyi Kana langsung mengerem mendadak sepedanya,kala menatap pemandangan menarik


"menarik nih buat arsip hehehe"mengambil ponsel baru keluaran ternama yang baru satu Minggu ini iya beli dengan cepat dirinya membuka fitur kamera dan mengambil dua foto dan satu Vidio berdurasi 15 detik setelah selesai dirinya tersenyum puas,dan kembali melanjutkan aktivitasnya yang sempat tertunda


"oh seperti dunia,aku yang punya"memutar sepedanya untuk putar balik Kana kembali bernyanyi dengan perasaan senang menatap kesana kemari melihat beberapa orang sedang menikmati sore sama sepertinya dengan kegiatan yang berbeda-beda cukup menjadi hiburan bagi seorang Kana


saat sepedanya berbelok dirinya melihat seseorang penjual rujak,melihat jajan tersebut dirinya cukup tergiur dan memutuskan untuk membelinya.


"mang!"


"iya neng,mau beli ya"


"yo'i mang beli satu bungkus buahnya campur-campur"


"siap!!harap ditunggu sebentar"


"oke"


sambil menunggu Kana memainkan ponselnya dan membuka media sosial yang belum lama ini iya buat dengan nama akun RAKA sengaja dirinya menggunakan nama itu karena suka dan terlihat keren! apa lagi nama itu nama depannya.


"dih si najis kok bisa muncul dibranda gue!!bikin sakit mata aja"Kana menatap kesal foto dari seorang Fiona yang sedang menampilkan wajah sok imut,rasanya iya pen muntah apa lagi saat membaca komentar banyak kali makhluk buta yang memuji muka kek pantat ayam itu.


karena ingin menjaga kesucian matanya dari pemandangan najis tersebut Kana menyudahi acara berselancarnya di media sosial,dan memilih menyibukkan diri dengan memandangi orang yang makin banyak berlalu lalang

__ADS_1


"ini neng pesanannya"Mamang penjual rujak tersebut menyerahkan pesanan kana yang sudah terbungkus rapi


"berapa mang!?"


"10 ribu aja"


merogoh saku Hoodie nya Kana mengambil selembar uang dan menyerahkan nya


"nih,lebihnya ambil aja mang"ujar Kana setelah menyerahkan uang berwarna biru yang diterima dengan senang hati oleh Mamang rujak


"makasih neng"


"Hm"


...[ ]...


matahari yang tadi bersinar sudah tergantikan oleh sang rembulan,Kana saat ini sedang makan malam seorang diri dikamarnya,kalian tau Kana itu tidak akan menyia-nyiakan waktunya untuk makan bersama dengan keluarganya seperti pemilik tubuh lakukan saat masa hidupnya kalau pada akhirnya di depak dengan kasar dari sana dengan cara memalukan.


sekarang prinsip seorang Kana yang baru adalah iya akan muncul dihadapan mereka kalau dirinya butuh uang selebih dari itu jangan harap.


Kana dan kesendirian adalah pasangan sejati hidup dari kehidupan pertama sampai iya menginjak kehidupan keduanya tidak jauh berbeda awal disayang akhir dibuang.


suara ketukan dengan volume keras nyaris seperti ingin merobohkan pintu tidak Kana hiraukan,apa lagi suara makian serta umpatan yang diserukan untuknya menjadi lagu setiap hari untuk dirinya dengar selama 2 Minggu ini.


"GADIS SIALAN KELUAR KAMU,KERJAKAN PERKERJAAN DIDAPUR"


"DASAR GADIS JELEK MENYUSAHKAN,CEPAT KELUAR"


Kana bangkit menuju pintu dan tanpa basa-basi membalas gedoran tersebut dengan sebuah tendangan pada pintu dengan cukup keras


BRAKKK!

__ADS_1


"BACOT ANJING,itu perkerjaan Lo bukan gue!!Mau makan gaji buta bilang jadi mudah buat gue tendang Lo dari rumah ini"


pelayan diluar mendengarnya makin membara amarahnya saat iya kembali ingin menggedor suara dari dalam kamar kembali terdengar membuat pelayan tersebut mengurungkan niatnya bahkan iya merinding mendengar suara dingin yang terdengar dari balik pintu hitam tersebut


"Kembali buat keributan,lebih baik menghilang dari dunia ini!!mau coba untuk tidak dapat melihat matahari terbit lagi pelayan Nia"


"Dasar sial-"


"lebih dari tiga kata Lo berucap didepan kamar ini,gue akan keluar dan cabut lidah tidak guna milik Lo"


pelayan tersebut langsung berbalik dan sedikit berlari meninggalkan kamar bekas gudang dekat dapur yang sudah dialih fungsikan menjadi kamar nona muda pertama keluarga Adijaya,setelah kamarnya dirampas oleh nona kedua yang merupakan saudara tirinya.


Kana yang tau bahwa pelayan menyebalkan itu sudah pergi kembali berbalik menuju kasurnya dan duduk disana,tangannya meraih leptop dengan logo Apel utuh yang iya beli dengan harga tidak murah.


kalau ditanya dari mana dia mendapat uang yang berlimpah kalau iya saja menjadi anak tidak dianggap ada dan tiada kehadirannya oleh orang tua serta saudara,jawabannya adalah ya dia ngambil sendiri lah kalau di pinta secara terang-terangan mana mungkin mereka akan mengeluarkan uang sepeserpun untuk dirinya.


lagi pula ayahnya itu orang kaya kehilangang uang ratusan juta tidak akan membuat nya bangkrut apa lagi uang itu dimakan oleh anak yang tidak pernah diberi nafkah seperti dirinya pasti akan menjadi berkah untuk ayahnya itu.


..."jangan sampai hingga waktu perpisahan tiba,dan semua yang tersisa hanyalah air mata,hanya air mata cinta!!"...


malam yang sunyi tapi lebih sunyi hati Kana mulut ingin berucap tapi hati dan otak kosong akan kata menyenangkan dan penuh dan menempel oleh ingatan menyakitkan.


...[ ]...


2 BULAN BERLALU DENGAN HASIL MEMUASKAN!!



Melihat penampilan baru yang iya perjuangkan dengan susah payah selama 2 bulan tanpa mengurangi porsi dari olahraga menguras tenaga lebih,makan yang dijaga ketat dia berhasil mendapatkan bentuk tubuh memuaskan seperti sekarang ini.


"kayaknya gue sudah siap menghadapi orang julid bermulut sampah diluar sana"

__ADS_1


"sekarang penampilan gue sudah bagus,ngak seperti dulu kayak Bagong ingin melahirkan Huss"Kana mendengus geli mengingat tubuhnya dua bulan belakangan yang menjadi bahan gunjingan dan menjadi sumber dirinya mendapatkan perlakuan tidak baik serta dibenci


"hidup ini jahat ya,ngak semua babi mengerti bahasa manusia kalau berbicara dan bersikap tidak terkontrol nyakitin fisik dan mental orang!!Memang sial"Kana berbalik menjauhi cermin dan mendudukkan diri di kusen jendela dengan memejamkan mata iya menikmati pagi di bulan April dengan sinar mentari pagi menerpa tubuh.


__ADS_2