
sampai saat aku membalas postingan mu dan bertanya "mau nikah dengan siapa? udah punya calon? biar aku bantu ngomong ke orangnya" namun respon mu terhadap balasan ku sungguh berbeda dari apa yang seharusnya.
Tiba-tiba kau membalas seakan-akan memberikan teka-teki padaku, kau malah kembali bertanya padaku "bagaimana menurut mu bila ada seseorang yang ingin mengajak kamu menikah?"
aku tau sebenarnya maksud mu tapi aku tidak ingin terbawa perasaan dan menerka-nerka apa yang kamu rasakan sehingga aku menjawabnya dengan "jika orang tersebut mampu bertanggung jawab dan orang tua ku setuju mungkin aku akan menerima tapi aku ragu orang tua ku akan setuju akan hal itu karena aku juga baru lulus kuliah dan tentunya aku ingin merasakan dunia kerja dulu, yah so far belum fikir nikah sih toh calon juga ngga punya boro-boro mikirin nikah hahaha" aku menjawabnya seraya bercanda namun hal ini mungkin berbeda dengan mu malah kau membalasnya dengan begitu serius seakan-akan berusaha meyakinkan ku agar nikah dulu dan kerja belakangan toh rezeki Tuhan yang ngasih.
__ADS_1
Namun aku tetap meyakinkan diri ku dan diri mu bahwa nikah bukan soal nekat tapi harus di siapkan secara baik-baik, bukan karena nafsu dan hal-hal lainnya hingga kita sedikit beradu argument mengenai hal itu dan aku bilang saat ini aku belum siap karena banyak hal yang masih ingin aku gapai dan aku menegaskan bahwa aku belum menemukan calon sehingga aku juga tidak berfikir nikah saat itu.
perdebatan yang terjadi seperti biasa selalu berakhir dengan kita saling memahami kegundahan dalam diriku maupun dalam dirimu, dan kau pun berkata "aku mengerti kok maksud mu gimana dan yah sudah bakal ada waktunya"
namun sebelum percakapan kita berakhir malam itu aku masih berusaha bertanya "emang siapa sih orang yang pengen kamu ajak nikah? apa orang yang aku kenal atau aku sama sekali tidak tau? dan Yap kenapa kamu meminta pendapat ku? ayolah jangan fokus pada pendapatku saja karena tiap orang memiliki pendapat yang berbeda bukan?"
__ADS_1
aku pun menjawab "iya semoga kau disegerakan untuk nikah dengan dia siapapun orangnya, semoga orang itu baik dan bisa memahami mu dengan baik, yah semoga disegerakan yah dan jika kau butuh bantuan bilang saja padaku aku akan membantu mu karena kita adalah teman baik, dan sudah selayaknya teman membantu temannya buak? hitung-hitung siapa tau kalau aku bantu tuhan akan membantu ku menemukanmu orang yang tepat untuk menemani ku menjalani hidup ini hahaha"
di akhir chattingan ku dengan mu kamu hanya menjawab "aamiiin" dan aku tidak lagi membalas pesan mu hingga beberapa hari kemudian kamu mengirimkan pesan padaku dan bertanya seperti biasa ada aku meresponnya dengan biasa saja. Hingga saat aku mendapat email bahwa aku di terima kerja di salah satu perusahaan swasta sedangkan kamu tidak.
kamu mengucapkan selamat padaku dan memberikan pesan yang cukup panjang yang intinya menyuruh menjaga diri ku baik-baik di kampung orang dan aku membalas dengan berkata terima kasih semoga di lain kesempatan kita bisa bertemu dan bekerja di perusahaan yang sama aku duluan yah nanti kita bertemu lagi.
__ADS_1
hingga saat aku tiba di kota tempat ku bekerja aku kembali melihat postingan mu tentang pernikahan dan yah aku kembali bertanya "siapa orangnya, aku penasaran hahaha"
dan balasan mu sungguh membuat ku kaget ......