
Dan balasan mu sungguh membuat ku kaget, saat kau berkata
kamu : "kamu tau kok siapa bahkan kenal banget sama orang itu"
aku. : "siapa sih? adek kelas kita? atau teman kelas kita ?"
kamu : "pokoknya dia satu suku sama kita hahaha"
aku. : "siapa sih? bikin penasaran aja, kalau aku tau biar ku bantuin siapa tau bisa langsung nikah"
kamu : "kenapa kamu pengen banget tau orangnya"
aku. : "pengen tau aja siapa tau aku bisa bantuin"
kamu : "mau tau aja apa mau tau banget"
aku. : "mau tau aja sih, kalau kamu nggak mau
kasih tau juga nggak masalah kok kan niat ku cuman biar bisa bantu kalau orangnya aku kenal"
kamu : "oke aku kasih tau yah, tapi maaf sebelumnya"
aku. : "yah?"
kamu : "gimana kalau aku bilang orang itu adalah kamu"
__ADS_1
aku. : "(terdiam beberapa saat) hahaha aku sih yes, langsung aja gas nikah (aku jawaban bercanda karena ku fikir dia lagi bercanda)"
kamu : "kok diam? kaget yah?"
aku. : "hahaha aku fikir kamu mau kasih tau beneran siapa orang nya, eh kamu malah bercanda"
aku. : "siapa sih orangnya? bikin aku tambah penasaran aja, hahaha but it's oke kalau belum mau bilang ngga masalah kok, aku ngerti "
kamu : "tapi aku tau kok pasti belum siap"
aku. : "siapa orangnya? siapa tau dia udah siap biar aku bantu"
kamu : "beneran pengen tau kan, oke aku reply yah maaf sebelumnya"
(reply pesan sebelumnya)
kamu : "gimana kalau aku bilang orang itu adalah kamu"
aku. : "(kaget dan seketika diam) bentar-bentar, ini beneran apa bercanda sih?"
kamu : "nggak mungkin aku bercanda dua kali, aku serius ngomong"
aku. : "aku nggak tau harus jawab gimana"
kamu : "ngga papa, aku tau kok alasan kamu kenapa belum mau nikah dah aku ngerti juga"
__ADS_1
aku. : "jujur aku nggak ngerti kenapa tiba-tiba kamu bilang kalau aku orangnya? alasan kamu mau sama aku apa? kita temen kelas loh, dan kamu dah tau aku gimana orangnya, kok bisa kamu mikir mau nikah sama aku? apa alasan kamu"
kamu : "aku tau, itu mengapa aku ngga mau ngomong dulu karena aku tau kamu belum siap"
aku : "tapi kenap aku orangnya?"
kamu : "aku bakal bilang alasannya kalau memang kita berjodoh"
aku. : "aku minta alasannya biar aku yakin aja, takutnya ekspektasi mu tentang aku terlalu tinggi karena jujur aku bukan orang yang sebaik yang kamu fikirkan, jadi tolong jangan terlalu berekspektasi terlalu tinggi biar nggak kecewa"
kamu : "bakal aku kasih tau kok tapi bukan sekarang"
aku. : "oke, tapi gini kamu kan udah tau alasan aku belum siap nikah ku harap kamu bisa ngerti aku sama sekali nggak nolak kamu dan aku juga belum bisa mengiyakan. Kasih aku waktu 2 tahun untuk mempersiapkan segalanya biar aku benar-benar siap dulu tapi"
aku. : "tapi kalau kamu ngga bisa nunggu yang nggak papa, semoga kamu bisa dapat orang yang lebih baik dari saya dan semoga saya juga begitu"
kamu : "Aamiin, tapi bila tiba waktunya dan nggak ada yang maju tentu aku bakal maju"
aku : "sebelumnya makasih banget udah bilang mau nikah sama aku maaf belum bisa kasih jawaban pasti soalnya saat ini aku beneran belum siap"
kamu : "iyaa aku ngerti kok, maaf juga yah"
aku : "semoga kita ngga canggung yah gara-gara hal ini"
kamu : "jangan terlalu difikirkan"
__ADS_1
Dan setelah chat itu aku sedikit merasa lega dan bahagia karena ternyata aku menyukai seseorang dan orang itu juga menyukai ku, aku menjalani hari seperti biasanya namun aku mulai jarang berkomunikasi dengannya karena ada rasa canggung dan perasaan tidak enak dalam diriku hingga....