
Kerna nggak tahan melihat tontonan yang membosankan di hadapan mata nya.
"ck! lama sekali mereka ngobrol! Apa sih rencana si mangsa tuh?!"gumam Jing Feng Gui tapi dia tetap menunggu...kalo dia turun tangan sekarang kan nggak asik nanti.
"heh! aku mau lihat sampai kapan kalian bisa bertahan..dan mengikut firasat ku..tenda itu memiliki array pelindung yang sangat kuat.."ucap Jing Feng Gui sambil terus memerhati kan kejadian yang begitu membosankan bagi nya.
*
*
*
Di kawasan para bandit vs klan Lu...
"aku kasi kau waktu..tapi nggak lama ya.."ucap Si ketua bandit itu lalu melemparkan satu batang dupa ke atas tanah.
"Lihat! Jika dupa ini habis di bakar maka waktu yang kalian punya atau lebih tepat nya...waktu kalian hidup!"ucap Si ketua bandit sambil tersenyum devil di wajah nya lalu menyuruh salah seorang bawahan nya untuk meletakkan satu kursi buat nya.
"ayoo!!"ucap si ketua bandit sambil duduk di atas kursi lalu menyilangkan kedua kaki nya.
.........
"Ketua! apa yang harus kita lakuin? mereka udah kasi waktu untuk kita!"ucap Ah Mui dengan raut wajah yang panik di tambah dengan rasa takut Kerna kebanyakan dari semua para bandit mempunyai topeng muka yang begitu mengerikan apatah lagi tubuh mereka juga kekar dan 2 kali ganda dari tubuh nya.
"Diam! kasi aku waktu buat berpikir! kalo kau nggak mau mati!"ancam Goh Lu Kerna telinga nya udah nggak tahan mendengar ocehan dari sahabat nya.
Sedangkan ke 6 pengawal yang melindungi mereka tetap di kedudukan masing-masing bahkan masih setia di kedudukan yang asal Kerna ke 6 pengawal itu bukan berasal dari kalangan manusia tapi lebih tepat nya spirit beast.
Perjalanan itu di ketuai oleh Goh Lu dan di bantu oleh Ah Mui ,kedua-dua dari mereka merupakan penjurit pribadi Nona Lu, masing-masing dari mereka berada di Ranah Fire Emperor level 4,walaupun di level yang sama tapi cara pikiran mereka berbeza.
__ADS_1
*
*
*
"Nona Lu..apa perlu saya bertindak sekarang juga? Jika di biarkan para bandit ini bakal menjadi halangan bagi kita untuk sampai ke Kekaisaran Jue.."ucap Goh Lu pada nona nya melalui telepati khas.
"Jika dupa yang di pasang oleh ketua bandit itu udah sampai setengah..baru kalian bertindak tapi jangan gunakan kesemua kekuatan kalian Kerna kekuatan keseluruhan para bandit itu berada di Ranah Air Emperor level 3..aku harap kalian nggak mengecewakan harapan ku"balas Nona Lu pada bawahan nya Goh Lu.
Setelah mendengar jawaban yang begitu mantap dari sang nona..Goh Lu hanya dapat menyeringai tapi Seringai yang di lakuin oleh nya nggak dapat di lihat orang siapa-siapa pun kecuali Jing Feng Gui.
"Ah Mui"panggil Goh Lu dengan nada bisikan Kerna nggak mau para bandit itu tau obrolan mereka berdua tapi tebakan nya salah..Kerna semua omongan yang bakal mereka katakan dapat di dengar dengan jelas dan teliti sama Jing Feng Gui.
*
*
*
"Ah Mui..aku udah mendapat ijin dari Nona Lu yang bila sampai waktu nya..kita bisa serang kesemua para bandit ini tapi Nona Lu juga pesan kalo jangan gunakan semua kekuatan yang kita miliki"ucap Goh Lu pada Ah Mui.
"baik lah! Tapi apa alasan Nona Lu yang kita nggak perlu menggunakan kesemua kekuatan yang kita miliki?! Apa kau buta ya Goh Lu? Apa kau nggak punya mata apa? Kau nggak lihat kalo hampir semua tubuh para bandit itu besar dan kekar..kalo kita melawan mereka..kita pasti kalah telak!"ucap Ah Mui yang bingung dengan ucapan sahabat nya yang satu ini.
Puk!!
Goh Lu lagi bingung dengan cara pemikiran sahabat nya ini..usia sama tinggi juga sama tapi sayang otak sama akal nya dengan sahabat nya kurang sama..dia guna otak sama akal buat pikir tapi..sahabat nya guna otak sama akal..buat apa ya? Itulah ucapan yang terus berpikir di otak besar Goh Lu.
"kamu nih..b*d*h ya? Maksud ku..itu kekuatan yang di miliki para bandit itu lebih lemah dari kita! ngerti atau nggak sih?!"kesal Goh Lu pada Ah Mui.
__ADS_1
"ouhh!! Kenapa kau nggak bilang dari awal sih?! kau tau sendiri kan..kalo aku itu nggak suka ngomong nya putar-putar..kalo kau putar-putar terus kayak tadi...gi mana aku bisa ngerti coba?"ucap Ah Mui sambil menggelengkan kepala nya..Gi mana nggak dia pening..kalo sahabat yang selama ini ada di samping nya sejak kecil hingga sekarang malah nggak ngerti sikap nya.
"ya..iya..aku ngerti! nggak usah omong ulang kali juga.."ucap Goh Lu lalu berdiri seperti semula begitu juga Ah Mui tapi sekarang dia udah nggak masang wajah takut atau pucat lagi Kerna dia udah tau yang kekuatan para bandit itu lebih lemah dari kekuatan nya.
*
*
*
"kenapa sih? aku ngerasa kalo Si Rambut Hijau ini angkuh dan sombong ya? apa ini perasaan ku aja?"Ucap Du Yun , tangan kanan si ketua bandit sambil menyilangkan tangan nya di dada nya.
Tapi dia juga pintar dan segera melaporkan hal itu pada sang ketua.
"ketua! aku merasa kalo si rambut hijau itu mula bertingkah sombong dan angkuh setelah dia sama si rambut kuning itu mengobrol tadi"bisik Du Yun di telinga sang ketua nya.
"kalo gitu..aku mau kau bawa 2 orang lagi buat mengawasi keadaan kita dari jauh dan menjadi pasukan bantuan kalo kita di serang sebentar lagi!"perintah Sang ketua bandit sambil menyeringai jahat Kerna dia juga lihat gi mana tingkah Ah Mui sebelum mereka ngobrol dan selepas mereka ngobrol dan di situ lah dia merasa ada yang aneh.
"baik ketua!"ucap Du Yun lalu pergi dari situ dengan 2 orang bawahan yang ikut bersama nya.
Tapi apa yang mereka nggak sadar termasuk Nona Lu dan Ketua bandit itu adalah omongan mereka semua dapat di dengar sama Jing Feng Gui bahkan Jing Feng Gui sampai ketawa Kerna mendengar omongan yang lucu bagi nya.
*
*
*
"apa mereka semua itu b*d*h ya? yang satu mau celakain dan yang satu mau memainkan satu permainan..haha..adegan ini cukup lucu sekali!!"ketawa Jing Feng Gui sambil memegang perut nya dan air mata nya pun kadang-kadang terkeluar dari mata nya.
__ADS_1
"Jika aku terus berada di sini pasti nanti aku bakal pipis Kerna terus ketawa aja..hahaha!!"ketawa Jing Feng Gui sambil mengusap air mata nya yang jatuh ke pipi nya.
Tapi tiba-tiba...ada sesuatu yang menarik perhatian nya.