
"benda apa ya?..kayak nya macam pernah lihat"gumam Jing Feng Gui sambil mengucek-ngucek mata nya takut dia salah lihat atau hanya halusinasi nya aja.
Tapi dia nggak pergi ke tempat itu malah melihat nya dari jarak jauh sekitar 3 batu dari tempat dia duduki.Dengan bantuan mata tembus tapi mata itu dia hanya guna waktu terdesak atau mau cari apa-apa info dari pasukan lawan.
"nanti aja deh..aku intip..buat masa sekarang baik aku lihat tontonan gratis ini"ucap Jing Feng Gui sambil menyeringai devil..tapi Seringai itu mempunyai maksud yang begitu ngeri.
*
*
*
"Nona Lu..bisa aku tanya sama kamu?"ucap Mu Rue sambil menatap wajah sang majikannya yang amat santai bahkan wajah gelisah,takut atau gementar pun nggak terlihat.
"Apa..tanyakan aja.."ucap Nona Lu dengan santai sambil memakan buah anggur dan kacang di tangan nya.
nyum..
nyum..
"apa rencana Nona Lu yang sebenarnya.."tanya Mu Rue dengan wajah yang penasaran walaupun sedari kecil lagi dia udah menjadi pelayan buat nona nya.
__ADS_1
"kamu bakal tau nanti..tugas kamu sekarang hanya perlu diam dan mengamati suasana yang damai ini"ucap nona lu sambil membuka sedikit kain yang dijadikan sebagai penutup di jendela tenda nya itu.
srett..
"seperti yang ku sangka..heh!"ucap Nona Lu dalam hati nya lalu menutup kembali kain itu dan mula memejamkan kedua mata nya.
Mu Rue hanya bisa berdiam diri melihat tingkah sang majikan yang agak aneh tapi..itu bukan pertama kali majikan nya bertingkah kayak gitu.
"aku harap nona nggak bikin perkara yang aneh-aneh atau di luar jangkaan..kalo nggak..apa yang bisa ku ucapkan sama Tuan Besar Lu nanti!"ucap Mu Rue dalam hati nya sambil mengelap peluh di dahi nya.
Tiba-tiba ada tenaga yang begitu kuat muncul tepat di hadapan tenda nona lu berada,itu membuatkan para bandit kaget tapi nggak bawahan nya nona lu Kerna mereka telah mengetahui siapa itu.
"Hei! kau siapa huh?! berani-beraninya mengancam ku dan bawahan ku!"teriak ketua bandit sambil berdiri dari kursi nya dengan tatapan yang marah.l
brak!!
Sampaikan kursi yang di duduki nya pun pecah akibat aura yang di lepaskan oleh si ketua bandit itu.
"heh! kau nggak perlu tau siapa aku! tapi kau bisa memanggil ku iblis si pembunuh"ucap pria itu lalu mengeluarkan pedang yang panjang dan tipis di bahagian pinggang nya.
wushh..
__ADS_1
Dalam satu lompatan pria itu udah memenggal kepala ketua bandit itu dengan sadis bahkan dia menikam seluruh tubuh ketua bandit sampaikan tubuh itu hampir hancur di buat nya.
Gulp..Ah Mui menelan ludah nya dengan kasar Kerna melihat pembunuhan yang cukup sadis dan kejam.
"sa...sadis..se..sekali!!"ucap Ah Mui dengan terbata-bata.
"Goh Lu.."bisik Ah Mui pada sahabat sekerja dan kawan sedari kecil.
"Apa?"jawab Goh Lu dengan santai sambil duduk di atas sebuah batu besar.
"Aaaa..aa.."melonggo mulut Ah Mui kerna mendapati kalo teman nya yang satu ini cukup-cukup santai.
"Mulut tutup! Nanti kemasukan lalat!"ucap Goh Lu lalu mengeluarkan pedang milik nya Kerna ingin membersihkan pedang nya yang agak kotor bagi nya.
*
*
*
Author minta maaf Kerna udah lama nggak update..
__ADS_1