Reinkarnasi: Legenda Bunga Yang Gugur

Reinkarnasi: Legenda Bunga Yang Gugur
Bab 11


__ADS_3

Setelah sampai di depan gerbang Yong'an dengan wajah kesal Bai Yuezhi turun dari kereta, paman Wen tersenyum pahit memikirkan apa yang di lakukan wangye lagi hingga membuat Bai Yuezhi kesal, "Zhi-zhi akui saja kamu cemburu kan, kenapa harus cemburu dia cuma ku anggap adikku, Zhi-zhi tunggu aku tunggu suamimu ini, " bukan berhenti Bai Yuezhi malah berjalan lebih cepat, sementara Qin Yun terus mengejar nya sampai di kamar Bai Yuezhi, "ah.. ah.. wangfei, , " Bai Yuezhi terkejut dan buru-buru membuka pintu, Qin Yun dapat melihat ternyata pura-pura lemah berguna, "lihat tangan ku merah, Zhi-zhi kamu harus bertanggung jawab, " keliatan nya tangan yang kejepit tidak rugi.


"Ikut aku, " Bai Yuezhi menarik tangan Qin Yun kemudian duduk di atas ranjang dan mengambil salep yang di berikan dokter pada nya, dia melihat tangan Qin Yun yang memerah mendadak air mata nya jatuh, Qin Yun kaget saat melihat nya menangis, "kenapa menangis Zhi-zhi, aku tidak apa-apa di medan perang biasanya aku juga terluka bahkan lebih buruk dari ini, cuma kejepit pintu tidak masalah buat raja ini, " ucap Qin Yun ingin menghibur Bai Yuezhi tapi malah membuat nya marah, paman Wen yang dari tadi mendengar wangye nya bicara menggeleng kepalanya, "kamu hebat tidak takut terluka, aku tidak suka bekas luka jika kau berani terluka lagi sebelum bekas lukanya menghilang jangan mencari ku, keluar, " ucap Bai Yuezhi kesal dan melemparkan obat nya ke Qin Yun, "tangan ku sakit, " tapi pura-pura lemah Qin Yun kali ini tidak berguna malah Bai Yuezhi menatap nya dengan tajam, "bukankah terlalu biasa bagimu, keluar, " Bai Yuezhi memalingkan wajah nya agar tidak melihat wajah menyedihkan Qin Yun kalo tidak dia akan ragu lagi, dengan wajah putus asa Qin Yun keluar dari kamar Bai Yuezhi. Tak lama kemudian Lu Yang masuk dengan nampan makanan di tangan nya melihat Bai Yuezhi yang sedang melamun.


"Tuan apakah harus bersikap seperti itu dengan wangye, apakah anda tahu wangye hari ini sangat cemas saat anda menghilang, " jelas Lu Yang, dia tidak mengerti bukan kah Bai Yuezhi sangat peduli dengan Qin Yun, "Lu Yang dengan Qin Yiyan aku pasti akan bertarung, bahkan aku akan membunuh nya dengan tangan ku sendiri, jadi aku tidak ingin melibatkan nya, walaupun akhirnya dia membenci ku aku tidak peduli, " Bai Yuezhi meremas pinggiran meja dan matanya penuh dengan niat membunuh, "Tuan kalo boleh saya tahu apa dendam anda dengan pangeran ketiga hingga membuat anda mengorbankan hidup anda sendiri, dan bukan kah wangye baik dengan anda kenapa.. ".. " iya dia sekarang baik padaku karena kasihan dan rasa tanggung jawab, bukan karena dia mencintaiku, dia melihat ku tidak di sayangi keluarga lihat dia juga sangat menyayangi nona Shen karena mereka keluarga sekarang aku juga sudah jadi setengah keluarga karena itu dia juga baik padaku, "Lu Yang ingin mengatakan sesuatu tapi tidak tahu harus mengatakan apa, sepertinya apapun yang di katakan nya Bai Yuezhi juga sudah menetapkan pikiran nya jadi dia sebagai pelindung utara harus membantu nya aman.

__ADS_1


"Kalo begitu apapun yang tuan lakukan kami para bawahan pasti akan membantu sekuat tenaga, " ucap Lu Yang, "Lu Yang perintahkan pada mereka jangan bergerak berkelompok, aku menyadari saat aku keluar tadi mereka terlalu banyak ini pasti akan menarik perhatian jika mereka bergerak seperti itu di ibukota, kasih tahu mereka tidak perlu selalu melindungi ku, bagaimana pun itu akan menarik perhatian, "Bai Yuezhi mengambil sumpit dan mulai memasukkan makanan ke dalam mulut nya, " sebenarnya apa yang membuat Qin Yiyan begitu percaya diri saat membunuh Qin Yun, bahkan kaisar sekarang lebih rela menikah kan Qin Yun dengan laki-laki dari pada membunuh nya, karena negara tetangga karena takut dengan Qin Yun baru mereka tenang, tapi Qin Yiyan kekuatan apa yang dia miliki, sepertinya saat itu ada kekuatan yang membantu Qin Yiyan naik takhta selain aku. "


Setelah beberapa hari Bai Yuezhi dan


"Wangye, kaisar memberikan perintah segera datang ke istana, katanya ada hal penting yang harus di urus, " ucap orang di luar, Qin menekuk wajah nya,"kakak baikku ingin menemui ku ayo paman Wen kita menemui nya, "Qin Yun memang terlihat tersenyum tapi dia lebih baik tidak tersenyum menurut paman Wen, tangan paman Wen terus berkeringat apakah Qin Yun akan kehilangan kesabaran nya saat menemui kaisar, dia terus melantunkan doa agar Qin Yun tidak membuat kaisar jantungan.

__ADS_1


...----------------...


tengah malam Qin Yun memanggil Bai ke ruang belajar nya, setelah mengetuk pintu Bai Yuezhi masuk ke dalam melihat Qin Yun yang sedang fokus menulis sesuatu, di bawah cahaya lilin menurut Bai Yuezhi dia lebih bersinar, " ada apa memanggil ku? "tanya Bai Yuezhi dengan acuh tak acuh sambil memegang cangkir teh di tangannya, " kakak kaisar memanggil ku tadi siang, aku akan pergi ke barat laut, "Bai Yuezhi meremas cangkir teh di tangan nya, barat laut dia ingat saat itu mereka tidak terlalu dekat Qin Yun pulang dari barat laut dia masih ingat saat itu, Qin Yun terluka parah, sepertinya saat itu dia keracunan yang membuat nya lumpuh hingga satu tahun, " apakah tidak ada jendral lain selain dirimu, hanya suku barbar saja sampai harus mengganggu mu, "ucap Bai Yuezhi berusaha tenang tapi hatinya sudah terasa sakit sekarang dia tidak bisa membayangkan jika Qin Yun terluka, " bagaimana kamu tahu itu suku barbar, aku tidak pernah memberitahu siapapun, hanya kaisar dan aku yang tahu tentang ini, dari mana kamu tahu, "tanya Qin Yun dengan mata penuh kecurigaan, mata itu benar-benar membuat Bai Yuezhi sakit hati, dia tidak suka Qin Yun memperlakukan nya seperti musuh seperti itu.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2