
Setelah menemui ibu Qin Yun mereka pun pergi menemukan ibu suri, saat sampai di sana mereka malah di suruh menunggu oleh ibu suri di luar sekitar dua jam mereka berdiri si luar bagi Qin Yun ini tidak masalah tapi bagi Bai Yuezhi ini sangat berat dia harus menunggu dengan panas nya sinar matahari dari dulu tubuhnya tidak tahan tekanan tapi sekarang dia di suruh menunggu, Bai Yuezhi hampir pingsan untung dia di tangkap oleh Qin Yun kalo tidak dia pasti akan terluka, "Wangfei, " Qin Yun terus memanggil Bai Yuezhi tapi Bai Yuezhi terlalu lemah untuk bicara, dia ingin bilang bahwa dia baik-baik saja tapi tidak bisa mengatakan nya, "Jika ibu suri sedang istirahat maka kami akan pergi lebih dulu, hari lain chen sendiri yang akan datang untuk meminta maaf kepada ibu suri, " di saat Qin Yun ingin pergi tiba-tiba pintu terbuka tapi dia tidak ingin masuk lagi dia hanya ingin membawa Bai Yuezhi pergi wajah nya sangat pucat, tapi tangannya tiba-tiba di tahan oleh Bai Yuezhi, "Tidak perlu tunggu hari lain saya sangat jika ini yang pertama dan terakhir kali saya masuk Istana, " ucap Bai Yuezhi, mengatakan hal yang tidak mungkin karena dia sudah masuk keluarga kerajaan tentu akan sering masuk istana, mungkin dia terlalu sakit hingga tidak tahu apa yang dia katakan, "apa kamu masih sanggup? " tanya Qin Yun sekali lagi berharap iya akan menyuruh membawa nya pulang tapi dia malah melihat senyum di wajah Bai Yuezhi, "baru dua batang saja, chen pernah berdiri lebih lama, " iya dia pernah berdiri di upacara selama satu hari penuh ini hanya dua batang dupa.
__ADS_1
"karena kamu yakin mari kita masuk, " Qin Yun membantu Bai Yuezhi berdiri kemudian berjalan ke dalam ruangan, di dalam ruangan terdapat bau dupa yang memenangkan pikiran, "salam ibu suri, " ucap mereka berdua, tapi ibu suri hanya mengangguk tanpa melihat mereka dan juga tidak menyuruh mereka untuk duduk yang membuat Bai Yuezhi harus menahan sakit karena berdiri"berikan hadiah dan suruh mereka pergi, chen sedang tidak enak badan, "Qin Yun mengepal kan tangannya mereka sudah menunggu lebih dari dua jam tapi bahkan tidak membiarkan mereka duduk minum teh malah mengusir mereka ini cuma untuk mempermalukan mereka, " terimakasih ibu suri, "ucap Bai Yuezhi kemudian menarik lengan Qin Yun untuk keluar sebelum amarah nya meledak, dengan marah Qin Yun berjalan dengan cepat meninggalkan Bai Yuezhi yang berusaha mengejar Qin Yun yang membuat nya terengah-engah, Bai Yuezhi tau dia kesal makanya tidak berani mengganggu dia jadi dia hanya mengikuti nya si belakang, " ah.. "Bai Yuezhi meringis karena terjatuh tangannya juga terluka yang membuat nya hampir menangis tapi tiba-tiba ada orang yang menjulurkan tangan nya dia pikir itu adalah Qin Yun tapi saat melihat ke atas dia terkejut sekaligus marah, benci dia harus mengumpulkan semua kesabaran saat ini agar tidak meledak saat itu, dia adalah pangeran ketiga, Qin Yiyan adalah orang yang paling dia benci orang yang membunuh orang yang dia cintai merebut satu-satunya keluarga yang dia miliki dia membencinya, benci sampai ke tulang nya, mengabaikan tangan Qin Yiyan Bai Yuezhi mengumpulkan semua kekuatan nya untuk berdiri, " Tuan muda Bai memang pantas di sebut kecantikan nomor satu di ibukota sekarang melihat nya langsung memang bukan hanya rumor saja, "ucap Qin Yiyan mengabaikan wajah Bai Yuezhi yang sepertinya tidak menyukainya, tapi sepertinya mereka baru pertama kali tapi kenapa sepertinya Bai Yuezhi sangat membencinya.
__ADS_1
" Pangeran ketiga becanda hanya omong kosong belaka, apalagi tidak ada pria yang suka di sebut cantik, "ucap Bai Yuezhi dengan sedikit sarkasme, " maaf saya tidak sopan, "balas Qin Yiyan dengan ramah yang membuat Bai Yuezhi semakin jijik dengan wajah munafiknya, " kalo begitu saya pamit, wangye masih menunggu, pange ketiga saya mohon pamit,"ucap Bai Yuezhi dengan acuh kemudian pergi meninggalkan Qin Yiyan yang masih melihat punggung Bai Yuezhi de senyum licik di wajahnya. Qin Yun sudah masuk ke dalam kereta menunggu Bai Yuezhi, karena kesal tanpa sadar dia berjalan dengan cepat meninggalkan Bai Yuezhi di belakang saat Li Yan menanyakan Bai Yuezhi dia baru sadar bahwa tidak ada orang di belakangnya. Tak lama Bai Yuezhi juga naik kereta menatap Qin Yun yang sekarang acuh tak acuh yang membuat hatinya sakit hingga membuat nya menetes air mata, dia tahu sekarang Qin Yun belum menyukainya tapi dia juga tidak bisa menahan air matanya melihat sikap Qin Yun yang tidak peduli padanya dan Qin Yun juga menyadari bahwa Bai Yuezhi menangis tapi harga dirinya menolak nya untuk minta maaf sampai dia melihat luka goresan di tangan Bai Yuezhi, dia sudah menahan sakitnya sejak mereka masuk ke istana sampai mereka harus berdiri lebih dari dua jam di luar kamar permaisuri, tubuh selemah ini yang tidak tahan angin dan hujan tapi malah harus menahan konflik dan trik keluarga kerajaan, tubuh sehalus ini di jaga dan di rawat seperti bayi tapi dia harus mengalami semua ini hanya karena menikah dengan , " wangfei mendekat lah, "ucap Qin Yun dengan lembut berusaha menghilang nada memerintah seperti dia biasanya dengan bawahan nya. Dengan ragu-ragu Bai Yuezhi mendekat duduk di sebelah Qin Yun tapi terkejut dengan tindakan Qin Yun selanjutnya, " tidurlah, wangfei pasti lelah, "dengan bersandar di bahu Qin Yun Bai Yuezhi mulai tertidur Qin Yun terus memeluk bahunya agar dia tidak terjatuh saat kereta tersentak dan nafas Bai Yuezhi juga mulai tidur pulas, " paman Yan, panggil tabib kerajaan untuk datang. "
__ADS_1
"Bagaimana keadaan nya, " tanya Bai Yuezhi pada tabib yang baru selesai mengambil denyut nadi, "menjawab raja, sebenarnya ini, hawa dingin yang sudah lama di tubuhnya tidak di tangani dengan tepat dan tubuh wangfei pada lemah hingga membuat nya tidak tahan pada tekanan, " apakah tidak ada obat? "tanya Qin Yun dengan wajah khawatir, " bukan tidak ada obat nya, hanya saja hawa dingin sudah lama ada di tubuhnya hingga penyembuhan nya mungkin perlu waktu, "jelas tabib, Qin Yun duduk di samping ranjang Bai Yuezhi yang masih tertidur, dia sepertinya sangat tertekan hari ini bahkan dia tidak bangun saat dia menggendong turun dari kereta, dia pasti sangat lelah, " saya akan meresepkan beberapa obat, tolong pastikan wangfei meminumnya tepat waktu agar dia bisa sembuh, kalo tidak itu akan menyerang paru-paru saat itu berjalan pun dia tidak bisa, "Qin Yun terkejut mendengar nya sekaligus marah, apa yang dilakukan orang-orang kediaman Marquis hingga membuat tuan muda mereka sakit hingga seperti ini, " raja ini mengerti, serahkan resep nya pada paman Yan, paman Yan tolong antar tabib. Qin Yun melihat ke arah Bai Yuezhi yang masih tertidur pulas menyisir rambut yang menutupi wajahnya, "karena sudah menjadi orang raja ini maka mulai sekarang raja ini akan melindungi mu, " ucap Qin, ini adalah janjinya Qin Yun untuk Bai Yuezhi.
__ADS_1
Bersambung.
__ADS_1