Reinkarnasi: Legenda Bunga Yang Gugur

Reinkarnasi: Legenda Bunga Yang Gugur
Bab 3


__ADS_3

Qin Yun sedang berdiri di depan kereta menunggu Bai Yuezhi, Qin Yun memakai pakaian ungu gelap dengan bordiran emas berbentuk naga khusus untuk keluarga kerajaan, jika untuk penjabat berwarna merah tuan dengan bordiran perak, jika kaisar akan memakai jubah emas naga, "Raja kenapa Wangfei sangat lama dia juga bukan wanita untuk apa berdandan sangat lama.. " Li Yan langsung diam saat melihat Bau Yuezhi, dia terlihat seperti peri yang turun dari langit, memakai jubah putih dengan bordiran emas berbentuk bunga persik serta mahkota giok berbentuk yang cocok di pasangkan dengan jubahnya, dia berjalan seperti air mengalir terlihat lambat tapi juga tepat memang terlihat seperti keluarga kerajaan yang sudah terlatih. "memang pantas di sebut kecantikan pertama di ibukota, " ucap Li Yan dengan air liur yang terus menetes yang membuat Qin Yun jijik melihatnya,mana ada seorang bawahan berani melihat majikan nya seperti itu, kalo bukan karena kesetiaan nya mungkin dia sudah mati ribuan kali di tangan Qin Yun, "jangan lihat lagi, " ucap Qin Yun sambil memukul kepala nya, yang membuat Lin Yan sadar kemudian menghapus air liurnya.


"Sudah membuat wangye menunggu, saya minta maaf, " ucap Bai Yuezhi sedikit menunduk, "tidak apa-apa, ayo kita berangkat hampir terlambat. " Qin Yun menjulurkan tangannya saat melihat Bai Yuezhi yang sepertinya membantu Bai Yuezhi naik kereta, Bai Yuezhi menyambut tangan nya dengan senyuman kemudian naik kereta diikuti oleh Qin Yun, "berangkat." teriak kasim Yan atau paman Yan yang sudah melayani Qin Yun dari kecil, pria ini sudah tua tapi suara nya seperti anak muda yang membuat Bai Yuezhi tersenyum membuat Qin Yun bertanya-tanya, "sepertinya, suasana hati wangfei sangat bagus, " ucap Qin Yun, Bai Yuezhi melihat ke arahnya kemudian tersenyum yang membuat Qin Yun terkejut, bukan kah menurut laporan bawahannya Bai Yuezhi berniat bunuh diri dengan cara tidak makan dan minum saat pernikahan mereka di umum kan tapi sekarang dia malah tersenyum kepada nya, apakah itu hanya siasat nya saja.


Sekitar satu batang dupa mereka sampai di istana, karena di istana tidak boleh mengendarai kereta, dari gerbang hingga ke istana butuh setengah batang dupa untuk sampai yang membuat Bai Yuezhi yang tubuhnya lemah melambat saat berjalan, melihat Bai Yuezhi melambat Qin Yun juga berusaha mengurangi kecepatan nya berjalan yang membuat Bai Yuezhi malu, dia sebagai laki-laki tapi tubuhnya sangat lemah, sangat memalukan, melihat wajahnya memerah Qin Yun tahu apa yang dia pikir kan, jadi Qin Yun memegang tangan nya yang membuat jantung Qin Yun berdetak kencang bahkan wajahnya lebih memerah, "kenapa wajah mu memerah, apakah tidak enak badan, " tanya Qin Yun, jika Bai Yuezhi tidak enak badan maka dia ada alasan untuk tidak menemui kaisar maka itu akan membuat kakak kaisar nya meledak karena marah.

__ADS_1


"Terimakasih atas perhatian wangye, tapi saya baik-baik saja hanya sedikit kelelahan, " ucap Bai Yuezhi yang membuat Qin Yun kecewa, mereka terus berjalan hingga mereka sampai di istana. Seorang pria dengan jubah naga sedang duduk di atas kursi naga, dia terlihat mirip dengan Qin Yun tapi dia sedikit lebih tuwa, "kami memberi hormat pada kaisar, semoga kaisar panjang umur, " ucap mereka sambil menyatukan dua tangan untuk memberi hormat, sebagai keluarga Kekaisaran mereka tidak perlu bersujud atau berlutut saat bertemu kaisar, "tidak usah sungkan, kita adalah keluarga, " ucap kaisar sambil tersenyum bahagia, tapi bukan kebahagiaan melihat mereka berdua tapi kebahagiaan karena adiknya tidak akan lagi menjadi ancaman baginya.


"Terimakasih kakak kaisar, " ucap Qin Yun kemudian duduk di salah satu kursi bersama Bai Yuezhi, "Yuezhi, chen mendengar kamu kurang sehat sekarang bagaimana. "


"menjawab kaisar, chen sekarang tidak apa-apa, terimakasih atas perhatian nya, " sambut Bai Yuezhi. "Chen memang tidak salah pilih orang, Qin Yun lihat Yuezhi memang pantas disebut sebagai kecantikan pertama di Kekaisaran, lihat bahkan tatakrama nya sangat bagus, kamu tidak menyalahkan kakak kaisar mu ini kan, " ucap kaisar sambil melihat ekspresi Qin Yun. Kakak baru sekarang dia menyebutkan dia adiknya, saat dia menikah kan dia dengan laki-laki untuk mengamankan tahtanya apakah saat itu dia menganggapnya adik, memang benar dalam perkelahian di istana Kekaisaran tidak ada yang layak di sebut, makanya lebih suka di perbatasan jauh dari konflik dan juga trik keluarga kerajaan.

__ADS_1


"Wangye, " Bai Yuezhi melihat Qin Yun dengan muka cemberut lalu langsung memalingkan wajah nya kesamping untuk menyembunyikan wajahnya yang memerah, "baiklah, raja ini tidak akan menggoda mu lagi kita berangkat bertemu ibuku, " saat menyebutnya ibunya wajah Qin Yun melembut, sesuai aturan keluarga Kekaisaran daqin selir yang suaminya meninggal maka dia harus memasuki aula leluhur untuk berdoa, walaupun ibu Qin Yun adalah wanita kesayangan kaisar tapi dia tetap seorang selir yang membuat nya harus terkurung di istana seumur hidupnya, seperti yang sering orang bilang jika kamu gerbang istana jangan harap bisa keluar. Kaisar terdahulu hanya punya dua istri satu adalah permaisuri yang melahirkan kaisar saat ini dan satunya lagi ada ibu nya Qin Yun yang sekarang berdoa di aula leluhur, "anak memberi salam kepada ibu, " ucap Qin Yun sambil berlutut, melihat Qin Yun berlutut Bai Yuezhi juga berlutut, jenderal Qin tidak akan berlutut kepada kaisar tapi akan berlutut kepada ibunya, seorang wanita berumur empat puluhan keluar umur nya masih sekitar tiga puluh tapi karena kurang nya perawatan dia terlihat lebih tua dari usianya, "anakku bangun lah tidak perlu berlutut. " Ucap wanita itu dengan lembut sambil melihat Qin Yun dari atas sampai ke bawah, "kamu sudah sepuluh tahun tidak kembali, sudah jadi lebih tinggi bahkan lebih tinggi dari ibu, " ucap nya dia sangat merindukan anaknya yang sudah sepuluh tahun tidak bertemu ingin mengatakan banyak hal tapi tidak tahu harus mengatakan apa, "anak tidak berbakti terlambat melihat ibu. "


"Tidak apa, yang penting kamu kembali, ibu sangat merindukan mu, " ucap ibunya Qin Yun sambil menghapus air mata di wajah nya lalu pandangan jatuh pada Bai Yuezhi yang dari tadi diam belakang Qin Yun, "ini anak dari keluarga Marquis Jinyang yang di nobatkan sebagai istri pria mu, " ucap nya dengan lembut melihat ke arah Bai Yuezhi, di kehidupan sebelum nya dia belum pernah bertemu dengan ibu Bai Yuezhi, saat di kehidupan sebelum nya dia menolak bertemu ibu Bai Yuezhi jadi Qin Yun hanya menemui ibunya sendiri. Jika di kehidupan sebelumnya dia tidak keras kepala maka dia akan melihat sisi lain Qin Yun, pasti akan mengubah pandangan nya terhadap Qin Yun lebih awal mereka mungkin tidak akan melangkah ke titik itu. "Nak, aku tidak punya apa-apa hanya sedikit hadiah, gelang giok ini adalah warisan keluarga kami, saat itu aku masuk ke istana memberikan giok ini kepada kaisar, sebelum meninggal kaisar mengembalikan nya kepada ku sekarang aku memberikan nya padamu, " ucap nya, Bai Yuezhi melihat ke arah Qin Yun yang mengangguk kemudian mengambil gelang giok yang keliatan sangat sederhana tapi sebenarnya ini sangat langka bahkan giok ini sangat baik untuk kesehatan, di kehidupan sebelum nya Qin Yun juga memberikan gelang giok ini tapi itu tiga bulan sebelum dia meninggal di saat hubungan mereka mulai membaik ternyata itu adalah pemberian ibunya dia bahkan tidak mengatakan nya saat itu, "terimakasih ibu, " ucap Bai Yuezhi sambil tersenyum.


Di sisi lain ibu suri sedang marah karena Qin Yun dan Bai Yuezhi malah mengunjungi kuil yang hampir runtuh itu dari pada mengunjunginya, "berani nya mereka membuat ben gong menunggu, " ucap wanita paruh baya itu sambil melemparkan barang-barang di depan nya.

__ADS_1


"Ibu suri mohon tenang, anda juga tahu raja Yong'an dari dulu tidak tahu aturan jangan memperburuk kesehatan hanya karena orang seperti itu, " ucap salah satu budak yang sudah lama melayani ibu suri, karena mulut nya yang manis ibu suri menyukainya, bahkan semua pelayan juga harus hormat pada nya makanya dia baru. berani bicara seperti itu.


bersambung.


__ADS_2