REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE

REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE
Kepulangan pangeran


__ADS_3

"memang kenapa hmm?"Ucap ayahanda lembut


"Aku ingin kuat seperti ayah.. agar bisa melindungi orang yang kucinta seperti ayah... kakak dan kerajaan"Ucap xia he mengepalkan tangannya dan matanya berkobar kobar semangat membara berada di dalam tubuhnya


"hahaha.. baiklah sayang... nanti ayah akan menyuruh jendral untuk mengajarimu.. jika ia ada waktu luang.."


"Baiklah.... Eh.. sejak kapan ada guru nu disana?"Ucap xia he saat melihat guru nu duduk sambil minum teh hijau


"Dari tadi sayang.karna kau sudah bisa mencapai bronze-9 bagaimana jika kita merayakannya?"Ucap ayahhanda dan xia he mengeleng


"xia he pengen belajar sendiri tanpa dibantu guru nu ayahhanda,,, suruh aja guru nu ngajarin ge ge"Ucap xia he


"Kenapa sayang? Apa guru nu membentakmu? Menyakitimu? Apa dia dingin padamu? Dia datar padamu? Dia tidak sopan padamu? Dia berani kasar padamu? Apa katakana biar ayah menghukumnya"Ucap ayahanda membuat guru nu menyemburkan teh hijaunya dan melotot melihat kaisar


"Hahahaha.. tidak ayah... aku hanya.. ingin belajar sendiri.. tapi nanti jika tidak tau sesuatu... maka xia he akan bertanya pada guru nu"Ucap xia he


"Ohhhh.. baiklah.. Nu kau tinggal di pavilium lily.. dan xia he.. kau tinggal di pavilium-"


"sakuraaa... biar xia he bisa tenang.. berkultivasi dan juga agar jaraknya tak jauh dari tempat latihan prajurit.. biar xia he bisa melihat mereka berlatih.."Ucap xia he semangat


"Ahh.. baiklah..."


"Yeeeee... makasih yahhh"Ucap xia he tersenyum lembut membuat orang yang melihatnya ikut tersenyum tenang


"Sayang... bagaimana jika kita menaikkan s-"


"xia he akan membaca buku tentang tata karma kerajaan ayah.. xia he sudah membawanya(buku tentang tata karma kerajaan) ke pavilium untuk xia he baca dan xia he praktekkan"Ucap xia he sambil tersenyum


"baiklah,,"Ucap ayahanda sambil mengelus kepala xia he lembut


"Klo gitu xia he pergi dulu ya,, yah... biar pindah pindahnya dipercepat"Ucap xia he tersenyum mencium pipi ayahnya dan pergi


"Ketika bersama anda dia ceria..lembut, bahagia,selalu tersenyum.. tapi jika bersama orang yang belum ia kenal seperti saya tadi.. ia dingin,datar, dan yeah 11 12 dengan ibunya"Ucap guru nu sambil minum teh hijaunya


"Ya iyalah.. anakku"Ucap kaisar bangga


_--_


"Bibiiiii"Ucap xia he agak berteriak


"Iya non? Ada apa?"Ucap beberapa dayang menghampiri xia he


"Tolong siapkan baju dan semuannya barang barangku.. kita akan berpindah ke pavilium sakura"Ucap xia he dingin


"Tapi non.."


"Ayahannda sudah mengizinkan"Ucap xia he


"Baik non"


"Dan satu lagi.. panggil aku xia he"Ucap xia he dingin dan mulai membereskan barangnya


Pavilium sakura----


"huft.. selesai"Ucap xia he setelah membersihkan pavilium dan ia mulai mengganti pakaiannya dan keluar ia bisa melihat ada danau kecil.. lalu ia berjalan kearah kenan dan 5 menit kemudian sampai ditempat berlatih para perajurit dan saat ia melewati


"HORMAT PUTRI PERTAMA LI XIA HE"Ucap prajurit serempak menghentikan aktifitasnya dan membungkuk 90 derajat

__ADS_1


"Hei.. panggil aku aja xia he.. dan jangan membungkuk seperti itu.. aku masih kecil"Ucap xia he sambil tersenyum pada mereka dan prajurit dibuat tersenyum juga dan mereka melanjutkan kegiatannya


"Om..."Ucap xia he..menarik narik jirah sang jendral disana dan jendral disana menatap datar xia he


"Hehehe...kakak bisa kau bantu aku berlatih pedang juga? Dasarnya juga ga papa kok.."Ucap xia he sambil tersenyum


"Ayahanda sudah mengizinkanku"Ucap xia he lagi


"Huft.. baiklah.. kita mulai dasarnya.. kita belajar kaki terlebih dahulu.. agar tidak jatuh"


Dan mereka memulai pelajarannya dengan serius tanpa candaan, apalagi xia he cepat tanggap diumurnya yang 10 tahun itu


BUGH~


"Ahh... maafkan aku... aku tak sengaja"Ucap xia he menunduk sambil meminta maaf pada prajurid yang ia tabrak


"Eh... putri.. tidak.. apa... jangan meminta maaf padaku"Ucapnya


"Tapi.. aku yang salah"Ucap xia he dan meminta maaf dan prejurit itu dengan rasa tidak enak pun mengiyakan dan mulai berlatih lagi... kini xia he berlatih dengan pedang pedangan yang terbuat dari kayu..dan lawannya adalah pohon yang dia ditempat >.<


- - -


"Bundaaaa... lihatlah sekarang anak sial itu.. menjadi anak kesayangannya"Ucap anak pertama


"Iyaaaaa"Lanjut anak ke 2


"Bagaimana denganmu kiew"Ucap anak selir pertama


"Ayah tetap sama tak berubah"Ucap kiew dingin (anak selir 3)


"Dan kau sashuang?(selir 3)"


"Kita harus melakukan sesuatu bao yu(anak selir 2)"Ucap chao yu(anak selir 1)


"Iya kau benar chao yu!"Ucap bao yu


"Bagaimana denganu kiew?"Ucap mereka berdua


"Terserah.. aku tidak diusik juga.. selama aku tidak diusik aku juga tidak akan bertindak"Ucap kiew dingin


"serah kau sajalah kiew"?ucap mereka malas


"Sudah..sudah mending kalian belajar kultivasi aja... ibunda dengar anak sialan itu bronze-9"Ucap selir pertama lien-hua


"Dasar.. anak sialan pantes aja dia disayang.. awas,, besok"Ucap mereka geram dan mulai berlatih kultivasi dengan suasana hati tak tenang dan dipenuhi kebencian..


"Ingat.. kalian harus tenang dan sabar.. jika tidak itu akan menurunkan pringkat kalian.. maka.. perbaiki dulu suasana hati kalian sebelum berkultivasi"Ucap selir 3 sashuang


Setelah mendengar kata kata itu mereka berdua lebih tenang tapi tetap saja ada hawa kebencian di hati mereka


Keesokan harinya-


"Xia he... bangun sudah pagi,,,kaisar memberi tahu bahwa kita akan sarapan pagi bersama karena semalam pangeran mahkota dan semua pangeran sudah kembali dari kultivasi mereka dari skate"Ucap salah satu dayang


"Bukannya akan terlaksana beberapa tahun?"Ucap xia he sambil mengucek matanya


"Entahlah xia he.. lihat saja sendiri nanti"Ucap dayang xia he

__ADS_1


"Eummhh.. baiklah.. aku mau mandi dulu"Ucap xia he dan berjalan smepoyongan kekamar mandi yang dibaknya sudah tersedia air dengan wangi teh hijau berkualitas dan dipakai untuk mandi


Setelah itu xia he memakai hanfunya berwarna putih bersih dan berjalan ke ruang utama untuk makan bersama


"PUTRI KEDUA MEMASUKI RUANGAN"


Xia he memasuki ruangan dengan tatapan dinginnya .. dan ia merasa bahwa duduknya acak karena tempatnya dipakai oleh anak selir 1 dan seterusnya dan akhirnya ia duduk ditempat permaisuri yang memang kosong dengan wajah dinginnya


"Aku tidak akan duduk disini jika tempatku tidak diduduki"Ucap xia he dingin


"Baiklah.. karena semua sudah berkumpul maka.. mari kita adakan makan makannya"


"Eum.. ayahanda bukankah.. tempat itu tidak boleh di duduki"Ucap chao yu(anak selir 1)


"Maka kau pergilah dari tempat duduk itu"Ucap pangeran mahkota datar


"Sudah... sudah... biarkan.. gimana skate mu... ini baru 1 tahun kau pergi?"lerai kaisar


"karena semua guru disana ada misi ke kerajaan langit maka kami disuruh pulang dan melanjutkan pelajaran dirumah dan kami diberi tugas"Ucap pangeran ke-2


"hmmm... baiklah,,,"


Dalam pembicaraan mereka xia he hanya diam dan makan dengan tenang tapi telingannya mendengarkan pembicaraan mereka, lalu mata xia he berpapasan dengan mata pangeran ke-5


"Ada apa?"Ucap xia he langsung pada intinya


"Kenapa aku merasa adikku satu ini tambah cantik aja"Ucap pangeran ke-5


"Iya ya.. tambah cantik"Ucap pangeran-4


"Makasih.."Ucap xia he cuek


"Apa kalian diberi libur?"Ucap kaisar


"Iya yah.. selama 30 hari"ucap pangeran mahkota


"Kalau begitu.. kenapa kalian tidak berjalan jalan ke hutan selatan?"Ucap ayah


"Dihutan selatan memang banyak tanaman herbal dan obat obatan yang sangat langka.. tapi binatangnya juga sangat kuat, terutama itu dekat dengan perbatasan kerajaan selatan,,, .. jalur perbatasan tidak terlihat,, harus hati hati.. kerajaan selatan akan membunuh siapa pun orang yang menginjak garis perbatasan.. mending ke lautan timur! Dilaut ada banyak tumbuhan yang bisa menyembuhkan banyak penyakit.. dan juga bahaya serangan dari binatang laut juga sedikit"Ucap xia he dingin sambil memotong daging dipiringnya


"Bagaimana dengan kutu air?.. karena kerajaan timur,barat,utara adalah kerajaan yang dikutuk"Ucap lien hua(selir 1) dengan nada herannya


"Apa kalian berkultivasi?"ucap xia he


"Ya!"Ucap mereka


"Maka seharusnya kalian banyak membaca buku diperpustakaan"Ucap xia he dingin


"Buku apa yang harus kami baca mei mei?"


" 'EKPD' elemen,kekuatan,dan percaya diri"Ucap xia he dingin


"dari mana kau mendapatkannya? Apa kau sudah membacanya?"Ucap kaisar kaget


"Aku menyuruh bibi untuk membawakan buku tentang kultivasi tapi ia memberi itu dan aku tetap membacanya"Ucap xia he datar


"Buku itu sangat tebal!"

__ADS_1


hai guys terimakasih sudah mau baca jangan lupa komeeennnnnn, likeee,favoriteeeeeee, dan juga voteeee makacihhhhhh


jangan lupa untuk tetap sehat dan jangan sering begadang ,minum vitamin yang banyaj dan rajin mandi biar bersih UwU


__ADS_2