REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE

REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE
Perjamuan teh


__ADS_3

PAGI—


Xue


bangun pukul 4 tanpa dibangunin lilung dan ia keluar untuk menyapu halamanya


sendiri,membuka jendela,mengelap meja memotong rumput yang panjang dan menyiram


tanaman dipagi pagi buta (untuk aku bukan tetangganya T^T)


“Nona


maafkan aku, tidak membangunkan mu maafkan aku”ucap lilung


“Tidak


apa apa.. sekarang siapkan aku air mandi”ucap xue


“Pake


air dingin atau hangat”Ucap lilung


“Ingat


ya setiap hari beri aku air dingin.. kecuali musim dingin”Ucap xue


“Baik”


Xue


pun berendam disitu dan sempat pergi ke dimensinya


“Kau


berendam lagi disini.. bukankah racunmu sudah hilang”Ucap snow


“Diam


atau ku bunuh”Ucap xue dingin dan menenggelamkan tubuhnya lalu pergi lagi


keluar dimensi


“Nona,


ini ada hanfu yang diberikan oleh jing mi-hi”ucap lilung


“Hm..


taruh situ saja akan ku pakai nanti”Ucap xue yang asik berendam dengan esensial


green tea yang selalu ia tempatkan dikantungnya dulu dan tak terasa terbawa


juga kejaman kuno



[Anggap ilustrasi ya]


“Lilung


tolong rapihkan rambutku”Ucap xue


“Perlu


diikat?”


“Biasanya


gimana?”Ucap xue


“Nona


pemalu dan selalu menyembunyikan wajah anda dibalik rambut anda”Ucap lilung


“Baiklah


seperti ini saja”Ucap xue santai dan pergi keluar dan diluar sudah ada ayah


yang menjemput xue


“Ayah..


tidak perlu repot repot menjemputku”Ucap xue ramah


“Karena


kau jarang keluar rumah.. takut kamu tersesat”Ucap ayah pada xue dan


mengantarnya pada kereta kuda


Setelah


sampai dikediaman kaisar---


“Hormat


kepada yang mulia kaisar dan permaisuri”Ucap ayah sambil memberi hormat diikuti yang


lain


“Duduklah


jendral, tunggu putri xue zan”Ucap kaisar dan xue zan tetap ditempatnya


“Dia


mirip dengannya apa dia anaknya?”Batin kaisar


“Ada


apa yang mulia”Ucap xue datar


SRING-


Kaisar


menggunakan mata biru tuanya dan seketika xue menutup matanya tak disangka itu


membuat aura xue keluar sedikit, aura yang mematikan


“Kau


tidak boleh seenaknya melihat masalalu orang yang mulia itu tidak sopan”Ucap


xue datar sambil menatap tajam mata kaisar itu


“Maafkan


saya.. kau mirip sekali dengan kerabatku dibeda kerajaan jadi aku sedikit


curiga kau anaknya”Ucap kaisar


“Baiklah”Ucap


xue datar


“K-kau


bisa duduk”Ucap kaisar agak gugup dan xue duduk ditempat yang sudah disediakan


Semua


disini adalah dewa… ayah angkat xue adalah dewa perang kaisar aslinya adalah

__ADS_1


dewa keadilan dan permaisuri adalah dewa pertahanan, semua akan menjadi dewa


jika kekuatan mereka juga besar dan bagus, hanya akhir akhir ini mereka kalah


saat perang melawan kaisar dari kerajaan darligborn, tapi karena banyak


kerusakan maka kaisar dari kerajaan darligborn mengadakan persahabatan dan


tidak akan ada permusuhan lagi diantara dewa dan dewa langit


“oh


iya karena hari ini kebanyakan anak anak yang datang sekitar berumur 10 tahun


mari kita melihat bakat bakat kalian, dan nanti kaisar akan mendaftarkan kalian


ke-academi SPRITUAL BE”Ucap permaisuri


“Lilung


umurku berapa?”Ucap xue


“Umurmu


10 tahun nona”Ucap lilung senyum canggung


“WHAT MY UMUR TEN YEARS”Batin xue menjerit        


“Kenapa


nona?”Ucap lilung


“Tidak”Ucap


xue acuh


“Bakat


apa yang mulia”Ucap salah satu anak mewakili”


“Seperti


menari,memanah,pengobatan,dan lain lain”Ucap kaisar


“Ayah


aku tidak tertarik dengan academi itu, jika aku mau aku akan masuk sendiri


nantinya”Ucap xue berbicara dulu sebelum didaftarkan


“Bilang


aja tidak punya bakat”ucap song anak dari lady liu(selir-2)


“Baiklah..kita


mulai dari barisan kanan saya berarti.. mulai dari ximing(anak perdana


mentri)”Ucap kaisar


Setelah


menunggu beberapa waktu lama, akhirnya giliran xue yang maju


“Kaisar,


saya tidak begitu tertarik untuk masuk spiritual be munggin bakat saja


dijadikan pertunjukan saja untuk mu”Ucap xue dan berdiri sambil membawa


selendangnya, ia menari balet dengan lincah tanpa keseleo, selendangnya


berterbangan kemana mana seakan akan selendang itu adalah senjatanya untuk


itu


“Bagus


bagus bagus”Ucap kaisar sambil bertepuk tangan


“Tarian


apa itu, saya belum pernah melihat nya, sangat indah”Ucap kaisar pada xue


“tarian


kesedihan”Ucap xue datar sambil memberi hormat dan betapa kagetnya kaisar


mendengar nama tarian itu


“Apa


kau merasa sedih?”Ucap kaisar


“Tidak..


tadi aku berpikir untuk memberi tarian perang tapi, tidak jadi karena diakhir


tarianya itu berbahaya”Ucap xue


“Oh


baiklah.. tapi kenapa tidak mau masuk ke spiritual be?”


“Tidak


tertarik”Ucap xue datar dan semua orang melotot medengar itu


“Baiklah


kau boleh kembali”Ucap kaisar dan xue pun kembali


Acara


jamuan minum teh sudah selesai dan semuanya pun pulang


“Ayah


pulang saja dulu, aku ingin berkeliling kedesa desa, nanti aku akan


kembali”Ucap xue dan pergi


“Nona


tunggu.. aku ikut!”Ucap lilung


“Tidak


lilung.. kau disini kembali dulu dan siapakan aku air untuk mandi”Ucap xue


“T-tapi”Ucap


lilung


“Sana..


udah!”Ucap xue dan pergi dengan cepat


Xue


pergi ke hutan bukan ke desa, entah mengapa ia suka kesunyian dari pada


keramaian,makin lama aura didalam hutan makin kuat dan ditengah hutan ada 2

__ADS_1


gua, salah satu gua tersebut mengeluarkan aura yang cukup kuat tanpa pikir panjang


xue masuk kedalam sana dan bertemu dengan ular yang sangat besar,panjang,hitam


Stttttt


“Ck!,


hanya ular biasa juga hanya bentunya aja yang besar”Ucap xue dan menyiapkan


belati kecil ditanganya dan ular itu menyerang


“Jika


kau berhasil melukaiku kan kukuliti kau dan ku makan!”Ucap xue dengan aura


membunuhnya dan membuat pergerakan ular itu terdiam


“Nurutlah


jika ingin anak yang kau lindungi itu selamat”Ucap xue dingin


“B-bagaimana


kau tau aku memiliki anak”Ucap ular itu kaget


“cangkang


telur ”Ucap xue


“Btw


dimana suamimu.. huh”Ucap xue dingin


“Sudah


tiada, apa kau mau membantuku?”Ucap ular itu


“Bantu


apa?”Ucap xue dingin


“Telur


itu seharusnya menetas seperti saudara saudaranya, tapi sampai sekarang dia


belum menetas”Ucap ular itu


“Kau


yakin padaku? Jika aku membunuh anakmu bagaimana”Ucap xue dengan semiriknya


“Kau


yakin? Aku bisa memakan anakku sendiri”ucap ular itu


“Bodoh!”Ucap


xue ketika mendengar kata kata itu keluar dari mulut si ular


Xue


mendekati telur itu dan memengangnya,mencopot hanfunya dan melilitkanya


kesekitar telur agar telur itu hangat lalu tinggal menunggunya dan tak lama


telur itu menetas dan ada anak ular berwarna putih dan anak ular itu merambat


dengan lincah dan berakhir dileher xue yang hangat


“Dia


menyukaimu, sebagai tanda terimakasih dia ingin menjadi spirit beastmu”ucap


ular itu


“Tunggu..


tanda itu”Ucap xue ketika melihat lambang dibawah kepala si ular


“Apa


kau baru manyadarinya? Bahwa aku sudah pringkat SS satu peringkat lagi aku SSS


dan anakku pringkat SSS, mohon jaga anakku”Ucap ular itu


“Baik


aku akan menjaga anakmu.. tapi.. kok kau dengannya berbeda”Ucap xue


“Ayahnya


berwarna putih”Ucap ular itu


“Mau


aja ayahnya sama ular kek kau”Ucap xue heran


“Dia


tidak memandang fisik”Ucapnya


“Setelah


ini aku mau kemana?”Ucap xue


“Pergi


melindungi gua ini”Ucap ular itu dan tanpa berpikir panjang xue langsung masuk


kedalam gua dan saat diakhir ia menemukan tempat indah, ada banyak hewan dan


tanaman tapi disalah satu pohon itu ada sebuah orang(laki laki)  tepat dijantungnya terdapat panah yang


menancap di dadanya


“Hmm”Xue


berdehem


“Woh


asli..”Ucap xue pun menampar wajah itu hingga merah


“AWWWW”Dia


menjerit


“Teriak


teriak kek cewe aja lu!”Ucap xue menutup telinganya


“Siapa


kau!”Ucapnya


“Manusia”Ucap


xue datar


 


jangan lupa like:> komen andddd see you

__ADS_1


__ADS_2