
PAGI—
Xue
bangun pukul 4 tanpa dibangunin lilung dan ia keluar untuk menyapu halamanya
sendiri,membuka jendela,mengelap meja memotong rumput yang panjang dan menyiram
tanaman dipagi pagi buta (untuk aku bukan tetangganya T^T)
“Nona
maafkan aku, tidak membangunkan mu maafkan aku”ucap lilung
“Tidak
apa apa.. sekarang siapkan aku air mandi”ucap xue
“Pake
air dingin atau hangat”Ucap lilung
“Ingat
ya setiap hari beri aku air dingin.. kecuali musim dingin”Ucap xue
“Baik”
Xue
pun berendam disitu dan sempat pergi ke dimensinya
“Kau
berendam lagi disini.. bukankah racunmu sudah hilang”Ucap snow
“Diam
atau ku bunuh”Ucap xue dingin dan menenggelamkan tubuhnya lalu pergi lagi
keluar dimensi
“Nona,
ini ada hanfu yang diberikan oleh jing mi-hi”ucap lilung
“Hm..
taruh situ saja akan ku pakai nanti”Ucap xue yang asik berendam dengan esensial
green tea yang selalu ia tempatkan dikantungnya dulu dan tak terasa terbawa
juga kejaman kuno
[Anggap ilustrasi ya]
“Lilung
tolong rapihkan rambutku”Ucap xue
“Perlu
diikat?”
“Biasanya
gimana?”Ucap xue
“Nona
pemalu dan selalu menyembunyikan wajah anda dibalik rambut anda”Ucap lilung
“Baiklah
seperti ini saja”Ucap xue santai dan pergi keluar dan diluar sudah ada ayah
yang menjemput xue
“Ayah..
tidak perlu repot repot menjemputku”Ucap xue ramah
“Karena
kau jarang keluar rumah.. takut kamu tersesat”Ucap ayah pada xue dan
mengantarnya pada kereta kuda
Setelah
sampai dikediaman kaisar---
“Hormat
kepada yang mulia kaisar dan permaisuri”Ucap ayah sambil memberi hormat diikuti yang
lain
“Duduklah
jendral, tunggu putri xue zan”Ucap kaisar dan xue zan tetap ditempatnya
“Dia
mirip dengannya apa dia anaknya?”Batin kaisar
“Ada
apa yang mulia”Ucap xue datar
SRING-
Kaisar
menggunakan mata biru tuanya dan seketika xue menutup matanya tak disangka itu
membuat aura xue keluar sedikit, aura yang mematikan
“Kau
tidak boleh seenaknya melihat masalalu orang yang mulia itu tidak sopan”Ucap
xue datar sambil menatap tajam mata kaisar itu
“Maafkan
saya.. kau mirip sekali dengan kerabatku dibeda kerajaan jadi aku sedikit
curiga kau anaknya”Ucap kaisar
“Baiklah”Ucap
xue datar
“K-kau
bisa duduk”Ucap kaisar agak gugup dan xue duduk ditempat yang sudah disediakan
Semua
disini adalah dewa… ayah angkat xue adalah dewa perang kaisar aslinya adalah
__ADS_1
dewa keadilan dan permaisuri adalah dewa pertahanan, semua akan menjadi dewa
jika kekuatan mereka juga besar dan bagus, hanya akhir akhir ini mereka kalah
saat perang melawan kaisar dari kerajaan darligborn, tapi karena banyak
kerusakan maka kaisar dari kerajaan darligborn mengadakan persahabatan dan
tidak akan ada permusuhan lagi diantara dewa dan dewa langit
“oh
iya karena hari ini kebanyakan anak anak yang datang sekitar berumur 10 tahun
mari kita melihat bakat bakat kalian, dan nanti kaisar akan mendaftarkan kalian
ke-academi SPRITUAL BE”Ucap permaisuri
“Lilung
umurku berapa?”Ucap xue
“Umurmu
10 tahun nona”Ucap lilung senyum canggung
“WHAT MY UMUR TEN YEARS”Batin xue menjerit
“Kenapa
nona?”Ucap lilung
“Tidak”Ucap
xue acuh
“Bakat
apa yang mulia”Ucap salah satu anak mewakili”
“Seperti
menari,memanah,pengobatan,dan lain lain”Ucap kaisar
“Ayah
aku tidak tertarik dengan academi itu, jika aku mau aku akan masuk sendiri
nantinya”Ucap xue berbicara dulu sebelum didaftarkan
“Bilang
aja tidak punya bakat”ucap song anak dari lady liu(selir-2)
“Baiklah..kita
mulai dari barisan kanan saya berarti.. mulai dari ximing(anak perdana
mentri)”Ucap kaisar
Setelah
menunggu beberapa waktu lama, akhirnya giliran xue yang maju
“Kaisar,
saya tidak begitu tertarik untuk masuk spiritual be munggin bakat saja
dijadikan pertunjukan saja untuk mu”Ucap xue dan berdiri sambil membawa
selendangnya, ia menari balet dengan lincah tanpa keseleo, selendangnya
berterbangan kemana mana seakan akan selendang itu adalah senjatanya untuk
itu
“Bagus
bagus bagus”Ucap kaisar sambil bertepuk tangan
“Tarian
apa itu, saya belum pernah melihat nya, sangat indah”Ucap kaisar pada xue
“tarian
kesedihan”Ucap xue datar sambil memberi hormat dan betapa kagetnya kaisar
mendengar nama tarian itu
“Apa
kau merasa sedih?”Ucap kaisar
“Tidak..
tadi aku berpikir untuk memberi tarian perang tapi, tidak jadi karena diakhir
tarianya itu berbahaya”Ucap xue
“Oh
baiklah.. tapi kenapa tidak mau masuk ke spiritual be?”
“Tidak
tertarik”Ucap xue datar dan semua orang melotot medengar itu
“Baiklah
kau boleh kembali”Ucap kaisar dan xue pun kembali
Acara
jamuan minum teh sudah selesai dan semuanya pun pulang
“Ayah
pulang saja dulu, aku ingin berkeliling kedesa desa, nanti aku akan
kembali”Ucap xue dan pergi
“Nona
tunggu.. aku ikut!”Ucap lilung
“Tidak
lilung.. kau disini kembali dulu dan siapakan aku air untuk mandi”Ucap xue
“T-tapi”Ucap
lilung
“Sana..
udah!”Ucap xue dan pergi dengan cepat
Xue
pergi ke hutan bukan ke desa, entah mengapa ia suka kesunyian dari pada
keramaian,makin lama aura didalam hutan makin kuat dan ditengah hutan ada 2
__ADS_1
gua, salah satu gua tersebut mengeluarkan aura yang cukup kuat tanpa pikir panjang
xue masuk kedalam sana dan bertemu dengan ular yang sangat besar,panjang,hitam
Stttttt
“Ck!,
hanya ular biasa juga hanya bentunya aja yang besar”Ucap xue dan menyiapkan
belati kecil ditanganya dan ular itu menyerang
“Jika
kau berhasil melukaiku kan kukuliti kau dan ku makan!”Ucap xue dengan aura
membunuhnya dan membuat pergerakan ular itu terdiam
“Nurutlah
jika ingin anak yang kau lindungi itu selamat”Ucap xue dingin
“B-bagaimana
kau tau aku memiliki anak”Ucap ular itu kaget
“cangkang
telur ”Ucap xue
“Btw
dimana suamimu.. huh”Ucap xue dingin
“Sudah
tiada, apa kau mau membantuku?”Ucap ular itu
“Bantu
apa?”Ucap xue dingin
“Telur
itu seharusnya menetas seperti saudara saudaranya, tapi sampai sekarang dia
belum menetas”Ucap ular itu
“Kau
yakin padaku? Jika aku membunuh anakmu bagaimana”Ucap xue dengan semiriknya
“Kau
yakin? Aku bisa memakan anakku sendiri”ucap ular itu
“Bodoh!”Ucap
xue ketika mendengar kata kata itu keluar dari mulut si ular
Xue
mendekati telur itu dan memengangnya,mencopot hanfunya dan melilitkanya
kesekitar telur agar telur itu hangat lalu tinggal menunggunya dan tak lama
telur itu menetas dan ada anak ular berwarna putih dan anak ular itu merambat
dengan lincah dan berakhir dileher xue yang hangat
“Dia
menyukaimu, sebagai tanda terimakasih dia ingin menjadi spirit beastmu”ucap
ular itu
“Tunggu..
tanda itu”Ucap xue ketika melihat lambang dibawah kepala si ular
“Apa
kau baru manyadarinya? Bahwa aku sudah pringkat SS satu peringkat lagi aku SSS
dan anakku pringkat SSS, mohon jaga anakku”Ucap ular itu
“Baik
aku akan menjaga anakmu.. tapi.. kok kau dengannya berbeda”Ucap xue
“Ayahnya
berwarna putih”Ucap ular itu
“Mau
aja ayahnya sama ular kek kau”Ucap xue heran
“Dia
tidak memandang fisik”Ucapnya
“Setelah
ini aku mau kemana?”Ucap xue
“Pergi
melindungi gua ini”Ucap ular itu dan tanpa berpikir panjang xue langsung masuk
kedalam gua dan saat diakhir ia menemukan tempat indah, ada banyak hewan dan
tanaman tapi disalah satu pohon itu ada sebuah orang(laki laki) tepat dijantungnya terdapat panah yang
menancap di dadanya
“Hmm”Xue
berdehem
“Woh
asli..”Ucap xue pun menampar wajah itu hingga merah
“AWWWW”Dia
menjerit
“Teriak
teriak kek cewe aja lu!”Ucap xue menutup telinganya
“Siapa
kau!”Ucapnya
“Manusia”Ucap
xue datar
jangan lupa like:> komen andddd see you
__ADS_1