REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE

REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE
ke desa?


__ADS_3

“Bayangkan aja elemennya.. ada ditanganmu atau didepanmu”Ucap kili santai dan xia he


membayangkannya dan ada 5 bola elemen dibelakang punggungnya, tangan kiri xia h


mengeluarkan element kegelapan.. tangan kanan xia he mengeluarkan element


cahaya. Dibahwah kakinya terdapat tumbuhan merambat hingga ke dengkulnya dan


ada hewan kelinci,tupai,ikan,dll hewan lainnya dan xia he membuka matanya dan


ada ular yang menempel sempurna di lehernya


“Woaaaaa..xia


kecilku mempunyai semua element..termasuk element special”Ucap win win bangga


“Tinggal cara..


mengendalikannya aja”Ucap kili santai


“Oh.. iya.. element


akan semakin kuat.. jika dipakai terus menerus.. dan juga akan kuat seiringan


dengan peringkat kultivasimu”Ucap win win


“Baiklahhh…”Ucap


xia he dan ia mulai mengunakan elemen kesegela arah.. diruang dimensi, tidak


akan kebakaran walaupun terkena api,petir yang sangat kuat sekali pun.. dan


mulai membuat rencana pemakaian agar elementnya bisa dipakai secara maksimal…


dan tidak menyia nyiakan waktu


“Hmmm.. jika


elementnya digunakan dari segala arah..hmmm pake spirit beast?..bisa,, sih jadi


harus pake spirit beast… yang mempunyai element api.. hmm hongey…… ah tidak,,


tidak,, harus menghemat elemet.. dikedua tangan.. dan kaki.. jika di kaki bisa


terbang aku,.. pake api,.. tapi itu akan,, membuat tumbuhan atau bangunan ikut


terbakar?.. ya iyalah.. hmm aku akan menggunakannya jika perlu sekarang hanya


menyalurkan Qi ke kaki dan tangan aja”Ucap xia he dan memperakterkkannya dan


mulai mengunakaanya terus menerus,, dan itu berlaku ke semua element


Element :


api,air,tanah,petir,udara


Element special:


cahaya,kegelapan,tumbuhan,hewan (semua manusia mempunyai element special,, tapi


rata rata mereka hanya memiliki 1 atau elememt dan itu adalah tumbuhan(paling


sering digunakan) dan hewan


SORE---


Xia he terbangun


dan ia melihat disekeliling,,, ia tidur di tempat ayahanda,, dan kamar ayahanda


sepi.. karena ayahanda sedang mengerjakan tugas kerajaan.. yaitu mengerjakan


keluhan masyarakat


“Ayah…


mengerjakan apa.. sepertinya ayah kesulitan?”Ucap xia he serak habis bangun


tidur


“Minum dulu


sayang,,,”dan xia he minum air putih yang tersedia dan berjalan ke tempat ayah


dan duduk dipangkuannya sambil membaca tugas apa itu..


“Eummm?... ayah


tidak menerima persahabatan?”Ucap xia he heran


“Ayah,, tidak mau


menjodohkanmu dengan mereka”Ucap ayah,, datar


“Hihihihi…


terseraha ayah… ahhhh”Ucap xia he sambil terkekeh dan mulai melihat lihat tugas


“Ough?  Apakah sering hujan? Kenapa aku tak


merasakannya?”Xia he


“Itu hujan di


bagian selatan kerajaan(tempat para petani dll)”


“Aku mau kesana


yah.,. boleh?.. mau liat mooooo,sama embekkk”Ucap xia he


“Sapi sama


kambing?”


“Iya.. dan kan


itu juga di alam.. pasti banyak mana dan juga energi alam”Ucap xia he berbinar


“Hahahaha..


baiklah”


“Ough,. Ayah.,.


ini.. kita mengirim uang aja ke warga yang sering terkena hujan,… karena mereka


tidak bisa bekerja karena hujan dan juga tanaman mati karena hujan.,,”Ucap xia


he


“Atau bagi bagi


sembako…atau membangun rumah untuk mereka yang tidak memiliki rumah dan memberi mereka perkerjaan ,.. agar kerajaan kita maju yah!”Saran


xia he pada ayahanda

__ADS_1


“Hmm..pintar juga


anakku ini.. baiklah.. besok,. Rumah yang tak layak huni kita bangun


ulang,.oke?”


“Oke.. sama itu


yah.. kita harus memperhatikan warga yang menjadi pengemis di jalan walikota


dan memberi mereka pekerjaan”Ucap xia he


“Memang ada ya?”


“Ga tau juga sih


ya.. boleh kita coba besok”Ucap xia he sambil tersenyum


“Baiklah anakku”


MALAM----DI RUANG MALAM


“Besok.. ayahanda


dan xia he akan pergi ke wilayah kerajaan bagian selatan.. apa kalian


ikut?”Ucap ayahanda


“Aku besok,,


ngebut tugas yah,… biar bisa main sama mei mei”Ucap putra mahkota


“Aku harus


membesarkan elementku lagi yah,.. agar bisa melindungi mei mei ku”Ucap kiew


datar


“Kita juga yah..


jika sudah latihan,, kita langsung gas,, kesana deh”Ucap pangeran


“Jika


kalian?”Ucap ayahanda pada selir selir dan anak selir


“Aku.. gak ah


yah,, ke desa,,, apaan tuh.. ga,,, ga mau,.. bauk”Ucap chou yu


“Iya,,, ga


mau”Ucap bao yu


“Kita dikerajaan


nemenin chou yu sama bao yu untuk kultivasi gimana sayang”Ucap mayleen dan lien


hua


“Baiklah… besok aku akan memanggil guru khusus untuk mereka berdua selama aku pergi dan selama


aku pergi mereka harus naik tingkat,… karena aku pergi selama 1-3 hari .. dan


yeah,, karajaan harus tetap bersih,, dan aku akan memulangkan semua dayang


dayang,, dan juga kalian tidak boleh menggunakan uang kerajaan sedikit pun..


jika mau makan.. masak aja sendiri”Ucap ayahanda dingin dan melanjutkan makan


“Kalinan


ber-6”Ucap ayahanda pada kiew dan juga 5 pangeran itu


“Ya?”Ucap mereka


kompak


“Kalian.. berlatih


aja dikerajaan bagian belakang(tempat prajurid)”Ucap ayahanda datar


“baik yah”


BESOK-PAGI-


Xia he dan juga


kaisar atau biasa disebut ayahanda pun pergi kedesa subuh subuh.. dengan


mengunakan kereta,.. yang dijalankan oleh 2 kuda didepan


“ayah,, lihat


warna mata hari itu mirip dengan warna kuningan telur bebek”Ucap xia he melihat


matahari terbit,,


“Hmm.. kau benar


sayang,,”


“Wooaaahhh,,


ayah,.. subuh segini sudah ada yang bekejaaa tengok tuh”Ucap xia he melihat


orang orang sudah mulai memanen padi dipagi hari


“Yeah.. jika


tidak dipanen sekarang,, semua padi bakal pada jatuh terkena badai di siang


sampai malam hari sayang”Ucap ayahanda pada anaknya


“Berarti badainya


seremw dong yah?”Ucap xia he


“Hahahah.. bagi


anak ayah,, ga ada yang serem”Ucap ayah sambil tekekekh melihat wajah anaknya


yang lagi ngelag lihat sapi lagi eeq


“Ayah,, sapinya


mencret”Ucap xia he polos


“Ppfftt,, hahah


bisa bisanya tuan puteri lihat kaya gitu”Ucap kusir sambil terkekh


“Huh,, ayah,, itu


eeq kambing,,, bullet bullet”

__ADS_1


“Iya,,,sayang,.,


itu bisa kita jadikan-“


“PUPUK


KOMPOS”Ucap xia he berbinar dan melihat hewan hewan


“Itu., bebek klo


di masak keknya enak ya yah”Ucap xia he melihat bebek berkeliaran kesana kemari


“hahahah.. kau


sudah lapar?”Ucap ayahanda


“Belum”Ucap xia


he tiba tiba mendingin dan mulai lompat dari kereta dan pergi


“XIA HE..


cepatlah prajurid kejar puteriku”


SETELAH SAMPAI—


Ayahanda melihat


anaknya xia he membantu mengangkat papan papan yang akan dijadikan rumah dengan


element udaranya,, karena tadi xia he melihat papan itu mau menjatuhi orang


orang dibawahnya dan xia he fokus membantu hingga tak tahu jika ayahanda sudah


dibelakangnya


“SALAM KAISAR


YANG TERHORMAT”Ucap warga menunda tugasnya dan memberi salam


“Hey.. biarkan


aja.. ayah disana,, kerjakan aja ini.. ntar kena badai lagi”Ucap xia he dingin


“Anakku… sangat,, pintar bahkan orang yang membuat warga hidup


adalah aku hiks.,, ga papa untung anak”


Dan semua


melanjutkan pekerjaan mereka dan mereka berjalan kaki menelusuri desa,, tak


peduli mereka keringetan


“Ayah,, itu


tumbuhannya layu semua”Ucap xia he


“Iya,, mereka


terlalu banyak mengambil air,, sayang,, jadi layu…dan jarang terkena sinar matahari”


Xia he,, menaruh


tangannya di tanah dan membantu, menyegarkan tumbuhan dengan element


tumbuhannya dan semua tumbuhan itu langsung segar lagi,, dan semu warga yang melihat


itu berterimakasih pada xia he tapi xia he berkata “Sudah,, kewajibanku


membantu wargaku”  dan itu membuat warga


warga tersentuh, dan mereka pergi ke perternakan


“SAPI!”Ucap xia


he heboh


“Sapi,,. Kau


besar juga ya…”


“Kau mengejekku


tuan puteri?”Ucao sapi itu malas


“Hehgheheh…”


“BEBEK! KEMARI


KAU,, jika ku masak jadi bebek peking enak tuh,, eeemmmmm KEMARIKAU


BEBEKKKK”Ucap xia he mengejar bebek


“HUWAAAAAAA,,


AYAHHHH ADA ANGGSA YANG PUTIH CANTIK MENGEJARKU,,, HUHUHU,. ANGSA AKU JANJI GA


BAKAL MAKAN BEBEK PEKING,, JANGAN SOSOR AKU HUWAAA,,, AWW ANGSAA,A


HUHUHUHU”Ucap xia he berlari kesana kesini


“sudah,, sudah,,,


ang,, sudah,,,”Ucap ayahanda menenangkan sang angsa dan angsa menurut dan pergi


lalu xia he,, memeluk ayahnya dan


“AWWW..


BOKONGKU,, YAH….”Ucap xia he mengelus bokongnya akibat tamparan kecil sang ayah


“Salahnya,,”


“Eumm.. warga,,


maafkan saya”Ucap xia he menunduk meminta maaf


“Tidak., tuan


puteri.. anda tidak membuat masalah besar,, wajar saja,, angsa itu mengejar


anda itu adalah angsa penjaga desa ini,, hampir semua penduduk baru,, atau


orang baru akan disosor,,seperti itu”Ucap warga itu ramah


“Hiks… baiklah,..


oke.,.. mari kita berjalan jalan lagi,,.. dada semuaaaaa”Ucap xia he melihat


belakang sambil berjalan dan


BRUK---


hahahah hai sumuaaa..... terimakasih sudah mampir diceritakuu... gimana author update teruskan :V author janji bakal sering up klo ada waktu bakal doble up.. ini aja waktunya agak mepet:)

__ADS_1


__ADS_2