
“B-bagaimana
bisa kau dikatakan puteri!”Ucap chou yu menggebrak meja dan kaisar melotot
kearah chou yu
“Eum..
maksudku aku juga ingin dikatakan putri, nenek”Ucap chou yu memelas
“Hmmm..
walau ada kakek dan nenek tidak membuat hukuman kalian diundur!”Ucap xia he
dingin
“PELAYAN!”Teriak
xia he membuat 6 pelayan datang dan menunduk
“Bawa
mereka melaksanakan hukuman mereka!”Ucap xia he datar membuat kakek nenek
terkejut
“Mereka
pantas, beri 10 cambukan pada mereka”Ucap xia he
“Mei
mei bukankah 10 cambukan itu terlalu sedikit?”Ucap yi fan
“Tidak!”Ucap
xia he tegas membuat kedua selir itu tersenyum ternyata xia he masih mengampuni
mereka
“Gunakan
cambukku!, cambuk ini terbuat dari kulit harimau,dicampuri tumbuhan gatal duri
dan juga cambuk ini ada sedikit unsur logam.. sudah cukup untuk membuat mereka
sesangsara”Ucap xia he
“APA
APA YANG INGIN KAU TUNJUKKAN PADA KAKEK DAN NENEK HA! KAU INGIN DISANJUNG
KARENA TELAH MENYIKSA IBUKU TIDAK! MEREKA AKAN MEMBENCIMU!”Ucap chao yu
melempar gelas dan dengan mudah xia he menghindar, sedangkan kedua anak itu
menangis
“Bagaimana
jika ibuku diracuni hingga ia mati! Untung aku tidak ikut mati saat itu!”Ucap
xia he memegang dugu mereka berdua
“Ibumu
belum mati! Sayang, ia hanya menjalani hukuman fisik hahahahahahahhaha!”Tawa
xia he
“Tawa
macam apa itu”Ucap nenek
“Ini
adalah tawa bebas, tawa yang mewakili bahwa aku bahagia mereka menderita, aku
akan membalaskan dendam ibu, dibalik tawaku ini ada Kesedihan ketika aku TIDAK
BISA MERASAKAN KASIH SAYANG IBU!, AKU TIDAK BISA MELIHAT WAJAHNYA, KECUPAN
LEMBUT DIWAJAHKU, BETAPA IRINYA AKU MELIHAT ANAK ANAK YANG MISKIN TAPI MEREKA
MEMPUNYAI IBU DAN KELUARGA YANG LENGKAP HAHAHAHAH INDAH SEKALI HIDUPKU HAHAHAHA”Ucap xia he
tertaw sambil menangis dan memukul dadanya sendiri lalu ia mengubah wajahnya
dalam hitungan detik
“Kau
kejam!”Ucap bao yu
“aku
tidak kejam, kau belum pernah melihatku lepas kendali saja!,.. jika kau
melihatku lepas kendali kau akan melihatku sebagai dewi pencabut nyawa
hahahahahaha”Ucap xia he tertawa lagi
“BAWA
MEREKA MELAKUKAN HUKUMAN MEREKA!”Ucap xia he datar,
__ADS_1
30
menit ruangan itu sangat dingin, dan canggung lalu—
“JIE
JIEEE…. BEEVI DENGAR KAU PULANG DARI MENJALANKAN MISI? JIE JIE.. mengapa kau
tidak berpamitan pada beevi”Ucap anak kecil menghampiri xia he dnegan senyumnya
yang tidak luntur ,sekitar umur 3 tahun?
“beeviii
kau merindukanku?,.. eoh… maafkan jie jie.. jika berpamitan nanti kau
menghalangi jie jie pergi dan kau menangis, lagipula jie jie perginya subuh
kok”Ucap xia he sambil mengangkat beevi keatas dan xia he melihat beevi
menggembungkan pipinya sambil melipat tangannya bertanda ia ngambek pada xia he
“Eoh
kau ngambek… mau apa biar jie jie berikan hmm”Ucap xia he ramah sambil mencium
pipi gembulnya itu
“Aku..
mau jie jie”Ucap beevi memeluk kepala xia he etar
“Ahahahahhaha
baiklah baiklah ayo kehalaman belakang”Ucap xia he dan pergi
“ayah
aku canggung jika berbicara dengan adik”Ucap tianzhi cemberut
“Hya
kalian harus menaklukkan hati adikmu kembali! Kalian laki laki! Kalian kakaknya
semangatlah”Ucap kakek naik ke kursi dan salah satu kakinya naik ke meja dan
bisa dilihat ada petir menyambar nyambar disana, sungguh kakek kakek jiwa muda
“Awas
kek encok”Ucap kiew sambil terkekeh kecil
“Hya
PLAK!
“huh!
Sadar! BANGUN SUDAH PAGI! JANGAN BERMIMPI TERUS!”Ucap nenek
“WWWOOOHH
baiklah kek aku akan mencobanya”Ucap chen dan pergi nyamperin xia he
“Itu
baru cucuku”Ucap kakek dan mulai turun dari kursi
KREK-
“ADUHHHH
PUNGGUNGKUU!”Teriak kakek
“Makanya
sangan sok sok an”Ucap nenek mengejek
“Bantuin
kek, aduh.. aduh..”
XIA
HE—
Xia
he sedang menemani beevi membaca buku dibawah pohon besar ditaman kerajaan
ditemani changyi dan guru nu
“mei
mei”Ucap chen
“Ya
ada apa ge ge?”Ucap xia he bingung
“Maukah
kau mengajariku cara bertarung ala adekku.. kurasa aku harus belajar dari adikku
ini”Ucap chen sambil memberi pedang pada xia he
__ADS_1
“Dengan
senang hati!”Ucap xia he tersenyum lembut membuat hati pangeran chen berdetak
lebih capat
“Pangeran
ke-2 ingat dia adikmu”Ucap changyi
“E-ehh…”Ucap
chen memalingkan wajahnya yang tersipu malu
“Pffttt..
baiklah ayo”Ucap xia he
“Dalam
berlatih ini kau harus focus, gunakan matamu dan kelincahanmu,cari tahu
kelemahan musuh,kau bisa menggunakan apapun selain pedang, element,maupun
pelemah musuh,terserah bagaimana pun kau harus menang”Ucap xia he serius dan di
anguki chen
“Jika
kau kalah aku tidak akan menganggapmu kakaku”Ucap xia he dingin membuat chen
membulatkan matanya
“Aku
janji akan mempertahankan hubungan kakak adik ini”Ucap chen dan mulai menyerang
“Dari pertarungannya dengan yu he.. aku belajar bahwa
adikku ini sangat gesit,makan apa dia?, adikku ini sangat cantik, dia bisa
dengan cepat membuat orang disekitarnya jatuh dengan kelemahanya, apa kelemahan
xia he?”batin chen menyerang dan menghindar
“Aku yakin adikku ini hebat nya luar bisa sehingga tak
terlihat kelemahanya aku hakin walaupun sangat kecil kemungkinan ini bisa
menjebak adikku”Batin chen sambil menyerang dengan cara apapun
Chen
mulai mengunakan element petirnya untuk menyetrum pedang xia he, pedangnya itu
termasuk terbuat tadi logam, kalian tahu? Logam termasuk penghantar yang
baik:), dengan cepat xia he membekukan bagian logam si pedang dan tersenyum
miring, menggunakan element airnya dan mulai membuat genangan air di sekitar
pangeran chen dan yup pangena chen terkena petirnya sendiri karena tubuhnya
basah kuyub dan
“Ge
ge? Kau tak apa? Mana yang sakit, maafkan aku”Ucap xia he khawatir
“Kelemahanya? Menyayangi keluarganya”Batin pangeran
chen tersenyum miring
“Kau
kalah”Ucap chen sambil memnyodorkan pisau ke leher xia he dan
BUSSSSS
Xia
he berubah jadi batang pohon
“Hahahahaha..
bahkan aku sangat berterimakasih poada lord karena telah mengajariku ilmu ini
hahahahah”Ucap xia he menyodorkan pisau ke leher chen dari belakang
SRENG—
“Aku
kan membantumu chen, adikku tercinta tadi kau tak mengatakan peraturan bahwa
‘tidak boleh ada yang membantunya bukan”Ucap tianzhI menodorkan pedang ke leher
xia he dari belakang diikuti pangeran yang lain
“Hihihi.. 5 lawan 1, baiklah”Ucap xia he sambil bersemirik dan
menghilang
\~\~\~\~
__ADS_1