REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE

REINKARNASI JENDRAL LI XIA HE
1 vs 1


__ADS_3

“B-bagaimana


bisa kau dikatakan puteri!”Ucap chou yu menggebrak meja dan kaisar melotot


kearah chou yu


“Eum..


maksudku aku juga ingin dikatakan putri, nenek”Ucap chou yu memelas


“Hmmm..


walau ada kakek dan nenek tidak membuat hukuman kalian diundur!”Ucap xia he


dingin


“PELAYAN!”Teriak


xia he membuat 6 pelayan datang dan menunduk


“Bawa


mereka melaksanakan hukuman mereka!”Ucap xia he datar membuat kakek nenek


terkejut


“Mereka


pantas, beri 10 cambukan pada mereka”Ucap xia he


“Mei


mei bukankah 10 cambukan itu terlalu sedikit?”Ucap yi fan


“Tidak!”Ucap


xia he tegas membuat kedua selir itu tersenyum ternyata xia he masih mengampuni


mereka


“Gunakan


cambukku!, cambuk ini terbuat dari kulit harimau,dicampuri tumbuhan gatal duri


dan juga cambuk ini ada sedikit unsur logam.. sudah cukup untuk membuat mereka


sesangsara”Ucap xia he


“APA


APA YANG INGIN KAU TUNJUKKAN PADA KAKEK DAN NENEK HA! KAU INGIN DISANJUNG


KARENA TELAH MENYIKSA IBUKU TIDAK! MEREKA AKAN MEMBENCIMU!”Ucap chao yu


melempar gelas dan dengan mudah xia he menghindar, sedangkan kedua anak itu


menangis


“Bagaimana


jika ibuku diracuni hingga ia mati! Untung aku tidak ikut mati saat itu!”Ucap


xia he memegang dugu mereka berdua


“Ibumu


belum mati! Sayang, ia hanya menjalani hukuman fisik hahahahahahahhaha!”Tawa


xia he


“Tawa


macam apa itu”Ucap nenek


“Ini


adalah tawa bebas, tawa yang mewakili bahwa aku bahagia mereka menderita, aku


akan membalaskan dendam ibu, dibalik tawaku ini ada Kesedihan ketika aku TIDAK


BISA MERASAKAN KASIH SAYANG IBU!, AKU TIDAK BISA MELIHAT WAJAHNYA, KECUPAN


LEMBUT DIWAJAHKU, BETAPA IRINYA AKU MELIHAT ANAK ANAK YANG MISKIN TAPI MEREKA


MEMPUNYAI IBU DAN KELUARGA YANG LENGKAP HAHAHAHAH  INDAH SEKALI HIDUPKU HAHAHAHA”Ucap xia he


tertaw sambil menangis dan memukul dadanya sendiri lalu ia mengubah wajahnya


dalam hitungan detik


“Kau


kejam!”Ucap bao yu


“aku


tidak kejam, kau belum pernah melihatku lepas kendali saja!,.. jika kau


melihatku lepas kendali kau akan melihatku sebagai dewi pencabut nyawa


hahahahahaha”Ucap xia he tertawa lagi


“BAWA


MEREKA MELAKUKAN HUKUMAN MEREKA!”Ucap xia he datar,

__ADS_1


30


menit ruangan itu sangat dingin, dan canggung lalu—


“JIE


JIEEE…. BEEVI DENGAR KAU PULANG DARI MENJALANKAN MISI? JIE JIE.. mengapa kau


tidak berpamitan pada beevi”Ucap anak kecil menghampiri xia he dnegan senyumnya


yang tidak luntur ,sekitar umur 3 tahun?


“beeviii


kau merindukanku?,.. eoh… maafkan jie jie.. jika berpamitan nanti kau


menghalangi jie jie pergi dan kau menangis, lagipula jie jie perginya subuh


kok”Ucap xia he sambil mengangkat beevi keatas dan xia he melihat beevi


menggembungkan pipinya sambil melipat tangannya bertanda ia ngambek pada xia he


“Eoh


kau ngambek… mau apa biar jie jie berikan hmm”Ucap xia he ramah sambil mencium


pipi gembulnya itu


“Aku..


mau jie jie”Ucap beevi memeluk kepala xia he etar


“Ahahahahhaha


baiklah baiklah ayo kehalaman belakang”Ucap xia he dan pergi


“ayah


aku canggung jika berbicara dengan adik”Ucap tianzhi cemberut


“Hya


kalian harus menaklukkan hati adikmu kembali! Kalian laki laki! Kalian kakaknya


semangatlah”Ucap kakek naik ke kursi dan salah satu kakinya naik ke meja dan


bisa dilihat ada petir menyambar nyambar disana, sungguh kakek kakek jiwa muda


“Awas


kek encok”Ucap kiew sambil terkekeh kecil


“Hya


PLAK!


“huh!


Sadar! BANGUN SUDAH PAGI! JANGAN BERMIMPI TERUS!”Ucap nenek


“WWWOOOHH


baiklah kek aku akan mencobanya”Ucap chen dan pergi nyamperin xia he


“Itu


baru cucuku”Ucap kakek dan mulai turun dari kursi


KREK-


“ADUHHHH


PUNGGUNGKUU!”Teriak kakek


“Makanya


sangan sok sok an”Ucap nenek mengejek


“Bantuin


kek, aduh.. aduh..”


XIA


HE—


Xia


he sedang menemani beevi membaca buku dibawah pohon besar ditaman kerajaan


ditemani changyi dan guru nu


“mei


mei”Ucap chen


“Ya


ada apa ge ge?”Ucap xia he bingung


“Maukah


kau mengajariku cara bertarung ala adekku.. kurasa aku harus belajar dari adikku


ini”Ucap chen sambil memberi pedang pada xia he

__ADS_1


“Dengan


senang hati!”Ucap xia he tersenyum lembut membuat hati pangeran chen berdetak


lebih capat


“Pangeran


ke-2 ingat dia adikmu”Ucap changyi


“E-ehh…”Ucap


chen memalingkan wajahnya yang tersipu malu


“Pffttt..


baiklah ayo”Ucap xia he


“Dalam


berlatih ini kau harus focus, gunakan matamu dan kelincahanmu,cari tahu


kelemahan musuh,kau bisa menggunakan apapun selain pedang, element,maupun


pelemah musuh,terserah bagaimana pun kau harus menang”Ucap xia he serius dan di


anguki chen


“Jika


kau kalah aku tidak akan menganggapmu kakaku”Ucap xia he dingin membuat chen


membulatkan matanya


“Aku


janji akan mempertahankan hubungan kakak adik ini”Ucap chen dan mulai menyerang


“Dari pertarungannya dengan yu he.. aku belajar bahwa


adikku ini sangat gesit,makan apa dia?, adikku ini sangat cantik, dia bisa


dengan cepat membuat orang disekitarnya jatuh dengan kelemahanya, apa kelemahan


xia he?”batin chen menyerang dan menghindar


“Aku yakin adikku ini hebat nya luar bisa sehingga tak


terlihat kelemahanya aku hakin walaupun sangat kecil kemungkinan ini bisa


menjebak adikku”Batin chen sambil menyerang dengan cara apapun


Chen


mulai mengunakan element petirnya untuk menyetrum pedang xia he, pedangnya itu


termasuk terbuat tadi logam, kalian tahu? Logam termasuk penghantar yang


baik:), dengan cepat xia he membekukan bagian logam si pedang dan tersenyum


miring, menggunakan element airnya dan mulai membuat genangan air di sekitar


pangeran chen dan yup pangena chen terkena petirnya sendiri karena tubuhnya


basah kuyub dan


“Ge


ge? Kau tak apa? Mana yang sakit, maafkan aku”Ucap xia he khawatir


“Kelemahanya? Menyayangi keluarganya”Batin pangeran


chen tersenyum miring


“Kau


kalah”Ucap chen sambil memnyodorkan pisau ke leher xia he dan


BUSSSSS


Xia


he berubah jadi batang pohon


“Hahahahaha..


bahkan aku sangat berterimakasih poada lord karena telah mengajariku ilmu ini


hahahahah”Ucap xia he menyodorkan pisau ke leher chen dari belakang


SRENG—


“Aku


kan membantumu chen, adikku tercinta tadi kau tak mengatakan peraturan bahwa


‘tidak boleh ada yang membantunya bukan”Ucap tianzhI menodorkan pedang ke leher


xia he dari belakang diikuti pangeran yang lain


“Hihihi.. 5 lawan 1, baiklah”Ucap xia he sambil bersemirik dan


menghilang


\~\~\~\~

__ADS_1


__ADS_2