
“Aduh,,,,”
“Angsa?.. aku minta
maaf soal kejadian tadi,, perkenalkan namaku li xia he panggil aja xia he,,
biasa spirit beastku manggil aku xia kecil,, kau bisa bilang aku seperti
itu”Ucap xia he memperkenalkan dirinya dan mengulurkan tanganya dan
“awww,,,”Xia he
dipatok hingga mengeluarkan darah dan darah itu mengenai leher sang angsa dan
otomatis,, angsa itu milik xia he
“uuhh!”Angsa,, sih!..
kenakan lehermu…”Ucap xia he mengambil lap dan mengelap bekas darah xia he dan
menutup luka tersebut lalu angsa itu jadi besar dan xia he naik angsa itu,,
“AYAH,,,, AKU
TERBANGG HAHAHAH”Ucap xia he senang.. melihat pemandangan dari atas
“Ternata angsa itu,,
menyuikai xia he..”Ucap salah satau warga
“Maksudmu? Angsa itu
spirit beast?”
“Yeah,,”
Xia he turun dari angsa
itu dalam keadaan senang dan
“Sapi…kambeng..bebek,,ayam,,,
xia he pergi dulu!... jangan kangen hahahahah…. Maaf xia he ngerepotin”Ucap xia
he sebelum pindah tempat dan baru ia pergi
“Ternyata tuan
puteri,, ini berbeda dengan yang datang 2 tahun lalu”Ucap sang sapi
“Hmm,, iya..
mbekk”Ucap kambeng
Xia he pergi ke
penjual pedang,panah,dll dan xia he memilih pedang untuknya
“Pedang ini mirip
dengan milikku dimasa lalu”Guman xia he mengambil pedang itu dengan enteng dan membelinya
“Paman.. saya mau
pedang ini,, berapapun harganya,, saya bayar”Ucap xia he antusias
“woah? Kau bisa
mengambilnya? Bahkan kata orang orang sekitar, pedang ini sudah menancap di
lantai itu selama 1000 abad yang lalu”Ucap paman itu
“Kok bisa?”
“iya.. pedang ini
milik jendral li xia he dulu.. karena lahan karajaan ini adalah.. lahan untuk
berperang dulu,, jadi pedang ini selalu menacap disini,,, dan katanya tanah itu
adalah.. tempat yang sama ketika jendral xia he menjatuhkannya”Ucap paman itu
“Jadi berapa harganya
paman?”
“Untukmu saja.,
lagian dari 1000 abad yang lalu belum pernah ada yang mengambilnya bukan belum
ada,, tapi ga bisa diambil”
“Baiklah.. jika
begitu,, ini ambillah,.. untukmu”Ucap xia he memberi sekantong emas dan pergi
dari toko itu
__ADS_1
“Xia he kau kemana
aja?”Ucap ayahanda
“Aku ke toko
dibelakang itu yah.. beli pedang ini”Ucap xia he
“Mana ada toko?...
itu,, kan pedang,, tanah milik jendral li xia he “Ucap ayahanda
“lah tadi perasaan
ada toko deh.., Kenapa yah?”
“E-hh . Ga papah
sayang ayo.. lanjut jalan lagi”Ucap ayahanda
“Apakah kau anak yang akan menyembuhkan semua penyakit dan juga
semua kerajaan akan tunduk dikakimu? Jika iya.. ayah akan mendoakan yang
terbaik untukmu nak.. kau yang dapat membuat kerajaan ayah hangat.. setelah
sekian lama..semua pangeran dikerajaan yang dingin nan cuek.. kini mereka
tertawa bersama denganmu dan juga kiew”Batin ayahanda sambil
mengusap kepala xia he lembut penuh kasih sayang
“Ayahhhh… lihat
itu,.. ada emassss,,,”Ucap xia he
“Kau mau?”dan xia he
mengeleng
“Mau beli.. untuk jie
jie”Ucap xia he
“Baiklah,,..”
Selesai membeli xia
he muter muter keliling pasar mencari sesuatu tapi tidak ada
“Kau mencari apa
“Aku…mencari itu…
eum..tempat toko roti yang enak”Ucap xia he
“Bukannnya tadi sudah
kelewat..ada kok ditenggah pasar tadi sayang”
“Itu..tidak enak
yahh.. sebentarrr..aku mencium aroma sedap..”Ucap xia he sambil mengendus
endus.. dan masuk ke gang kecil..dan sempit dan terdapat toko roti
TRINGGGG—
Bunyi pintu terbuka~
“Salam.. kaisar dan
tuan puteri.. ada apa kalian datang ke toko kecil dan terpelosok milik
saya?”Ucap penjual
“Woooaaaaa”Ucap xia
he melihat roti roti berbentuk daun,hewan,dll
“Ayahhh… mauu
iniiii”Ucap xia he melihat roti berbentuk daun dan juga singa
“Bungkuskan
semua”Ucap ayahanda
“Eum kaisar..bisa
dicoba dulu sapa tau tidak suka.. nanti menyesal.. karena sudah beli
banyak”Ucapnya sopan
“Baiklah… ambilkan
untuk puteriku”Ucap ayahanda dan penjual itu memberi kan 1 dari smeua jenis
roti ke xia he
__ADS_1
“Wooaaaaa.. ayah..
kita bisa menyuruhnya memasak di istana..”Ucap xia he berbinar
“Hahahah..baiklah…
karena anakku meminta itu.. kau ku suruh kekerajaan besok 2 hari lagi”Ucap
ayahanda
“Eumm”
“Bawa.. keluargamu
juga dan tinggal di istana”Ucpa xia he sopan
“Baiklah… tapi…apakah
saya layak?”
“Bahkan.. pangeran
akan memungut wanita yang berpenambilan biasa bahkan tidak mampu tapi sang
perempuan bisa memasak,membersihkan rumah,dan pekerja keras”Ucap xia he
“Baiklah jika itu
kemauan tuan puteri saya tidak akan menolak”Ucap pegawai
“Kenapa kau bisa..
berjualan disini? Disini kan sepi..”
“Karena tahan disini
murah dan pajaknya tidak banyak puteri”Ucapnya sambil tersenyum
“Hmmmm…………. Baiklah
“Ucap xia he tersenyum
Setelah membeli semua
roti disana xia he berjalan jalan sambil memakan roti dan kuenya
“Xia he.. ayah mau
beli beberapa senjata.. ditoko sana.. kau mau ikut?”
“Tidak… yah… ayah
sendiri aja.. xia he ga akan jauh jauh kok”Ucap xia he
“Baiklah.. jangan nakal
ya”Ucap ayah sambil mencoel hidup xia he gemas
“Hahahaha..
baiklah”Ucap xia he dan ia pergi ke gang kecil.. ia melihat ada sekitar 2 anak
kecil.. eh bukan 1 anak kecil mengendong 1 bayi yang menangis
“Ada apa?”Ucap xia he
lembut dan anak kecil itu yang mengendong bayi itu langsung bersiaga ke xia he
tapi setelah itu ia menghormat
“Salam puteri xia
he”Ucapnya sopan
“Kenapa adikmu?”
“Dia…”
“Dimana orang tua
mu?”
“Orang tua ku sudah
tiada.. karena terkena virus.. gatel gatel dari wilayah barat”Ucapnya sedu
“Maafkan aku..
baiklah… ayo kita pergi”Ucap xia he menggendong sang bayi yang menangis lalu
bayi tersebut diam dan xia he mengantar anak dan bayi itu ke toko baju
“Namamu siapa?”Ucap
xia he ramah
“Namaku,,,”
HALO SEMUANYA MAAF 2 HARI AUTHOR GA UPP karena ada acara~ selamat hari chineese dayy haha maaf author telat ngasih tau
__ADS_1
ditunggu update lainnya okeee makasihh