
happy reading
disebuah istana dimana seseorang yang tengah duduk bersila untuk menembus ke ranah selanjutnya, namun orang itu harus mengalami kegagalan karena seseorang menyerangnya dari belakang.
tepat didepan singgasana nya sendiri, kaisar itu disuruh berlutut dihadapan sang penghianat yang tidak lain orang kepercayaannya sendiri.
benar, takemichi adalah kaisar tersebut, walaupun dia masih sangat muda untuk menjadi kaisar, takemichi mampu memimpin sebagai kaisar yang adil dan agung. wajah datar yang selalu terpampang diwajahnya tidak mengurangi ketampanan membuat kaum hawa menjadi terpesona akan ketampanan takemichi.
tidak ayal banyak wanita muda yang ingin menjebaknya mengunakan berbagai trik namun itu semua diketahui oleh takemichi yang tidak ingin memilih permaisuri secara sembarangan.
"dasar kalian semua penghianat!! aku bersumpah jika masih belum membunuh kalian maka jiwaku tidak akan pernah berinkarnasi dan akan selalu menghantui kalian sampai kalian semua mati mengenaskan!!!" ucap takemichi yang mampu membuat alam menerima sumpahnya.
JDERR
takemichi yang mulai sangat marah langsung meledakkan dirinya, membuat istana dan semua orang yang menghianatinya langsung mati seketika didalam istana yang megah itu hancur dan rata menjadi tanah.
boooooom boooooom
semua hancur tidak tersisa dan menimbulkan kekacauan yang sangat parah, kekuatan takemichi memang sangat besar. sehingga jika dia mau, maka takemichi bisa menghancurkan seluruh kota kekaisaran dengan mudah.
takemichi tidak tau jika dia punya barang berharga yang bisa membantunya untuk membantu jiwanya berinkarnasi kedunia yang lebih jauh.
dimana semua orang yang sangat berbeda dengan dunia miliknya.
boooooom jderr
seorang pemuda laki-laki yang mendengar itu langsung menghampiri dan mencari dimana suara tersebut.
dia sampai tidak memperhatikan jalanan karena terlalu fokus mencari suara itu dan berakhirlah ada sebuah mobil yang akan menabraknya.
mobil itu sudah mengklason pemuda tersebut, namun tetap fokus dan tidak memperdulikan dan memilih terus berjalan sehingga mobil itu yang sudah tidak sempat mengerem, kini harus menabrak pemuda itu hingga terpental jauh.
disuatu sisi tempat, dimana sebuah jiwa asing nampak lontang Lantung dan melihat seorang pemuda laki-laki bersimbah darah. jiwa itu langsung menghampiri dan ingin menolong pemuda itu, namun dirinya malah tersedot kedalam tubuh itu.
jiwa itu adalah milik kaisar takemichi yang baru datang dan menimbulkan suara yang sangat besar, sehingga tanah yang ada disana retak.
namun nama pemuda itu juga adalah takemichi dan wajahnya pun sama persis dengan takemichi yang baru datang sebagai jiwa. takemichi asli yang ada didunia itu akan mati dan digantikan oleh takemichi yang dari dunia kuno berabad-abad lalu.
"uhk kepalaku sakit, sepertinya aku tadi ingin menolong anak ini, kenapa aku malah menempati tubuhnya!?" ucap takemichi memegangi kepalanya yang berlumuran darah.
"nak kau tidak apa-apa? mari aku bawah kerumah sakit" ucap pria yang turun dari mobil yang mebrak takemichi tadi.
"kau siapa?" ucap takemichi waspada.
"tidak perlu takut nak, maaf sudah menabrakmu tadi, karena tadi sudah aku klakson dan kau tidak mendengarkan, jadi aku terpaksa menabrakmu. sebagai kompensasi aku akan membawamu kerumah sakit dan membiayai pengobatan mu" ucap pria itu.
"t-tidak perlu, sepertinya aku tidak perlu kesana" ucap takemichi menolak.
__ADS_1
"nak lukamu sangat parah, jadi ayo kita kerumah sakit" ucap pria itu langsung menggendong takemichi yang keras kepala karena tidak mau kerumah sakit.
bersyukur pria itu sangat baik dan mau bertanggung jawab, jadi mau tidak mau takemichi mengiyakan saja. namun saat takemichi didudukkan di dalam mobil, dia menjadi panik karena mobil hitam itu berjalan dan membuat takemichi terkejut dengan dunia miliknya yang baru.
"pak tua! benda ini bisa berjalan!! apa kau tidak takut?" ucap takemichi panik dan membuat pria itu terkekeh.
"nak ini namanya mobil, alat transportasi yang bisa dikendarai oleh manusia" ucap pria itu terkekeh.
"wah sangat hebat, jika dulu dikekaisaran ada benda semacam ini, mungkin akan menjadi benda yang sangat langkah" batin takemichi.
"nak kau sangat kuat, walau kau tertabrak mobil hingga terpental, kau mampu tersadar dan bertahan hidup. apa kau masih mengenal alamat rumahmu? aku akan mengantarmu pulang saat kau sudah diobati dirumah sakit nanti" ucap pria itu masih terkekeh dengan tingkah laku takemichi yang seperti baru mengetahui mobil.
"hah aku tidak tau dimana, yang aku tau namaku hanagaki takemichi, namun aku tidak mengingat apapun selain nama itu" ucap takemichi yang mulai terbiasa dengan mobil yang di naikinya.
"hm baiklah aku akan mencari data data mu dan mengantarkan mu pulang nanti" ucap pria itu.
"itai kepalaku pusing sekali darahnya juga semakin banyak" ucap takemichi yang membuat pria itu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
skip
sesampainya dirumah sakit, takemichi dituntun oleh ke ruang IGD, lalu takemichi yang sudah tidak kuat langsung pingsan dan para suster disana membantu takemichi dan pria tua itu.
***
"itai kepalaku sakit" ucap takemichi langsung mendudukkan dirinya.
"tuan" ucap seseorang yang berada difikiran takemichi.
"eh luo kecil, kau juga ikut dengan ku?" ucap takemichi.
"iya tuan, aku masih mau mengikuti tuan, oh iya tuan apakah tuan baik baik saja setelah menempati tubuh ini?" tanya luo kecil.
"ya aku baik baik saja, oh iya dunia macam apa ini? kenapa aku sangat asing dengan dunia baru ku?" ucap takemichi.
"ini adalah dunia modern tuan, jadi anda harus bisa terbiasa dengan dunia ini" ucap luo kecil.
"jadi begitu ya" ucap takemichi mengetuk ngetukkan jarinya di dagu.
"luo kecil, apakah buah buahan ku yang aku tanam beberapa hari lalu sudah matang?" tanya takemichi.
"sudah tuan, bahkan buahnya sangat lebat" ucap luo kecil.
"wah bagus sekali, buah itu adalah buah dari duniaku yang dulu dan banyak khasiat serta energi yang melimpah" ucap takemichi senang.
cklek
"anak muda, apakah kau sudah bangun?" ucap tiba tiba pria tadi masuk.
__ADS_1
"pak tua terima kasih sudah mau mengobatiku" ucap takemichi.
"sama sama, kau istirahatlah dan jangan banyak bergerak" ucap pria itu.
"tapi aku mau pulang, sebaiknya antarkan antarkan aku pulang saja, aku sudah baik baik saja kok" ucap takemichi.
"haih baiklah jika begitu, aku akan antarkan kamu pulang" ucap pria itu.
"apa kau benar-benar tidak mengingat apapun?" tanya pria itu.
"ya aku tidak mengingat apapun" ucap takemichi.
"baiklah nak, jadi menurut dokter, kondisi mu saat ini sedang mengalami amnesia dan kau tidak akan bisa mengingat apapun selain namamu, namun mungkin amnesia ini akan terus berlanjut selamanya" ucap pria itu.
"lalu apa yang harus aku lakukan? aku tidak ingat apapun lagi soalnya" ucap takemichi.
"yah maafkan saya yang telah menabrakmu ya, baiklah kau bisa istirahat dirumah dan jangan lupa untuk meminum obatmu ya" ucap pria itu.
"baiklah ayo" ucap takemichi.
"tunggu dokternya dulu, kau harus memasang infus lagi dan darah itu masih belum habis, karena kau tadi kehabisan darah" ucap pria itu.
"ish aku tidak lemah, jadi tidak perlu yang begituan" ucap takemichi.
"bocah tengil, kau kehabisan darah dan kau masih bisa berbicara jika kau itu tidak lemah" ucap pria itu.
"ah baiklah baiklah, aku akan menurut" ucap takemichi sedikit mengerucutkan bibirnya.
bagi takemichi itu sudah wajar karena dulu fisiknya sangat kuat, jadi dia akan tahan walaupun kehabisan darah sekali pun.
tidak lama kemudian dokter akhirnya masuk dan memeriksa keadaan takemichi, lalu dokter menyuntikkan obat.
"apakah aku sudah boleh pulang?" tanya takemichi.
"kau ingin sekali segera pulang? keadaan mu ini masih belum sembuh total" ucap dokter.
"hey aku itu mau pulang, aku tidak suka disini, sangat bau dan itu aku tidak suka" ucap takemichi.
"jika kau tidak suka bau obat, maka tidurlah dan jangan pedulikan obat obatan itu" ucap dokter.
"aku mau pulang, titik" ucap takemichi.
"dasar keras kepala, baiklah tapi kau tidak boleh mencopot kantong darah ini lagi oke, kau bisa istirahat dirumah sekarang" ucap dokter itu.
"hm iya" ucap takemichi.
skip
__ADS_1
sesampainya dirumah, akhirnya takemichi disuruh langsung istirahat oleh pria yang menabraknya tadi, pria itu juga memberikan semua fasilitas lengkap untuk merawat takemichi dan menyuruh takemichi tetap berada dirumah.