reinkarnasi kaisar (Tokyo revengers)

reinkarnasi kaisar (Tokyo revengers)
bab 3


__ADS_3

happy reading


"tidak mau!! aku tidak sakit!! kalian sendiri yang saki!!" ucap takemichi


...****************...


setelah takemichi terbebas dari kedua pengawalnya, akhirnya takemichi mulai melanjutkan acara jalan-jalannya lagi. dia tidak tau jika dari tadi sedang diintai oleh seseorang.


"haah~ apakah aku bisa sedikit saja memulai hidup damai? aku lelah sekali, padahal aku tidak melakukan apa apa, namun rasanya seperti berjuang saja" ucap takemichi langsung berjalan kembali.


"begitu ya? apa kau lelah?" ucap seseorang yang tiba-tiba muncul dari samping takemichi.


"kau?" kaget takemichi.


"oh perkenalkan, namaku Sano manjiro" ucap Mikey memperkenalkan diri.


"aku tidak tanya tuh" ucap takemichi melangkah pergi.


duagh


"raja ku sedang berbicara dengan mu!! apa kau tidak bisa menghormatinya!!? dasar cecunguk satu ini, sepertinya kau minta dihajar ya!?" ucap sanzu marah.


takemichi menggelap, wajahnya seketika berubah menjadi datar dan berjalan menuju tempat sanzu berdiri.


takemichi cukup bersabar dengan semuanya. dia adalah tirani kejam pada masanya, dia adalah dewa perang yang banyak mengalahkan musuh. dia adalah kaisar yang dihormati diseluruh kekaisaran terbesar, bahkan jika saja dia tidak mati karena penghianat dan ditusuk dari belakang, mungkin saja dia masih memimpin dikekaisaran singgasana nya berada.


sekarang dia dipukul oleh anak muda yang songong, bahkan mengaku menjadi raja.


"apa? tidak terima?" ucap sanzu.


"baik, aku cukup bersabar meladenimu dari tadi" ucap takemichi meregangkan otot-ototnya.


krak


krak


bunyi tulang yang diregangkan oleh takemichi, yang siap ingin memukul sanzu.


"luo kecil, aku butuh pedang" ucap takemichi.


takemichi membutuhkan pedang karena sanzu mempunyai katana dipinggang nya dengan dibungkus kain hitam.


wing


pedang milik takemichi yang sangat biasa keluar dari kekosongan dan itu sudah cukup untuk membuat Mikey dan sanzu terkejut.


"keluarkan katanamu dan ayo kita bertarung" ucap takemichi membuka sarung pedang miliknya.


sring


"baik, aku akan melayani mu hanagaki" ucap sanzu menyeringai dan melesat ke arah takemichi yang bersiap dengan wajah datar miliknya.


tring


tring


suara dentingan dari besi dan besi yang saling bertabrakan.


takemichi melompat saat sanzu akan menyerang dari bawah, dan berlanjut menyerang takemichi dari atas. takemichi menunduk dengan tenang, dia menghindari pedang itu dengan tatapan meremehkan.


"kecepatan mu sangat lambat, apakah kau hanya bisa memamerkan pedangmu saja? kau bahkan tidak mengenaiku sedikitpun" ucap takemichi memprovokasi.


Trang


tring


"sialan" umpat sanzu.

__ADS_1


"oh ayolah, biar aku beritahu kau bagaimana cara bermain pedang" ucap takemichi melesat ke arah sanzu dan sanzu berhasil menangkis Serangan takemichi.


takemichi mengayunkan pedangnya dengan santai dan tetap meladeni sanzu.


Mikey semakin penasaran dengan takemichi saat ini, padahal dia sudah beberapa tahun tidak bertemu, namun tiba tiba saja takemichi menjadi sangat pandai bermain pedang.


tring


tring


wush


takemichi hampir mengenai leher sanzu namun hanya sedikit darah yang keluar.


"ok kau menang" ucap sanzu mengangkat kedua tangannya keatas dan menjatuhkan katana nya.


sring


takemichi memasukkan pedagang nya kedalam sarungnya lagi.


setelah pertarungan selesai, takemichi yang ingin meninggalkan keduanya malah melihat kedua bodyguard nya menuju kembali ke takemichi.


"sudah malam tuan muda, ayo pulang, tidak perlu lari lagi" ucap salah satu dari mereka.


"hehehe maaf paman, tadi hanya bermain main saja kok" ucap takemichi.


walaupun takemichi adalah seorang kaisar pada masanya, namun dia tetap akan menghormati orang yang lebih tua darinya. jika orang tua itu hormat dan penuh kehangatan, maka takemichi akan membalasnya beribu kali lipat. jika orang tua itu serakah dan penuh kebencian, maka takemichi tidak akan menggubris perkataan nya dan hanya menganggapnya angin lalu.


"tuan muda, kau baru saja sembuh dan harus beristirahat, kenapa malah bermain pedang? pedangnya tajam lagi, seperti peninggalan jaman dahulu" ucapnya.


"yah memang ini punyaku dikekaisaran" ucap takemichi.


"kekaisaran?" bingungnya.


"ya ini pedang biasa dari jaman kekaisaran, apa paman mau lihat?" ucap takemichi.


"tentu saja jika kau menjual barang ini, maka kau akan menganggap pedagang ini barang berharga" ucap takemichi.


"maksudmu? pedang ini mempunyai kekuatan juga?" tanya sanzu.


"tidak juga" ucap takemichi acuh.


"t-tuan, apakah benar ini pedangmu?" tanya salah satu bodyguard.


"yah dan ini dari jaman kekaisaran" ucap takemichi santai.


kenapa takemichi bisa santai dan bicara jika pedagang itu berharga? karena takemichi diberitahu luo kecil jika pedang yang sudah memasuki jaman modern maka akan menjadi antik.


"oh kau dapat dari mana pedang bagus seperti itu?" tanya sanzu.


"tentu saja nyolong, ya beli lah masak maling" ucap takemichi menohok sanzu.


"jika kau mau, kau ambil saja tidak perlu membayar, aku ada banyak. teteskan darahmu dipedang itu dan pedang itu akan sah menjadi milikmu" ucap takemichi lagi langsung meninggalkan sanzu dan Mikey.


"tunggu, bagaimana caranya?" tanya sanzu.


"tentu saja teteskan darahmu dipedang itu" ucap takemichi mencoba untuk bersabar.


"oh ok" ucap sanzu tertawa bodoh.


sanzu mulai menggores jarinya sedikit dan darah mulai menetes. pada saat itu takemichi menyuruh sanzu untuk meneteskannya dipedang itu.


pedang itu mulai bersinar dan sudah menyetujui jika sanzu adalah tuan baru nya.


"sogoi hebat sekali" ucap sanzu.


"itu aku berikan padamu, namun ingat jangan menghianatinya sebagai rekanmu, jika tidak aku akan mengambilnya lagi darimu dan mengambil paksa pedang itu" ucap takemichi.

__ADS_1


"lalu bagaimana jika ada orang yang menginginkannya dan berusaha mencurinya? bagaimana jika aku tidak akan pernah membiarkan kau mengambilnya lagi?" tanya sanzu.


"tentu saja pedang itu akan kembali kepada tuannya. ingat aku memberikan pedang ini karena aku suka kau menyukai pedang, namun gunakan rekan barumu itu sebagai senjata untuk menolong orang, karena pedang itu sudah mempunyai kesadarannya sendiri, tentang kau mau tidak mau memberikan nya padaku, jika aku mau aku bisa mengambilnya langsung, karena pedang itu aku yang beli" ucap takemichi.


"oh iya satu lagi, kau bisa memanggil pedang itu jika kau mau kapanpun, namun jangan sering mengejutkan orang sekitar mu karena pedang itu akan muncul dalam kekosongan" ucap takemichi lagi.


"oh baiklah, jika begitu terima kasih, aku akan menggunakannya dengan baik" ucap sanzu.


"ayo pergi paman, aku sudah puas berjalan jalan" ucap takemichi tersenyum.


"baik tuan muda"


......................


......................


......................


"takemichi kau sungguh sesuatu" ucap Mikey.


...****************...


takemichi akhirnya pulang dan kembali ke kamarnya, lalu merebahkan dirinya diatas ranjang.


takemichi menatap atap putih, dirinya sangat pusing dengan dunia ini, jadi dia ingin mengelilingi seluruh kota, namun dia harus kejar kejaran dengan para pengawalnya.


***


"luo kecil bisakah aku melihat kebun buah roh ku" ucap takemichi.


"tentu saja master, mari saya antarkan" ucap luo kecil.


mereka pergi menuju tempat dimana takemichi menanam pohon buah buahan roh miliknya. awalnya takemichi menanam pohon itu hanya satu dan sekarang berkembang biak dengan banyak karena energi Qi yang sangat berlimpah.


buahnya yang sudah masak siap untuk disantap karena sudah matang dan itu sangat menggiurkan.


"wah sebanyak ini? padahal aku hanya menanam satu pohon per jenisnya, lalu apakah kebun obatku juga begitu?" tanya takemichi.


"benar master" ucap luo kecil.


"luo kecil, aku mau makan satu" ucap takemichi memetik buah roh itu.


"master aku punya informasi jika Anda Disni tidak akan bisa berkultivasi seperti didunia anda sebelumnya, karena didunia ini energi Qi sangat tipis dan itu tidak bisa membangkitkan atau membuat anda menerobos ke ranah selanjutnya"


"master jika anda ingin berlatih, maka anda bisa berlatih menjadi militer, namun anda akan mencoba memperoleh kekuatan fisik yang sangat berat" ucap luo kecil menjelaskan.


"apakah aku bisa berlatih tentang kekuatan seperti itu?" tanya takemichi sambil memakan buah buahan yang baru saja dia petik langsung dari pohonnya.


"sepertinya tuan, kau harus berusaha lebih keras, namun di dimensi ini energi Qi yang terkandung sangat besar dan jika kau memang ingin melanjutkan seperti didunia mu, kau bisa berlatih disini sesukamu" ucap luo kecil.


"baiklah aku akan berlatih dengan cara memperkuat fisik dan juga kekuatan yang tidak bisa dimiliki manusia awam, namun aku juga tidak akan pernah mau memperlihatkan kekuatan ku yang sebenarnya jika bukan musuh yang kuat" ucap takemichi.


"master jika anda ingin belajar ilmu ilmu seperti itu, datanglah keberbagai negara" ucap luo kecil.


"maksudmu negara apa saja?" tanya takemichi.


"seperti di Indonesia, mereka terkenal dengan ilmu silatnya, lalu China terkenal dengan ilmu kungfu nya atau bisa dikatakan jika kungfu adalah beladiri kuno Tiongkok, ada juga taekwondo dari Korea Selatan, hm masih ada banyak lagi yang ada didunia ini master" ucap luo kecil.


"jadi begitu ya, hm lebih baik aku berlatih sendiri disini karena Disini masih ada kau yang bisa membimbingku" ucap takemichi.


"terserah anda master" ucap luo kecil.


"aku pergi dulu ya" ucap takemichi keluar dari dimensi miliknya dan membawa sekeranjang buah roh.


***


takemichi akhirnya kembali merebahkan tubuhnya di ranjang dan menutup matanya.

__ADS_1


__ADS_2