reinkarnasi kaisar (Tokyo revengers)

reinkarnasi kaisar (Tokyo revengers)
bab 2


__ADS_3

happy reading


takemichi tau jika dia saat ini sedang sakit, namun kenapa sangat berlebihan sekali, baru beberapa hari dia sudah didatangi oleh sekelompok orang yang dia yakini teman dari tubuh pemilik sebelumnya. ditambah pria tua yang masih belum mengenalkan namanya demi dia agar tidak kemana mana harus dijaga.


beberapa bodyguard atau yang bisa takemichi sebut sebagai pengawal, kini mereka berada didepan pintu rumahnya. padahal takemichi sudah tidak memakai kantong darah dan infus saja, kepala juga hanya diperban sedikit, namun kekhawatiran mereka sangat berlebihan menurut takemichi.


"aku mau keluar!! kalian biarkan aku keluar dan jangan menentangku atau kau akan tau akibatnya" ucap takemichi mendorong orang orang berbadan besar didepan rumahnya.


"tuan muda!! anda harus istirahat agar sembuh. saya tau jika anda sangat kuat, namun anda memerlukan istirahat yang cukup" ucap salah satu bodyguard disana.


"aargh sulit sekali untuk keluar! aku ini bukan pangeran manja yang harus dijaga!!" ucap takemichi yang bersungut-sungut langsung masuk kedalam kamarnya.


takemichi benar benar tidak tau dengan dunia ini, namun dia benar-benar ingin keluar dan tidak terus berada dirumah.


"jika cara baik baik tidak mempan, lebih baik aku turun dari sini saja" ucap takemichi menatap jendela kamarnya dan bersiap memakai Hoodie hitam dan melompat dari jendela.


takemichi cukup tau dengan jendela kamarnya dan kabur lewat sana.


"ok sudah siap, luo kecil bisakah kau mengatur kekuatan peringanku?" ucap takemichi.


"sudah tuan, anda bisa melompat walaupun dari gedung tinggi itu" ucap luo kecil.


"wah terima kasih luo kecil, aku sangat penasaran dengan dunia ini dan aku ingin menjelajahinya" ucap takemichi bersemangat dan mulai turun dari jendela kamar 2 dengan peringanan tubuh, jika ada yang tau mungkin takemichi bukan parkur melainkan sedikit terbang.


***


setelah takemichi keluar dari kamar yang menurutnya sangat membosankan, kini takemichi berjalan kaki dengan binar dimatanya karena terdapat beberapa bangunan besar disekitarnya.


banyak mobil yang dia tidak ketahui dengan teknologi yang lebih canggih dari zamannya dahulu.


"wah ini luar biasa, aku bisa mempunyai handphone yang bisa dibawa kemana-mana, dulu jika mau mengirimkan pesan harus mengirim surat agar terhubung, sedangkan dizaman ini aku tidak perlu menulis surat dan menulis. sekarang aku tinggal pencet dan aku sudah terhubung ke beberapa orang yang aku mau deh" ucap takemichi tersenyum.


"luo kecil apa kau tau yang dikendarai mereka itu apa?" ucap takemichi bertelepati.


"oh itu yang mempunyai roda empat namanya mobil, yang berda dua namanya motor, yang beroda enam dengan beberapa angkutan itu mobil box, dan ada banyak lagi jenis mobil seperti itu yang lebih besar" ucap luo kecil menjelaskan.


"wah hebat" ucap takemichi berbinar.


takemichi terus berjalan dan melihat lihat banyaknya orang, dan sekarang dia tau jika dunia sangatlah besar.


dia saat ini ada disebuah tempat yang dengan banyaknya pengunjung, dimana disana ada sebuah permainan canggih dan beberapa makanan dan jajanan.


"untungnya aku membawa uang, jadi aku bisa merasakan jajanan disini" ucap takemichi berhamburan untuk menyerbu makanan disana.


"paman aku mau tanghulunya sepuluh ya" ucap takemichi tersenyum dengan binar disana.


mata birunya terus menelusuri setiap orang dan tempat yang menurutnya sangat bagus bagi takemichi.

__ADS_1


"semuanya jadi ...¥" ucap si penjual.


"ini" ucap takemichi memberikan emas yang membuat orang itu mengerutkan dahinya.


si penjual malah terkejut karena diberikan emas murni walaupun emas itu hanya sebesar jempol jari oleh takemichi.


"aku pergi dulu paman" ucap takemichi melambaikan tangannya.


"nak tunggu!! ini kau memberikanku emas bukan uang, nak apa kau tidak rugi?" ucap si penjual.


"ah paman, aku tidak punya uang, jadi aku memberikanmu emas ini saja, atau kau kurang dengan emas itu?" ucap takemichi.


"oh tidak tidak, tidak kurang kok, ini malah sangat lebih, tapi nak..."


"sudahlah paman, jika begitu aku pergi saja jika itu bisa membayarkan jajanku" ucap takemichi.


"em begini saja, bagaimana jika semua dagangan ku kau beli, dengan begitu emas ini bisa aku terima" ucap si penjual.


"um baiklah, kau bisa membagikannya kesekitar sini saja" ucap takemichi.


"baik" ucap si penjual melenggang pergi.


"haih merepotkan" ucap takemichi.


takemichi melanjutkan acara jalan-jalannya, lalu melihat lihat banyaknya orang yang bermain dengan alat aneh yang bisa keatas.


"hm~ aku mau beli itu" seru takemichi yang berlari kearah penjual sosis bakar.


bugh


saat takemichi berlari, dia tidak melihat ada orang disekitarnya dan alhasil takemichi jatuh terduduk dengan pantat dahulu yang mendarat.


"itai sakit" rintih takemichi.


"oh si hanagaki kah?" ucap seseorang saat tudung jaket hitam milik takemichi terlepas.


"ne apa apaan kau tidak membantuku!!? bokongku sakit kau tau!" ucap takemichi marah.


"apa peduliku hanagaki!?" ucapnya.


"ha kau tau aku?" ucap takemichi yang semula menunduk kini mendongakkan wajahnya.


"jika kau bukan hanagaki, lalu siapa lagi? kau benar-benar aneh" ucapnya.


"ya itu margaku, tapi siapa kalian?" ucap takemichi memiringkan kepalanya.


"apa kau terbentur sampai tidak mengenal kami?" ucapnya.

__ADS_1


"ya beberapa hari lalu aku ditabrak mobil sampai terpental, dan aku tidak tau asal usulku" ucap takemichi polos sambil menggaruk kepalanya.


"hah!?"


"apa kau tau luka sebesar ini? ini adalah tanda aku tertabrak kereta yang bernama mobil" ucap takemichi.


"haha baiklah, apa kau sekarang sedang menjelajahi seluruh kota ini?" tanyanya.


"hey anak muda, kenapa kau dari tadi menye menye saja, banyak bacot, aku bahkan tidak kenal kalian, aku mau pergi" ucap takemichi.


"kau cari mati!!!" teriaknya.


"hah bahkan aku tidak tau kau, lebih baik kau pergi jangan ganggu aku" ucap takemichi melangkah pergi.


"tunggu" cekal seseorang yang dari tadi menyimak dengan wajah datar.


"ha apa lagi hah?" ucap takemichi.


"kau makin lama makin berani ternyata ya" ucapnya semakin erat mencengkram tangan takemichi.


"apa apaan kau!! aku bahkan tidak mengenalmu!! kenapa kau malah mencari masalah denganku!!" ucap takemichi marah.


"tuan muda!!" teriak seseorang yang membuat takemichi langsung mematung.


takemichi menoleh dengan patah patah kebelakang. terlihat ada dua orang berbadan besar dengan setelan jas warna hitam yang tengah menghampiri takemichi dengan tergesa gesa.


takemichi sangat trauma karena dikurung dirumah dan tidak boleh keluar, jadi takemichi yang mematung dengan menjatuhkan beberapa tanghulu yang tadi dia beli.


"gawat" ucap takemichi.


"kau mau kemana?" ucapnya datar.


"kau tidak perlu tau, yang penting aku selamat dari orang orang aneh itu" ucap takemichi lari terbirit-birit.


sedangkan semua orang yang tadi mengejek takemichi melihat jika dia bodyguard sedang mengejarnya.


"ada apa dengannya?" tanyanya kebingungan.


"sanzu ikut aku mengejar takemichi" ucap seseorang yang tidak lain adalah Mikey.


***


takemichi berlari dan berlari, dia takut tertangkap karena tidak mau dikurung oleh mereka karena sakit, mungkin bagi orang lain itu wajar. namun takemichi adalah jiwa yang datang dari dunia kuno yang sering berperang dan selalu melindungi rakyat rakyatnya.


takemichi tidak mau melawan karena dia adalah pendatang baru dan tidak mungkin dia akan memukul orang sembarangan, jadi dia hanya akan adu bacot seperti tadi.


"tuan muda!! tolong berhenti!! anda masih sakit!!" ucapnya berteriak sambil berlari.

__ADS_1


"tidak mau!! aku tidak sakit!! kalian sendiri yang sakit!!" ucap takemichi.


__ADS_2