
happy reading
setelah perdebatan kecil selesai, mereka menuju ke tempat parkir untuk mengambil mobil, mereka langsung mengendarai kendaraan masing-masing dan menuju ke rumah takemichi.
tanpa disadari, seseorang melihat takemichi dengan lembut dan penuh kasih sayang.
"ah dia memang benar-benar ada disini rupanya" ucapnya tersenyum.
"tunggu aku permaisuri ku, aku pasti akan menjemputmu dan menjadikanmu milikku seutuhnya" ucapnya menyeringai.
***
mereka sampai di rumah kediaman hanagaki, langsung saja mereka turun dan segera membawa barang belanjaan mereka dan menuju dapur seperti rumah sendiri.
"guys hari ini kita mau makan apa nih?" tanya takemichi.
"hmm kita masak kari, sup miso, tempura, sama sushimi aja chi" ucap chifuyu.
"ide yang bagus tuh, ayok kita masak mitsuya" ajak takemichi.
"eeh tunggu aku" ucap inupi.
mereka didapur ada yang membersihkan sayur memotong dan memasak hingga beberapa makanan yang sudah jadi tercium aroma yang sangat menggoda.
sedangkan didepan ruang keluarga, mereka duduk sambil menonton tv dan memakan cemilan yang ada dimeja.
"hey kau kenapa selalu membawa pedangmu saat seperti ini?" ucap Draken.
"hm karena dia adalah kesayangan ku, apa lagi yang harus ku sayang selain dia?" tanyanya.
"ya makan kek atau nonton TV gitu, bukannya hanya membersihkan itu itu aja" ucap Draken.
"hm yah" ucap sanzu nurut, entah kenapa dia nurut mungkin dia sedang mood nya bagus.
setelah itu menghilangkan pedang nya didepan mereka dan membuat mereka terkejut. sanzu menuju dapur dan melihat ketiga temannya sedang menyiapkan makanan, setelah itu dia membuka kulkas yang terdapat disana ada buah yang segar dan beberapa susu kotak.
"hanagaki, bisakah aku memakan buah yang didalam kulkas? dan susunya juga boleh tuh" ucap sanzu.
"panggil saja aku seperti yang lainnya, kau boleh memakannya dan bawa semua ke depan untuk dimakan bersama, jangan lupa sisakan susu kotaknya sedikit" ucap takemichi yang fokus dengan acara memasaknya.
"oh baiklah" ucapnya langsung memborong semua isi kulkas dan membawanya hingga wajahnya tidak terlihat.
"kau memanjakannya? oh ayolah mereka dulu adalah teman kita, namun sekarang seperti ah sudahlah" ucap chifuyu.
"hm biarkan saja, toh jika mau mereka bisa semaunya, asalkan jangan membuat keonaran dan kematian agar tidak merepotkan masa depan masing-masing" ucap takemichi.
"kau benar juga" ucap inupi yang berada di samping takemichi.
disisi lain sanzu membawa makanan hingga membuat dia kehilangan pandangan kedepan karena wajahnya yang tertutupi oleh buah yang diborong tadi.
"woy kalian jangan diam saja Napa, tolongin dong" ucap sanzu.
"kau ini seperti seorang penjual buah saja, mana banyak banget lagi" ucap pah.
"biarin, toh sama takemichi disuruh makan bersama" ucap sanzu.
"kalo begitu kita serbu lah" ucap hakkai.
"tunggu dulu, aroma yang ini lebih menggoda. aku jadi lapar deh" ucap Rizky.
"oh iya, apakah kita benar-benar akan menginap disini?" ucap tiba tiba taiju.
"ya karena besok kita harus berangkat pagi-pagi sekali" ucap Rizky.
"kalau begitu sebaiknya aku dan hakkai pulang dulu, terus kembali lagi kemari karena aku dan hakkai ingin berkemas" ucap taiju.
"boleh tuh, jadi kita akan membereskan barang-barang dulu setelah kita makan" ucap Draken.
"aku akan ke dapur, mau menemui inupi dulu" ucap Koko.
"kau tidak biasanya ko" ucap hanma.
__ADS_1
"yah aku ingin menawarkan dia apakah mau bareng atau tidak" ucap Koko.
"hoi aku kehabisan dorayaki, bisahkah aku titip kalian jika ada yang pulang?" ucap Mikey.
"akan aku belikan, aku mau menuju bengkel untuk mengecek barang, setelah itu mengemasi barang-barang untuk besok" ucap Draken.
"oh terima kasih kenchin" ucap Mikey yang molor disofa setelah makan beberapa buah.
"dasar kebiasaan, bisakah kebiasaan mu itu dikurangi? kau itu ketua dari geng besar!" ucap Draken.
"zzzzzzz" Mikey
"hadoy" Draken tepok jidat.
"lebih baik kau pindahkan ke dalam kamar, kau dulu kan yang sering mengasuhnya" ucap sanzu.
"yah dan itu aku" ucap Draken menghela nafas lelah.
akhirnya Draken menggendong Mikey dan memindahkan Mikey ke dalam kamar yang sudah tersedia.
setelah itu mereka menuju rumah masing masing.
"loh kemana perginya mereka? bukannya seharusnya makan dulu?" ucap takemichi melihat semua orang menjadi hening atau hanya disana tinggal sanzu dan hanma yang sedang menikmati buah buahan yang tadi.
"oh mereka tadi mau pulang dan mau mengemasi barang-barang untuk besok, kalian juga lebih baik kemasi barang barang untuk besok" ucap hanma.
"oh kalo begitu aku juga akan pulang, aku belum memberi makan peke j" ucap chifuyu.
"oh hati hati ya puy, aku juga akan pergi ke kamar untuk melihat apakah masih ada stok barang yang mau aku bawa atau tidak, soalnya walaupun kita besok terlambat kita tidak perlu panik karena aku sudah menyuruh paman haruto dan paman Hikaru untuk menyewa pesawat untuk kita" ucap takemichi.
"sugoi, kita besok akan bawa barang barang yang banyak kalo begitu!" ucap sanzu.
"ish sudahlah, jangan heboh sendiri, habiskan makanan mu itu" kesal hanma.
"ya iya" ucap sanzu.
"oh iya kalo udah datang semuanya, kalian bisa langsung ke dapur untuk makan dan tidak perlu menunggu yang lain, anggap saja seperti rumah sendiri oke" ucap takemichi menuju ruang dimana letak kamarnya tersebut.
***
"ukh hoam makan" ucap Mikey yang baru saja terbangun karena suara bising.
Mikey pun keluar kamar dengan masih mengucek matanya, setelah itu dia melihat jika kamar takemichi yang terbuka sedikit. iseng-iseng Mikey mengintip sedang apa takemichi saat ini.
Mikey melihat takemichi yang tidur terlentang namun sangat rapih. seperti tidurnya takemichi itu tidur dengan posisi berbaring biasa dan kedua tangannya ada diperut namun ditumpuk.
kebiasaan takemichi saat menjadi kaisar dahulu karena tidur dengan sangat sopan dan seperti biasa, takemichi menutup matanya dengan wajah yang lumayan sangat cantik menurut Mikey.
"ah dia seperti nya sangat nyenyak sekali" ucap Mikey mendekatkan wajahnya pada wajah takemichi dan mengelus pipi mulus takemichi.
"hmm zzzzzzz" takemichi
Mikey menuju ke arah orang yang bising itu, lalu melihat jika yang lainnya sudah selesai dan disana Draken melihat jika Mikey sudah bangun, Draken memberikan sekantung Taiyaki kepada Mikey.
"oh terima kasih kenchin" ucap Mikey.
"yah"
"permisi!" ucap seseorang menghampiri Mikey.
"ya ada apa? bukankah kau adalah pengawal takemichi?" tanya Mikey.
"yah dan saya hanya ingin memberikan ini agar kau meminumnya. ini adalah titipan dari tuan muda agar kau meminumnya agar dark implusif mu tidak selalu kambuh" ucapnya diakhir kalimat dengan bisikan.
Mikey terkejut dan melihat isinya, dia melihat hanya ada air putih disana dan tanpa ragu Mikey meminumnya.
rasa manis dan segar mengalir ke dalam tubuhnya, bercampur rasa hangat dan menyejukkan fikiran serta hati yang dimiliki oleh Mikey.
"obat apa ini" ucap Mikey yang masih menutup matanya, merasakan sensasi yang semakin terasa menghilang.
"saya tidak tahu, yang saya tau tuan muda yang menyuruh saya agar kau meminumnya" ucapnya langsung pergi.
__ADS_1
"sebenarnya takemichi itu siapa? kenapa dia selalu menyembunyikan sesuatu sehingga terdapat banyaknya misteri dalam tubuhnya?" ucap Mikey dalam hati.
"Mikey kau kenapa?" tanya Draken.
"tidak kenchin, bisakah kita semua makan dan kembali tidur?" ucap Mikey.
"ya bisa" ucap Draken.
Draken yang merasa jika Mikey kembali seperti dulu, akhirnya diam diam tersenyum dan kembali mengikuti yang lain untuk bergabung di meja makan.
"oh iya ngomong ngomong dimana takemichi?" tanya chifuyu.
"dia tidur, sepertinya dia kelelahan sehingga tertidur sangat pulas" ucap Mikey.
"oh"
***
paginya.
"hoam tidur ku nyenyak sekali" ucap takemichi mengucek matanya dan langsung menuju ke dapur.
"eh kalian sudah bangun ternyata?" kaget takemichi saat melihat Mikey dan yang lainnya sudah ada didepan tv bermain game.
"ohayou takemichi, bagaimana tidur mu? nyenyak?" ucap Mikey tersenyum.
sedangkan yang lainnya melongo karena melihat Mikey yang kembali seperti dulu.
"ohayou Minna, tidur ku nyenyak kok, oh iya bagaimana apakah kalian semua nyenyak tidurnya?" tanya takemichi.
"kami tidur dengan nyenyak kok" ucap Draken.
"yah seperti itu, kami setelah tidur penuh dengan energi dan bangun pagi pagi sekali tadi" ucap hakkai.
"takemichi bisakah aku berbicara dengan mu?" tanya Mikey menarik coret tangan takemichi.
"ada apa?" tanya takemichi bingung.
mereka berdua meninggalkan tempat itu dan berbicara dikamar takemichi dan mendudukkan takemichi di kasurnya.
"katakan padaku, apa yang kau lakukan semalam kepadaku?" tanya Mikey.
"dan jangan lupakan tentang obat yang kau berikan padaku" ucap Mikey.
flashback
saat Mikey tertidur dia masuk dalam ilusi yang di buat oleh takemichi.
Mikey seperti orang yang disiksa karena harus mengingatkan akan kematian orang orang yang dia sayangi, seperti mulai dari kedua orang tua hingga kakak dan temannya yang mati didepan matanya sendiri.
selama semalam, ilusi itu membuat Mikey terngiang-ngiang hingga membuat Mikey harus mengalami sakit akan mental.
namun Mikey bisa melewatinya dan bisa melewati semua itu. memperkuat mental dan bisa mengendalikan dark implusif miliknya lewat mimpi.
Mikey melihat disana takemichi yang setia untuk mengawasi Mikey untuk melewati rintangan yang menurutnya sangat membuat Mikey mudah akan amarah.
Mikey yang melihat takemichi hanya mengawasi meminta agar ilusi itu dihentikan, namun takemichi hanya memasang wajah datar sehingga mau tidak mau Mikey berusaha dengan dirinya sendiri.
flashback off
"yah aku membantumu agar kau tidak mudah untuk membunuh seseorang dan menimbulkan kekacauan dunia, maksudku agar kau tidak menjadi kriminal dimasa depan" ucap takemichi.
"aku kira kau menyiksaku menggunakan ilusi itu karena kau tidak suka padaku?" ucap Mikey.
"bukannya aku tidak suka padamu, namun aku membantumu memperkuat mental mu agar kau bisa mengendalikan penyakit mental mu itu dan tidak membahayakan orang orang disekitmu" ucap takemichi.
"yang lalu biarlah berlalu, kau harus melindungi orang orang yang kau anggap berharga dalam hidupmu, kau juga masih memiliki teman dan kakekmu bukan? pertahankan itu dan kau bisa menjadi dirimu sendiri dan berhak atas kebahagiaan mu itu" ucap takemichi.
"kau benar takemichi, aku akan selalu menjadi diriku sendiri" ucap Mikey tersenyum sendu.
"aku akan ke tempat yang lainnya, dan bersiap untuk berangkat, soalnya sudah jam lima pagi pasti Rizky dan yang lainnya sudah siap semua" ucap takemichi meninggalkan Mikey.
__ADS_1
"yah aku akan melindungi orang orang yang berharga dalam hidupku, termasuk kau takemichi" ucap Mikey.