reinkarnasi kaisar (Tokyo revengers)

reinkarnasi kaisar (Tokyo revengers)
bab 14


__ADS_3

happy reading


dikediaman Liu saat ini, takemichi yang sedang menikmati pijatan dari Liu Chen, kini dibuat babak belur oleh takemichi yang sudah menangkap Liu Chen yang berlari darinya.


enak saja dia yang harus jadi pihak bawah, takemichi tidak terima karena takemichi itu kaisar yang sangat berwibawa. apa kata dunia nanti jika dia melahirkan seorang anak.


takemichi memakan camilan yang dibelikan oleh Liu untuknya dan memasukkan makanan itu satu persatu kedalam mulutnya dengan menikmati pijat geratis dari Liu Chen saat ini.


"Chen yang terasa dong, masak kayak nggak punya tenaga gitu" ucap takemichi yang sibuk dengan makanan miliknya dan tidak lupa tv yang ada didepannya.


"iya iya dasar bawel" ucap Liu Chen bersungut-sungut.


krek krek


"ah kimochi" ucap takemichi.


"tunggu kenapa aku harus menurutinya!?" batin Liu Chen.


"oh enak kan? takemichi" ucap Liu Chen tersenyum sangat manis.


"e-eh Liu Chen, Kenapa berhenti? lalu apa apaan dengan tatapan itu?" ucap takemichi berkeringat dingin.


"kau tau takemichi? jika aku juga adalah musuhmu dan sekaligus rivalmu, namun kau sudah menghina ku dengan menjadikan ku babu?" ucap Liu Chen.


"eeee siapa bilang kau itu babu kan haha" ucap takemichi berkeringat dingin.


"ta-ke-mi-chi"


klontang


bruk


pyaar


meong


"hwaaaaa Liu Chen!!! ampun nggak akan ulangi lagi, aku menyesal dan akan pulang saja!! kita tunda buat anaknya ya!!" ucap takemichi yang sudah di gendongan ala karung beras.


"nggak buatnya harus sekarang!" ucap Liu Chen kekeh.


takemichi memberontak didalam gendongan Liu Chen dan siap siap untuk kabur saat ini juga.


"aku masih sekolah!! tunggu aku lulus kuliah baru aku akan memberikanmu anak!! jadi lepaskan aku ya" ucap takemichi memohon.


"hmmm"


"aku mohon ya" ucap takemichi tersenyum lebar dan tidak lupa untuk merayu Liu Chen.


"nggak kau hari ini harus hamil anakku sekarang juga" ucap Liu Chen.


"hwaaaaa ibu tolong aku!!!" ucap takemichi yang berlari dan kabur dari Liu Chen yang sudah sangat marah karena takemichi berhasil kabur darinya karena takemichi meminta bantuan kepada luo kecil untuk berteleportasi ke rumah nya.


takemichi didaratkan didalam kamar miliknya dengan belanjaannya juga. dia kesal karena hampir diperkosa oleh Liu Chen.


"huff untung saja bisa kabur, kalau tau jika Chen seperti itu menakutkan nya, aku akan kabur dari Kemarin" ucap takemichi yang langsung berganti pakaian dan tidak lupa untuk kembali tidur.


***


disebuah tempat terdapat seseorang yang sedang bermeditasi. dia saat ini sedang ingin naik tingkat ke ranah inkarnasi dan jika dia bisa dan berkesempatan untuk ke dunia lain maka dia akan bisa bertemu dengan sahabatnya itu.

__ADS_1


saat sudah selesai dia bermeditasi, akhirnya dia mulai membuka matanya dan terlihat dia melayang di udara dengan dihadapan dengan seseorang yang memberinya pertanyaan.


"kau ingin pilihan mana? ingin menjadi abadi namun menjalani kesepian atau berinkarnasi menjadi bayi? pilihan ke tiga berada di dunia lain dan kau akan mengorbankan sebagian kekuatan milikmu" ucapnya.


"aku memilih yang ke tiga" ucapnya.


"semoga berhasil Yun Feng, aku akan mendukungmu karena sudah tidak melanggar aturan lagi" ucapnya langsung menghilang.


***


saat ini takemichi yang sudah bersiap menuju ke sekolah karena dia hari ini harus bersekolah. sebenarnya kemarin dia mau sekolah, namun gara gara Liu Chen dia jadi tidak jadi sekolah.


didepan sudah ada chifuyu yang siap untuk berangkat bersama-sama. kini takemichi sudah rapi dan langsung berangkat ke sekolahnya bersama chifuyu.


skip


takemichi dan chifuyu kini sudah berada di kelas. begitupun dengan yang lain, takemichi mengikuti pelajaran seperti biasa hingga pulang dan langsung pergi setelah sudah sudah selesai dengan pelajarannya.


"otakku panas gara gara mikir" ucap takemichi.


kringg kringg


"eh"


takemichi mendapatkan pesan dari Draken dan membuat takemichi harus ke bengkel Draken.


skip lagi


sesampainya di bengkel, takemichi sudah disuguhi motor yang sudah Draken selesai kan. setelah itu takemichi disuruh untuk mengendarainya dan Draken yang akan dibonceng oleh takemichi.


"Draken saat ini kenapa banyak sekali berandalan yang suka membuat keonaran ya?" tanya takemichi.


"sekarang adalah era tiga dewa, apa kau pernah mendengar jika mereka setara dengan Mikey?" ucap Draken.


"kalian awas minggir!!" teriak seseorang yang sedang ditentang oleh orang berbadan besar dan dengan reflek takemichi mengerem dadakan karena orang yang ditentang dilemparkan ke arahnya.


"inupi!! apa kau tidak apa apa?" tanya takemichi.


"aku tidak apa apa, untung saja aku bisa mendarat dengan selamat" ucap inupi.


"haaah membuat ku sangat syok saja" ucap takemichi.


"Draken jadilah partnerku!!" ucapnya.


"hah aku tidak akan pernah mau menjadi partner mu south" ucap Draken.


kerumunan orang disana sudah mengepung ketiga pemuda yang saat ini sedang tidak ingin berurusan dengan mereka, namun mereka akan mencari masalah jika diladeni.


takemichi hanya diam dan tak berbicara banyak. takemichi tau situasi yang tidak akan menguntungkan dirinya. dia tenang karena sudah biasa di Medan pertempuran. bahkan jika takemichi mau, dengan menunggangi kuda dan senjata pedang akan bisa takemichi hadapi saat ini juga.


perdebatan demi perdebatan itu kian lama kian besar. sejumlah kelompok lain juga telah datang dan bersiap untuk bertarung.


***


disisi lain tempat ada seorang yang juga baru datang dari dunia lain. dia lontang Lantung dijalan dan melihat siluet yang sangat dikenalnya itu.


dia yang masih memakai baju kebesaran dari zaman kuno harus hujan-hujanan dan demi menerobos kerumunan itu, banyak orang yang memperhatikannya.


"eh bukannya itu takemichi ya" ucapnya langsung berlari. takutnya akan terjadi apa apa dengannya itu.

__ADS_1


bruk


orang itu memeluk takemichi dan membuat semua orang langsung tertuju kepada takemichi dan orang yang memeluk nya.


"eh" bingung takemichi.


"takemichi syukurlah kau masih hidup" ucap orang itu dan takemichi langsung terdiam dan membelalakkan matanya karena tau suara yang familiar tersebut.


"Yun Feng!!" teriak takemichi yang masih terkejut.


"hey takemichi, apakah kau kenal dia?" tanya inupi.


"ya dia adalah sahabat ku" ucap takemichi girang.


"eeeeeh kau tersenyum!! apakah aku mimpi!!? dimana wajah jelekmu itu!!?" ucap Yun Feng terkejut dan reflek memundurkan diri selangkah.


"apa apaan kau Yun Feng, apa kau mau bertarung!?" ucap takemichi sedikit kesal.


"ayo siapa takut" ucap Yun Feng semakin memprovokasi takemichi yang sudah memerah marah.


"dasar kau..." ucap takemichi yang sudah ancang ancang dengan Yun Feng.


buagh


bugh


bugh


bugh


"hey kalian hentikan!!" ucap Draken menengahinya.


"lepaskan aku lepaskan Draken, aku sudah lama tidak menghajarnya!" ucap takemichi yang sudah di tangan ni Draken.


"tenanglah takemichi, jangan marah oke" ucap inupi.


"haaah"


"kau bahkan masih jones ya takemichi?" ucap Yun Feng lagi dan takemichi yang sudah siap dengan panci kesayangannya siap melayang ke kepala Yun Feng.


"sudahlah nanti saja bergelut ya, saat ini ada banyak orang yang mengincar kita" ucap Draken.


"oh siapa yang ingin mengincar saudaraku yang maniak perang ini?" ucap Yun Feng.


"tentu saja mereka" ucap Draken menunjuk semua orang disana.


"hadapi aku jika ingin menyentuh kaisar ku oke" ucap Yun Feng.


"Yun jangan menggunakan kekuatan yang berlebihan, cukup dengan fisik dan bertarung dengan mereka, mereka hanya orang biasa saja" bisik takemichi yang didengar oleh senju disampingnya.


senju yang mendengarkan langsung tersenyum tipis.


"oke tenang saja, aku akan menggunakan fisik saja" ucap Yun Feng.


"apakah dia bisa bertarung?" ucap Draken bertanya.


"tentu saja, dia adalah sahabat terhebat ku yang sudah ratusan kali mengalahkan musuh di Medan perang" ucap takemichi tersenyum.


"Medan perang?" bingung Draken.

__ADS_1


tidak terasa disana semua orang sudah tergeletak tidak berdaya karena Yun Feng yang sudah meratakan semua orang. kini takemichi dan yang lainnya langsung meninggalkan tempat itu karena sudah ada bunyi sirine polisi.


"jaaa neeee" ucap takemichi kepada semua orang yang tergeletak.


__ADS_2