
"Nyonya Bella, hari sudah pagi"
Virgin membangunkan Bella setelah beberapa saat Virgin mengumpulkan keberanian.
"Vudo tidak berani"
kata Vudo saat Virgin menyuruhnya untuk membangunkan Bella. Bella kalau masalah bangun memang susah. Ia sewaktu waktu bisa saja seperti singa jika ada yang berani mengganggunya tidur. Dengan terpaksa Virginlah yang membangunkan Bella. Sedangkan Vudo menunggu diluar.
"Duh... berisik banget sih. Aku masih mau tidur"
Ucap Bella judes sambil menarik kembali selimutnya. Tanpa berkata apapun Virgin keluar.
"Nyonya Bella marah". Ucap Virgin dengan wajah cemberut.
Virgin dan Vudo pun pergi.
Bella masih tidur dengan pulas dikamar. Tak lama setelah itu terdengar bunyi dari kalender elektronik di sampingnya yang ia letakkan dimeja.
Happy new year...
Berkali kali kalender itu berbunyi. Bella terbangun.
Hari ini tahun baru 01 Januari 2042.
"Houuuhhh"
__ADS_1
Bella menguap sambil menarik kedua tangannya ke atas. kantuknya belum hilang. Tetapi Bella harus bangun jika tidak ingin melewati hari istimewa ini. Tak lama setelah itu Bella menuju meja, di ambilnya remote kendali lalu menekan tombol neat. Secara otomatis tempat tidur yang tadinya berantakan bisa rapi dengan sendirinya. Bella tersenyum.
Dengan riang sambil bernyanyi ia segera mandi.
Bella baru saja keluar dari kamar mandi dengan memakai jas mandi berwarna pink.
"Hmmm... pakaian yang mana ya yang akan ku kenakan?" Bella berkata sendiri. Ia menuju lemari pakaian dan mengeluarkan semua pakaian dari lemari. Segera saja Bella memakai pakaian itu satu persatu.
'Kaos dengan celana jeans hitam, tidak cocok untuk menyambut hari bahagia seperti ini'
Ucap cermin canggih ketika Bella berdiri didepan cermin. Dengan muka cemberut Bella kembali mengganti pakaiannya.
'blus warna terang dengan rok, sangat tidak cocok ditubuh anda'
Ucapan cermin kembali membuat Bella cemberut lesu, tetapi sama sekali tak mengurangi wajah cantiknya. Justru semakin bertambah imut dengan pipi yang menggembung. Bella terduduk di sisi tempat tidurnya. Ia termenung.
Bella memanggil Virgin. Virgin datang.
"Virgin, bantu aku mencari pakaian yang cocok donk untuk hari ini"
"baik nyonya"
Virgin mundur satu meter. Dari matanya memancar scan berwarna merah dan berkali kali menyinari tubuh Bella.
"Nyonya, pakaian yang cocok untuk nyonya pakai hari ini, dress dengan rok kembang sebatas lutut berwarna biru muda ditambah dengan sepatu paneshoes kaca"
__ADS_1
Bella tersenyum. Ia segera mengenakan pakaian seperti yang dikatakan Virgin.
'Nah, begini anda sangat cantik'
Kata cermin kemudian yang membuat Bella tersenyum cerah.
"Baiklah, aku mau pergi"
Bella berjalan keluar dengan riangnya.
"Nyonya mau kemana?"
Virgin keluar mengikuti Bella. Bella berbalik, tersenyum penuh arti kepada Virgin. Sekilas Virgin terpesona dengan senyuman Bella. Bella memang sangat cantik. Cantik sekali.
"Kau pasti tau aku mau kemana"
Virgin terdiam memikirkan. Tak lama Virgin turut tertawa
"Aaaaa Virgin tau maksud Nyonya Bella" Virgin mengedipkan matanya yang membuat Bella tertawa renyah.
"Baiklah, aku pergi. Virgin jaga rumah ya sama Vudo" Ucap Bella kembali berjalan sambil melambai lentik. Virgin mengikuti hingga ke halaman rumah.
Bella masuk kedalam mobilnya. Tanpa aba aba mobil melaju. Sepertinya mobil itu tau isi hati Bella ingin kemana. Dan pada akhirnya mobil itu lenyap di tikungan jalan.
Virgin masih mematung memandang jejak mobil itu. Bella. Nyonya Bella. Jujur saja Virgin sangat menyayangi Bella. Bella sangat baik. Meski terkadang Bella bersikap layaknya anak kecil, tapi itulah yang sangat menggemaskan. Virgin sendiri telah lama menganggap Bella sebagai saudaranya. Meski Virgin hanyalah robot, tetapi dia bisa merasakan apa itu kasih sayang.
__ADS_1
-Virgin-