
_______
didalam toilet sekolahan
jennie membersihkan tubuh yg kotor dan lusut linnie.. dirinya mengerti satu hal jika tubuh yg dirinya tempati mendapatkan pembulyan dan selalu dirisak.... raut matanya semakin gelap merasakan dendam yg membara
"(aku harus mencari tau tentang tubuh ini...siapa.. dan seperti apa hidupnya)" menatap diri dicermin... jennie melihat jika wajahnya sedikit mirip dengan wajahnya yg dulu.. hanya saja yg ini terlihat lebih sedikit cubby dan imut
"(kamu tenang saja disana.. orang-orang itu merisakmu sampai kau meninggal dunia... aku akan membalas mereka semua... )"srmik tipis
dengan seragamnya dan rambut basah yg terurai.. jennie melangkahkan kakinya pergi menelusuri koridor sekolah itu
mengetahui satu nama dari seragam yg dirinya pakai jika namanya kini linnie
si gadis yg dicap culun dan terbodoh disekolah itu...
____dikantin dimana suara tawa dari 3 orang gadis yg baru saja melakukan pembulyan
tap
tap
tap
melihat kearah suara familiar itu... pandangan jennie menunjukkan aura yg gelap
BRAKK
"arghhh!"
"apa yg kau lakukan! berani sekali melakukan ini pada temanku!!!"
PLAKK
brukk
"YG BERANI MENIDASKU HARUS TAU JIKA AKU JUGA BISA MENGINJAK!!"
BRAKK
PRANGG
mengambil apapun yg bisa untuk menghajar ketiganya.. jennie tidak memberikan sedikitpun celah pada siapapun diantara ketiganya untuk melawan
hingga disaat ketiganya tersimpuh penuh memar
"kalian menyiramku dengan air dan tepung kan..."
byurr
"Aaaa panasss panassss!!"
"ahahahaha knp sangat menyenangkan saat melihat kalian menggeliat bagaikan cacing"
"haafff ini adalah awalnya.. kalian akan aku pastikan mendapatkan hukuman yg setimpal! heh anak-anak yg tidak tau diri hanya bisa membuat keluarga mereka malu dan terhina"
"arghh *terdonggak
mencengram rambut dengan keras.. tatapan jennie semakin membuat hawa disekitarnga terasa dingin... murid-murid yg kantin hanya diam menonton dan tak ada sedikitpun niat tuk menolong 3 orang siswi itu.. karna semua murid disekolah juga tak menyukai ketiganya yg sombong dan sok menguasai
dan melihat perubahan seorang linnie yg biasanya hanya diam dan menangis ketika dirisak oleh ketiganya membuat murid lain semakin tak ingin ikut campur dalam urusan itu..
karna... :yg selama ini diam dan mulai bangun dia pasti sangat menyeramkan
tap
tap
tap
"APA YG TERJADI DISINI HAHH"ucap seorang ketua osis menatap tajam arah ketiga gadis itu
"apa ketua tidak melihat jika kami ditindas!"
__ADS_1
ketua osis itu melirik linnie yg berdiri diam..
rambutnya yg tergerai sedikit menutupi wajah memberikan pesona gelap yg menawan... dan itu memberika kesan berbeda pada sang ketua osis..
yaitu jin...
"(apakah dia linnie yg sama....)"
_____sementara ditempat lain
dirumah duka
foto jennie yg dilingkari oleh bunga-bunga berwarna putih dan taehyung... duduk simpuh dihadapan foto itu
rautnya begitu kosong dan penyesalan begitu mendalam
begitu dalam...
datang beberapa orang dan menaruh bunga disana... dan dari luar ada jisoo yg hanya bisa diam memerhatikan taehyung...
dirinya turut sedih untuk apa ug terjadi... tapi.. diposisi itu dirinya ingin memeluk taehyung dan menenangkan dia.. namun,dia sadar jika itu tak akan memberikan sedikitpun ketenangan pada hatinya yg telah mati
tap
tap
tap
langkah pelan seorang pria muda membuat jisoo sedikit menepi dan membiarkannya masuk..
menaruh bunga didekatnya dan kemudian terduduk disisi taehyung
diam sejenak merasakan keheningan yg ada.. hingga.. menyentuh pundak taehyung
dan dititik itulah taehyung benar-benar hancur
tangisannya begitu deras dalam pelukan yg lebih muda...
"kakak... mungkin tuhan lebih menyayangi kakak ipar..."
"dia pasti sangat menyayangi kakak iparmu.. hikss karna.. hikss kakak hikss membuatnya terluka.. hikss jadi dia merebutnya!..." semakin menangis deras mengeluarkan keluh hatinya yg hancur
"hikss kakak menyesal jung... hikss kakak menyesal!!! hiksss knp semuanya harus berakhir pada titik dimana kakak hikss tak pernah memikirkan ini!!!"
"hikss jennie... hikss kakak tidak bisa... hikss menerima keadaan ini jung...hikss kakak tidak sanggup..."
"hikss senggaknya beri kakak kesempatan.... hikss kakak sangat menyesalinya...."
jungkook hanya semakin memeluk sang kakak.... dirinya turut merasakan sedih yg mendalam..
menatap foto sang kakak ipar yg telah berwarna kelabu.... dirinya mengingat betapa manisnya perlakuan sang kakak ipar...
deretan lirih penyesalan yg diucapkan taehyung.. tak membuat jungkook ingin tau apa yg terjadi sampai semuanya menjadi berakhir
dirinya tak ingin terlalu ikut campur akan hubungan kakaknya apalagi bertanya disaat seperti itu... bukanlah waktu yang tepat
sedikit melonggarkan pelukannya
jungkook mengusap pelan air mata sang kakak..
sekian saat beranjak dari sana dan membiarkan sang kakak merasakan hadirnya kakak iparnya seorang diri dalam heningnya ruang...
jungkook menemui seseorang yg dirinya kenali.. yaitu jimin
sahabat jennie yg berdiri diluar
tap
tap
tap
"jimin..."
__ADS_1
"kakakmu menjanjikan apa hahh!!! dia bilang jennie akan bahagia.. nyaman dan dalam lindungannya dia akan membuatnya merasa sebagai wanita paling bahagia!!!"
"tak ada yg tau kehidupan jimin..."
"kamu pikir aku tak mencari tau hahhh!!! camkan ini pada kakakmu jung! aku akan membalasa semua sakit hati jennie dan penghianatannya! "
"penghianatan apa .. kamu jangan terbawa emosi jim.. ayo masuk dan tenangkan dirimu"
"heh camkan ini jung... aku akan membalasnya!"
masuk dalam mobilnya.. jimin pergi dengan penuh amarah
karna meski apapun yg terjadi dirinya tak akan pernah meninggalkan sang sahabat dan mengawasinya... jimin tau jika jennie kecelakaan karna tabrak lari.. tapi jauh dari itu.. jimin juga tau jika... jennie dikhianati
"(sahabatku... aku akan membalaskan dendanmu... dendammu... akan aku balaskan pada pria brengsek itu!!)"
"(itu janjiku...)"
jungkook terdiam sejenak... memikirkan kata pengkhianatan... karna tak mungkin jika sang kakak akan mengkhianati jennie...
diam sejenak disana.. dirinya kembali masuk kedalam rumah duka itu tuk menemani sang kakak yg berada dalam keheningan pedihnya
_______sekolah
dimana akibat hal yg dilakukan jennie dalam tubuh linnie.... para orang tua ke 3 gadis itu dipanggil dan disanalah linnie mengatakan hal apa yg terjadi dan tentu saja... bersikap sebagai korban
dengan beberapa bukti dari cctv dan beberapa murid yg mendukung linnie karna mereka juga muak akan 3 gadis tersebut
menunggu keputusan kepala sekolah dan berharap keadilan yg memuaskan!
didalam sebuah kelas yg jennie rasa itu kelas linnie... karna serpihan ingatannya masih ada...
mengambil sebuah tas dan duduk disana....
"(gadis ini menulis buku harian... haff ini akan sangat membantuku)"
"(karna aku tidak tau apapun...)"
membuka buku itu.. dirinya perlahan membaca akan kehidupan linnie... beruntung juga disana lengkap dengan beberapa catatan alamat dan lainnya.... dan itu akan sangat membantu jennie....
tapi dilembaran pertengahan membuat jennie sedikit membeku karna bertulisan tentang cerita cinta pertunangan
langsung menutup buku itu dan berusaha tenang menyadari jika tubuh yg kini miliknya itu telah bertunangan!
seketika rasa sakit berdenying menyerang kepalanya... dan.. sebuah suara...
~hiduplah sebagai diriku... hidupku sudah berakhir tapi tunanganku akan hancur jika tau aku telah tiada... cintai dia... aku berjanji.. kamu akan bahagia.. kumohon jangan... sakiti dia~
menghilangnya suara itu.. menghilang juga rasa sakit dikepala jennie
terdiam sejenak..
"(baiklah linnie... aku akan melakukannya... aku tak akan melakukan apapun padanya...)"
namun,saat jennie hendak kembali membuka buku itu....
"kau dipanggil kepala sekolah"ucapnya yg adalah ketua osis
"..... apakah kepala sekolah disogok dan aku dikeluarkan?"
"linnie... knp kamu berpikir seperti itu.."
"karna beberapa manusia jauh lebih busuk dari bangkai"menatap tajam dan sinis jin
namun,jin hanya memberikannya senyuman tipis yg manis
"(bukankah dia sama dengan hal itu? lebih busuk dari binatang)"mengingat akan ucapan manis taehyung yg kini terasa menjijikkan bagi dirinya
"linnie?"
berdiri dari duduknya linnie berajalan kearah seok jin
"(aku tak akan memberikan sedikitpun celah pada mereka yg menyakitiku.. terutama kamu.. taehyung...)"
__ADS_1