
____________
koridor sekolah
melangkah pelan dan terdapat senyum puas dengan smrik tipis dibibir linnie karna 3 orang gadis yg selalu menyakiti jiwa yg sebelumnya mendapatkan hukuman terburuk dari para orang tua mereka
dan tak lupa...
disisi jennie masih ada jin yg turut berjalan disisinya
"pakaianmu basah... apa kau tidak kedinginan?"
mendengar itu langkah kaki linnie terhenti
sedikit menghadap kesisinya dimana jin berdiri
menatapnya sejenak dan dengan tatapan acuh menjawab cuek
"tidak"
"aaaa yaaa kau tuan osis bukan? knp disini? bukankah kau harus melakukan kewajibanmu? knp malah berdiri disampingku?"
mendengar itu.. jin tertegun
dirinya juga bingung knp bisa mengikuti linnie dan berjalan disampingnya
ditemani keheningan dengan jin yg masih tertegun.. linnie meninggalkannya dan pergi kembali kearah kelas dirinya untuk kembali membaca buku harian itu...
___didalam kelas
didekat pintu
linnie justru tercegat oleh seorang gadis... dia.. adalah..
"lin... kamu gpp kan.. gimana kalo 3 kutu cabe itu ngebales kamu!!!"
menatapnya sedikit bingung hingga secercah pikiran mersukinya jika gadis yg mencegatnya saat ini sepertinya adalah teman dari linnie
"ehhh"
menarik linnie kembali duduk kekursinya dan dirinya duduk dihadapan linnie
menatap dengan antusias dan dari itu...
"(sepertinya gadis ini agak cerewet dan penggosip)" batin lin kikuk
_______
didepan gerbang sebuah pemakaman....
didekat mobil...
"tae... kamu harus bisa bangkit.. ingatlah akan keadaanmu"ucapnya lembut sembari mengusap tangan pelan
"jisoo... keadaan apa yg perlu dibangkitkan? lihatlah aku.. aku menjadi pria yg buruk.... aku merasa sangat buruk... dan rasa penyesalan semakin membuatku merasa buruk"
mengambil nafas dalam... taehyung hanya bisa diam dengan ini...
jisoo semakin menggenggam tangannya berharap memberikan ketenangan.. namun,tangan itu... perlahan taehyung tepiskan darinya
beranjak dari tempatnya menyenderkan diri kesisi mobil
masuk dalam mobilnya
"taehyung! kau dalam keadaan yg tidak bisa untuk menyetir!!"
rasa takut karna hal yg menimpa taehyung... jisoo menariknya keluar mobil
"AKU YG SUDAH MATI TIDAK AKAN MATI!! LEPASKAN TANGANKU JISOO!!"
"ini demi kebaikanmu...."
__ADS_1
"arggghhh "
brukk
tubuh taehyung kembali pingsan dan kini jatuh menimpa jisoo..
raut jisoo semakin sendu dan dalam kesempatan itu.. perlahan dirinya memeluk punggung taehyung...
____sore hari
disekolah.. diruang kelas yg sama dimana linnie duduk dibangkunya dengan seragam yg telah mengering dengan sendirinya
tertidur dijam pelajaran hingga dirinya terbangun dengan keadaan kelas kosong dan hanya ada satu orang... yaitu rose...
sedikit menunduk memegang kepalanya yg terasa sedikit sakit
"jangan-jangan kamu masuk angin..."
"aaa tidak... ...."
terdiam sejenak
"eumm aku pulang duluan ya.. aku sengaja nungguin kamu bangun.. tapi udah 30 menit sejak jam pulang..."
linnie perlahan menatap rose.. terlepas dari sifatnya.. ternyata rose teman yg setia...
rose pergi dari sana setelah mendapatkan anggukan linnie
seorang diri dikelas itu... linnie mengambil buku kecil didalam tas itu dan beranjak pergi sembari membaca hal yg tertunda cukup lama...
langkahnya semakin pelan dan pelan disetiap membaca deretan kata dibuku itu... mengetahui hal manis yg terjadi antara linnie yg asli dengan sang tunangan dan hal itu semakin membuat jennie penasaran.. akan siapa tunangan dari linnie...
"(tuhan memberiku kesempatan untuk membalaskan dendamku.. dan linnie ini memberikan aku wadah untuk berkembang... tunggulah saja kamu disana.. aku pasti akan datang bagaikan badai yg akan menghancurkanmu dan bagaikan air yg akan menenggelamkanmu... taehyung~)"
langkahnya terhenti dihalaman depan
terdiam sejenak memikirkan akan pulang dengan apa... hingga
dan dengan bengongnya dirinya baru menyadari jika dirinya hidup dalam dunia digital!
bergegas mengambil hp didalam tas dan saat menyalakan itu.. tak terpikir untuk mengecek apapun disana
justru dirinya membeku saat layar hp itu menunjukkan foto yg familiar....
"jun.. jung jungkook..?????!!"
di iringi rasa membekunya yg kaget bingung dan amburadul.. bunyi clakson mobil mengagetkan dirinya hingga sedikit melompat kaget kebelakang
mengatur nafas..dirinya nunduk ngambil hp yg terlempar dari tangannya
tap
tap
tap
terhenti sejenak sedikit menaikkan pandangan saat melihat sepasang sepatu pria dihadapannya..
"maaf sayang... aku terlambat menjemputmu"
dan kali itu tubuh dan jiwa jennie didalamnya benar-benar membeku
______rumah taehyung
kamarnya
dimana diperjalanan saat pulang dirinya sudah tersadar dari pingsannya...
duduk dikamar dengan lamunan kosong hingga langkah pelan berjalan masuk dengan membawakan nampan
"tae...."
__ADS_1
dia jisoo...dia masih disana karna takut jika taehyung akan melakukan hal tidak-tidak akibat apa yg terjadi
pada dirinya...
pranggg
"kamu harus makan! apa kamu ingin sakit?"
"kamu memintaku makan disaat keadaanku seperti ini.. jisoo?"
"aku tidak bisa menghentikan pikiranku yg terus berjalan tidak terkendali..."
"sesuatu yg seharusnya hangat dalam pelukanku dan itu hancur karnaku juga!!"
"aku tidak akan sanggup menahan kenyataan ini.."
"tak akan pernah... "
jisoo diam.. dirinya menatap sendu taehyung yg kembali menangis
memunguti serpihan beling dilantai dan menjadi pendengar untuk setiap tangisan.. penyesalan.. dan eluhan taehyung......
_____sementara didekat batu nisan dimana itu masih dipenuhi akan bunga yg segar dan mewangi... nisan yg bertuliskan jennie kim...
sebuah tangan mengusapnya pelan dan lembut
senyuman hangat yg membuat sipengusap semakin merasakan kehilangan... dan dia adalah jimin....
pria yg mengasihi pada sahabatnya dan akan melakukan apapun untuknya...
"jennie.... sebelum aku relakan kamu menjadi milik darinya.. dia berjanji akan menjagamu dengan baik.. akan membuatmu menjadi wanita paling bahagia didunia..."
"tapi..."raut wajah sendu itu menggelap
"kamu tenanglah disana... air matamu yg berjatuhan sebelum kamu meninggalkan dunia.. akan aku balaskan itu dengan lebih buruk... dia... taehyung.... yg berani mengkhianati cintamu... dan kesucianmu... aku... park jimin... berjanji.. akan membalasnya...." rautan wajah jimin semakin menggelap dengan smriknya yg terlihat menyeramkan
pernah hancur dan sulit untuk bangkit karna rasa rela yg dirinya berikan tak sepenuhnya... kini semakin menjadi debu karna kehilangan untuk segalanya... dianggap sebatas sahabat dengan perasaan cinta yg dalam bukankah itu sangat menyakitkan? dan sang sahabat terkasih justru tersakiti dan pergi untuk selamanya dan tak pernah berada dalam sisinya.... hal itu semakin memperburuk kebencian jimin.. terhadap taehyung....
____berpindah pada sebuah gedung apartemen... yg mana...
didalam sebuah kamar... dia... masih mencerna keadaannya.. jika.. yg dulunya adik ipar.. kini berpindah menjadi tunangan
duduk diatas ranjang kamarnya... pikirannya mulai tertuju pada sebuah arah
"(bukankah ini bagus?... aku bisa masuk dalam rumah itu dengan mudah!... keadaan ini memberiku kemudahan.. bukan kesulitan...)"perlahan smrik memikirkan jalannya semakin mudah..
hingga pintu kamar mandi terbuka menampakkan jungkook yg memakai handuk kimono dengan bagian dada terbuka
"kamu tak ingin bertanya knp aku telat menjemputmu? "melihat linnie namun dia berpaling melihat kearah lain
jungkook perlahan tersenyum.. mendekatinya dan dapat dilihat dari getaran linnie jika dirinya malu untuk melihat jungkook
duduk disisi sang tunangan
"kakak iparku meninggal dunia.."
....
dia diam..
"padahal aku berencana mengenalkanmu padanya... karna saat acara pertunangan kita.. dia dan kakak tidak hadir.... tapi.. semua ini justru terjadi..."
"(semua ini tidak akan terjadi jika... heh tapi bagus aku tau topeng kebusukannya... dan aku akan memberikan dia hal terburuk dari yg ada.... )"meremah tangannya dengan raut yg menggelap
"eumm sayang? " sentuhan tangan jungkook pada pipi linnie membuatnya beranjak kaget dan mundur menjauh
"knp? apa tanganku terasa dingin?"
"euhmm..."
"(APA YG HARUS AKU LAKUKAN DENGAN SATU ATAP DAN SERANJANG DENGANNYA!!!)"
__ADS_1
"sayang?"