Revenge Of The Love Hot

Revenge Of The Love Hot
"revenge"


__ADS_3

_______dirumah taehyung


derit hp nya terus berbunyi membangunkan taehyung dari tidurnya


perlahan membuka mata dengan pandangan yg lirih dan sendu


taehyung beranjak bangun dari berbaringnya


mengambil hp disisinya dan perlahan mengangkat panggilan itu


-"tuan kim.... bisakah anda kekantor sekarang.. kami tau anda dalam. keadaan berduka tapi ini sangat penting karna menyangkut tentang saham perusahaan"


-"ada apa dengan itu..."saut taehyung dengan nada pelan


-"datanglah kekantor karna beberapa pemegang saham datang dan menunggu"


taehyung terdiam sejenak


mematikan panggilan


dirinya melihat sekitar dimana biasanya dipagi hari ada jennie yg akan membangunkan dirinya dengan senyum manis dan menyiapkan segala kebutuhannya


mengambil nafas dalam menahan air mata...


taehyung mencoba menahan perihnya didalam hatinya..


rasa yg semakin membuatnya kehilangan akan jennie


sang istri....


beranjak bangun dari kasurnya.. melangkah pelan kearah kamar mandi


taehyung mencoba untuk bertahan dari hidup dijalannya


walau dalam batin... begitu ingin menghancurkan diri sendiri


______


tap


tap


tap


kembali masuk kedalam kamarnya.. jungkook melihat linnie yg duduk didepan meja rias dan tengah berias


dirinya tersenyum tipis.. melihat linnie yg mempercantik diri


meski ada gejolak perasaan yg sedikit membuatnya bingung


karna... tak seperti biasanya


kini sang tunangan merias diri


mendekati arah linnie dan menyentuh bahunya dari belakang


hal yang membuat linnie sedikit kaget


melihat bayangan jungkook dicermin seketika pipinya merona dan gugup


"aaa sayang.. lihatlah betapa cantiknya dirimu.. "sedikit membelay rambut dan menariknya berdiri


menatap wajah linnie dengan dalam


menyentuh pipinya sedikit membelay


jungkook benar-benar merasakan pesona yg mendebarkan didalam hatinya ketika menatap seri wajah linnie


"(astaga... knp menatapku seperti itu!!! aku kan jadi semakin gugup.. pikiranku mencoba menghilangkan ingatan yg semalam aja sulit... arggg knp jungkook begitu menggoda)"


sedikit menunduk dengan kesannya yg malu-malu


semakin membuat jungkook menatap linnie


hingga


sentuhan jungkook turun kelengannya


sedikit membelay hingga menarik pinggang dan membuat linnir tersentak menempel pada tubuhnya


deg


deg


deg


"aaaahanu... eumhh "seru linnie yg semakin gugup

__ADS_1


tatapan jungkook semakin dalam.. sungguh saat ini dirinya hanya ingin menatap wajah sang tunangan dan selalu memeluknya... tak ingin melepaskan dan ingin selalu dekat serta merasakan seruan nafas satu sama lain


"haa aff lep.. lepasin..."lirihnya pelan kemudian menaikkan pandangan membalas tatapan jungkook


larut dalam tatapan itu...


tak bisa dirinya pungkiri pesona jungkook yg terbuka benar-benar masuk kedalam tubuhnya.....


menghabiskan malam bersama dengan pria yg dulunya adik ipar


semakin menambah kesan debaran didalam benaknya...


jennie... yg kini menempati tubuh linnie dan hidup sebagai dirinya


perlahan tersenyum tipis merasa


kan helayan nafas hangat dari jungkook yg perlahan mendekat dan semakin mendekat.... begitu saling dekat


hingga... nafas yg saling terhenti dan wajah hanya tinggal se inci saja


jungkook perlahan membuka sedikit mulutnya


dan......


"sarapan sudah siap.. ayo sarapan aku akan menunggumu disana aku juga akan mengatakan sesuatu.. sayang~"


pergi dengan senyum menggoda setelah membuat linnie merasa begitu gugup dan berdebar


meninggalkan linnie yg terdiam membisu akan hal yg terjadi


dan sungguh malu dirinya


pikiran yg seolah sudah mantap jika jungkook akan mencium dirinya tapi ternyata tidak!


jungkook hanya menggoda dan membuatnya semakin malu saja


sekian saat dimeja makan


jungkook semakin menggoda linnie dengan senyum manisnya


hingga godaan itu membuat linnie menjadi agak kesal


"bukankah kamu ingin mengatakan sesuatu?"


"iya.."


"aku mencintaimu"


bluss


"kyaa knp sejak tadi kau hanya bercanda hahh.. pagi-pagi dan kau sudah sangat menyebalkan!!"


"pff sayang~"


"hmpg!"membuang muka kesal


dirinya benar-benar ingin memarahi jungkook habis habisan


tapi dirinya tahan karna tidak bisa untuk dirinya lakukan itu


"(aku sudah memikirkan rencana untuk pembalasan dendamku...dan untuk itu aku harus kerumah itu)"


"(tapi orang ini sejak tadi hanya selalu bercanda.. arrrrhhh menyebalkan!!)"


"eumm sayang.. apa kau tak ingin menemui kakak iparmu?"


ucapan jungkook yg itu membuat linnie langsung menoleh pada dirinya


hal yg ditunggu.. yaitu jalan balas dendamnya


linnie smrik tipis mendengar itu


dirinya menjawab pertanyaan jungkook dan jawabannya tentu saja langsung mengarah pada hal yg dirinya inginkan


yaitu kembali masuk kedalam rumah itu


________diluar rumah taehyung


dimana dirinya yg hendak pergi untuk kekantor


terhenti sejenak karna kehadiran jisoo yg menghampirinya


"bagaimana keadaanmu tae.. eumm aku bawakan kamu makanan... aku yakin jika kamu belum.makan"ucap jisoo sembari menatap taehyung


sedangkan yg ditatap hanya diam tidak menjawab


"tae.... "menyentuh lengan taehyung namun mendapat tepisan darinya

__ADS_1


menoleh melihat jisoo


"apa kau tak memiliki pekerjaan? aku pikir profesi dokter itu cukup sulit.... dan.. aku tidak tertarik untuk makan"


"apa mdsdmu tidak tertarik! kamu harus makan.. dan apa kau sudah meminum obatmu?"


tatapan acuh dan dingin


taehyung langsung meninggalkan jisoo disana dan pergi


"tae.. KAMU HARUS JAGA DIRI KAMU!! "mengejar langkah taehyung namun tak bisa meraihnya karna taehyung telah masuk dalam mobilnya dan pergi


memandangi kepergian itu... jisoo menatapnya dengan sendu


"(aku khawatir dirimu... sebab aku menyukaimu tae... aku tau aku salah jatuh cinta padamu sedangkan saat itu kamu sudah beristri.. tapi bukankah sekarang dia sudah pergi.. dan bisakah kamu membukakan pintu hatimu... untuk cintaku)"


_______


didalam mobil lain dan juga tengah dalam perjalanan


itu adalah mobil jungkook


didalam mobil.. linnie melihat keluar jendela dengan tatapan dingin....


memikirkan hal dan rencana yg telah dirinya siapkan untuk membalaskan dendam


sedangkan jungkook yg menyetir pelan satu tangannya memegang hp dan menelfon


-"aaa baiklah.. aku akan langsung kesana dan menunggu dirumahmu saja.. kakak"


deg


mendengar kata kakak dari jungkook membuat linnie langsung tau siapa yg berbicara dengan jungkook


dirinya perlahan tersenyum kecut


" kita akan menunggu kakak dirumahnya.. saat ini kakak sedang pergi bekerja.. tenang saja..dia gak akan ngebuat kita menunggu lama kok"


"kamu bilang kakak iparmu baru saja meninggal kemarin.. dan sehari setelah pemakanan dia langsung pergi bekerja?.. mdsdku... bukankah perasaannya hancur dan kupikir kehilangan pasangan yg selalu bersama kita.. pasti memberikan rasa yg membuat kita terpuruk bukan?"


"mungkin kakak melakukan itu untuk menghilangkan kesedihannya dengan menyibukkan diri"


senyuman linnie semakin kecut dan hambar menanggapi apa yg diucapkan jungkook


"(aku lebih yakin jika.. dia bahagia aku meninggal.. dan dia bisa dengan leluasa bersama wanita itu)


"(heh... jennie yang malang.. mencintai seorang pria dan pria itu bersifat binatang)"


"eumm oyya sayang... kamu tumben gak sekolah" sedikit menoleh dan menatap


"kamu nanyak?? "


"yaaa mdsdku itu ...kamu kan siswi teladan... heum waktu itu aku ajak kamu liburan selama tiga hari tapi kamu tolak karna gak mau ninggalin pelajaran.. sekarang?"


linnie menoleh menatap jungkook


"eumm... apa seseorang dilarang berubah..?"


"perubahan itu bagus.. tapi jangan terlalu banyak dirubah.. aku sudah sangat menyukai yg ini.." senyum menatap


"lebih suka yg mana?"


"yg mana apanya yank.. kamu kan satu.. tentu saja hanya kamu... knp pertanyaanmu seolah perubahanmu itu oleh orang lain"


linnie diam... nth knp perkataan jungkook memberikan kesan sedikit tak enak dibenaknya


____digedung kantor taehyung


ruang rapat


dirinya duduk dikursi dengan sekertaris disampingnya


raut wajahnya memperlihatkan kebingungan dan pikiran yg buntu


"tuan.. jadi kedepannya... jika pemilik saham diperusahaan ini menjualnya pada perusahaan lain.. bukankah saham anda akan bisa goyah?"


"buatkan saya kopi"saut taehyung dan sekertaris itu langsung pergi tuk membuatkan tuannya kopi


"(jennie.... aku sangat merindukanmu....)"nunduk meremah rambut


______digedung perusahaan lain


ruang ceo


dimana didekat jendela sang ceo mendapat telfon dan tersenyum puas karna itu


"(ini permulaannya kim.... dan seterusnya akan semakin mengigis krajaan bisnismu)"smrik gelap

__ADS_1


__ADS_2