
mendengar suara dari arah luar... jungkook bergegas keluar kamarnya
hingga langkah cepat kakinya terhenti didepan dua orang wanita
dirinya tatap linnie yg mana dimatanya tersirat rasa tidak suka akan kehadiran jisoo
sedangkan jisoo menatap bingung linnie... dan penuh tanda tanya
dan kedatangan jungkook yg menarik linnie kesisinya membuat jisoo melontarkan pertanyaan
"jungkook... gadis ini siapa?"
deg
mendengar itu sesuatu menggetrak dihati linnie
dirinya menatap jungkook dan tak dirinya sangka jika jungkook mengenal siapa itu jisoo
menarik tangannya dengan sedikit kasar linnie langsung meninggalkan keduanya dan amarah... terlihat jelas dimatanya
"jungkook?"
tanya jisoo lagi
namun jungkook memandangi kepergian linnie dan ada apa dengannya
"jungkook?!"
"aaa aya apa.."
"aku tanya gadis itu siapa?"
"eumm tunanganku.."
jungkook beralih menatap jisoo
yg membuat jisoo sedikit menunduk
"aku..aku pikir akan menunggu tae pulang dan aku pikir dia sendirian.. ja.. jadi.. eumm melihat kamu disini... aku lega dan aku... aku bisa pergi" gugup jisoo
"pergi?... tak usah.. ayo masuklah.. eum kamu bawa apa itu??"
_____didalam kamar tamu
linnie meremah erat sprai yg dirinya duduki
ingatan-ingatan semakin membuat kebencian jennie menggelap
dan kedatangan jisoo yg tidak disangka-sangka membuat terus merasaka kebencian yg menyiksa dirinya
dan saat jisoo memanggil jungkook
pikirnya berati jungkook mengenal jisoo
"(apakah dia tau jika kakaknya berhubungan dengan wanita lain.. bahkan wanita itu memanggilnya dengan akbrab!!! apakah hanya aku.. yg bodoh diantara mereka.. )"
tap
tap
tap
"sayang... knp kamu tiba-tiba pergi.. eumm itu dibawah ada teman kakakku"
"teman?"lirikan sinis linnie dengan mata merahnya
"kamu knp?"mendekati linnie dengan senyum lembut
dan saat hendak menyentuh kepalanya linnie bergeser dari jungkook
"ada apa denganmu heumm?"duduk disisi
"ayo turun... dibawah juga sudah ada kakakku.. dia baru pulang"
senyuman hambar perlahan terukir dari bibir linnie
"(bersamaan dengan wanita itu.. heh knp tidak langsung masuk bersama saja!!!)"
"(orang-orang munafick yg selalu menyembunyikan diri heh binatang)"
"sayang?"
jungkook meraih tangan linnie
menyentuhnya lembut dirinya tatap tunangannya itu
"kamu knp.. sejak kesini kamu jadi agak aneh"
linnie pun perlahan menoleh
__ADS_1
menatap sepasang mata yg indah dihadapannya
dan perlahan tersenyum tipis dibalik hatinya yg tengah membara
"aku berpikir.. jika kakakmu sendirian dan dia pasti sangat terluka.. dirumah ini hanya akan ada dia... apa kamu tidak khawatir?"
"(ck walau sepertinya wanita itu terus menempel padanya bagaikan lintah)"
jungkook diam memikirkan perkataan linnie
dirinya berpikir.. sang kakak sangat mencintai kakak iparnya.. dan rasa cinta yg begitu dalam lalu kehilangan untuk selamanya
pasti akan memberikan titik tumpuh pada hidup kakaknya
serta mengingat sifat sang kakak yg kadang emosional
dirinya seketika takut jika kakaknya akan melakukan hal nekat
dilantai bawah
dimana disana ada jisoo dan taehyung yg baru sampai..
jisoo menghampirinya dan menanyakan banyak hal terutama makannya
tapi dirinya hanya mendapatkan tatapan dingin dan acuh
perlahan nyentuh lengan taehyung namun ditepis kasar
"knp kau menyentuhku!!"
"tae... kamu belum makan kan.. apa kau sudah minum obatmu"
"obat? obat apa! jangan sok peduli padaku... lakukan saja pekerjaanmu !! aku tidak peduli aku hidup! atau mati!!" mengatakan itu dengan tegas taehyung beranjak menaiki tangga dengan kesal menuju arah kamarnya meninggalkan jisoo yg perlahan menunduk
langkah kaki taehyung terus berjalan menuju arah kamarnya
hingga sampainya didalam kamar itu
dipenuhi aroma farfum yg membuat dirinya terlena
"jennie..."
melangkah pelan masuk kedalam kamar dirinya melihat pecahan bingkai foto dilantai
buru-buru menghampiri itu dan memungutinya dengan rasa tak nyatan hingga pecahan beling itu melukai jarinya
mengambil selembar foto dirinya menatapnya dengan sendu
rasa kaget menyentuh batinnya
hingga dirinya beranjak dari kamar
berlari dari kamarnya
namun,
BRUKKK
"kakak mau kemana!"ucapnya yg ditabrak taehyung... jungkook
"jungkook? kamu disini?"
"jungkook lihat ini.. kakak menemukan ini dimeja rias jennie... saat kakak pertama kali masuk kesana.. aroma.. aroma jennie berada didalamnya.. dan dan surat ini.. lihatlah.. dia menulis surat untukku bahkan.. ini..ini tulisan tangannya"layaknya seseorang yg sudah gila akan keadaannya
tubuh taehyung sedikit berantakan
sembari menjelaskan semua hal itu
sementara tatapan sang adik begitu iba akan kakaknya
yg beranggapan jika jennie masih hidup
keributan yg terjadi memancing jisoo untuk naik keatas dan melihat apa yg terjadi...
dan dirinya melihat taehyung.. keadaan yg menyedihkan untuk seorang pria...
"hikss ayo cari kakak iparmu.. dia masih hidup! hikss dia tidak kembali pada kakak karna kakak menyakitinya.. hikss"
"ayo cari kakak iparmu.."
"kak... kakak ipar udah gak ada..."
ucapnya lirih
"APA MDSDMU TIDAK ADA!! DIA MASIH HIDUP! AKU AKAN BUKTIKAN DIA MASIH HIDUP!!!"
teriak taehyung histeris dalam air mata yg mengalir deras dirinya tersenyum dan tertawa disaat yg bersamaan
"tae... jennie sudah tiada.. terimalah kenyataan itu..."ucap jisoo pelan
__ADS_1
"KAU YG SUDAH TIADA!! JENNIEKU MASIH HIDUP!!! ISTRIKU MASIH HIDUPP!!!!!"
PLAKKK
"!!!"
tamparan keras mendarat dipipi taehyung dari jungkook
rasa kaget jisoo akan tamparan itu dan taehyung yg terdiam perlahan menatap adiknya
memegang kedua bahu sang kakak
dan dengan tegas
"kakak ipar sudah tiada kak..."
"tidak!!! "
menepis kasar kedua tangan jungkook taehyung memperlihatkan selembar surat ditangannya dan menyerahkannya kejungkook
"LIHAT SURAT INI!!! AKU AKAN MENCARINYA SEORANG DIRI JIKA KAU TAK MAU MEMBANTU!!!"
beranjak lari pergi dari sana
jisoo mengejar taehyung karna takut kondisinya memburuk
sedangkan jungkook melihat surat ditangannya
yg bertuliskan kata cinta dengan kutipan kecil dan tanda tangan
"(siapa yg berani mempermainkan kakakku)" turut berbalik dan mengejar sang kakak
dan dilantai bawah langkah kaki taehyung terhenti dari larinya
mendengarkan senandung nada yg membuatnya menggila dari arah ruang makan
"tae... hentikan ini dan terimalah kenyataannya"ucap jisoo menyentuh tangan taehyung
"lepaskan!!"menghempas kasar tangan itu taehyung beranjak kearah suara yg dirinya dengar
"dimana kakak!"tanya jungkook pada jisoo
"dia kearah ruang makan"saut jisoo dan turut menuju kesana bersama jungkook
tap
tap
tap
senyuman terlihat dibibir taehyung saat melihat hal didepannya.. punggung dari seorang wanita yg menatakan makanan dimeja makan
mendekatinya dengan pelan
dan sedikit lirih
"jennie..."
greb
deg
pelukan erat yg mendarat dan membuat hati tersentak kaget yaitu taehyung yg memeluk tubuh linnie dari belakang.. perlahan membalik tubuh itu menatap dalam dia
"jennie..."
smrikan tipis tertera dibibir linnie melihat taehyung dihadapannya bagaikan orang gila
"(kamu akan segera hancur.. taehyung)"
hingga tatapan dalam taehyung menyendu dan hendak menyentuh bibir darinya
"KAKAK!!" jungkook langsung menarik tubuh kakaknya dirinya tatap linnie yg perlahan bersembunyi kebelakang tubuhnya
"apa kakak sudah gila!!! dia linnie tunangan jungkook!!!!"
"KAU YG SUDAH GILA!! DIA ADALAH JENNIE ISTRI KAKAK!!!"
"astaga kak.. ada apa dengan kakak...."
pandangan jisoo kearah linnie yg menunjukkan smrik dibibirnya memberikan kesan tidak baik
"(sepertinya dia.. bukan gadis yg baik)"batin jisoo
deg
seketika taehyung meremah dadanya hingga akhirnya tumbang dan jatuh pingsan kepelukan sang adik
"apa yg terjadi denganmu kak...."
__ADS_1
"(kakakmu tidak waras jung.. dan akan segera menjadi semakin tidak waras...)"batin smrik jennie