Revenge Of The Love Hot

Revenge Of The Love Hot
"revenge"


__ADS_3

___________sesampainya dirumah taehyung... rumah yg pernah bagi seorang jennie tinggal disana


memasuki rumah itu dada linnie terasa begitu sesak... ingatan-ingatan lama itu datang menghampirinya dan membuatnya semakin merasakan tak nyaman didalam dadanya


seketika menggenggam erat tangan jungkook disisinya


menunduk merasakan perih dada yg menyayat hati


melihat linnie menunduk.. menggenggam tangannya begitu erat membuat jungkook sedikit khawatir padanya


"ada apa dengan dirimu... apa kamu baik-baik saja.."ucapnya perlahan merangkul bahu


"aku... aku tidak apa-apa.."jawaban lirih


menuntun linnie perlahan terduduk disofa.. melihat sang tunangan dalam posisi yg sepertinya tidak nyaman


jungkook beranjak pergi dari sana


dan dengan kepergian jungkook


tak terasa air mata menetes dari linnie


menyeka air mata itu sekuat yg dirinya bisa.. linnie perlahan mengambil nafas dalam


"(kamu wanita kuat jennie... ingatlah akan dendammu.. akan sakit hatimu... jangan biarkan itu sebagai kelemahan... tapi jadikanlah kekuatan untukmu membuatnya membayar semua rasa sakit hatimu)"


"(rumah ini.. rumah yg berusaha kamu jaga dan kuatkan dikehidupanmu yang dulu... kini.. kamu kembali masuk kedalam rumah ini untuk menghancurkannya)"


"(menghancurkan dia...)"


raut gelap linnie menyeka air matanya


langkah kaki dari kejauhan merubah raut itu dan linnie perlahan melihat jungkook yg membawakan dirinya segelas air


dirinya tersenyum tipis untuk itu..


"sayang... minumlah"


duduk disisi linnie menyerahkan gelas ditangannya


jungkook menatap linnie dengan dalam


"aku gpp.. knp kamu sangat panik" ucap linnie saat melihat mimik wajah jungkook yg gelisah


"minumlah... "


menerima gelas itu.. linnie perlahan meminumnya


"eumm kakak akan datang nanti...jadi kita akan menunggu cukup lama.. "


"ayo... kita kekamar tamu.. aku biasa tidur disana saat menginap"


merangkul bahu linnie..


tentu saja linnie tak bisa menolak jungkook.. dirinya lihat setiap dinding rumah itu


merasakan banyak hal yg dirinya ingat dan menepisnya dengan dingin


didalam kamar tamu...


"kamu disinilah dan kamu bisa istirahat.. aku akan kembali menelfon kakak.. "menyentuh pipi pelan lalu pergi


setelah kepergian itu.. sedikit smrik.. linnie beranjak dari dalam kamar tamu itu dan pergi kearah yg dirinya inginkn


____dibagian lain rumah


jungkook yg menelfon taehyung


-"apakah saham perusahaan kakak memiliki masalah buruk.. apakah kakak butuh bantuan? jika iya.. jung akan langsung kesana"


-"dirumah ada tunanganmu kan... tetaplah disana.. ini hanya hal kecil.. kakak bisa mengurusnya.. jangan biarkan tunanganmu merasa sendirian..."


-"kak... bagaimana perasaan kakak"


panggilan itu terputus karna taehyung mematikannya


pertanyaan jungkook yg menanyakan akan perasaannya membuat hati taehyung merasakan tertusuk dalam


sementara jungkook... dirinya memandangi layar hp dengan sendu.. sungguh dirinya tidak tega dengan hal yg terjadi terhadap kakaknya itu..


____didalam kamar taehyung dimana disana ada linnie yg mengontak antik kamar


mengambil barang yg akan sangat berguna untuknya melakukan balas dendam...


disaat semua barang itu telah terkumpul dirinya melirik arah bingkai kecil yg berisi foto pernikahan


senyum kecut dengan itu


dirinya menjatuhkannya hingga hancur dan pergi dari sana

__ADS_1


PRANGGG


langkah jungkook yg menuju ruang tamu perlahan terhenti dan melihat kearah suara


"(suara itu dari arah kamar kakak)"


melangkahkan kaki pelan dengan rasa penasaran.. hingga semakin dekat dengan arah kamar


"kamu mau kemana.."ucapnya yg langsung membuat jungkook berbalik


menghampiri jungkook dan berusaha menariknya dari tempat itu


dia adalah linnie


"sayang.. anu.."


"ayo kembali kekamar itu... eumm aku gak nyaman sendirian"


ucapnya pelan yg membuat jungkook tersenyum


"(aku menyiapkan hadiah kejutan didalam kamar itu... jangan sampai orang lain masuk selain dia..)" menarik jungkook pelan linnie sedikit smrik memikirkan hal yg ada dikepalanya


____gedung kantor taehyung


ruangannya


duduk dikursi kerjanya.. raut yg penuh dengan pikirkan tertekan


hingga dering telfon kantornya membuatnya sedikit tergerak mengangkat


-"hallo kim..."


deg


-"jimin...."


-"knp... apa kepalamu sakit? atau kau ingin kopi"


?!!


-"kau punya janji padaku..."


-"jimin... aku... "


-"JANJIMU APA PADAKU TAPI KAU!! KAU MENGHANCURKAN SAHABATKU BAHKAN KAU MEMBUNUHNYA!!"


deg


-"aku park jimin.. sahabat dari jennie... TIDAK TERIMA DENGAN SEMUA PENGKHIANATANMU!!"


-"tunggu saja waktunya kim... aku akan menghancurkan..mu.."


panggilan itu terputus


namun,taehyung hanya diam.. dirinya tidak mengatakan apapun karna itu benar.. semuanya adalah salahnya... dirinya yg salah


kematian dari jennie.. dirinya adalah penyebab utama dari itu


pandangan taehyung berpindah akan jam pasir di hadapannya jam.. pasir yg memiliki banyak kenangan tentang dirinya dan jennie


hingga air mata itu jatuh dari tempatnya dan membasahi pipi taehyung


mencoba menahan rasa sakit yg semakin menyayat batinnya


hp taehyung berdering


melihat nama kontak itu dan acuh akan panggilan itu...


dan panggilan itu sendiri dari jisoo


___dirumah sakit


ruangan dokter spesialis jisoo


dirinya yg menelfon taehyung dan tidak mendapat jawaban darinya... perasaannya gelisah karna takut jika terjadi sesuatu pada taehyung


"(tadi pagi dia pergi... dan aku yakin saat ini dia belum makan..)"


"(.... aku akan kerumahnya saja..)"


"(menunggu dia pulang dan membawakan makanan untuknya.. ini sudah sore.. dia pasti akan segera pulang)"


beranjak dari duduknya dan membereskan semua barang-barangnya


jisoo pergi dari sana untuk kerumah taehyung dan menunggunya pulang


____sementara dirumah taehyung sendiri


dikamar tamu

__ADS_1


jungkook yg tertidur pulas sementara linnie menyelesaikan pekerjaan yg dirinya lakukan


hingga.. kembali masuk kedalam kamar dan jungkook masih saja tidur


mendekati ranjang... dirinya menatap lekat wajah jungkook yg terpejam dengan indah


mengangkat sudut bibirnya tipis hingga beranjak untuk pergi


tapi...


greb


brukk


"arhhh jung...."


tarikan tangan yg tiba-tiba membuat linnie terjatuh keatas tubuh jungkook


sementara sipelaku penarik hanya tersenyum puas karnanya


"ada aroma masakan "membelay pipi linnie dengan lembut


"eumm.. aku pikir.. memasakkan makanan untuk kakak ipar.. dan kamu juga.. lagian dirumah ini tidak ada siapapun lagi.... bukankah ini keluargaku"


"knp jawabanmu begitu manis heumm... lihatlah tunanganku yg menggemaskan ini..."


semakin membelay pipi linnie


suasana senja yg menyentuh kamar itu dengan hangat


memberikan kesan yg begitu mendebarkan antara dua orang yg saling menempel


senyuman jungkook yg semakin indah dengan tatapan dalamnya memasuki pandangan linnie


sedikit beranjak bangun hingga linnielah yg terbaring dibawah


helayan nafas yg saling menyentuh kini nafas itu terhenti karna kecupan bibir jungkook menyentuh bibir


linnie


menutup mata merasakan hangatnya itu.. tampa linnie sadari jika dirinya jatuh lebih dalam pada pelukan jungkook....


melepaskan kecupan itu... jungkook menatap linnie


senyum sipu antara dua ingsan yg mana tersirat rasa malu diantaranya


linnie mendorong jungkook dan langsung bangun duduk


"eumm.. "


"sayang...?"


tidak menyauti itu.. linnie beranjak dan lari kearah luar kamar


"hafff rasanya aku mendapatkan linnie yg berbeda... linnie.. yg benar-benar berbeda.. "


___dari arah luar kedatangan jisoo dengan mobilnya


dan jisoo yg melihat mobil terparkir depan rumah


membuatnya sedikit bingung dan berpikir itu siapa..


tak ingin memikirkannya lebih jauh.. dirinya lebih memilih beranjak mendekati rumah


berada didepan pintu... rasa bingung membuatnya mengetuk


tok


tok


tok


ketukan pintu yg terdengar ditelinga linnie


"(siapa yg datang... apakah dia sudah pulang? heh jika iya maka drama harus segera dimulai..)"


melangkah mendekati pintu... linnie smrik tipis memikirkan rencana yg akan dirinya lakukan


dan diluar pintu


"(apakah ada keluarga taehyung yg datang...)"


rasa penasaran jisoo dan pintu itupun terbuka


jisoo melihat seorang gadis dihadapannya dan linnie yg melihat jisoo didepan matanya


"eumm maaf kamu siapa ya?"


tangan linnie mengepal erat dan tatapannya berubah begitu tajam dengan rasa ingin menghajar wanita yg berdiri dihadapannya

__ADS_1


"jawab aku.. kamu siapa?"


"knp aku akan menjawabmu! kau yg siapa!!! jawab!!!!"


__ADS_2