Revolusi Menjadi Dewa

Revolusi Menjadi Dewa
Episode 8 " AURA GELAP "


__ADS_3

Penculik Diana tersebut sampai di markas mereka, dan terlihat tidur, karena sebelumnya mereka telah memberi obat tidur kepada Diana


Penculik : "bawa anak itu kedalam "


Diana di masukan sebuah ruangan seperti laboratorium, tapi tempat tersebut banyak bekas darah. Diana di taruh di sebuah kasur dan tanganya beserta kakinya di ikat dengan tali, mulutnya di kasih perban. Jadi meskipun Diana sadarkan diri Diana tidak akan bisa berbuat apa-apa


Datang seorang mirip-mirip dokter bersama boss dari penculik Diana


Dokter : " wah-wah ini tangkapan yang sangat bagus "


Boss : " kerja bagus kalian "


Anak buahnya : " tentu saja, kami menculik seorang anak harus melihat kualitasnya, jadi selama ini kami telah mengincar anak ini "


Boss : " begitu yaa baguslah begitu "


Boss : " bagaimana dokter? "


Dokter : " semuanya sangat bagus, pasti kalau kita menjual organ-organ tubuhnya kita pasti kaya "


Boss ; " hahahha... tunggu apalagi, ayo dokter kita bedah anak ini "


Dokter : " tunggu beberapa jam, aku ingin kembali kerumah, aku tadi tidak membawa alat-alatku "


Boss : " begitu ya baiklah "


Boss : " oi..kalian jaga anak itu "


Anak buahnya: " menjaganya?? Bukankah ikatannya tidak akan membuat dia lepas ? "


Boss : " tidak, buat jaga-jaga saja "


Boss : " wah, hari hujan lebat yaa, padahal tadi cuacanya terlihat cerah "


Bos : " dokter ini payung, agar kau tidak kebasahan "


Dokter : " terima kasih, kalau begitu aku pergi. Aku pasti segera kembali "


Boss : " tentu saja "


Cuaca hari ini hujan lebat, dan kita melihat Dio yang berjam-jam masih berlarian tanpa arah, dia terus berlari dengan kondisi yang semakin lelah dan basah dengan hujan


Dio : " haa....haa...., Dimana kau Diana ? "


Dirumah Dio terlihat ibunya mulai mencemaskan kedua anaknya


Ibunya : " dimana mereka, kenapa mereka belum pulang "


Kita kembali dengan melihat kondisi Dio semakin kelelahan, tapi dia terus memaksakan diri untuk terus berlari.


Setelah beberapa menit kemudian Dio tidak bisa menahan rasa sakit pada kakinya karena kelelahan, sehingga Dio jatuh tersungkur,


Dengan tenaga yang sudah habis dia berusaha berdiri tapi tidak bisa menggerakkan tubuhnya


Dio : " siall..... "


Dio : " aku harus kembali berdiri "


Dio : " meskipun aku kehilangan kakiku, aku harus menyelamatkan Diana "


Kita pindah scene, dimana dokter tadi sampai kerumahnya dan bergegas kembali ke markas para penculik tersebut


Dan Dio benar sudah lemas dia sudah pasrah


Dio : " sial....siaaalll "


Dio : " aku tidak bisa mengangkat tubuhku lagi "


Dio : " apa ini sudah mencapai batasan ku?, Siaaall...."


Dio : " haa...haa....haa.... Diana.....maafkan Kakamu, telah berbohong"


Dio : " aku telah berjanji untuk melindungi mu tapi nyatanya aku......"


Dio : " maafkan aku ibu...aku gagal menjadi seorang kaka"


Dio : ".....siaall.... Aku sangat lemah "


Dio : " aku bodoh "


Dio : " ha...ha....aku....."


Dalam pikirannya, berandai-andai bisa memiliki kekuatan sepertinya yang ia liat tadi siang


.....


.....


....


....

__ADS_1


...


.


.


.


Tiba-tiba Dio merasakan sesuatu pada dirinya


Dio : " apa ini......"


Dio mulai bisa sedikit berdiri, dan dia terkejut apa yang ia liat, dia melihat sebuah aura yang membekas mengarah ke depan.


Kemudian Dio berjalan mengikuti aura tersebut dengan keadaan dirinya sulit untuk berjalan


Di tempat markas penculik tersebut, si dokter itu telah datang dan bergegas masuk ke ruangan itu, karena kondisi saat ini masih hujan. Lebat


Boss : " kau cepat juga ternyata "


Dokter : " haha tentu saja, karena aku sangat menyukai membedah sesuatu "


Boss : " bagus... Ayo kita masuk keruangan itu


Diana terlihat masih dalam keadaan tidur akibat bius tidur. Kemudian dokter menyiapkan alat-alatnya


Kita kembali ke Dio, Dio masih tersu mengikuti jejak aura tersebut, dan dia terkejut apa yang dia lihat, dia telah sampai ke markas penculikan tersebut


Dio : " tempat apa ini?, Dan kenapa banyak yang menjaga tempat itu?"


Kemudian Dio melihat mobil yang menculik Diana


Dio : " Mobil itu???.... Itu artinya, tapi aku..."


Dio tidak bisa langsung menyerang mereka karena kondisi dia sangat lelah, tapi Dio memaksakan diri, dan dia langsung maju


Anak buah : " Oii....siapa kau ? "


Anak buah : " mau apaa kau kesini? "


Dio : " menyingkirlah brengsek...."


Dio terus memaksakan untuk masuk, karena Dio kondisinya lemah jadi dia tidak bisa melawan penjaga itu, sehingga Dio di tangkap di tempat


Dio ; ' woiii.....lepaskan aku bodohh!!!"


Anak buah:" siapa kau beraninya kau menerobos"


Dokter yang hendak ingin membedah tubuh Diana dengan pisau, tiba-tiba terhenti karena mendengar teriakan Dio,


Boss : " cihh... berisik "


Anak buah : " dasar anak bandel "


Dio : " Diana ......kau ada disini kan????....jawab aku Diana ....."


Anak buah ; " siapa yang kau cari bocah sialann"


Anak buah : " dia tidak ada disini "


Dio : " aku tidak berbicara dengan kalian bodoh, Diana......Diana......."


Karena suara teriakan Dio boss tersebut pergi untuk melihatnya, dan si dokter menghentikan pembedahan, dan disini terlihat hampir saja dada Diana di robek oleh dokter tersebut, sehingga di dada Diana terlihat darah keluar banyak


Dokter: " menganggu saja "


Boss : " Oii ada apa ini, kenapa berisik sekali "


Anak buah : " ohh ini boss, aku tidak tau anak ini tiba-tiba ingin menerobos masuk


Boss : " haaa....kenapa bisa "


Kemudian datang salah satu anak buah yang menculik Diana dengan mobilnya, dia mengingat wajah Dio dan mengatakan ....


Anak buah : " aku ingat, anak ini waktu bersama anak yang aku culik "


Boss : " benarkah??"


Anak buah: " iya benar boss, aku sangat mengingatnya, tapi kenapa dia bisa sampai kesini, bagaimana dia mengikuti kami?"


Boss : " Oohh jadi..... Hei kalian bawa dia, dan ikat semua tubuhnya "


Anak buah : " baik bos!"


Kemudian Dio di ikat di sebuah kursi dan dia duduk tersebut dengan tangannya dan kakinya terikat, dan dia di hadapkan dengan adiknya Diana


Boss : " kau berani juga datang kemari "


Dio langsung terdiam, dan menatap dengan tidak percaya melihat kondisi Diana


Boss : " siapa dia, apalah adikmu?"

__ADS_1


Boss : " apa kau bisa dengar haa....?"


Boss : " dokter... cepat lakukan pembedahannya "


Dokter : " haa kau yakin, melakukan didepan anak itu"


Boss : " biarkan saja, biar dia tau rasa karena telah menorobos kesini, biar hidup dia kena mental"


Dokter : " hahah kau memang kejam, kalau begitu aku akan lakukan"


Dio : " Diana....Diana.... jawab aku...."


Boss : " hahaha meskipun kau menjawabnya, dia tidak akan mendengarkanmu, karena dia mati "


Dio : " ......................."


Sekitka Dio melotot kearah Diana dengan tatapan tidak percaya, tatapan dia benar-benar kosong.


Ketika dokter tersebut hendak memulai membedah tubuh Diana, tiba-tiba dari arah tubuh Dio mengeluarkan aura gelap


Aura gelap tersebut membuat boss dan dokter tersebut terdiam


Boss : " apa...yang??"


Dokter : " kenapa aku tidak bisa bergerak?"


Aura tersebut tersebut keluar dari tubuh Dio semakin banyak, dan akhirnya aura tersebut membuat ledakan besar sehingga markas tersebut hancur


Semuanya terpental, termasuk dokter, boss, bahkan Diana


Terlihat Dio dengan tatapan kosong dia berdiri dengan kepala menunduk, sedangkan aura gelapnya terus meluap kemana-mana


Kita pindah tempat, terlihat beberapa orang terkejut akan aura gelap yang dikeluarkan Dio


Tidak ketahui : " ini..."


Tidak ketahui : " aura apa ini "


Tidak ketahui : " tidak salah lagi "


Dan dari beberapa orang tersebut yang merasakan aura Dio, adalah Hero tingkat SS dan Hero tingkat S


Hero SS :" tidak mungkin, aku haru bergegas kesana "


Hero S : " ini kemungkinan akan terjadi hal terburuk "


Di sebuah pinggiran sungai terlihat seseorang


Tidak ketahui : " sepertinya, aku harus kesana "


Di sebuah gedung tinggi terlihat 2 orang


Tidak ketahui : ' wah-wah ada yang menarik nihh"


Tidak ketahui : " ayo kita kesana "


Kita kembali ke tempat Dio


Anak buah : " apa yang terjadi..."


Bos : " apa telah terjadi,...apa ini "


Dokter : " sial....kenapa ini bisa terjadi, dan aura menakutkan ini dari dia??"


Boss : " diaa.....siapa....dia sebenarnya "


Para anak buah penculikan itu mengambil senjata apinya dan menembak Dio, tapi peluru-peluru tersebut tidak ada yang sampai ke tubuhnya, melainkan peluru-peluru tersebut hangus


Dan Dio dengan dengan keadaan yang tidak sadar, dia mengangkat tanganya kearah orang yang menembakinya, dan Dio menyerangnya dengan aura gelapnya itu, aura gelap tersebut berubah menjadi seperti tombak yang tajam, sehingga menancap tubuh orang-orang tersebut


Boss : " apa-apaan dia....dia bukan manusia, sebaiknya aku melarikan diri "


Ketika boss tersebut mencoba melarikan diri, tiba-tiba Dio dengan cepat tepat berada di depannya


Boss : " apaa..."


Dan Dio mengangkat tangan kanannya dan mengarah ke kepala boss,


Boss : " jangan...tolong ampuni aku "


Dio: "........ma.......ti....!!!!!"


Dan seketika Dio menggenggam tangan kanannya yang mengarah ke kepala boss tersebut, dan terjadilah, kepala boss tersebut hancur


Kemudian Dio, pergi menghampiri Diana Dio masih belum sadar, dan tangan kanannya mulai mengangkat dan akan membunuh Diana


Dokter ; " dia bukan manusia lagi, bahkan dia akan membunuh adiknya sendiri, sialan, aku haru pergi


Tangan Dio mengeluarkannya sebuah bola hitam mengarahkan ke Diana yang belum sadarkan diri


Dan BERSAMBUNG...........

__ADS_1


__ADS_2