Rich People In A Parallel World

Rich People In A Parallel World
BAB 29 MEMBELI RUKO


__ADS_3

Keesokan paginya Ali bangun lebih awal karena dia ingin pergi membayar ruko yang dia sudah boking kemarin. tapi elsan yang masih tertidur di kamarnya tidak tau kalau Ali ingin pergi ke permata Senayan.


sekitar jam 7 pagi dia langsung berangkat ke sana tanpa memberitahukan elsan. di tengah perjalanan Alana menelpon.


"halo kak!kamu ada dimana?".kata Alana.


"saya lagi di jalan nih! Mau pergi ke permata Senayan, ada apa yah pagi pagi menelpon".kata Ali.


"gak apa apa! Cuman kangen beberapa hari gak pernah ketemu!, yaudah aku pergi ke sana sekalian ketemu kamu juga".kata Alana.


"yaudah kita ketemu di sana aja".kata Ali.


Setelah Ali selesai menelpon kemudian dia pun bergegas ke Senayan. kita sekarang beralih ke elsan yang baru saja bangun.


elsan baru bangun tidur dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci mukanya, kemudian dia pergi keruang tamu dan mencari Ali yang ingin menanyakan sarapan apa yang ia inginkan karena dia ingin membuat sarapan.


"Al mau sarapan apa? biar saya buatin".ucap elsan.


Tapi elsan tidak mendengar suara Ali, kemudian elsan pergi ke kamar Ali dan memeriksanya, ternyata dia juga tidak di kamarnya. Elsan mulai bertanya-tanya.


"kemana yah perginya anak itu!".gumam elsan


kemudian Elsan pergi ke balkon untuk mencarinya, siapa tau dia ada disana, ternyata disana juga tidak ada.


elsan kepikiran untuk menelpon Ali dan menuju ke kamarnya mengambil hpnya.


Kita kembali lagi dimana Ali sudah sampai ke Senayan dan terlihat dia sedang menunggu Alana di dalam Senayan. disana terlihat banyak sekali orang yang sedang sarapan di restoran disana.


Melihat disana banyak orang Ali makin bersemangat untuk membeli ruko tersebut, tiba tiba elsan menelpon.


"Al kamu lagi dimana,saya cari cari di rumah kamu tidak ada, lagi Dimana sih?".tanya elsan


"saya lagi Senayan, mau membeli ruko yang kemarin".kata Ali.


"kenapa tidak bangunin saya!kan bisa kita pergi sama sama!".kata elsan.


"lagian kamu masih capek kan!, jadi saya gak bangunin kamu".kata Ali.


"yaudah saya pergi kesana sekarang".kata elsan.


"yaudah kamu naik taksi aja".kata Ali.


kemudian elsan pergi mandi dan bergegas ke Senayan,tak lama Ali berbicara dengan elsan, Alana juga telah sampai ke tempat itu dan bertemu dengan Ali.


"selamat pagi kak!".kata Alana yang keluar dari mobil.


"pagi!, kamu dari mana saja,kok lama banget?".tanya Ali.


"maaf yah! Tadi aku isi bensin duluh".kata Alana.


"yasudah kamu tunggu duluh saya di tempat makan yang ada disana,saya mau masuk kedalam duluh".kata Ali sambil menunjuk tempat makan tersebut.


"ok aku tungguin di sana yah kak".kata Alana


Alana begitu bahagia karena dia mengira kalau dirinya bakal makan berdua lagi sama Ali. Kemudian Ali langsung masuk kedalam kantor dan ditangannya menenteng tas yang berisikan uang.


dan sales kemarin yang telah melayani Ali kemudian dia melihat Ali yang telah masuk dan langsung pergi menemuinya.

__ADS_1


"selamat pagi pak! Apakah bapak ingin melakukan pelunasan ruko yang sudah di boking kemarin?".kata sales tersebut.


"Iyya saya ingin melakukan pelunasan pak".kata Ali.


sontak sales itu terkejut mendengar Ali yang ingin melakukan pelunasan dan berfikir bagaimana caranya dia mendapatkan uang hanya dalam semalam, dia melamun di depan Ali.


"pak! Kok diam saja sih, saya sudah punya uangnya kok pak".kata Ali.


"ah..iya! Silahkan ikut saya ke ruang manajemen untuk melakukan pelunasan pak".kata sales tersebut.


Dalam hati sales berkata" mungkin dia telah meminjam uang di bank! Tapi kalau dia meminjam berarti jaminannya lebih dari harga uang yang dia pinjam".sales itu mulai bingung memikirkan tentang jaminan uang yang Ali pinjam.


Setelah Ali masuk ke ruang manajemen, kemudian Ali bertemu manager permata Senayan, lalu Ali duduk untuk melakukan akad jual beli.


"selamat pagi pak!".kata manager


"selamat pagi"jawab Ali.


"apakah bapak ingin melakukan pelunasan terhadap bangun ruko nomor 75 pak?".tanya manager.


"Iyya pak".jawab Ali.


"baiklah kami jelaskan duluh yah pak! Harga ruko kami senilai 8 miliar biayanya dengan uang boking senilai 100 juta maka harga yang harus bapak bayar senilai 7,9 miliar pak!".kata manager.


"baik pak!uangnya ada di dalam tas ini pak".kata Ali.


Kemudian manager tersebut mulai menghitung uang Ali dengan menggunakan mesin penghitung uang dan ternyata uang yang ada di dalam tas Ali lebih 100 juta, karena Ali mengira kalau uang boking tidak dihitung dengan pembayaran, makanya dia membawa uang senilai 8 miliar.


"kami sudah menghitung uang pembayarannya dan ini adalah uang lebihnya".kata Ali.


Kemudian Ali mengambil tasnya dengan uang 100 juta dan manager itu pergi mengambil surat surat dan sertifikat ruko tersebut dan memberikannya ke Ali untuk di tandatangani di atas materai.


"pak ongkosnya berapa?"tanya elsan.


"totalnya 80 ribu aja mas".kata pak sopir.


Setelah mendengar biaya ongkos taksinya, sontak dia terkejut, dalam hati berkata" anjir mahal banget ongkos naik taksi di jakarta".


Dengan berat hati elsan mengambil uang di dompet nya dan memberikan ke supir taksi tersebut. kemudian elsan turun dari taksi dan masuk kedalam Senayan.


Kembali lagi ke Ali yang sedang selesai melakukan akad, kemudian Ali menyimpan sertifikat ruko ke dalam tas ranselnya dan keluar dari kantor tersebut.


Terlihat elsan berjalan masuk dan melihat Ali yang barusan keluar dari kantor tersebut, kemudian elsan memanggil Ali.


mendengar panggilan elsan Ali berbalik kebelakang dan melihat elsan , kemudian elsan berlari menuju ke arah Ali.


"Al bagaimana dengan rukonya? Sudah di beli gak?".tanya elsan.


"sudah dong! Nih sertifikatnya ada di dalam tas saya".kata Ali


setelah mendengar rukonya sudah di beli elsan begitu senang, saking senangnya dia lompat lompat seperti anak kecil, kemudian dia bertanya tentang harga ruko tersebut.


Karena Ali tidak tega lagi membohongi sahabatnya, dia berkata dengan jujur kepada elsan.


"sebenarnya harga rukonya bukan 1 miliar,EL".kata Ali yang merasa bersalah.


"emang harganya berapa?".tanya elsan.

__ADS_1


"harga sebenarnya adalah 8 milliar".kata Ali


setelah mendengar itu elsan langsung shock dan berkata" apa..... 8 miliar! ".kata elsan.


Elsan langsung menunduk dan terlihat wajahnya yang bersedih, melihat itu Ali langsung minta maaf kepada elsan yang sudah membohonginya.


"El maafin saya yah kerena sudah membohongimu".kata Ali sambil merangkulnya bahu elsan.


"bukan itu masalahnya AL,saya mengingat kalau saya tadi menaiki taksi dan biaya ongkos 80 ribu, dengan berat hati saya memberikan uang saya kepada sopir taxi itu dan setelah mendengar harga ruko yang kamu beli ternyata seribu kali lipat dengan ongkos taksi yang tadi saya bayar, ternyata saya begitu menyedihkan".kata elsan.


Mendengar penjelasan elsan, Ali langsung tertawa dan menyuruh elsan berdiri kemudian berjalan untuk menemui Alana sambil merangkul bahu sahabatnya itu.


di restoran tersebut terlihat Alana yang sedang memakan bubur dan menunggu Ali.


Tak lama kemudian Ali dan elsan telah sampai ke restoran dimana Alana berada.


"kak di sebelah sini".kata Alana yang memanggil Ali.


Ali yang mendengarkan suara Alana bergegas kesana dan elsan bertanya kepada Ali siapa wanita yang memanggilnya.


"Al! siapa perempuan yang memanggil mu?".tanya elsan.


"oh itu! dia teman ku,ayo kesana".kata elsan.


Sesampainya mereka di tempat Alana kemudian dari dekat elsan melihat Alana yang sangat cantik dan berkata dalam hatinya "wahh cantik banget perempuan ini".


"Alana sorry yah membuat kamu menunggu".kata Ali.


"tidak apa apa kok kak!".kata Alana


"oh Iyya, kenali ini taman ku namanya elsan".kata Ali.


Elsan mengenalkan dirinya kepada Alana dan mengulurkan tangannya.


"hai nama saya elsan".kata elsan.


"Hay saya Alana".kata Alana sambil berjabat tangan.


Dalam hati Alana berkata" yaaa gak jadi dong makan berdua sama Ali". kemudian mereka berdua duduk dan memesan makanan Karena elsan dan Ali belum makan apa apa dari apartementnya.


Kemudian Ali membicarakan tentang mantan Alana yaitu Rio, mendengar itu elsan terkejut mengetahui bahwa wanita cantik yang berada di depannya ternyata mantan seorang lelaki yang dia benci.


"Alana kenapa kamu gak kasi tau kalau Rio kuliah di universitas Nasional?".tanya Ali.


"oh iya kak aku lupa memberitahu kamu kalau Rio juga kuliah di sana! Kamu gak di ganggu kan?".kata Alana.


kemudian elsan menyeletuk " apanya yang nggak di ganggu! kemarin kami kejar oleh Rio dan teman temannya, untung Ali kepikiran menuju kantor polisi, kalau tidak! kami berdua sudah berada di rumah sakit sekarang!".kata elsan.


Mereka bertiga berbincang bincang sambil menunggu makanan yang mereka berdua pesan.


...----------------...


...bagaimana kelanjutannya tunggu saja BAB selanjutnya...


...----------------...


...Jangan lupa like komen dan berikan dukungan...

__ADS_1


...----------------...


...Terimakasih ✌️...


__ADS_2