Rich People In A Parallel World

Rich People In A Parallel World
BAB 32 PERTARUNGAN DI RUANG KELAS


__ADS_3

Di dalam kafe terlihat Ali sedang menunggu pesanan kursinya datang. Di sana juga terlihat elsan yang memeriksa perlengkapan kafe karena seminggu lagi kafenya akan dilakukan pra opening kafenya dan harus mencari segerah enam karyawan.


* 1 kasir


* 2 barista


* 3 waiters


Beberapa saat kemudian Ali menunggu, akhirnya pesanannya telah datang di depan kafe dan sekarang para pengantar itu mulai menurunkan kursi kursi tersebut, 40 kursi yang diantar pakai mobil truk, kemudian mobil truk yang mengantar 20 Meja juga menyusul di belakang.


setelah selesai kursi dan meja di turunkan, kemudian para pengantar itu mengangkat kursi dan meja masuk kedalam. Terlihat di sana Ali dan elsan juga ikut mengangkat meja dan kursi masuk ke dalam.


Sekitar jam setengah 6 sore mereka sudah selesai mengangkat meja dan kursi itu masuk ke dalam kemudian pekerja itu bergegas meninggalkan kafe.


Karena hari mulai gelap Ali Dan elsan juga bergegas pulang untuk mempersiapkan karyawan yang akan dia rekrut.


Setelah mereka selesai mandi, kemudian dia pergi ke ruang tamu untuk membicarakan karyawan untuk dia rekrut.


“san apakah kamu sudah menemukan karyawan untuk kita rekrut?, karena pra opening tinggal 7 hari lagi!“.tanya Ali


“baru satu orang sih! itu pun dia teman satu kampung ku“.kata elsan


“bagus lah kalau begitu! Jadi kapan dia akan berangkat ke Jakarta?“.tanya Ali


“dia bilang secepatnya karena dia masih ada urusan di sana!“.kata elsan


Karena mereka sudah mendapatkan satu karyawan, jadi besok mereka akan membuat brosur lowongan kerja untuk di pasang di pinggiran jalan. Selang waktu, hari sudah larut malam dan masing-masing dari mereka beranjak ke kamarnya untuk istirahat.


Keesokan harinya pada jam 9 pagi, mereka berdua telah tiba di parkiran kampus, disana terlihat Nabila berjalan masuk ke kampus.


sebelum Nabila masuk, elsan memanggilnya, mendengar namanya di panggil, Nabila berbalik ke arah elsan dan Ali, karena kemarin Nabila Telah ketahuan menatap Ali, Nabila masih malu-malu, kemudian mau tidak mau Nabila harus berjalan ke arah mereka karena melihat disana ada Ali.


“pagi Nabila!“.kata elsan yang tersenyum


"pagi".kata Nabila yang malu malu.


“bil bisa bantu kami gak!“.kata elsan


“bantu apa?“.kata Nabila


“bisa bantu kami membuat brosur lowongan kerja, karena kita berdua tidak tau bagaimana cara membuatnya“.kata elsan yang menggaruk kepala


Kemudian elsan menceritakan bahwa dirinya telah membuat kafe dan mencari karyawan, maka dari itu elsan ingin membuat Brosur yang akan di pasang di pinggiran jalan nanti.

__ADS_1


mendengar cerita itu, kemudian Nabila mengiyakan keinginan elsan, terlihat Ali yang duduk di motornya menatap Nabila sambil tersenyum, melihat itu, Nabila langsung salah tingkah kepada Ali.


karena jam pelajaran sudah mau di mulai Mereka bertiga berjalan masuk di kelasnya, karena Nabila mengambil jurusan fashion design jadi Nabila berbeda kelas dengan Ali dan elsan.


Suasana Di dalam kelas sangat ribut, beberapa saat kemudian dosen mata kuliah telah masuk di kelas, seperti kemarin, dia juga memperkenal dirinya.


Jadi mata kuliah jurusan profesional bisnis adalah:


*manajemen


*pemasaran


*keuangan


*akuntansi


*ekonomi


*hukum bisnis


*kewirausahaan


Karena mata kuliah jurusan profesional bisnis ada 7 mata kuliah jadi masing-masing di bagi 3 bagian hari Senin manajemen, pemasaran, keuangan kemudian hari Selasa akuntansi, ekonomi hukum bisnis dan hari Rabu kewirausahaan pada jam 10 pagi, jadi dalam satu Minggu hanya tiga hari melakukan tatap muka kepada dosen.


karena Ali sudah melangkah ke tahap memories of heaven dari keterampilan the wisdom of heaven jadi dia tidak perlu mencatat apa yang di sampaikan kepada dosen tersebut, dan hanya menyimak apa yang di jelaskan oleh dosen.


begitu Ali menggunakan kekuatan spiritualnya untuk di masukkan di otaknya seketika semua penjelasan kata perkata dari dosen yang ada di depan, langsung masuk ke ingatannya.


terlihat di pojokan paling belakang Ali senyum senyum sendiri, melihat Ali tersenyum elsan mulai panik karena mengira Ali sedang kesurupan dan elsan mencoba menyadarkan Ali.


“AL sadar Al!, jangan mengosongkan pikiran mu“.kata Elsan yang panik


“apa sih San! Kenapa kamu bilang sadar! emang saya lagi kesurupan“.kata Ali yang berbisik


“kamu gak kesurupan? waktu kamu senyum senyum sendiri! Saya kira kamu sedang kesurupan“.kata elsan


“gak lah“.kata Ali


Mendengar itu Elsan langsung ketawa cengingikan di pojok belakang karena dia kira Ali sedang kesurupan, melihat itu dosen langsung menegur elsan


“woi yang di pojokan belakang! satu kali lagi saya lihat kamu main main di kelas saya, maka saya mengeluarkan kamu di kelas, mengerti!“.kata pak dosen


Mendengar itu elsan dan Ali langsung terdiam menundukkan kepalanya. Selang waktu, dosen sudah selesai menjelaskan dan dia berjalan keluar dari kelas, melihat itu elsan merasa lega.

__ADS_1


“uh hampir saja saya di keluarkan dari kelas,tapi yang tadi waktu mengira kamu kesurupan, itu lucu parah sih“.kata elsan


Kemudian mereka berdua ketawa bahagia di waktu jam kelas kosong dan tiba tiba ada beberapa orang laki laki menghampiri mereka berdua.


“he loh tadi yang membuat dosen marah, sebagai kompensasi, loh berikan uang 100 ribu Sama kita“.kata laki laki tersebut


kemudian Ali dan elsan menatap satu sama lain dan ketawa terbahak bahak.


“hahahaha Hay bro bilang aja loh sedang mengemis, pake acara kompensasi kompensasi segala, hahahaha“.kata elsan


“nih saya kasi 200 ribu, hitung hitung beramal kepada pengemis, hahahaha“.kata Ali


kemudian bersamaan Ali dan elsan ketawa ngakak


"ngapain masih berdiri disana! cepat pergi! Itu uang 200 ribu buat kalian, hus huss“.kata elsan yang mengusir laki laki tersebut


Terlihat wajah 3 orang yang di depan mereka berdua, memerah karena marah, kemudian satu orang yang di tengah memukul meja dengan keras.


“wets! loh marah yah bro! Masih kurang uangnya?“.tanya elsan


Seketika orang itu yang kita bisa sebut namanya Riski melayangkan pukulan kearah wajah elsan, tapi belum sempat mengenai wajah elsan, tiba-tiba Ali menahan pukulan itu dengan telapak tangannya, melihat itu elsan berdiri dan langsung melayang pukulan kearah pipi Riski "plak", Riski terhempas ke samping.


Tak bisa melihat temannya di pukul Rahmat dan Arga maju dan menedang elsan tapi elsan tidak tinggal diam, elsan menepis tendangan itu dengan bangku yang dia dudukinya, begitu pula Ali yang juga tidak Tinggal diam Ali langsung menghajar Rahmat yang ingin memukul elsan.


Seketika semua orang di dalam kelas melihat kearah mereka berlima dan ada juga yang berteriak “lawan lawan“. Kemudian Riski berdiri kembali dan menargetkan Ali.


Kini posisi sekarang terlihat 3 lawan 2, terlihat elsan dan Arga yang berduel satu lawan satu terlihat sengit dan terlihat juga Ali yang melawan Rahmat dan Riski secara bersamaan, tapi di sana terlihat tokoh utama kita, Ali tidak gentar sedikitpun malahan dia mendominasi di pertarungannya


Setelah beberapa saat kemudian,Ali berdiri di depan dua orang itu tanpa luka lebam, terlihat yang Rahmat terkapar tak berdaya di lantai dan Riski yang masih berdiri telah babak belur hingga tidak bisa melawan lagi, dan kita sekarang beralih melihat bagaimana keadaan elsan.


disana terlihat elsan yang mendominasi di pertarungannya karena Arga melihat temannya tidak bisa melawan lagi, jadi mentalnya jatuh, melihat Riski dan Rahmat tidak bisa melawan lagi elsan makin bersemangat di pertarungannya dan akan menyelesaikan satu pukulan lagi.


Kemudian elsan melayangkan pukulan ke arah perut Arga “dush“,Arga terkena pukulan di bagian perutnya dan tidak bisa bangkit lagi melanjutkan pertarungannya kembali.


Dan pemenang 3 vs 2 di menangkan oleh Ali dan elsan.


...----------------...


...Jangan lupa like komen dan berikan dukungan yah gaisss ...


...----------------...


...Terimakasih ✌️...

__ADS_1


__ADS_2