
terlihat disana ada tiga orang yang tergeletak di lantai dan di sebelahnya ada Ali dan elsan yang merapihkan kembali mejanya yang sudah berantakan.
Tak lama kemudian dosen dengan mata kuliah ekonomi berjalan masuk ke kelas, kemudian melihat ketiga orang itu yang masih tergeletak di lantai, dia langsung terkejut.
“apa yang terjadi pada tiga orang itu?“.tanya Bu dosen yang marah
Semua orang terdiam di dalam kelas itu, kemudian satu orang laki laki menjawab “mereka berkelahi bu' “.
“Siapa yang diajak berkelahi?“.kata Bu Kartika
“itu Bu', di sana yang di pojokan berdua“.kata ketua tingkat
Mendengar itu Ali dan elsan menunduk dan berkata “kami berdua Bu' “. Sontak Bu Kartika langsung membawa Ali dan elsan ke ruang dekan untuk di tanya tanya.
Kemudian Bu Kartika menyuruh ke tua tingkat untuk membawa ke tiga orang itu ke ruang uks yang ada di lantai dua. ali dan elsan berjalan ke ruang dekan bersama Bu Kartika, setelah mereka sampai di ruang dekan,bu Kartika mengetuk pintu ruangan pak Mulyadi, kemudian menyuruh mereka masuk, melihat Ali dan elsan masuk, sontak pak Mulyadi Terkejut kedatangan mereka berdua.
Tanpa basa basi Bu Kartika menjelaskan kedatangan mereka bertiga ke pak Mulyadi, setelah menjelaskan cerita Ali dan elsan pak Mulyadi memegang kepalanya karena pusing melihat kelakuan Ali dan elsan.
kemudian Bu Kartika meminta izin ke pak Mulyadi untuk pergi mengajar kembali dan pak Mulyadi mengiyakan permintaan Bu Kartika.
di ruang itu cuma ada Ali,elsan dan pak Mulyadi, kemudian pak Mulyadi meminta penjelasan secara kongkrit kepada Ali dan elsan.
“baik kalian berdua coba jelaskan bagaimana bisa kamu berkelahi dengan seruangan mu?“.tanya pak Mulyadi.
“jadi begini pak sebenarnya ke tiga orang itu mencoba memalak kami pak! Tapi teman saya yang di sebelah ini, mengejek mereka dengan sebutan pengemis kemudian mereka bertiga langsung marah“.kata Ali.
"betul apa yang di katakan Ali pak“.kata elsan
Ali menjelaskan panjang lebar ke pak Mulyadi soal kejadian yang ada di ruangan itu, mendengar penjelasan Ali, pak Mulyadi tidak langsung mengambil keputusan, malahan dia menyuruh ali dan elsan keluar di ruangannya dan akan memanggil ketiga orang itu ke ruangannya ketika sudah selesai mengobati lukanya di UKS.
Ketika mereka berdua berjalan kembali ke ke kelas nya, Bu Kartika tidak langsung menyuruh mereka berdua duduk dan menanyakan apa keputusan pak Mulyadi.
“apa hukuman yang pak Mulyadi berikan untuk kalian berdua?“.tanya Bu Kartika
“pak Mulyadi belum mengambil keputusan untuk kami Bu! Dia menunggu ke tiga orang itu mengobati lukanya dan memanggilnya ke ruangannya“.kata Ali
“bagaimana bisa! Jelas jelas kalian berdua yang melakukan pemukulan terhadap 3 orang itu!“.kata Kartika
Ternyata bu' Kartika belum mengetahui secara menyeluruh tentang kejadian tersebut, dan mengira kalau Ali dan elsan yang jadi pelakunya, padahal mereka sebenarnya adalah korban.
Setelah semua mata kuliah selesai, Ali dan elsan berjalan di lorong kampus, tiba-tiba dari belakang ada seseorang laki-laki memanggilnya.
“bro tunggu sebentar! ada yang ingin saya sampaikan kepada kalian“.kata laki laki tersebut.
__ADS_1
Ali dan elsan berbalik ke belakang dan melihat seorang laki laki berlari ke arahnya.
“ada apa bro?“.Tanya elsan
“begini bro sebenarnya kejadian tadi dikelas itu! Rafa sudah menceritakan kepada Bu Kartika kalau kalian berdua yang duluan mengganggu Riski,Arga dan Rahmat! Makanya Bu Kartika begitu jutek kepada kalian“.kata laki laki-laki tersebut
“siapa yang dibilang rafa?“.kata elsan
“itu yang ketua tingkat“.kata laki laki tersebut.
“oh begitu yah! Yaudah gak apa apa kok“.kata ali
Mendengar perkataan Ali laki-laki tersebut terheran heran dan dia memperkenalkan dirinya.
“oh iya bro kenalin nama saya TONO“.kata Tono yang mengulurkan tangannya
“saya elsan dan yang ini namanya ali“.kata elsan yang langsung merangkul Tono
“btw Al aksi kamu tadi di dalam kelas sangat epic sekali“.kata Tono
Setelah mereka berbincang bincang, mereka langsung bertiga berjalan menuju parkiran sambil menunggu nabila untuk minta brosur yang dia buat di laptopnya.
mereka bertiga duduk di bawah pohon di parkiran, mereka sambil bercerita tentang kejadian tadi, karena Tono menyinggung kembali soal kejadian waktu pra ospek, di berkata kalau dirinya sangat mengagumi pria yang di balik topeng badut tersebut.
mendengar perkataan Tono, elsan langsung tertawa ngakak.
Melihat mereka berdua yang kelakuannya mulai aneh, Tono jadi kebingungan melihatnya.
“ali,elsan kenapa sih kalian! Begitu saya menceritakan tentang sesosok joker, kalian malah tertawa,apanya yang lucu!“.kata Tono yang kesal.
“al bagaimana! Ku ceritakan gak siapa sosok joker kepada bocah ini, sosok yang dia kagumi selama ini!“.kata elsan
“ceritakan lah! Biar dia tau siapa sosok di balik topeng badut itu“.kata Ali yang mengangkat dagunya
“Kalian tau siapa sosok di Balik topeng badut itu?“.tanya Tono
“begini ton! Sebenarnya di Balik sosok joker itu ada di depan kamu!“.kata elsan
“siapa? Kamu San!“.kata Tono
“bukan lah! bagaimana mungkin itu saya, ngelawan satu orang saja sudah ngos-ngosan, apalagi melawan lima orang“.kata elsan
“kalau bukan kamu, berarti Ali sosok dibalik joker itu“.kata Tono
__ADS_1
Setelah mengetahui kalau Ali yang selama ini Tono kagumi dia langsung melompat ke Ali dan memeluk bahagia, kemudian elsan juga memperlihatkan foto Ali yang memakai topeng badut.
suasana di bawah pohon itu sangat damai, melihat mereka bertiga bercanda tertawa bahagia. Tak lama kemudian nabila telah tiba di parkiran dan berjalan ke arah mereka bertiga.
Nabila langsung memberikan flashdisk yang berisikan brosur itu kepada Ali, terlihat Nabila yang bertatapan dengan Ali, tidak bisa menahan pesona Ali dan membayangkan kalau Ali akan menembaknya.
Ali terus memanggil Nabila karena Nabila melamun membayangkan kalau Ali akan menembaknya, dia terlihat senyum senyum sendiri di depan Ali.
kemudian Ali menyentuh pundaknya dan berkata “bil kamu kenapa?“.sontak Nabila tersadar dari lamunannya dan berkata “gak apa apa kok al“. wajah Nabila terlihat memerah karena malu.
Kemudian elsan dan Tono bergosip di belakang Ali.
“ck..cK...sayang sekali yah! wanita yang begitu cantik ternyata dia sudah gila“.kata Tono yang berbisik.
“ton dia emang gila! Lebih tepatnya tergila gila dengan ali“.kata elsan
“iya juga sih! Andaikan saya perempuan, pasti saya juga sudah tergila gila dengan ketampanannya“.kata Tono
“andaikan saya juga jadi perempuan, mungkin perawan saya kuberikan kepada Ali,hahahaha“.kata elsan yang tertawa.
Mendengar mereka berbisik bisik, Ali berjalan ke arahnya dan langsung memukul kepala mereka masing-masing. Melihat kejadian itu Nabila tertawa dengan senyuman seperti matahari terbit yang perlahan lahan bersinar.
Karena Ali sudah mengambil flashdisk dari Nabila, Nabila berpamitan Karena sopir yang menjemputnya sudah datang.
Setelah Nabila pergi, terlihat Tono yang kepo isi flashdisk tersebut, dan langsung menanyakan kepada Ali.
“al! apa sih isi flashdisk itu?“.tanya Tono
“ini isinya brosur lowongan kerja ton !“.kata Ali
“kamu jadi sales yah?“.tanya Tono
Kemudian Ali menjelaskan kepada Tono bahwa dirinya akan membuka kafe di permata Senayan dan mencari karyawan untuk bekerja di kafenya.
Karena Tono tidak punya kerjaan selain berkuliah, dia langsung menawarkan dirinya untuk berkerja di kafe tersebut.
Mendengar itu Ali langsung menerima Tono untuk bekerja dan mereka bertiga bergegas ke jalanan untuk menyebarkan brosur lowongan kerjanya.
...----------------...
...Jangan lupa like komen dan berikan dukungan yah gaisss ...
...----------------...
__ADS_1
...Terimakasih ✌️...