Rich People In A Parallel World

Rich People In A Parallel World
BAB 39 PERTARUNGAN HIDUP DAN MATI


__ADS_3

Pertarungan pun di mulai Ali langsung menyerang Rio yang berlari duluan, Ali melayangkan pukulannya ke wajah Rio, Sakin cepatnya pukulan Ali, Rio pun terpental, melihat Rio terpental, Randy terkejut karena pukulan Ali sangat cepat, kemudian Randy berlari ke Arah Ali dan melepaskan tendangan pas di bagian perutnya. kemudian menghindari tendangan itu dan langsung meraih kaki Randy dan membantingnya ke tanah, kemudian Ali menghajar wajah Randy membabi-buta, terlihat penglihatan Randy mulai gelap dan akhirnya dia tidak sadarkan diri.


terlihat Rio yang sedang bangkit setelah terkena pukulan Ali, kemudian Rehan Rangga dan Rizal bersama sama menyerang Ali, dengan serangan begitu banyak yang mengarah kepadanya, Ali tanpa kesulitan menghindari dan menepis serangan tersebut.


Terlihat mereka bertiga sangat antusias menyerang Ali dan pertarungan itu terlihat seperti adegan yang ada di film film action.


Karena Randy sudah tidak sadarkan diri, sekarang hanya tinggal empat orang yang harus di hadapi oleh Ali.


Kemudian Rio berteriak kepada mereka bertiga. “kalian bertiga mundur“.


Mendengar itu, mereka bertiga secara bersamaan berhenti menye Ali dan melihat kearah Rio. Di belakang terlihat Rio mengeluarkan pisau dan ingin menusuk Ali, kemudian temannya terkejut karena Rio benar benar ingin membunuh Ali.


“rio apa yang kau lakukan?“.tanya rangga


“gw harus menghabisi bajingan itu“.kata Rio


“woi Rio, kamu jangan gegabah, kalau kamu membunuh si bajingan itu, kita semua akan di penjara“.kata Rizal


“iya benar, kita hajar saja dia sampai nyawanya saja yang tersisa“.kata Rehan


“kalian semua pengecut! Loh gak liat hah! lihat Randy sudah tidak sadarkan diri, dan sekarang kalian masih ingin bertarung dengan tangan kosong!“.kata Rio


“lihat! dengan kalian bertiga menyerang secara bersamaan! Dan kalian masih tidak bisa mengalahkannya“.kata Rio dengan emosi


terlihat Ali yang berdiri tegak di sana dengan tatapan yang tajam, kemudian Rio berlari ke arah ali dan ingin menusuknya, melihat itu teman temannya berteriak “rio jangan!“.


Tapi Rio tidak menghiraukan perkataan teman temannya dan tetap berlari ke arah Ali dengan pisau yang dia pegang.


Ali mulai bersiap siap menghadapi Rio, tiba tiba Randy tersadar dari pingsannya, yang masih berlumuran darah dengan sekuat tenaga memegang Ali dari belakang.

__ADS_1


Sontak Ali terkejut dan dia tidak bisa bergerak, sedangkan Rio mulai mendekati Ali dengan pisau yang menjulur ke depan, sekitar beberapa centi lagi di perut Ali, kemudian Ali menggunakan kekuatan spiritualnya, dengan cepat Ali berpindah kebelakang, tiba tiba pisau itu menancap di tubuh Randy, karena perpindahan Ali yang begitu cepat sampai sampai Rio mengira kalau yang dia tusuk adalah Ali.


“mati kau bajingan“.kata Rio yang begitu marah.


“Ri..Rio! yang loh tusuk itu gw bukan ali“.kata Randy


Kemudian Rio mengangkat kepalanya dan melihat Randy yang begitu lemas, kemudian Rio sangat marah dengan Ali dan langsung mencabut pisau yang menancap di purut Randy, Rio kemudian melancarkan serangannya kepada Ali menggunakan pisau Tersebut.


Terlihat dari kejauhan Rehan rizal dan rangga berlari ke arah Randy yang sudah berlumuran darah di seluruh tubuh, kemudian dengan cepat Rangga menelpon ambulans untuk di bawa ke rumah sakit.


Terlihat di sana Rio masih menyerang Ali menggunakan pisau, karena Ali sudah melihat celah untuk melakukan counter attack, Ali langsung memegang tangan Rio yang memegang pisau dan mematahkan tangannya “krek, suara tulang patah“.


Rio langsung berteriak kesakitan dan menjatuhkan pisau tersebut, sebelum Rio selesai berteriak, Ali langsung melayangkan pukulannya ke wajah Rio dengan sangat cepat dan bertubi tubi, setelah Rio di hajar habiskan, penglihatan Rio mulai gelap dan akhirnya dia tidak sadarkan diri.


kemudian Rehan rizal dan rangga melihat ke arah Rio yang sedang tidak sadarkan diri. Kemudian Ali berjalan ke arah ketiga orang tersebut, melihat Ali berjalan, mereka langsung bergetar ketakutan, karena ketiga orang tersebut seperti melihat iblis yang akan melahap.


“i..iya, kami sudah menelpon ambulans dan dia sudah ada di pertengahan jalan“.kata Rehan yang Tremor


kemudian Ali berjalan ke motornya dan mengambil air boto yang ada di dashboard motornya. Kemudian dia membasuh tangannya yang berlumuran darah, setelah selesai mencuci tangannya dia berjalan ke arah Rio, melihat itu, Rizal memohon untuk tidak memukul Rio lagi, Rizal mengira kalau Ali ingin memukuli Rio tapi nyatanya Ali mengambil handphonenya yang di letakkan selah selah tembok.


Kita kembali lagi dimana sebelum Ali bertarung melawan mereka berlima, waktu Ali turun dari motor, dia berfikir untuk membuat bukti kalau nanti ada kejadian yang tidak terduga, dengan cara merekam kejadian pada saat pertarungannya.


Kemudian Ali meletakkan handphonenya di dinding untuk mem video kejadian tersebut, supaya kalau dia di laporkan ke polisi, dia punya bukti yang bisa dia tunjukkan.


setelah Ali mengambil handphonenya, dia bergegas untuk pulang dan meninggalkan mereka berlima di gang tersebut.


Tak lama kemudian setelah Ali meninggalkan gang itu, ambulan telah tiba di tempat kejadian dan dengan cepat melakukan pertolongan pertama kepada Randy yang saat kondisinya sekarang sedang kritis.


Dan petugas ambulans yang lainnya sedang mengangkat Rio masuk kedalam mobil, tak lama kemudian ambulans kedua datang, karena sebelumnya, setelah melihat Rio tumbang, dia menelpon kembali mobil ambulans untuk membawa dua mobil di tempat kejadian.

__ADS_1


Setelah semuanya sudah di masukkan ke dalam mobil, mereka dengan cepat bergegas ke rumah sakit, dan di dalam mobil terlihat Rehan Rizal dan Rangga Yang sedang syok mengingat kejadian yang mengerikan itu.


Kemudian mereka bertiga bersumpah untuk tidak bersinggungan dengan Ali. kita kembali di mana Ali sedang berada di taman pusat kota, terlihat Ali telah duduk, dan mencoba untuk meredakan emosinya dengan sebatang rokok, tiba tiba handphonenya berbunyi, dan melihat ternyata yang menelpon adalah Ali yang duluh membeli emasnya.


“halo!“


“halo! Apa kabar tuan drex“.kata alex


“baik! Ada apa menelpon saya“.kata Ali


“begini tuan drex! Apakah anda masih mempunyai emas! Yang seperti kemarin yang anda jual“.kata Alex


“iya, saya masih ada emasnya“.kata Ali


“begini tuan, kalau anda menjualnya, saya akan membelinya dengan harga 1M/kg! Bagaimana tuan, apakah harganya masuk akal“.kata Alex


“begini aja, karena ini bisnis besar, bagaimana kalau kita ketemu di kafe untuk membicarakan soal harga“.kata Ali


“baik lah, bagaimana nanti malam jam 8 di kafe jln Melawai di filosofi kopi “.kata Alex


“ok, Sampai jumpa nanti malam“.kata Ali


sekitar jam 5 sore Ali bergegas pulang ke apartemennya, bersiap-siap untuk pergi ke filosofi kafe.


...----------------...


...Kalau ada kata yang salah tolong di koreksi yah gaiss...


...Terimakasih ...

__ADS_1


__ADS_2