Rich People In A Parallel World

Rich People In A Parallel World
BAB 38 PERESMIAN KAFE ALI


__ADS_3

malam pun tiba di mana kafe royal future telah resmi di buka, terlihat di dalam kafe begitu banyak orang, sampai sampai kafepun penuh, terlihat ada juga orang yang membungkus makanan karena tidak kebagian kursi.


Semua pengunjung begitu gembira dengan makanan kafe tersebut, terlihat di dalam dapur Ali sedangkan sibuk di bantu oleh elsan.


Begitu pun karyawan yang lainnya, telah mengerjakan tugasnya masing-masing, sekitar jam 10 malam kafe masih belum sepi dan kafe telah sepi ketika jam setengah 12 malam.


Ali meminta Renita menghitung omset malam ini dan akan di berikan kepadanya hasil catatannya.


begitu semua telah selesai di hitung dan juga waiters sudah selesai membersihkan seluruh Meja, terlihat juga elsan sudah selesai membersihkan dapur.


Setelah selesai semua, seluruh karyawan bergegas pulang, seperti kemarin, Ali mengantar pulang Lisa terlebih dahulu kemudian dia pulang ke apartemennya.


Karena kelelahan Ali dan elsan pergi ke kamarnya untuk tidur. Ke esokan harinya, pada jam 9 pagi, mereka telah berada di parkiran kampus bersama elsan dan Tono.


karena mereka sedang ada mata perkuliahan, untuk sementara waktu, Ali akan membuka kafenya pada jam 4 sore, dan akan mencari lagi karyawan untuk menggantikannya.


waktu telah berlalu, pada jam tiga sore kelas telah selesai dan seluruh mahasiswa telah keluar masing-masing meninggalkan kelasnya, dan disana juga terlihat Ali elsan dan Tono yang berjalan keluar dari kelas.


Mereka bertiga terus berjalan, tiba tiba Nabila memanggil Ali, mendengar namanya di panggil, Ali langsung berbalik ke arah Nabila.


Nabila berjalan ke arah mereka bertiga sambil memasang wajah kesal, melihat wajah Nabila kesal, elsan dan Tono terburu buru meninggalkan Ali dan Nabila berdua di sana.


“al kenapa sih kamu gak kasi tau aku, kalau kamu sudah membuka kafe kamu kemarin!“.kata Nabila yang kesal


“maaf bil! Saya lupa kasi tau kamu“.kata Ali


“yaudah deh! Kapan kamu pergi ke kafe?“.kata Nabila


“ini baru mau pergi“.kata Ali


“aku ikut yah“.kata Nabila


Ali menyetujui permintaan Nabila yang ingin ikut dengannya, setelah itu mereka berdua berjalan menuju ke parkiran.

__ADS_1


Melihat Tono dan elsan di sana, Ali meminta elsan untuk bersama Tono karena dia akan bersama Nabila.


“bil kamu sudah telpon sopir kamu gak?“.tanya Ali


“oh, tunggu sebentar, aku telpon duluh sopirku“.kata Nabila


Setelah Nabila menelpon sopirnya, Nabila langsung naik ke motor Ali, dan Ali langsung menancap gas menuju ke kafenya dan di susul oleh Tono dan elsan.


Di tengah perjalanan Nabila berfikir untuk mengabadikan momen berduaan dengan Ali di atas motor, kemudian Nabila diam diam nge vlog bersama Ali.


Sesampainya di kafe, terlihat Wahyu yang tinggal di sana mulai membersihkan kaca kaca kafe, melihat Ali telah datang, Wahyu langsung menyapa Ali.


“selamat sore bos“.kata Wahyu


“sore! Gimana keadaan kafe? Sudah bersih gak?“.tanya Ali


“sudah bersih bos“.kata Wahyu


setelah selesai menyapa, Ali mengajak Nabila masuk ke dalam, Kemudian elsan dan Tono menyusul di belakang, karena penasaran Wahyu bertanya kepada elsan.


“oh itu namanya Nabila, gimana! Cantik gak?“.tanya elsan


“wah itu bukan cantik lagi namanya, tapi sangat cantik, itu pacarnya bos Ali kan?“.tanya Wahyu


“bukan, tapi perempuan itu sangat menyukai Ali, jangan bilang siapa siapa yah“.kata elsan yang berbisik


“ok, emang pantas sih kalau bos kita banyak di sukai perempuan“.kata Wahyu


“kamu belum tau aja, ada satu perempuan sangat cantik melebihi kecantikan Nabila, namanya Alana tapi dia sudah tidak tinggal lagi di jakarta“.kata


“seriusan, wah saya jadi iri dengan bos kita, yang di kerumuni gadis cantik“.kata Wahyu


Setelah selesai bergosip elsan dan Tono berjalan masuk kedalam untuk mengganti baju, beberapa saat kemudian karyawan lainnya telah datang dan bergegas masuk untuk bekerja.

__ADS_1


Sekitar jam 4 sore kafe telah di buka dan semua orang berbondong-bondong masuk ke dalam kafe, karena berita semalam kafe ini menjadi viral, maka dari itu banyak orang yang ingin mencoba makanan dan minuman kafe royal future.


Di selah waktu yang sibuk, Ali berjalan ke kasir untuk memberikan catatan bahan bahan yang telah dia buat kepada Renita dan meminta besok bahan itu sudah di beli sebelum kafe di buka.


Sekitar jam 11 malam kafe royal future sudah di tutup, terlihat di sana karyawan telah duduk kelelahan, melihat itu, Ali mengumumkan kalau semua karyawan bisa mengajak satu orang taman atau keluarganya untuk bekerja disini, kemudian Wahyu menyeletuk.


“pak! saya tidak bisa mengajak teman saya karena rumah saya sangat jauh“.kata Wahyu


“gak apa apa, maksud saya kalau kalian mau, kamu bisa mengajak teman atau keluarga untuk bekerja di sini“.kata Ali


Setelah mendengar perkataan Ali, semua karyawan sudah mengerti ,bahwa tidak harus mengajak kerabat untuk bekerja di kafe tersebut.


beberapa hari kemudian, karyawan sudah bertambah tiga orang dan Ali melakukan pengaturan terhadap karyawan baru, Sintia bersama satrio bertugas di dapur kemudian Parto menjadi waiters, dan elsan kini jadi manager kafe, kemudian Ali Hanya sebagai status owner dan tidak bekerja lagi, begitu pun Tono yang hanya bekerja part time karena permintaan orang tuanya untuk kuliah sambil bekerja.


Kafe Ali berjalan seperti biasanya, banyak pengunjung yang berdatangan karena makannya yang sangat enak dengan harga kisaran 80 ribu dan ada juga makan biasa yang seperti di tempat tempat lain.


terlihat Ali yang berada di dapur untuk mengajarkan cara membuat makanan dan minuman khas di kafe royal future.


Setelah selesai mengerjakan cara membuat makanan dan minuman, ali ingin keluar jalan jalan karena berfikir kalau di kafe sudah tidak ada lagi yang dia bisa lakukan.


Di perjalanan dengan santai mengendarai motor dengan sendirinya, kemudian Ali melihat di kaca spion motornya, ada segerombolan motor yang mengikutinya.


“gawat! Rio mengejar saya, bakalan merepotkan kalau dia menghentikan ku di tengah jalan, saya harus membawanya ke gang yang sepi“.gumam Ali


Ali langsung menancap gas dan mencari gang yang sepi untuk melawan mereka. Setelah Ali menemukan gang dia langsung memancing Rio dan teman temannya untuk masuk kedalam gang.


setelah Ali masuk dan kebetulan gang itu jalan buntu, kemudian Ali berhenti dan melepas helmnya. Tak lama Ali melepas helmnya Rio dan teman temannya sudah berada di belakang Ali.


“hahahaha! Mau kemana lu anjing“.kata Rio


“tenang saya gak akan lari lagi seperti yang kemarin“.kata Ali


“bagus lah kalau gak akan lari, yah meski loh mau lari juga, gak bakalan gak bisa karena jalan keluarnya sudah kami tutup berlima“.kata Rio

__ADS_1


di jalan yang sepi itu, terlihat orang yang sama yang mengeroyok ali di kampus, disana ada Rio Randy Rizal Rangga dan Rehan.


Kemudian Ali mulai bersiap untuk melawan mereka berlima sekaligus begitu pun mereka mulai berlari menyerang Ali.


__ADS_2