
Melihat jam pasir aneh yang di langit membuat kepala budi terus berpikir. Apakah arti dari jam pasir yang menggantung di atas ? Apakah jika menyelesaikan teka-teki dia dan orang-orang bisa pulang ? Apakah ada petunjuk lain yang terlewatkan ?
"Jam pasir di atas itu adalah tentang jam berakhirnya acara rich ragnarok." teriak budi.
Ternyata, itu bukan jawabannya. Budi sedikit kecewa dan buru-buru masuk ke rumah tuan gilbert yang sudah memberikan mereka tumpangan. Sudah dua hari mereka menumpang dan selama itu pula budi terus berpikir, namun ia belum menemukan jawaban yang tepat.
Selama dua hari pula, ia dan heru terus pergi ke hutan di sekitar desa bersama warga. Mereka pergi bersama warga untuk mewaspadai serangan goblin seperti tempo hari. Sebagai gantinya mereka semakin akrab dengan warga desa dan warga juga memberikan mereka hadiah kayu bakar. Hadiah kayu bakar tampaknya menjadi hadiah quest tempo hari.
"Kak budi ini, makanan dari kak mita." kata clara sambil membawa keranjang berisi roti gandum dan keju. Ia adalah anak tuan gilbert, gadis yang diselamatkannya.
"Makasih clara, apa kamu tidak takut datang kesini? nanti kamu dikejar goblin lagi." kata budi bercanda.
"Tidak dong, dulu itu hanya kebetulan saja aku pingsan. Aku ini anak tuan gilbert, ksatria pelindung raja. Kalau sudah besar nanti goblin tinggal kutebas pasti langsung mati." jawab clara dengan bangga.
"Dibelakangmu ada goblin itu." kata budi mencoba menakuti.
"Waaaaaaaaaaaaaah." seru heru mencoba menakuti clara.
Clara kaget dan berlari pulang ke rumah. Budi dan heru melihat hal itu, langsung tertawa terbahak-bahak. hal itu dilakukannya karena heru dan budi sering bermain dengan clara. Terkadang clara juga menjahili mereka, jadi kadang mereka juga membalasnya.
Beberapa jam, kemudian mereka pulang bersama warga sambil membawa kayu untuk membangun rumah yang rusak. Budi tidak memberitahukan soal super system yang dapat menyimpan item, khawatir nanti warga merasa aneh dan takut.
Saat malam telah semakin gelap, budi akan segera pulang. Ia merasakan ada tatapan dari balik rimbunnya pepohonan di hutan. Ketika hendak berbalik mencari tatapan tersebut, ia tidak menemukan apa-apa. Sempat budi mengeluarkan pisaunya waspada. Heru yang tidak sadar hanya berjalan pulang.
Sampai di rumah tuan gilbert, budi tidak merasakan ada yang salah. Namun, Firasatnya seolah berkata ada yang mengganjal. Setelah pulang, ia istirahat di kamar sambil memikirkan teka-teki jam pasir.
Sedangkan mita di dapur kesulitan memasak dengan tungku kayu. Ia beberapa hari mengalami ke khawatir susu bubuk yang tersisa bakal habis dan tidak ada cara dari super system untuk mendapatkan susu bubuk. Terpaksa kadang, ia mencampur susu bubuk dengan susu cair yang dibelinya di pedagang di desa. Saat membeli susu, ia ingat sesuatu dan buru-buru masuk ke kamar.
"Abang katanya ada karavan aneh muncul di pinggiran desa." kata mita sambil menunjuk ke sebuah arah.
"Karavan aneh bagaimana?" tanya budi penasaran.
"Aku tadi ketemu mas parjo, katanya karavan itu jual item gacha dan pandai besinya bisa naikkan level item kalau menempa item." jelas mita sambil memeriksa kaleng susu.
"Kamu yakin ?" kata budi dengan wajah kaget.
__ADS_1
"Yakin bang, mas parjo katanya ketagihan gacha tingkat tembaga. Abang kayaknya harus cek itu besok deh." kata mita sambil memperhatikan panji yang sedang tertidur.
"Iya besok abang cek. Kebetulan ya, abang juga merasa aneh tadi dekat hutan kayak ada yang mengawasi." kata budi khawatir.
"Abang yakin beneran ada yang mengawasi?" kata mita kaget dan langsung menatap budi.
"Abang tidak yakin, tapi firasat abang benar-benar buruk. Mungkin habis dari pinggiran kota lihat itu karavan, abang langsung ke hutan." kata budi terdengar sangat serius.
"Firasat itu harus dibuktikan bang, benar atau nggaknya. Bukan diabaikan, mita percaya sama firasat abang." kata mita sambil berjalan kembali ke dapur.
Setelah bangun pagi-pagi sekali, budi dan heru segera buru-buru ke karavan yang terdapat di pinggiran kota. karavan itu terdiri dari beberapa kereta kuda dengan bak tertutup. Budi juga sempat melihat bang parjo. terlihat papan nama di karavan itu bertuliskan toko petualangan jaya. dalam hati budi merasa namanya mirip toko material.
"Bos lagi ngapain disini?" seru budi kaget melihat parjo.
"Ini lagi beli item gacha. Kalian belum tahukan karavan ini kayaknya khusus peserta rich ragnarok?" jelas parjo terlihat senang.
"Kami baru tahu sekarang bos. Pantas karavan ini terlihat aneh." kata budi. heru hanya mengangguk di sampingnya.
"Kalau budi bisa nggak kau bayar aku dengan kalung emas yang kau pinjam tempo hari. Kukasih diskon deh kamu punya berapa koin emas sama koin perak. Berapa saja, sekarang saya butuh buat ngegacha." kata dengan nada menawar.
"Karena sudah janji, saya cuman punya satu perak dan satu emas bos." kata budi sambil memberikan koinnya.
"Kenalkan ini pak jack si pedagang. Dia jual beberapa item, pak saya mau beli kotak gacha tingkat emas dan perak. Sekalian jelaskan aturan gachanya sama dua orang ini. mereka kenalan saya. mereka juga pemain rich ragnarok." kata parjo memperkenalkan jack. heru dan budi segera berjabat tangan dengannya.
"Pak parjo kali ini membawa koin emas dan perak. Gacha di sini tergantung dari koin yang dibayarkan, koin yang digunakan sama dengan koin untuk toko biasa. Berbeda dengan gacha hadiah dari panitia yang tidak punya kepastian tingkatan. Hasilnya bisa item atau skill secara acak dengan tingkat kelangkaan tertentu. Seperti yang kalian ketahui urutan koin dari yang paling berharga antara lain, platina, emas, perak, besi, tembaga dan timah." jelas jack sambil menunjukkan kotak kecil seperti kado dengan berbagai variasi warna.
"Saya baru tahu ternyata begitu urutannya." kata budi dengan wajah terkejut.
"Misalnya gacha platina memiliki kepastian mendapatkan kelangkaan tingkat s, sedangkan emas memiliki kepastian mendapatkan kelangkaan tingkat a dan kemungkinan mendapatkan tingkat lebih tinggi. Begitu seterusnya sampai nilai koin terendah." jelas jack.
"Jadi kalau koin koin timah cuman dapat gacha kelangkaan tingkat e dan kemungkinan lebih tinggi. Jadi ada kemungkinan kalau gacha timah hasilnya bisa tingkat s tapi kepastiannya tingkat e." kata budi sambil menunjuk kotak berwarna perak agak gelap.
"Iya bisa dibilang begitu, kami juga menawarkan penukaran koin sesuai standar seperti penukaran di toko lainnya, 1 koin lebih dengan nilai tinggi senilai dengan 3 koin di bawah nilainya, jadi jika koin platina setara dengan 3 koin emas dan 1 koin emas setara 3 koin perak, begitu seterusnya." jelas jack.
"Kalau cuman menukar bisa kan ? saya mau menukar 27 koin tembaga bisa ditukarkan sama koin perak." tanya budi sambil mengeluarkan koinnya.
__ADS_1
"Bisa silahkan, nilainya sekitar 3 perak." kata jack sambil menerima koin budi.
"Kamu tidak beli gacha?." tanya bos mengarah ke budi.
"Uang ini buat keperluan yang lain bos. tempo hari sudah ampas gacha saya bos. Terima kasih ya bos, kayaknya saya harus buru-buru soalnya beberapa warga mau ke hutan nanti kalau ada goblin muncul bisa masalah." kata budi buru-buru ingin pergi.
"Jangan buru-buru, bagian penempaan besi di sebelah bisa menaikkan level item. Kamu coba ke sana.tanya sama mereka tukang penempa." kata parjo sambil menunjuk ke sebuah arah.
"Ok makasih bos." kata budi sambil melambaikan tangan,
Budi segera berjalan ke beberapa meter dekat karavan. Ia melihat ke sebuah tempat penempaan dengan kumpulan orang jebol dengan janggut tebal. Budi sempat kaget, tapi ia langsung sadar kalau mereka bukan manusia. Mereka adalah dwarf.
"Apa disini tempat untuk menempa?" tanya budi penasaran.
"Bukan disini itu tempat buang air besar." kata dwarf sembari mengasah pedang.
"Apa kau manusia tidak punya mata atau matamu yang perlu ditempa." kata dwarf lain yang sementara menempa.
Budi sedikit kesal dan mengurungkan niatnya untuk menempa. Ia tanpa berkata-kata ingin segera pergi saja. Namun, tiba-tiba seperti ada yang menahan kakinya. Ia terpaksa menunduk ke bawah melihat ada sesuatu, ternyata dwarf lain yang lebih pendek dengan kacamata.
"Mohon maaf tuan pelanggan, dwarf di sini kebanyakan tak tahu sopan santun dan tak tahu berbisnis. Sekali lagi mohon maaf, ada keperluan apa? kenalkan namaku bernard." kata bernard sambil tersenyum.
"Saya adalah budi, peserta rich ragnarok." kata budi memperkenalkan diri.
"Peserta rich ragnarok, hampir saja kalian dipenggal oleh para dewa. Jadi kalian dwarf bodoh harus waspada?" kata bernard sambil melihat ke dwarf lain.
"Saya ingin meningkatkan level item ini." kata budi sambil mengeluarkan item celengan babi ngepet.
"Item khusus peserta yang dibuat para dewa. Benda ini sulit ditingkatkan, butuh satu batu satu penempaan khusus atau beberapa item biasa. di mana hasil peningkatannya satu atau dua level saja. Apakah tuan punya benda-benda itu. Sekalian dengan bayarannya 3 koin tembaga." jelas bernard.
"Ini cuman item biasa dan ini koinnya, apa ini cukup?" kata budi sembil memberikan item dan koinnya.
"Tampaknya ini cukup, tuan silakan menunggu di kursi di pojokan sana." kata bernard sambil menunjuk sudut ruangan.
Dwarf membuang benda itu dalam sebuah tungku api yang panas, ia mencampurnya dengan sebuah bubuk. item-item itu seolah meleleh menjadi cairan yang menyala berwarna biru. Ia mengambil palu celengan babi ngepet dan menyiramnya dengan cairan itu.
__ADS_1
Celengan babi ngepet segera menyala menjadi berwarna biru dengan cahaya sihir. Para dwarf segera maju dan memukul benda itu dengan palu. Dentangan palu seolah membentuk nada tertentu yang terdengar sangat harmonis. Sampai akhirnya prosesnya selesai.
"Ini itemnya tuan, silakan lihat perubahannya." kata bernard dengan bangga.