
tak terasa 2 tahun berselang setelah masa pelatihan yang dijalani rayleight.
tabib zao merasa kagum sekaligus terheren heran melihat perkembangan dari rayleiht.
bagaimana tidak, diusianya yang hanya menginjak 7 tahun saja dia telah mencapai ranah mengguncang bumi tingkat menengah.
kebanyakan para kultivator mencapai tingkatan itu pada usia setidaknya 30 tahun, bahkan para kultivator yang terbilang jenius pun baru mencapainya paling tidak di usia 20 tahun atau lebih.
bisa dikatakan rayleight adalah seorang jenius diantara para jenius, yang muncul dalam seribu tahun sekali saja. benar benar bakat yang menakutkan.
"nak rayleight, tak terasa sudah 2 tahun kau melakukan pelatihan. dan kurasa sepertinya kemampuan sudah cukup untuk langsung terjun kedunia persilatan... apakah kau siap? "
ucap tabib zao seraya mengelus kepala murid kesayangan nya tersebut.
"murid hanya mengikuti arahan guru.. murid yakin apa yang guru inginkan adalah yang terbaik untuk murid.. "
jawab rayleight dengan senyuman mungil diwajah lucunya.
*****
disebuah kota terlihat kepulan asap membahana menutup pemandangan yang terjadi di kota itu.
"bunuh semua yang tidak berguna... tangkap anak anak dan para wanita..!! ".teriak salah seorang memerintah dengan berdiri sombong didalam keadaan yang terpecah belah.
terdengar isak tangis serta teriakan pilu menyebar diantara reruntuhan kota.
__ADS_1
"dasar kalian para budak iblis... tidak peduli jika ku mati hari ini... aku takkan tunduk...!! "
bentak seorang pria muda yang terlihat menahan amarah.
"ooorrrraaaaaaaa..!!!!!!! "
pemuda tersebut langsung menerjang kearah kerumunan prajurit iblis yang sudah siap menyambut serangan.
"craaassshhhh!! "
pemuda tersebut terlempar hingga membentur sebuah bangunan. terlihat ia memuntahkan darah segar dari mulutnya.
"sialan aku terlemah... ".batin pemuda yang ternyata bernama faruq tersebut.
"matilah kau makhluk lemah...!!"
"ddhhhuuuaaarrrrr...!!! ".
iblis itu terlihat terlempar 30 meter hingga menghancurkan bangunan bangunan yang tertabrak olehnya.
pemimpin para prajurit iblis tersebut mengerutkan alis nya melihat apa yang terjadi.
"siapa yang berani menyerang bawahanku..!!??".bentak nya dengan mengalirkan sedikit tenaga dalamnya hingga membuat suaranya terdengar menggelegar.
kepulan debu perlahan sirna. terlihat 2 sosok berdiri didepan faruq yang sudah siap menerima kematian.
__ADS_1
terlihat seorang pria sepuh dan seorang bocah kecil berdiri menarap para iblis dengan pandangan yang menekan.
"rayleight sekarang saatnya kau mempraktekkan apa yang kau pelajari selama ini... ".ucap pria sepuh tersebut.
rayleight mengangguk dengan tersenyum mendengar perintah tersebut. dan tiba2 hilang dari tempat awal dia berada.
"dhhuuaarrrr..!! ".craaassshhhh!!! "
mendadak tiba tiba terdengar suara jeritan para prajurit iblis yang tak tahu apa yang tengah menghantam mereka.
potongan potongan tubuh serta muncratan darah berserakan memenuhi tempat itu.
pemimpin para iblis yang bernama yami mejdai mengerutkan keningnya.
"ranah mengguncang bumi?? bagaimana mungkin seorang anak yang bahkan belum dewasa memiliki kultivasi setinggi itu..?? "
ucap yami dengan keheranan.
para prajurit iblis serentak merasa tekanan yang mengerikan melihat dengan mudahnya rayleihgt menghabisi mereka. terlihat keringat berkucuran diwajah mereka.
"ahli dari mana kah yang sudah kami singgung saat ini... mungkin kami dapar memberikan cendera mata untuk berdamai...?? ".
ucap yami sambil menahan serangan rayleihgt yang mematikan. rayleight mundur beberapa langkah melihat kemampuan yang ditunjukkan yami. dengan hanya satu tangan yami dapat menghentikan serangan mematikan dari rayleight.
"rayleight mundur lah... dia bukan lawanmu.. "
__ADS_1
ucap pria sepuh yang ternyata adalah tabib zao guru dari rayleight.
"bukan kah kau adalah yami jendral iblis dari suku ya'jud dan ma'jud...?? ".ucapnya seraya berjalan santai kearah yami.