
"Aw...." Kyung Hae terduduk di atas rerumputan taman.
Min An dan Kang ln yang berada beberapa langkah di depannya pun sontak menoleh ke belakang. Ke arah Kyung Hae.
Min An memiringkan sedikit kepalanya. Drama apa lagi yang akan dilakukan si gila ini. Dengan anggun ia berjalan menghampiri kakaknya, lalu mengulurkan tangan. Isyarat menolong.
Sedangkan Kang ln hanya diam mematung di tempat dan melihat dari kejauhan. Terjatuh tanpa disentuh, menarik. Batinnya. Padahal itu hanya rumput imitasi yang dibawahnya adalah lantai keramik. Karena pada dasarnya taman ini hanyalah taman imitasi.
Kyung Hae meraih tangan Min An lalu Min An menarik nya ringan dan membantunya untuk berdiri. Namun siapa sangka, tiba-tiba Kyung Hae melepas genggaman tangannya, dan berakting seolah-olah dia di dorong, sehingga ia kembali terjatuh.
Beberapa anggota kru yang lewat pun berbisik-bisik.
"Ku kira Min An gadis yang baik. Ternyata tidak"
__ADS_1
"Bisa-bisanya dia menyinggung aktris papan atas seperti Kyung Hae"
"Sungguh kasihan Kang ln salah memilih gadis..."
Kang In yang mendengar hujatan tajam tersebut langsung menghampiri Min An yang masih diam mematung memandangi Kyung Hae yang tengah berakting kesakitan.
Saat melihat Kang In mendekat, Kyung Hae langsung melancarkan aktingnya.
"Kenapa kamu begitu tega terhadap ku wahai adik kecil?.. walaupun kamu tidak menyukai ku tapi bukan berarti kamu harus menyakiti ku" ucapnya dengan suara parau dan terlihat di kedua kelopak matanya menitikkan air mata. Dia berfikir jika pria itu akan membelanya dan menolongnya. Namun ternyata salah. Kang In justru meraih tangan Min An dan menggenggamnya erat.
Min An yang tiba-tiba tangannya digenggam pun sedikit terkejut. Melihat Kang In sekilas lalu melepaskan genggaman itu.
Min An membungkukkan tubuhnya. Diraihnya dagu Kyung Hae, lalu di dongakan ke atas. "Ah... sungguh wanita yang tidak tahu malu..sudah jelek, pelakor lagi!" Menatap tajam mata Kyung Hae. Setelah itu Min An langsung berdiri dan membungkukkan badan "maaf kak...jika akting ku buruk dan tidak bagus tadi. Maaf tidak bisa menjadi patner gladi bersih yang baik...". Dalam hati Min An tertawa puas.
__ADS_1
Sial. Ternyata aku terlalu meremehkannya. Ku kira dia lemah. Ternyata tidak. Bagaimana bisa ini terjadi padaku. Apakah ini efek dari terlalu percaya terhadap rumor yang beredar? Aishhh ... sungguh sial. Bukankah dia hanyalah seorang gadis lugu dan penakut?! Kenapa sangat bertolak belakang!. Sungguh gila aku dibuatnya. Sadarlah Kyung Hae! Sadarlah!. Kyung Hae mengepalkan tangannya dengan erat. Ia memandang sekitar.
"Ku kira sungguhan ternyata hanya latihan akting" ujar seorang wanita yang dibenarkan oleh beberapa temannya.
"Dasar aktris suka caper" seorang ibu-ibu menimpali.
Mendengar argumen ibu tersebut, wajah Kyung Hae memerah menahan emosi. Min An yang melihat hal tersebut langsung menghampiri Kyung Hae. Dengan lembut Min An memapah tubuh Kyung Hae, untuk berdiri.
"Atas dasar apa kalian mengkritik orang lain tanpa melihat diri kalian sendiri" Kang ln mulai buka suara. "Karena ini hanyalah sebuah gladi, jadi saya harap tidak ada yang salah paham. Dan bagi yang bilang tidak baik tadi, itu hanyalah asumsi kalian yang terlalu berlebihan".
Mau tidak mau Kyung Hae harus mengikuti scenario Min An. Sial. Umpatnya. Setelah berdiri, ia membungkukkan badannya ke arah Min An "terimakasih atas kerjasamanya".
"Iya sama-sama kak" tersenyum tipis, memeluk Kyung Hae, lalu berbisik "ingat! Seberapa kuat kamu ingin menjatuhkan ku maka sekuat itu pula orang lain ingin menjatuhkan mu". Tersenyum asimetris. Kemudian melepaskan pelukannya.
__ADS_1
Mendengar itu, Kyung Hae tak mampu berkata-kata.
Kang In yang melihat tingkah laku Min An, merasa ada kejanggalan.