Rumit

Rumit
Prolog


__ADS_3

Perkenalkan namaku adalah Anggaraini Husein, terlahir dari sebuah keluarga yang mungkin dapat dikatakan "Tak lagi utuh". Ibuku bernama Putri Anggraeni dan Ayahku ialah Muhammad Bahri Husein,setiap harinya aku hanya bisa memndengar pertengkaran-pertengkaran di rumah yang ku anggap adalah istana. Walau bagaimanapun itu, mereka berdua tetaplah orangtuaku.


Pada saat rasa harap selalu menggagu kepala, seorang pria muncul dihapanku. Menjelma menjadi sang Pangeran yang melindungi ratunya. Awalnya aku kira semua itu hanya mimpi, namun ternyata itu memang benar terjadi, namanya ialah Kevin Putra.


Pada saat mentari mulai menundukkan sinarnya, tak sengaja ku menatap mata laki-laki tersebut. Mata yang selalu membuatku merasa tetap aman juga dicintai.

__ADS_1


"Kevin, bisakah kau tetap berada disisiku?"


"Anggi, kau tak usah berkata apapun karena aku akan tetap berada disismu. Tak perduli bagaimanapun keluargaku menentangku, kau tetaplah menjadi wanitaku".


Kata-kata tersebut selalu bisa melumpuhkan rasa takut yang selalu mengganggu. Memang sangat sederhana, namun aku benar-benar percaya kata demi kata yang dia ucapkan kepadaku. Ku harap rasa ini akan tetap selalu ada, tak pernah berubah.

__ADS_1


Saat ini aku sedang menemani Kevin latihan basket, sejujurnya aku selalu cemburu jika Kevin selalu mendapatkan perhatian dari penggemar wanita, terlebih lagi Angel. Angel ialah wanita yang sangat cantik namun penuh dengan tipu muslihat. Pernah pada saat itu aku dan Angel bertengkar karena Angel telah mengetahui akulah pacar Kevin. Kemudian Angel mendorongku ke tangga namun Angel beralasan pada Kevin bahwa akulah yang ceroboh tak melihat bahwa laintainya licin, namun anehnya Kevin percaya.


Aku tahu Angel ialah cinta pertama Kevin. Waktu itu Kevin selalu mendekati Angel namun Angel lebih memilih Eno sahabat baiknya sendiri. Sejak saat itu sikap Kevin menjadi dingin dan selalu mengacuhkan setiap wanita yang mendekatinya. Namun ntah mengapa tiba-tiba Kevin bersikap hangat kepadaku bahkan sekarang ia telah menjadi pacarku sejak satu tahun yang lalu.


Sejujurnya aku telah mengejar Kevin selama 3 tahun namun Kevin tak pernah menghargainya. Bahkan aku juga ingat betul bahwa Kevin tak pernah berkata sepatah kata pun terhadapku. Aku yang pada saat itu hampir menyerah namun diberi harapan oleh Kevin. Ku harap hubunganku dengannya akan bertahan hingga maut memisahkan.

__ADS_1


"Kevin, ku harap kau selalu menjadi priaku" gumamku.


Saat ini aku memang benar-benar takut akan hilang hadirnya. Terlebih lagi yang ku tahu saat ini Angel sedang mendekati Kevin. Aku takut Kevin jatuh cinta lagi kepada Angel dan mengacuhkan aku.


__ADS_2