
Aku masih ingat betul bagaimana aku bisa dekat dan jatuh cinta kepada angel, gadis manja yang sangat pendiam. Bahkan angel sendiri tak pernah sadar bahwa dia memang sangat mudah untuk disukai oleh banyak pria, terlebih lagi karena parasnya yang sangat cantik. Ntah sejak kapan aku sudah jatuh cinta kepada dia, yang ku tahu dia telah berhasil membuatku terpesona akan hadirnya dia dalam hidupku.
Waktu itu aku baru pindah ke SMP Garuda karena sekolahku yang lama terlalu jauh dari tempat tinggalku yang sekarang. Aku dan keluargaku memang baru pindah di kota ini. Aku tak menyangka ternyata aku sekelas dan duduk sebangku dengan angel. Meskipun begitu, tak terlalu banyak perbincangan yang terjadi diantara kami. Angel dan aku mulai dekat ketika di ekstrakulikuler yang sama, ya aku dan angel ternyata sama-sama mempunyai hobi bermain basket.
Lebih mengagetkan lagi ketika ku tahu ternyata rumah angel berada disamping rumahku. Sejak saat itu kami pergi dan pulang sekolah bersama-sama. Kami semakin dekat hingga banyak yang beranggapan bahwa aku dan angel berpacaran, sebenarnya tidak demikian.
Pernah sekali aku mengungkapkan perasaanku kepada angel namun angel berkata
__ADS_1
"aku tak ada perasaan denganmu walaupun memiliki perasaan yang sama aku mungkin tak akan menyetujui permintaanmu, aku tak ingin pertemanan kita rusak hanya karena suatu hubungan yang tak dapat diselesaikan permasalahannya". Hatiku dipatahkan olehnya disore itu, bahkan langitpun ikut bersedih bersamaku.
Sejak saat itu aku merasa angel memberikan jarak terhadap pertemanan ku dengannya, atau itu mungkin hanya perasaanku saja, tapi akhir-akhir ini sikap angel terhadapku seperti pertama kali bertemu, dingin dan tak banyak bicara. Dan yang lebih membuatku terkejut ternyata angel keluar dari basket, aku berpikir bahwa kali ini angel benar-benar menghindariku. Aku menyibukkan diri dengan berlatih basket hingga malam hari, tak kenal waktu. Berharap hatiku pulih dari rasa sakit yang diberikan angel dan sesegera mungkin melupakannya.
Tapi aku salah, semakin bersikukuh melupakannya semakin aku merindukannya.
"aku harus bagaimana agar tak selalu berharap dia menjadi milikku?"
__ADS_1
"bisakah kau hanya fokus terhadap basket saja? biarlah waktu yang menghapus ingatanmu dengannya" jawab Ardi. Ya, ardi adalah teman baikku juga angel. Dahulu kami selalu bertiga kemanapun kami pergi, namun setelah aku mengungkapkan perasaanku kepada angel semuanya menjadi berubah.
Saat ini aku benar-benar tak tahu apa yang harusnya aku lakukan untuk melupakannya. Selalu mencoba dan selalu gagal, akhirnya aku menyerah dengan rindu di dalam dada. Rasanya sesak hingga merasa tak ada lagi udara disekelilingku.
"Ku harap aku bisa bersamamu lagi, tak perlu jadi priamu asalkan kita tetap bersama seperti dahulu" kata kevin membatin.
Patah hati memang benar-benar begitu menyiksa, mematahkan semua harapan yang sudah dirangkai rapih. Kini aku hanya berharap angel dapat kembali kepadaku seperti dahulu, atau memang sudah saatnya untuk aku menghapus segala kenangan indah bersama angel. Ku harap angel cepat-cepat melupakan kejadian waktu itu, memaafkan ku dan kembali bersamaku.
__ADS_1
2 tahun berlalu tak ada yang berubah diantara hubunganku dengan angel, semakin hari semakin renggang, semakin menciptakan jarak yang tak pernah bisa terputuskan. Aku mulai menyerah, mulai menaruh rasa harapku untuk tak mengingatnya lagi. Aku juga ingin menemukan seseorang yang baru, tapi memang tak semudah itu untuk memulihkan luka. Kini aku hidup dengan bayangan dari rasa harap pada dia yang tak kunjung menemui temu.