
Berawal dari masa-masa indah yang hampir sama seperti mimpi, namun sekarang semuanya hancur diretakkan oleh pelangi indah yang selalu dipandangi. Seperti mentari yang menyinari bumi, namun selalu dilupakan dimalam hari.
"apa mungkin aku bisa kembali bersamanya" gumam anggi
Kini yang tersisa hanyalah kenangan dan rasa harap yang tinggal didada anggi. Tak ada lagi senyuman manis dan canda tawa anggi yang biasanya.
"udahlah anggi gausah mikirin si kevin yang bajingan itu" jelas gladis
"iya aku tau" jawab anggi, namun semua juga pasti tau bahwa wanita itu tengah membohongi dirinya sendiri.
Saat sedang di kantin, tak sengaja anggi bertemu dengan kevin dan pacar barunya, angel.
__ADS_1
"kevin, bisakah kamu kembali lagi padaku" tanya anggi
"kamu nggak tau malu ya, udah jelas kevin itu cowokku kenapa masih ganggu hubungan orang" jawab angel memaki.
Seketika semua mahasiswa berkumpul mengelilingi mereka. Ya, ini sudah berjalan 3 tahun tapi anggi masih tak bisa melupakan kevin.
"maaf anggi, aku tak bisa" jawab kevin lirih.
Anggi pun bergegas berjalan ke luar kampus dan menuju taman. Tak disangka ternyata disana ada gladis dan arul. Gladis dan arul memang sudah jadian dari 2 tahun yang lalu. Saat itu gladis dan arul sedang menonton sebuah film di bioskop, namun tiba-tiba saja film yang diputar berubah menjadi foto-foto kebersamaan mereka. Dan lebih mengejutkan lagi lampu menyala lalu ada beberapa keluarga dan teman disekelilingnya kemudian arul berlutut dan mengungkapkan perasaannya terhadap gladis dan ya mereka berdua kini telah resmi berpacaran.
"tadi aku kelilipan aja, beneran gapapa ko" jawab anggi
__ADS_1
"yaudah aku pergi dulu ya aku gamau ganggu kalian berdua, dah sayang dah anggi" sahut arul melaimbaikan tangan kepada kedua wanita itu
"dah" jawab anggi dan gladis bersamaan.
Malam hari ketika anggi berada dikamar dan dia menangis melihat ponselnya, anggi memang tak benar-benar bisa melupakan kevin. Setiap detik yang ia lewati bersama kevin memang sungguh berarti baginya, semua kenangan kebersamaan anggi dan kevin juga tersimpan rapih dalam handphone anggi. Video, foto juga chat dari kevin masih tersimpan rapih, tak pernah dihapus oleh anggi.
Mungkin memang benar, menyembuhkan luka memang sangat sulit daripada memulai cinta. Orang lain hanya bisa melihat anggi yang biak-baik saja, namun anggi benar-benar tak tahan dan mempermalukan dirinya dihadapan puluhan mahasiswa untuk menyampaikan perasaannya kepada kevin.
Anggi bahkan tidak perduli lagi dengan ucapan-ucapan yang akan ia terima dari puluhan mahasiswa yang kemarin melihatnya. Anggi sudah menerima konsekuensinya, meski begitu tak dapat dipungkiri sekarang anggi malah semakin menyesal terhadap dirinya sendiri.
"mengapa aku bodoh, aku bahkan tak menyadari apa yang aku lakukan pagi tadi" gumam anggi, tak terasa air mata mengalir membasahi pipinya.
__ADS_1
"mengapa jatuh cinta sesakit ini" lanjut anggi
Malam tadi memang malam yang penuh dengan air mata, bukan air mata penyesalan terhadap jatuh cinta pada kevin tapi penyesalan mengapa anggi tak bisa membuat kevin jatuh cinta padanya. Memang benar, rasa tak pernah bisa dikendalikan. Namun bagi anggi mencintai kevin tak pernah ada kata menyesal, meski rasa itu telah dihancurkan oleh kevin menjadi tak tersisa.