Ryo Dan Nabila

Ryo Dan Nabila
Villa Sederhana


__ADS_3

setelah memfoto dres mahal dan barang mahalnya itu.. nabila langsung mengungah nya untuk di jualkan onlien..tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama 1 jam kemudian.. bajunya dibeli dengan harga tinggi mengigat baju tersebut juga bagus dan keluaran limeted yang di beli ayahnya dulu..


nabila senang dan bersyukur.. hasil dari menjual baju dan tas bermereknya membuahkan hasil.. melebihi ekspetasi nabila itu sendiri ..


bukan hanya balik modal tapi juga untung.. ia mendapatkan untung yang lumayan dari menjual baju, tas, dan perhisanya itu..


ia segera mempacking baju yang sudah terjual tersebut.. dan mengantarkanya ke kurir untuk di berikan pada pelanggan.. jika cocok pengiriman akan dilakukan secara tranfer.. dan jika tidak maka barang akan di kembalikan kembali..


nabila tengah sibuk.. mengatur, menyimpan membereskan barang yang bisa ia bawa untuk pindah dari rumah itu..


rasa sedih kembali menyelimuti batinya..


bu.. kita akan pindah..


ucap nabila sedih memangil mamanya..


air mata nabila kembali jatuh.. mengigat ia harus berpisah dari rumah besar ini.. banyak kenangan manis di rumah ini.. yang tentu saja tidak ingin ia lupakan..


nabila menghapus air matanya, ia tidak boleh manja ataupun cengeng lagi.. saat ini yang terpenting bagi nabila ia bisa berada di dekat ayahnya, melihat ayahnya sehat sehat saja, tidak memperdulikan bahwa ia telah jatuh miskin, yang terpenting mereka tetap bahagia..


nabila pun keluar kamar menuju kamar atas .. tempat favorite kedua orang tuanya itu..


nabila membuka pintu kamar dengan pelan dan menghampiri sang ayah yang duduk menghadap jendela itu..


yah...


pangil nabila..


ya nak..


balas john..


ayah gak pa pakan ??


tanya nabila tentang kondisi ayahnya itu.. ia tahu jika ayahnya sedang sedih..


gak sayang..


balas lembut john.. ia mengusap pelan tangan yang berada di bahunya..


mereka seperti memberi kekuatan pada masing masing.. john dan nabila pun berusaha tabah dalam menghadapi cobaan itu.. mereka mambawa segala foto dan kenagan mereka dari rumah besar itu..


tanpa terasa.. tiga hari telah berlalu.. sesuai perjanjian ayah dan nabila harus segera meninggalkan tempat tersebut..


ia memberikan kunci rumah beserta aset rumah tersebut pada kolektor bank.. mereka serah terima secara baik dan lancar tanpa menimbulkan kegaduhan.. sehingga para tetangga tidak tahu bahwa mereka sudah pindah..


nabila dan john sudah berada di dalam mobil taksi itu.. sedangkan barang barang mereka dibawa mengunakan jasa pengantar barang yang akan di antarkan ke villa sederhana yang berhasil nabila beli sendiri mengunakan hasil uang dari penjualan barang barang mewahnya itu..


Di dalam taksi..

__ADS_1


sir please take us to hamka street


ucap nabila pada sopir taksi itu


sang ayah hanya mengikuti dan tak tahu menahu jika nabila sudah membeli sebuah villa sederhana untuk bisa ia tinggali bersama


kemana kita nak..


tanya john pada nabila


nabila hanya tersenyum pada ayahnya ia telah menyiapkan sebuah kado agar ayahnya tak merasa sedih lagi..


ayah tenanglah sebentar lagi kita sampai..


ucap nabila .. menenangkan ayahnya dan ingin memberi kejutan..


setelah sampai di jalan tersebut nabila menyuruh sang sopir untuk sedikit masuk kedalam karena villa tersebut terletak di belakang..


walaupun tak semewah rumah yang dulu dan tak seluas rumah yang dulu.. nabila tetap bersyukur .. ia masih bisa mencari atau membeli tempat tinggal untuk mereka...


ya walaupun dengan harga sedikit terjangkau..


untung saja.. ia memiliki banyak dres tas brended dan perhiasan mahal itu.. jadi ia bisa menjual itu semua.. dan membeli sebuah villa untuk mereka tinggali kedepanya..


sampai di depan villa


please stop in front of the villa sir


taksi itupun berhenti di depan villa yang sederhana itu..


ini....


ucap dan tanya john bingung dan tak percaya..


sebuah villa minimalis dan sederhana.. namun cukup untuk menjadi tempat mereka tinggal


suprise...


balas nabila pada john..


john terkejut dan juga senang.. walaupun tak sebesar rumah mereka dulu.. yang penting mereka masih ada tempat tinggal dan tidak hidup terluntang lantang di negri orang itu..


kau yang membelinya nak..??


tanya john tak percaya.. kapan dan bagaimana cara nabila bisa membeli villa itu..


ya yah... mulai sekarang ini rumah kita..


ucap nabila lembut menyemangati ayahnya...

__ADS_1


ayahnya tentu saja merasa senang dan bangga pada nabila di saat ia berpikir ia tak memilki tempat tinggal lagi.. nabila malah menyiapkan dan juga membeli sebuah villa yang telah lengkap isinya itu..


apakah ayah senang... maaf kalau villanya kecil..


ucap nabila pada john..


gak sayang ayah sangat senang


balas john pada nabila..


mereka pun memasuki villa sederhana itu.. yang telah menjadi rumah mereka untuk kedepanya..


tada...


suprise nabila lagi..


ruangan villa cukup luas .. memiliki taman kecil, dapur minimalis, ruang tv, ruang makan, kamar tidur dan juga kamar mandi.. semuanya lengkap..


nabila telah membeli villa ini dengan harga sedikit terjangkau.. walaupun terkesan sederhana yang penting mereka mempunyai tempat tinggal..


terima kasih sayang.. ini bagus .


ucap joh senang dan tulus pada nabila..


nabila balas dengan senyum hangatnya..


15 menit kemuadian.. rupanya jasa truk yang mengantarkan barang mereka baru sampai


nabila dan john pun memeriksa dan memastikan semua barang yang bisa mereka bawa dari rumah itu baik baik saja..


setelah mereka cek.. nabila dan ayahnya pun mulai mengatur barang itu.. mereka secara bersama sama saling membahu..


menaruh foto keluarga mereka di ruang tengah.. sedangkan foto foto kecil lainya sengaja nabila susun di meja dekat foto besar itu..dan tidak lupa pula vas bunga.. menambah kesan cantik dan elegan..


john.. tersenyum senang memandang foto kebersaman mereka dulu.. semua telah tertata rapi di sana.. ia mengambil salah satu foto.. spesial yakni foto pernikahanya dan istrinya itu..


ia berniat untuk meletakkanya di meja kamar tidurnya nanti..


terima kasih.. sayang.. kau selalu memberkati kami..ucap john lembut memandang foto cantik disana ia sedang memandang foto istrinya..


nabila yang memandang ayahnya yang masih mencintai dan setia pada ibunya tersenyum bahagia.. juga.. ia mendekati sang ayah.. dan memberikanya kekuatan..


terima kasih.. juga nak.. kau selalu ada di dekat ayah yang tak bergunamu ini.. ucap john mengigat kesalahan yang ia lakukan..


yah.. jangan berbicara seperti itu.. ayah.. adalah ayah terbaik bagi nabila.. ucap nabila sayang pada ayahnya..


mereka sama sama memberi kekuatan.. untuk menjalani hidup kedepanya.. walau tak akan sama lagi..


setelah selesai john dan nabila pun mulai menata ruang yang lainya.. agar sesuai dengan selera mereka masing masing..

__ADS_1


jika john menata meja dan kursi.. maka nabila membareskan barang barang yang kecil.. ia tata rapi.. agar memberikan kesan hangat di dalam villa itu..


__ADS_2