Ryo Dan Nabila

Ryo Dan Nabila
Mulai Menata Hidup Kembali


__ADS_3

Pagi hari pun telah tiba


nabila terbangun dari tidurnya yang kurang nyenyak itu dikarenakan kasur nya yang tak seempuk atau selembut yang dulu tapi ia tetap bersyukur atas semua ini.


ia pun mulai bangun mengambil nafas yang panjang dan merengangkan tubuhnya


hm.. hah.. baiklah.. mari kita mulai


ucap nabila bersemangat memulai hidup barunya di rumah barunya ini


ia pun mulai bangkit dari kasur minimalis nya itu merapikanya kembali dan melengang kekamar mandi hanya untuk sekedar menyikat gigi dan mencuci mukanya agar lebih segar


setelah selesai ia pun turun ke dapur mengigat kamarnya di lantai 2 sedangkan ayahnya di bawah .


..


setelah sampai di dapur ia pun mengeluarkan beberapa roti telur dan susu untuk sarapan mereka pagi ini di karenakan ia belum belanja apapun


ia pun mengolah roti dan telur itu sederhana saja hanya dijadikan sandwich mengigat bahan lainya yang ada dan telur ceplok.


krek..


pagi sayang.. pagi sekali kau bangun


sapa john pada putrinya ini


pagi yah.. ayah ayo sarapan aku sudah menyiapkanya balas nabila pada sang ayah


ia pun meletakkan sarapan sederhana mereka di meja makan.


apa yang kau buat nak ?


hm.. hanya sarapan sederhana.. gak pa pa kan.


hm.. tidak pa pa.. ini lebih dari cukup.


balas john lembut pada nabila..


mereka pun makan dengan nikmat. setelah makan nabila pun langsung membereskan meja dan mencucinya kembali.


...


nak.. setelah selesai ayah ingin berbicara denganmu. ucap john pada nabila.


baik yah


balas nabila pada john.


..


ada apa yah.?


tanya nabila lembut.


nak.. kau masih melanjutkan kuliahmu.?


tanya john dengan hati hati. yah.. karena nabila masih kuliah tentu saja ia ingin menanyakan tentang kuliah putrinya ini.


..


maaf ayah.. bukan nabila ingin membuat ayah kecewa. tapi rasanya tak mungkin nabila melanjutkan kuliah nabila lagi.


kenapa..? apa karena uang? atau kebutuhanmu yang takut ayah tak sangup penuhi.. jangan memutuskanya nak.. ayah masih sangup membayarnya , ayah akan mencari pekerjaan lagi dan kau akan bisa melanjutkan kuliah mu ucap john sayang pada nabila.


hm. bukan seperti itu yah. hanya saja nabila gak ingin jauh dari ayah. soal kuliah nabila sepertinya nabila gak bisa melanjutkanya lagi, bukan soal uang atau pun kebutuhan nabila yang tak bisa ayah penuhi tapi .. nabila tak ingin jauh dari ayah,nabila ingin menjaga ayah, nabila ingin merawat ayah .

__ADS_1


soal kuliah biar nabila yang mengurisnya nabila bisa minta pindah dari universitas sana ke sini yang penting nabila bisa menjaga ayah .


balas nabila yakin.


nak..


balas john tersentuh. ... nabila putri manjanya ini tampa ia sadari sudah dewasa


kau yakin sayang ? akan keputusanmu ? tanya john meyakinkan.. walaupun ia juga menginginkan itu tapi ia ingin nabila juga yakin akan keputusanya.. karna ia tahu untuk pindah kampus di semester semester terakhir tentu saja tidak mudah dan juga pasti memerlukan biaya operasional..


ya ayah nabila yakin. Ayah tak perlu khawatir nabila bisa mengurusnya .. yang perlu ayah khawatirkan adalah tentang kesehatan ayah dahulu, jika ayah telah sehat dan ayah ingin kerja lagi juga tidak apa apa, nabila akan mendukung ayah dan selalu berada di samping ayah.


hm... terimakasih nak.. aku beruntung memilikimu.. kau memang putri dari aku dan ibu mu.


yah, tentu saja balas nabila dengan senyum manisnya.


baiklah kalau begitu ayah ingin kekamar dulu ya


hm.. ya oh dan ya ayah nanti siang nabila akan keluar untuk belanja kebutuhan dapur.


hm.. apakah uang mu ada untuk belanja sayang ?


ada yah.. ayah jangan khawatir lagi pula nabila akan membiasakan diri untuk belanja ke pasar mulai dari sekarang.


kau yakin nak.. jika kau tak bisa biar ayah saja..


gak.. nabila yakin nabila bisa sendiri, ucapnya yakin..


kalau begitu baiklah..


apakah ayah ingin menitipkan sesuatu di pasar atau hal lainya..?


tidak ada.. kau yakin bisa sendiri..?


ya. nabila yakin..


baiklah.. kalau begitu ayah mempercayaimu..


hm.. serahkan saja pada nabila..


balas nabila semangat..


....


tanpa terasa haripun telah siang.. sesuai janjinya ia akan kepasar seorang diri.. untunglah pasar tidak jauh dari komplek villa sederhananya ini.


eh.. jeng jeng lihat deh.. itu tetanga baru kan..


ucap ibu ibu yang bergosip didepan komplek villa itu


eh.. iya.. uhmm muda sekali.. cantik lagi..


benar.. apakah sudah menikah.. atau punya suami.. bagaimana ia bisa tingal di villa itu.. kan villa tersebut lumayan mahal..


hm.. benar juga ya.. mencurigakan..


husht.. husht.. uh.. jangan gosip yang sembarangan jeng..


ih.. siapa tahu bukan..


nabila pun telah sampai di depan ibu ibu yang sedang membicarakan dirinya itu..


sebenarnya sejak dari jarak yang lumayan jauh.. ia sudah mendengar suara ibu ibu tersebut mengigat suara mereka lumayan keras.. dan sedang membicarakan dirinya.. ia pun berhenti sebentar dan menyapa mereka semua dengan ramah..


siang bu halo saya nabila.. saya penghuni villa baru di belakang itu.. sapanya sopan.

__ADS_1


wah.. sopanya.. siang nak..


hm.. penghuni baru..


wah.. dilihat dari dekat makin cantik


balas ibu ibu itu masih berbisik dan tetap terdengar telinga.. mereka pun mengobrol sebentar dan sekedar mengakrabkan diri..


dihitung hitung tetanga baru.. setelah mengobrol sebentar nabila pun pamit ingin kepasar dengan ramah dan sopan lagi..


baiklah bu kalau begitu saya permisi.. ucapnya pamit pada ibu ibu tersebut..


ya nak.. hati hati dijalan balas salah satu ibu.


setelah berjalan kaki yang lumayan memenatkan akhirnya nabila sampai di pasar yang bisa dikatakan pasar yang luas dan bersih.. tidak ada becek dan tidak ada bau yang terlalu menyengat..


ia sangat senang bisa berbelanja dan membali semua kebutuhanya untuk seminggu kedepan mulai dari lauk pauk, beras, sayuran , buah , dan lain lain


rupanya di perjalanan pulang ia pun melihat minimarket mini di sana.. ia pun memasuki mini market tersebut.. membeli roti ,selai, minuman ringan dan makanan ringan sekaligus.. ia berbelanja dengan banyak sehingga ia pun sedikit kesusahan untuk membawa barang belanjaan nya itu..


untunglah rumah nya tak jauh lagi.. sehinga ia berusaha bisa sampai kerumah dengan aman dan selamat.


sesampainya di depan villa


huft.. akhirnya sampai juga.. ucap nabila merengangkan pergelangan tanganya ..


sayang akhirnya kau pulang nak..


sapa john di depan pintu.. ia sempat khawatir tadi karna hari sudah mulai gelap.


ah.. ayah.. maaf nabila lama.. apakah ayah lapar.. ?


hm.. ya ayah lumayan lapar..


mengigat mereka hanya sarapan roti sandwith tadi


baiklah nabila akan masak dulu..


apa yang kau beli nak.. ini banyak sekali.. kau berjalan kaki dari pasar ke rumah.


he..he..


tangung yah.. jadi kebablasan deh..


baiklah, sudah sini ayah bantu.. kau pasti sangat lelah


terima kasih ayah..


balas nabila


mereka pun masuk kedalam rumah merapikan semua barang belanjaan nabila ke lemari taupun kulkas terlebih dahulu.


setelah selesai barulah nabila masak untuk makan malam mereka ia memasak menu sederhana saja.. tapi sunguh terasa nikmat di lidah, selesai makan nabila membereskan meja makan kembali serta peralatan dapur yang ia gunakan tadi.


setelah itu mereka pun duduk bersama di ruang televisi menonton bersama sang ayah dan juga menceritakan kejadian waktu ia kepasar tadi .


mereka bercerita dengan penuh senyum dan tawa hinga malam hari .


selesai bercerita dan menonton bersama nabila pun pergi ke kamar untuk istirahat dan tidur malam


sedangkan john masih setia terjaga ia masih tersenyum mendengar cerita dari putrinya itu


kau dengar itu tadi sayang.. ucap john mengelus foto istrinya, anak kita sudah besar dan berprilaku lembut persis seperti aku bertemu kau dulu


ucap john lembut mengigat kenagan pertama kali waktu ia bertemu ibu nabila atau istri tercintanya ini.

__ADS_1


__ADS_2