Sajadah Cinta

Sajadah Cinta
Pertemuan


__ADS_3

Kini, Nayra hendak pergi ke toko kitab. Tidak lupa Nayra menggunakan cadar untuk menutup wajahnya agar tidak menimbulkan syahwat.


'Aih, dasar sok suci.'


'Anak haram!'


Begitu banyak cibiran, Nayra tetap melangkah menuju halte bus.


"Astaghfirullah, panas!" keluh Nayra menyeka keringatnya dibalik cadar.


Bus jurusan yang akan ditumpangi Nayra pun datang. Nayra dengan cepat masuk, sayangnya tempat duduk yang tersedia sudah penuh. Akhirnya, ia berdiri.


Bruk!


"Astaghfirullah aladzim!" ujar mereka bersamaan yang membuat semua penumpang menatapnya.


"Afwan ukhti," ujar pemuda yang menabrak Nayra sambil menatapnya.



'MasyaAllah,' batin pemuda itu


"Naam akhi, ana juga afwan!" ujar Nayra yang menunduk.


Kali ini, jantung Nayra berdetak tidak karuan. Apa ini?


"Naam ukhti, ana permisi dulu!" pamit pemuda itu.


'Suaranya? Astaghfirullah, hindarkan ana dari zina,' batin Nayra.


Pemuda itu pun pergi, Nayra menetralkan degup jantungnya. Rasa apa ini? Pertanyaan Nayra dalam hati.


***


Setelah sampai, Nayra turun tidak lupa dengan ongkos. Ia melangkah menuju toko kitab yang bernama "Al-falah", salah satu tokoh langganan Nayra saat ia membeli kitab.

__ADS_1


Melalui kitab lah Nayra hijrah, hijrah tanpa memasuki pesantren itu susah. Harus menganalisis sendiri ilmu, terkadang harus memandangi benda pipihnya demi melihat ceramah-ceramah.


Nayra harus menguatkan diri untuk istiqomah, memang sangat sulit. "La tahzan innallaha maa'na!" Kalimat itulah yang membuat Nayra terus berjuang tanpa berputus asa.


"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," gumam Nayra saat memasuki toko itu.


Nayra mulai mencari-cari kitab imriti yang akan ia pelajari. Akhirnya, ia menemukannya. Tetapi, saat hendak mengambil, secara tidak sengaja tangannya bersentuhan dengan orang bukan mahramnya. Dengan cepat Nayra menurunkan tangannya dan beristighfar.


"Astaghfirullah aladzim," gumam Nayra yang masih setia menunduk.


"Afwan ukh, ana tidak sengaja!"


'MasyaAllah, suara orang tadi!' batin Nayra.


Nayra masih diam, hingga pemuda itu pergi. Beberapa saat, Nayra pun tersadar dengan lamunannya. Ia mendongak, tidak ada siapa-siapa! Segera ia mengambil kitab yang tadi sempat ia pegang, dan segera membayarnya.


***


Di ruangan kerja ....


Zaki tengah duduk termenung, memikirkan kejadian tadi. Saat bertemu wanita tadi, mengapa ia sangat gugup?


"Astaghfirullah aladzim," berkali-kali Zaki beristighfar.


Saat kulitnya bersentuhan dengan wanita itu, serasa ada setrum. Zaki sempat melihat matanya, wanita itu tetap menunduk.


"Mata itu seperti ...," ujar Zaki.


"Astaghfirullah, hindarkan ana dari zina mata dan zina hati Ya Rabb," pinta Zaki terhadap Tuhan-nya.


Zaki benar-benar bingung rasa apa ini? Apakah cinta?


"Assalamu'alaikum bro!"


Tidak ada jawaban!

__ADS_1


"Hai aa' bre!" ujarnya sedikit teriak.


"Astaghfirullah, kamu ini ngagetin aja deh!" rajuk Zaki.


"Pfff, lagian mikirin apa sih? Hayoloh! Pasti lagi mikirin ukhti-ukhti cantik ya?" ujar pria itu.


"Apaan sih!" elak Zaki.


'Ko dia tau ya? Cenayang kali,' batin Zaki.


"Aku nggak cenayang Aa', masa adeknya sendiri dibilang cenayang huft ...," ujarnya menghembuskan nafasnya.


Pria itu adalah Muhammad Azam Al-Amin.


Adik dari Zaki, usianya terpaut hanya 2 tahun. Azam sangat mengerti apa yang dirasakan sosok Zaki.


"Maafin Aa' atuh de!" pinta Zaki penuh penyesalan.


"Naam Aa' bro," ujar Azam tersenyum, "tapi benar bukan lagi mikirin ukhti-ukhti?" diakhiri dengan kekehan.


"Naam de, ana lagi dilanda kegalauan yang membuat risau de hiks ...," ujar Zaki dramatis.


"Astaghfirullah, ada apa dengan Aa' bro!" gumam kecil Azam yang heran dengan Zaki.


"Aa' masih waras kan?" tanya Azam memastikan.


"Masa ganteng-ganteng gini dibilang gak waras," cibir Zaki.



Zaki mengeluarkan gaya coolnya, sedangkan Azam bergidik ngeri. Setan apa yang merasuki Zaki?


"Yaudah, sholat dulu gih A', biar tenang!" ujar Azam sambil berjalan keluar ruangan.


"Iya juga sih, MasyaAllah ..., Dede bro udah besar," ujar Zaki.

__ADS_1


Baca Note:


GAMBAR HANYA PEMANIS🚫


__ADS_2