SALAH SASARAN!

SALAH SASARAN!
Perpisahan


__ADS_3

Dua hari kemudian.


Calissta tengah merapikan seragam sekolahnya, ini adalah hari terakhir dirinya menjadi seorang siswa setelah itu dirinya bebas dari hiruk-pikuk pelajaran sekolah karena dirinya sudah berjanji tidak akan kuliah.


Sedangkan Jessy sudah pulang semalam karena dirinya masih harus belajar di rumah seperti biasanya, sejujurnya Calissta tidak mau Jessy pulang terlebih dahulu karena apabila tidak ada Jessy maka dirinya merasa ada yang kurang. Kedua orangtuanya tengah ada kegiatan di kota yaitu kota Bogor sedangkan Carsen sudah pergi sekolah meninggalkan dirinya, sungguh adik yang baik.


'Apa sebaiknya aku pulang kerumah saja? Aku kasihan pada Jessy jika di siksa Hana dan mertua jahat itu" guman Calissta


Setelah merasa rapi Calissta pun berangkat sekolah di antar oleh salah satu pengawal Harry karena pengawal pribadinya tengah di tugaskan menjaga Carsen sebelum Carsen mendapatkan pengawal pribadi. Padahal tanpa Calissta ketahui jika Lucifer sudah menaruh tiga orang menjaganya dari kejauhan.


Sesampainya di sekolah Calissta mencari-cari ketiga sahabatnya, hingga seseorang menyadarkan saat mencari tiga sahabat anehnya.


'Calissta" panggil orang yang mengagetkan Calissta


'Ehh Mirka, apaan?" tanya Calissta kebingungan


'Ada yang mau gue bicarain" ucap Mirka serius


Calissta menghela nafas panjang dan mengangguk seolah dirinya mengijinkan Mirka mengobrol dengannya.


Mirka adalah salah satu pria idaman disekolah, dirinya menjadi bahan perbincangan hangat para siswa perempuan. Tetapi ada satu hal tidak diketahui oleh orang lain dan hanya Calissta yang tau.


'Mau bahas apaan?" tanya Calissta terlihat cuek


'Lo jijik banget ya lihat gue?" tanya Mirka kecewa


'Apaan sih, buat apa gue kecewa. Kita juga ga dekat-dekat amat. Gue kenal lo tidak lebih dari teman sekolah" balas Calissta mengerutkan keningnya


'Gue mohon jangan sebarin perihal gue suka sama Dion dan pacaran sama dia" mohon Mirka memelas


'Buat apa juga gue ceritain tentang rasa suka menyimpang lo, buang-buang waktu aja. Suami gue aja ga bisa gue urus, ini mau urus tentang percintaan lo" sewot Calissta sambil menggelengkan kepalanya


Inilah yang tidak orang ketahui, sejujurnya Mirka adalah pria yang menyukai sesama jenis. Hal ini tidak sengaja Calissta ketahui saat dirinya akan membolos dan harus melewati kamar mandi laki-laki. Saat dirinya akan memanjat tembok, matanya tidak sengaja melihat adegan ciuman Mirka dan Dion di kamar mandi, tentunya membuatnya merasa jijik dan langsung muntah saat itu juga. Karena suara Calissta yang tengah muntah membuat pasangan sejenis itu kaget dan melotot melihat Calissta yang duduk di atas tembok. Sejak saat itu Mirka selalu mencoba mencari waktu yang tepat mengobrol dengan Calissta tetapi Calissta begitu sulit ditemui.


'Maksud lo apaan? Lo udah nikah?" tanya Mirka penasaran


'Bukan urusan lo!" kesal Calissta dan pergi meninggalkan Mirka yang masih terbengong-bengong


'Gila aja gue beberin percintaannya, cihh! Emang seenak apa sih tombak sama tombak, sudah jelas di kasih kenikmatan lobang, zaman sekarang manusia makin aneh saja" cerocos Calissta sambil bergidik

__ADS_1


'Apa jangan-jangan suami gue juga seorang gay? Ihhh amit-amit, tapi sekarang banyak yang seperti itu, badan kekar dan gagah ternyata menyimpang" ucapnya lagi sambil berjalan ke arah Anya yang melambaikan tangan kearahnya


Calissta duduk disamping Anya yang tengah menyiarkan siaran langsung di salah satu media sosialnya.


'Lo kemana aja?" tanya Luna


'Ada urusan bentar" balas Calissta


'Gue lihat lo ngobrol bareng Mirka, jangan-jangan tu cowok mau nembak lo?!" tuntut Luna heboh


'Apaan sih setan, gue udah nikah jadi buang pikiran aneh lo!" kesal Calissta menoyor Luna


Gila saja dirinya sampai mau pacaran dengan Mirka, sebenarnya tidak apa-apa asal Mirka bisa kembali normal, tetapi dirinya tidak ada perasaan sedikitpun pada Mirka terlebih dirinya sudah menikah.


'Kasar banget sih" sungut Luna memeluk Melody yang hanya diam saja sembari menonton perdebatan sahabatnya


'Ngomong-ngomong gue mau kuliah di Berlin, nyokap sama bokap udah daftarin gue" ucap Melody yang sedari tadi diam saja


'Bukannya bagus, itukan impian lo" ucap Luna mengerutkan keningnya saat melihat wajah masam Melody


'Gue ga mau pisah sama kalian" ucap Melody terlihat sedih


'Elahh gue pikir apaan setan, lemah banget dah! Gue malah males kalau lihat wajah-wajah lo pada" ucap Luna tegas padahal hatinya tengah menahan rasa sedih


'Udah ah, yang jelas kalau kalian pulang harus datang nemuin gue, gue males kuliah. Mau fokus ngurus suami aja, lagian sekolah tinggi-tinggi juga ga guna bagi gue yang ujung-ujungnya ga di bolehin kerja, sedihnya jadi anak orang berada, hidupnya serba ada tanpa kerja" keluh Calissta sengaja memanas-manasi


PLAK


PLAK


PLAK


'SOMBONG AMAT LO!" teriak ketiganya kesal membuat Calissta terkekeh


'Habisnya lo pada heboh bener, berasa di zaman manusia purba aja. Udah ada ponsel jadi ga usah lebay gitu!" kesal Calissta


'Lo emang perusak suasana, nyesel temenan sama lo" ucap Melody begitu kesal


'Buat grup baru aja yok, nih bocah ga usah ikut" usul Anya dan diangguki yang lainnya kecuali Calissta yang terlihat biasa-biasa saja

__ADS_1


'Ehhh ada ayam-ayam sekolah yang lagi sedih-sedih nih!" ejek seorang siswa yang berdandan menor sehingga menarik perhatian semua orang


'Kenapa? Sedih yaaa... Karena ga bisa jual apem bareng-bareng lagi!" ejek siswa perempuan itu


'Lo kenal sama tu ondel-ondel itu?" tanya Melody dan ketiganya menggelengkan kepalanya membuat siswa berdandan menor itu kesal


'Sia*lan! Kalian pikir gue takut sama kalian!" tantang perempuan itu


'Apaan sih njjir! kenal aja kagak. Sok berlagak banget, malu sama dada silikon lo!" sarkas Luna dan pergi meninggalkan wanita itu diikuti oleh ketiganya sedangkan wanita itu malu sendiri


'Lo kenal sama tante-tante tadi?" tanya Anya polos


'Lo bisa diem ngga?! Entah kenapa gue agak menyesal punya teman sengklek seperti lo" ucap Luna sedangkan Anya hanya cemberut


Keempatnya lebih memilih menyendiri ketimbang bergabung dengan siswa lainnya yang seolah pamer akan melanjutkan pendidikan jenjang yang lebih tinggi keluar negeri.


'Ngomong-ngomong lo udah ngisi?" tanya Melody pada Calissta


'Boro-boro ngisi, buat aja kagak pernah. Gue curiga suami gue ga normal" ucap Calissta begitu kesal


Calissta masih mengingat dirinya yang bersusah payah menggoda Lucifer dengan pakaian terbuka dan menantang tetapi Lucifer sedikit pun tidak merespon.


'Saran gue kasih obat perangsang" saran Anya mendapat pelototan dari yang lainnya


'Kok lo tau soal obat perangsang?" tanya Melody


Ketiganya sangat tau bagaimana sifat Anya yang begitu polos dan mudah dibohongi dan diakali, bo*doh sama to*lol tidak jauh berbeda jika dikaitkan dengan Anya.


'Ngaku lo!" tuntut Melody


'Gue tau dari om gue" ucap Anya polos


'Lo ngga di apa-apain kan?" tanya Melody khawatir


'Ngga kok, cuma dikit-dikit aja. Waktu itu om gue ngajarin gue bela diri buat pertahanan, karena bisa saja ada orang jahat yang ngasih obat perangsang" jelas Anya membuat ketiganya menghela nafas lega karena Anya masih polos dan suci meski perkataannya sedikit tajam akibat ajaran sesat dari Melody dan Luna serta Calissta


Anya pernah menceritakan jika dirinya pacaran dengan salah satu kolega bisnis papanya yang sering dia panggil om, dan sejauh ini kekasih Anya tidak pernah macam-macam dan semoga saja Anya tetap aman hingga dirinya menikah nantinya.


💕💕💕

__ADS_1


Agak curiga sama Anya deh wkwkwk.. Kalian juga berpikiran sama kan?


riri-can


__ADS_2