
Calissta memang pada dasarnya adalah gadis yang supel dan mudah bergaul membuatnya kini berbincang hangat dengan istri kolega bisnis suaminya yang notabet merupakan sahabat Lucifer bernama Daniel Marrenth dan istrinya bernama Fiona Jung yang merupakan blasteran Indonesia-korea.
'Jadi usiamu baru 18 tahun?" tanya Fiona terkejut
'Wahhh... Beruntung sekali Lucifer dapat daun muda" kekeh Fiona membuat Calissta terdiam
'Kamu tidak kuliah?" tanya Fiona kepo
'Tidak, menurutku kuliah itu hanya menambah beban pikiran yang membuatku semakin menua" ucapnya acuh
'Wahhh... Aku juga berpikir seperti itu, kamu tau Danial mati-matian menyuruhku kuliah, pada akhirnya kuliahku tidak berguna. Tidak bisa ngapa-ngapain selain tidur dan makan. Ternyata jadi istri orang kaya ga enak" keluh Fiona dan Calissta membenarkan
'Kita tidak bisa bergerak bebas, rasanya pengen nukar tambah suami aja" ujar Fiona mendapatkan tatapan tajam dari Danial
'Hehehe aku bercanda sayang" Fiona cengengesan membuat Calissta tersenyum geli
'Ngomong-ngomong apa kamu sedang mengandung?" tanya Calissta melihat perut Fiona yang membuncit
'Benar, ini memasuki 7 bulan. Aku sudah tidak sabar menunggu kelahirannya, kamu tau bayinya perempuan" ucap Fiona senang
'Benarkah? Wahhh.... Pasti cantik sepertimu" Calissta menatap kagum perut buncit Fiona
'Kamu juga kapan ngisinya? Semoga segera hadir yaa... Biar anakku punya teman" Fiona merasa nyaman berbincang dengan Calissta yang ternyata satu pemikiran dengannya
'Gimana mau ngisi, buat aja tidak pernah" batin Calissta
'Doakan saja secepatnya" balas Calissta
'Apa kita boleh bertukar pikiran?" tanya Fiona berharap
'Tentu saja" jawab Calissta senang
Akhirnya keduanya saling bertukar nomor, tadinya Lucifer dan Danial mau membahas masalah kerja malah akhirnya mendengarkan kedua wanita itu berbincang.
'Nanti aku akan menghubungi mu Calissta, sampai ketemu dilain waktu" Fiona dan Danial pun pergi meninggalkan keduanya yang diam saja lebih tepatnya Calissta yang diam membisu
'Kamu kenapa sayang?" tanya Lucifer mengelus pundak Calissta
'Kamu melihatnya kan? Fiona tengah mengandung hiks... Aku juga pengen hamil tau hiks..." isaknya membuat hati Lucifer perih melihat air mata yang mengalir di pipi Calissta
Lucifer berpikir jika pernikahan mereka juga sudah lumayan lama dan belum pernah berlibur atau honeymoon, dirinya lebih fokus kerja dan saat mereka ingin membuat Lucifer dan Calissta junior selalu saja ada gangguan.
'Bagaimana kalau kita honeymoon sayang?" tanya Lucifer lembut
Calissta menatap Lucifer berbinar, ini yang dia harapkan. Tetapi melihat Lucifer yang sibuk setiap saat membuatnya memilih diam.
__ADS_1
'Kamu ingin kemana?" tanya Lucifer lembut
'Aku hanya ingin berdua denganmu saja, tidak perlu jauh-jauh. Yang penting tempatnya tenang dan nyaman" Calissta menyandarkan kepalanya pada dada Lucifer
'Baiklah, aku akan mengurus cuti ku sayang. Jangan sedih, mungkin sebentar lagi akan ada bayi-bayi imut di perutmu ini" Lucifer mengelus perut Calissta
Akhirnya keduanya memilih pulang karena sebentar lagi akan malam, mereka cukup lama berada di restoran itu hingga lupa waktu.
'Fiona sangat cantik dan polos, usianya berapa?" tanya Calissta pelan
'Usianya dua tahun di atas mu sayang, Danial menikahinya dengan cara licik" kekeh Lucifer mengingat tingkah sahabatnya itu
'Benarkah? Memangnya bagaimana?" tanya Calissta kepo
'Danial menuduh Fiona memper*kosanya, padahal jelas-jelas Danial menjebak Fiona" ucal Lucifer
'Padahal Fiona itu putri salah satu jendral ternama sayang, bayangkan Danial bisa membungkam mulut ayah Fiona" ucapnya mengingat Danial mengancam akan membunuh salah satu keluarga Fiona jika tidak merestui mereka
'Sifatnya tidak jauh beda dengan mu, kamu juga mengancam papa kan? Cih, ternyata kalian berdua sama saja" cibir Calissta
'Tentu beda sayang, bedanya aku dengan Danial adalah aku lebih kaya dan berkuasa. Dan juga istriku yang mulai dulu menuduhku menghabiskan malam panas dan menghasilkan bayi di perutnya " kekeh Lucifer membuat Calissta cemberut
'Kok masih di ingat sih ih, kamu nyebelin" ucal Calissta cemberut
'Aku akan mengingatnya sampai akhir hayat, aku akan menceritakan kisah cinta kita pada anak-anak kita nantinya hingga ke cucu kita" ucap Lucifer bangga
Keduanya sampai di mansion dan ternyata tengah heboh karena Jessy dinyatakan koma setelah menjalani pemeriksaan hari ini.
Lucifer begitu panik saat mengetahui jika Jessy tertidur menutup mata dan dibantu alat pernapasan di kamarnya.
'Bawa dokter gadungan itu ke ruang eksekusi!" ucap Lucifer datar
Sedangkan Calissta sudah menangis sesenggukan di dekat Jessy, meskipun Jessy bukan adik kandungnya tetapi baginya Jessy adalah adiknya seperti Carsen. Padahal sebelum dirinya berangkat tadi masih sempat mengobrol hangat dengan Jessy.
'Kok Jessy tidur terus sih, ayo buka matanya. Kita kan punya janji mau berkebun di taman belakang" Calissta menatap sedih Jessy yang terbaring lemah
'Dimana Dina dan Hana?" tanya Lucifer dingin
'Nyonya dan non Hana sedang belanja tuan" lapor salah satu maid
'Jika keduanya sudah datang, suruh mereka menghadap padaku di ruang kerja" Lucifer memilih pergi sambil menggendong Calissta yang ternyata sudah tertidur setelah kelelahan
Lucifer membaringkan tubuh Calissta di atas tempat tidur, hatinya diliputi rasa amarah dan kesedihan. Padahal baru saja dirinya merasa bahagia atas perlakuan Calissta.
Tok
__ADS_1
Tok
Tok
'Ada apa?" tanya Lucifer setelah membukakan pintu
'Nyonya dan non Hana sudah datang tuan" lapor penjaga itu dan langsung pergi meninggalkan Lucifer yang masih terdiam di depan pintu
'Uughhh..."
Lucifer menoleh mendengar lenguhan Calissta, ternyata istrinya sudah bangun dan tengah duduk di sana.
'Kenapa cantik?" Lucifer berjalan mendekat
'Jessy" ucap Calissta sedih
'Jessy akan baik-baik saja, sebaiknya kamu tidur kembali" Lucifer membawa Calissta ke dalam pelukannya dan membaringkan tubuh mereka berdua
Lucifer mendekap erat Calissta dan mengecup kening serta bibir Calissta, ada perasaan hangat menjalar di rongga dadanya saat melakukan hal itu.
'Kumohon jangan meninggalkan aku seperti mom meninggalkan aku sayang" ucapnya parau
Calissta terdiam kaku, apa dia tidak salah dengar? Barusan Lucifer memohon padanya dengan suara seperti menangis?.
'Jangan menatapku, tetap seperti ini" kata Lucifer
'Kamu menangis?" tanya Calissta ragu
'Entahlah, aku hanya meneteskan air mata sayang" kekeh Lucifer merasa lucu dengan pertanyaan Calissta
'Baiklah tuan arogan, bukan menangis tetapi meneteskan air mata" Calissta mengelus punggung Lucifer
'Apa rencana mu kedepannya tuan tampan?" tanya Calissta duduk di pangkuan Lucifer
'Entah lah, sepertinya memiliki anak yang banyak dengan mu" kekeh Lucifer mengecup leher Calissta
'Geli tau, jangan seperti itu" Calissta memberontak dalam pangkuan Lucifer
'Mau yang lebih geli" bisik Lucifer membuat Calissta merinding
'Kenapa kamu mesum sekali" kesal Calissta cemberut
'Sama istri sendiri tidak ada kata mesum sayang" kekeh Lucifer semakin semangat menciumi Calissta
Suami istri itu nampak tertawa bersama karena kelakuan Lucifer, padahal tadinya mereka lagi sedih karena keadaan Jessy.
__ADS_1
🍄🍄🍄
riri-can