
Setelah sedikit Bersenang-senang dengan Calissta akhirnya Lucifer pun berangkat kerja. Sedangkan Calissta tengah merutuki Lucifer karena meninggalkan banyak bekas kemerahan di lehernya bahkan di dadanya.
Tadinya Lucifer hanya ingin menggoda Calissta karena memang wajah Calissta minta di goda dan akhirnya Lucifer pun menyusu pada kedua buah dada Calissta sehingga pucuknya nampak menyembul keluar.
'Selamat tinggal dadaku yang polos, kasihan sekali kamu sudah tidak suci hiks... Ini semua karena iblis itu!" umpatnya mencoba memasukkan ujungnya itu ke dalam tetapi tidak bisa masuk lagi
'T..tapi enak kok saat di isep" ucapnya frontal
'Akhhhh..... Kenapa gue mesum seperti ini huwaaaa. Ini semua karena papa, kalau papa ga mesum pasti gue juga ga mesum! Papa harus ganti rugi!" ucapnya menggebu
Setelah mendapatkan pakaian yang cukup menutupi perbuatan Lucifer akhirnya Calissta turun kelantai bawah dan melihat jika Jessy baru saja mendapatkan toyoran kuat dari Hana.
PLAK
Calissta menampar punggung mulus Hana yang kebetulan hanya memakai tangtop saja kecil, terlihat bekas tangan Calissta disitu.
'Beraninya kok sama Jessy, sini lawan gue. Gue gibeng juga lu!" bentak Calissta mendorong tubuh Hana sehingga terjerembab ke lantai
'Kurangajar! Bisa ngga lo itu ga usah ikut campur urusan gue!" teriak Hana kuat
'Jessy.... Kamu ada dengar suara lalat nggak? Perasaan rumah itu bersih dari yang namanya kotoran tapi kok bisa ada lalat yaa? Apa mungkin pembantu lupa bersihin tai di depanku ini?" ucap Calissta membuat Jessy sedikit menyunggingkan senyum sedangkan Hana sudah terlihat marah
'BERANINYA!" murka Hana
'Duhhh panas dah kuping gue dengerin teriakan HAMA" ucap Calissta menekan kata hama yang semakin membuat Hana marah
PLAK
Satu tamparan mendarat di pipi Calissta bersamaan Lucifer yang baru saja masuk, Calissta tidak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dia adalah Calissta Asterlyvia Praden putri dari Harry dan Cecilia mana rela dirinya menerima tamparan di pipi tanpa mendapatkan imbalan.
'Mengapa kamu tega banget sih Han, tadi kamu mendorong Jessy, aku cuma mengatakan kebenaran dan kamu malah menamparku hiks... Memang jadi orang baru di rumah suami itu sungguh menyakitkan, lebih baik aku cerai saja sama kakak kamu Jessy, sejak awal aku sudah bersabar tapi ini malah balasannya!" teriak Calissta menggebu bahkan air matanya mempercantik aktingnya
'M... maksud lo apa setan! lo ga usah pura-pura! Lucifer ga ada disini jadi ga usah sok polos!" Hana malah menarik rambut Calissta kuat karena memang dirinya emosi sejak kedatangan Calissta ke mansion mewah ini
'Huwaaa...... Hiks..... Sakit hiks.... Tadi pagi baru saja menyusui pria besar dan tenagaku sudah habis dan sekarang aku malah di bully hiks...." Calissta menjatuhkan dirinya kelantai setelah Hana melepaskan jambakan nya
Terlihat jelas jika Calissta seperti orang teraniaya, ini semua demi Hana bisa di hukum oleh Lucifer. Kurang apa coba Calissta sebagai sosok ipar buat Jessy.
__ADS_1
'APA-APAAN INI!" teriak Lucifer murka
Dengan langkah cepat Lucifer menghampiri istrinya yang terlihat menyedihkan, pipinya yang menampilkan bekas kemerahan dan rambutnya yang berantakan.
'Dia menganiaya aku sayanggg hiks.... Bagaimana dengan nasib anak kita pasti dia sedang ketakutan" Calissta mengelus perutnya seolah mengatakan jika dirinya tengah mengandung membuat Hana dan Jessy syok
'Kamu di larang keluar dari kamar selama seminggu dan kartu debit dan kredit mu akan di tahan untuk sebulan ke depan, beraninya menindas istriku!" murka Lucifer langsung menggendong Calissta dan membawanya menuju kamar mereka
Calissta menatap Hana dari gendongan Lucifer, Calissta melebarkan senyumnya dan menjulurkan lidahnya mengejek Hana yang kini terdiam, Jessy juga terkejut melihatnya. Dia baru tau bahwa dirinya mempunyai kakak ipar yang licik tetapi entah kenapa Jessy suka.
Hana menangis sejadi-jadinya, hal yang paling ditakuti rata-rata setiap wanita adalah dilarang keluar dan beraktivitas dan parahnya semua kartunya ditarik. Dia akan membalas perbuatan Calissta nantinya.
Sedangkan di kamar Lucifer dengan kasar Lucifer membuang tubuh Calissta ke atas tempat tidur.
'AAAWWWW..... SAKIT TAU!" teriak Calissta
'Sudah puas bermain-main nya?" tanya Lucifer dengan suara deep nya
'Aku tidak bermain-main kok, Hana beneran menyiksaku" bantah Calissta
'Hana tidak akan melakukannya jika kamu tidak memulai" Lucifer menindih tubuh istrinya membuat Calissta gugup
'Berlagak jadi kakak ipar yang baik heh!" ejek Lucifer dan langsung menenggelamkan wajahnya di leher Calissta dan menciuminya
'A...apa yang kamu lakukan aakhhh.... Jangan seperti itu" Calissta menjauhkan kepala Lucifer dari lehernya
Lucifer menatap manik mata Calissta dengan intens setelah itu mengecup bekas tamparan Hana dan merapikan rambut Calissta.
'Tidak apa-apa kamu mengajak Hana adu mulut hanya saja aku tidak suka ada luka di tubuhmu, kamu tau sendiri gimana sifat ku. Untuk kedepannya aku tidak memperbolehkan kamu untuk terluka!" perintah Lucifer
'T...tapi....
'Menurut atau kita beneran akan membuat Lucifer junior, kurasa sudah saatnya dia hadir di perut gembrot mu ini" goda Lucifer membuat Calissta memerah
'Aku tidak gembrot!" teriak Calissta tidak terima
'Oh yaa? Butiknya sudah jelas kalau kamu gembrot" Lucifer menahan tawa saat melihat Calissta sudah ingin mengamuk
__ADS_1
Dan benar saja dengan sekuat tenaga Calissta mendorong Lucifer dari atas tubuhnya, menaikkan bajunya sehingga memperlihatkan perutnya yang rata.
'Lihatkan, ini tidak gembrot!" Calissta membuang muka karena kesal sedangkan Lucifer malah menatap ke arah lain karena Calissta tidak sadar saat menaikkan bajunya malah terlalu tinggi sehingga memperlihatkan dua gunung kembarnya yang tidak di tutupi oleh bra
'Apa kamu sedang menggodaku sayang?" tanya Lucifer dengan suara seraknya
'A...apa?" tanya Calissta gugup dan langsung menurunkan bajunya
'Kenapa di tutupi padahal aku belum puas melihatnya" Lucifer membawa Calissta ke dalam dekapannya dan mere*mas bokong semok Calissta
'Aakhhh...." Calissta tidak tau jika suaranya itu semakin menaikkan rasa ingin Lucifer padanya
'Tanggung jawab sayang" bisik Lucifer dan mengecup daun telinga Calissta
'O..om saya masih polos om... Ampun huhu" Calissta memaki dirinya yang sudah membuat dirinya berada di jurang kematian
'Diam manis" bisik Lucifer
'Buka bajuku sayang" bisik Lucifer membuat Calissta tidak berkutik
'Tunggu apalagi sayang, lakukan!" perintah Lucifer dengan suara seraknya
'I..itu...
CUP
CUP
CUP
Lucifer mengecup bibir Calissta sebanyak tiga kali dan setelahnya mulai memainkan bibir mereka dengan penuh perasaan, lebih tepatnya Lucifer memaksa Calissta dan pada dasarnya Calissta yang mesum malah menikmati ciuman panas Lucifer.
'Aku sudah tidak tahan lagi sayang, jangan menghalangi ku untuk mencicipi mu" ucap Lucifer langsung menjatuhkan tubuh mereka ke atas ranjang
Jreng.....
Begitulah keduanya hingga usai.......
__ADS_1
🍓🍓🍓
riri-can