
"Ketua!! Bagaimana ini? Satu bintang sudah kehilangan cahaya nya!? ". Pekik seorang pria berjubah putih yang terlihat panik.
Sang Ketua terluhat menghela nafas.
" Sabar lah. Ryon, pasti akan segera menemukan cara nya. Aku sudah memberi nya tugas penting. Balas sang Ketua
"Lalu, Roy bagaimana??. Kapan tugas nya akan selesai dan segera bisa menolong kita di sini??! " Tanya seseorang yg lain.
"Roy punya misi yang sama penting nya. Jadi untuk sementara kita jangan membahas nya apalagi mengganggu nya. " Jawab Ketua.
Suasana kelas ribut seperti biasa. Namun ada seorang siswi di pojok belakang yang duduk diam sambil membaca buku. Dia memakai jaket tebal dengan penutup kepala yang menutup kepala nya. Ditambah rambut nya yg tergerai, membuat sebagian wajah nya tertutup. Dan itu menambah kesan misterius pada dirinya.
Brak!!!!
Raya
mendongak.
Sial mau apa lagi mereka kali ini???. Geram raya dalam hari nya.
"Hei anak aneh!! Aku mau lihat buku apa yang kau baca!!? " Buku Raya di rampas.
"Wow!!! Haha kau alien atau manusia?? Hahaha lihat huruf nya aneh sekali!!? " Ejek nya.
"Ya. Hahaha kau benar sekali. Tulisan nya sama sekali tidak bisa di baca.. Aku rasa otak nya memang aneh. " Seru seorang lain nya dengan tertawa.
Itu memang karena kalian yang bodoh!! Hardik raya dalam hati nya.
"Kembali kan buku milikku! " Raya masih meminta dengan baik dan berusaha meredam emosi nya.
__ADS_1
"Oh astagaaa!!! K-kau bisa bicara!!? " Pura-pura terkejut.
"Kembalikan buku ku sekarang juga!!!? " Raya membentak emosi
"Hahaha.. Tolong aku takut.. Alien ini marah " Sok pura-pura takut tapi mengejek.
"Jhahahah... Anak aneh.. Jika kau mau buku aneh mu kembali, maka ambil saja sendiri!! " Timpal seorang lainnya sambil bersedekap
Mereka membentuk lingkaran mengelilingi Raya. Dan saling melepas buku saat Raya berusaha merebut kembali buku nya.
"Wew!!! Hahahah. Kau ini sangat lemah dan payah!! Hahah" Mereka terus mengejek Raya.
Bahkan 3anak laki-laki yang mengganggu nya mengambil kesempatan untuk menyentuh tubuh Raya.
Apa siswa lain tidak berusaha menolong Raya?? Mereka mau menolong, tapi mengingat 7 pengejek itu adalah anak dari donatur sekolah dan konglomerat, mereka takut akan mendapat masalah. Mereka hanya bisa memandang iba pada Raya yang tertindas
Tiba-tiba, seorang anak laki-laki yang mengganggu Raya tersungkur ke depan dan menabrak Raya.
"Aduhh!!! "
Semua melongo. Termasuk Raya yang masih terduduk.
"Apa kau baik baik saja..?? Maaf kan aku ya. " Ucap nya menolong Raya untuk berdiri.
Raya menerima uluran tangan itu. "Terima kasih " Balas Raya.
"Apa yang terjadi di kelas ini??! Apa yang kalian lakukan!!? " Pak guru langsung mencecarkan pertanyaan pada anak murid nya.
Semua diam. Pak guru melihat 7 anak konglomerat yang berdiri di tempat kejadian, langsung tau apa yang terjadi.
__ADS_1
Pasti mereka kembali menindas Raya. Pak guru menatap Raya dengan kasihan.
"Hei!! Kau sudah menyakiti ku! " Anak yg terjatuh tadi tidak Terima dan marah
"Oh." Jawab siswa itu singkat. Dan terkesan menjengkelkan.
"Sudah sudah. Kalian semua kembali ke tempat masing-masing. " Pinta pak guru.
Semua nya kembali ke tempat masing-masing. Dan anak yang menolong Raya berdiri di depan bersama pak guru.
"Anak anak hari ini kelas kita kedatangan 1anggota baru. Ayo perkenalkan diri mu!. " Ucap pak guru.
"Halo. Nama ku Ryon, umur ku 14 tahun. Rumah ku tidak jauh dari sekolah ini. " Perkenalan diri yg singkat.
"Apa ada yang mau bertanya?? " Pak guru.
Ryon langsung menyela sebelum ada yg bertanya. "Maaf pak. Tapi saya tidak akan menjawab pertanyaan yg berkaitan dengan hal pribadi. " Jelas nya
Lalu seorang anak bertanya. "Apa orang tua mu orang kaya?? " Tanya anak di depan pojok kiri.
"Tidak." Jawab Ryon datar.
"Huh. Ternyata orang miskin. Tidak pantas berteman dengan ku. " Hardik anak itu.
"Terima kasih. Tapi aku sama sekali tidak tertarik berteman dengan mu apa lagi melihat wajah mu. Bahkan berbagi udara yang sama dengan mu pun aku tidak sudi! " Balas Ryon membuat anak itu bungkam.
Sedangkan Raya? Sedikit ujung Bibir nya terangkat.
"Ryon kau bisa duduk di tempat kosong samping Raya" Pak guru melerai.
__ADS_1
Dan pelajaran di mulai hingga jam istirahat.