Sang Melly Yang Menderita

Sang Melly Yang Menderita
Digerepe adik tiri


__ADS_3

WARNING 21+++


"Buset itu anak kenapa ya lengannya sama mukanye lebam-lebam gitu."gumam nya sih penjaga warung itu dalam hati sambil garuk-garuk kepalanya.


"eh ... itu kenapa nih."tanya ibu warung itu dengan keheranan kemudian melly panik lalu berkata seperti ini.


"gpp bu ... cuman jatuh aja."


"oh ... kiarin digamparr sama orang tua kamu."ujarnya sih ibu itu sehingga membuat bola mata melly membulat saking kagetnya ia mendengar kata itu tersebut.


"Oh ... ga kok bu kalo begitu saya pergi dulu ya bu."ujarnya sih melly sambil berlari sehingga menjauhi ibu tersebit biar ga ditanya-tanya lagi.


" kasian dia."gumam sih ibu dalam sambil ia mengelus dada.


akhirnya dia sudah sampai ke rumah ny lalu tiba-tiba saj kagetkan oleh ibu tirinya Lesti lalu menjambak dia sambil menanyakan Kenapa pulangnya kelamaan pasti dia berpikir kalo melly Cari perhatian orang-orang Biar mereka disalahkan orang kampung seperti itu tabiatnya Bu Lesti Emang susah pemikirannya selalu buruk sangka kepada Melly.


"Akkhh.... sakit bu."lirih sih melly saat Bu tirinya menarik kerudung sehingga kena rambutnya sehingga membuat dia kesakitan.


" alasan kamu pasti kamu ceritakan yang ga ga kan ke orang-orang tentang Ibu sama Bapak kalau selama ini Ibu sama Bapak jahat ke kamu biar ibu sama bapak dilaporin ke polisi nanti kan kalau misalnya orang lain tahu." timpalnya sambil menarik kerudungnya si Melly hingga kencang.


"Ahkkk.... ga bu melly ga ngomong macam sama mereka." ujarnya Melly yang kesakitan.


" Baiklah Awas aja kalau misalnya ibu dengar dari orang sekampung kalau saya nyiksa kamu."ujarnya sih bu lesti sambil mendorong melly hingga melly jatuh tersungkuh.


"Ahkk..."


"Iya bu." ujar Meli yang sambil berdiri..


kemudian Melly pun langsung saja lari dan mulai mengerjakan pekerjaan seperti biasa ia tidak boleh jualan blue oleh ibunya namun disuruh mengerjakan semua pekerjaan rumah ya seperti inilah kehidupan Melly sehari-hari dimaki-maki oleh seorang ibu psikopat seperti Lesti emang dari dulu ya tidak suka anak yang bukan dari rahimnya sendiri Makanya perilakunya beda sama anak kandungnya dimanja disayang dicium dan bla bla bla.


beda sama si Melly apa-apa harus diturutin maunya ibunya mulai mengerjakan tugasnya tanpa harus disuruh dulu kalau nggak dilaporkan oleh si Burhan Ayah kandungnya bisa-bisa gebukan lagi dan dihukum ga dikasih makan malam.


Setiap hari dia diperlakukan seperti itu lagi sama orang-orang yang ia tidak kenal pasti takutlah ditanya kenapa bisa begini atau Kenapa mukanya memar dan lain sebagainya makanya melly hati-hati untuk berkomunikasi dengan orang kecuali dia berkomunikasi dengan pembeli.


sampai ibunya mengancamnya seperti ini


"ingat kamu di sini cuman Anak Tiri paling ga guna jadi jangan banyak protes ataupun ngeluh Ya karena kamu anak yang nggak punya masa depan,jadi jangan harap sudi mengurusimu karena kamu Aset berharga sebagai pembantu ngerti."bentaknya dia dgn nada mencemoh.

__ADS_1


" ngerti Bu."ujarnya sih melly yg gemeteran.


" Ya udah laksanakan pekerjaanmu masih banyak itu cucian numpuk dan Sebelumnya kamu harus masak dulu ya masak yg enak jangan kayak kemarin hambar."


"Baik bu."timpalnya melly yg mulai pergi.


dengan terpaksa Meli mengejarkan semua pekerjaan rumah murah ia harus masak dulu setelah itu ia membersihkan semua ruangannya sendiri nah setiap sore baru dia gosok sehabis ia salat ashar Emang beginilah hidup kadang di atas kadang di bawah orang bisa merasa lebih sombong di bawahnya seperti contoh Bu Lesti Iya orangnya dulu sederhana baik semenjak kenal uang dia bisa menginjak harga diri orang yang gak level dengan dirinya apalagi seorang anak tiri seperti Melly.


sampai hari ialah bukan hingga tengah malam tiba ia melaksanakan salat Isya tapi sendiri nggak mungkin bapaknya salat karena dia lupa sama Tuhannya Dan telah memberikan nikmat Harta berlimpah dan juga keluarga yang sayang sama dia dibandingkan Meli yang disisihkan oleh bapaknya itu.


sampai ia berdoa seperti ini.


" Ya Allah bantu Meli untuk bisa kabur dari sini ya Allah MellyPengen deh punya rumah dan keluarga sendiri dan Melly kangen sama ibu Pengen deh punya sahabat yang bisa nemenin Melly.Melly Pengen dah dapat suami yang baik dan Meli capek ya Allah diperlakukan seperti binatang sama bapak dan ibu Meskipun mereka orang tuaku tapi aku sayang sama mereka semoga pintu hati mereka terbuka Ya robbal alamin."


sampai setiap salat malam ia selalu meminta tolong kepada Allah untuk bisa membukakan Jalan hidupnya dan juga ingin mempunyai keluarga yang selalu menyayanginya dan seperti keluarga ini saat itulah Meli hendak tidur.


hingga pada akhirnya tiba-tiba pintunya tergedor-gedor sendiri dan itu membuat Meli panik sehingga pada akhirnya ia pun penasaran dan membuka pintunya dan ternyata yang mengetuk pintu tersebut adalah Budi saudara tirinya Melly terus saja Budi menggodanya untuk bercinta dengannya cuman Meli tidak mau mendapatkan dosa yang setiap hari ia rasakan selama ini.


" Ayolah .. pengen sekali-kali lah dirutin aku." ujarnya sambil mencolek dagunya Melly.


"Ahh ... jangan di, aku nggak mau dapat masalah tolong tinggalin saya sendiri." pintanya ia kepada sih budi.


"Ahkkk... jangan budii, jangann ahhkk saya takut, saya ga mau."


" jangan banyak alasan lu kan li di sini cuman pembantu pemuas birahi gua udah turutin aja bego atau Gue laporin ke Ibu atau bapak kalau lu godain gue."timpalnya sih budi sambil mengancam melly.


dengan terpaksa Melly pun pasrah terdiam dan tidak bisa berbuat apa-apa lagi karena temaga budi lebih kuat darinya kebetulan tinggi budi 170 cm bb 76 kg dibandingan melly yg mungil dengam timggi 159 cm dengan bb propesonal sebagai anak pertama yang selalu disalahkan dan selalu menjadi bumerang dalam penghancuran rumah tangga mereka sehingga dengan terpaksa ia diperkosa lagi oleh Budi lagi dan lagi Budi mulai suka dengan kemolekan tubuhnya Melly hingga Ia pun membuka bajunya.


satu persatu kancing piyamanya sudah terbuka sehingga ia melihat gundukan dada yang indah bulat dan mempesona terpampanglah ukuran 30 C sampai ia mulai tegang dan kemudian memegang nya gundukan tersebut dari depan hingga melly pun pasrah jika itunya dijilat-jilat dari depan.


"Slruupopoop." Timpa suaranya Budi yang menghisap gundukan nya.


"Ahhh...


"Ehmmm sluruppppo." imbuhnya sambil mengecup dan menandai itunya mulutnya budi sehingga dadanya mulai Membekas hingga melly berteriak kecil.


"Ahkk."

__ADS_1


"Ahkkk hikksss hiksss hikss."


" oh indah banget payudaramu beruntungnya Aku mempunyai adik tiri sepertimu."cerocosnya sih budi sambil memegang ujung *********** dengan kencang.


"ahkk... sakit budi, tolong jangan lakuin ini lagi ke saya."pinta nya kepada sang kk tirinya kini usianya mau otw 17 tahun namun sudah begituan.


"ga ... mau lagi mell muchhhh."ujarnya sih budi sambil mencium bibirnya.


"ehmmmuhppp."lirihnya melly sambil menangiss.


" Oh puas aku sekarang tolong kocokin punya gw ini ya." mintanya si Budi kepada Melly untuk mengocok pusakanya itu.


"ga bud ... Akucape mau istriahat."tolaknya ia karena tak mau lagi diperintah oleh budi.


"Ahkk ... bangsat lu."cercanya yg mulai menampar melly.


plakk


plakk


tamparan yang mendarat ke mukanya melly.


" Lu harus turutin gua Lu harus jilat pusaka gue atau Gue laporin ini ke ibu kalau lu ngegodain gua dengan payudara lu yang besar itu."cerocosnya ia sambil memegang dada yg bulat besar itu.


" Akhhkkk sakitt bud akhkk."


" Lu harus puasin gua.":.


dengan terpaksa Melly pun melayani perintah gilanya Budi sampai pusakanya menempel diantara gundukan dada tersebut setelah selesai melly disuruh mainnya dari belakang atau gaya2 hot lainnya sehingga lama-lama Melly sudah muaak mendapatkan semua yang dialami oleh pamannya ataupun kaka tirinya yang jahanam ini jadi terpaksa harus melayaninya karena saat budi sudah merekam kejadian ini melalui hpnya kalau tidak mau ketahuan ia harus menurutinya lagi dan sekarang harga diri dan masa depannya sudah hancur jadi seorang anak pertama dan beginilah hidupnya.


"Ahkkk... enakk jugaa apem lu nih gw kasih ceban buat lu." timpalnya sih budi sambil mengenakan pakaiannya lalu melemparkan uang 50 ribu ke arah wajah nya.


"Hikss... hiksss hikss."lirih melly sambil menangis.


"Udah jangan nangis cengen amat lu." timpalnya si Budi yang mengenakan bajunya terus meninggalkan melly sendiri.


hingga pada akhirnya Melly pun mulai menangis jadi-jadinya karena diperlakukan oleh kaka nya sungguh biadab seorang bapak seharusnya melindungi anaknya malah membiarkan seperti ini demi kesejahteraan dan kebahagiaannya kalau misalnya Kejadian rekaman ini sudah tersebar maka bisa saja melly dan budi bisa saja dilaporkan kepolisi sebagai tersangka dan bisa

__ADS_1


buat malu atau melly bisa diusir dari rumah ini lalu disalahkan orang tuanya.


Sungguh malang nasibnya melly.


__ADS_2