
"Woii." teriakk roni dengan lantang..
"Lepasinn cewek itu, atau gw habisin pakai tongkat besball gw mau lu pada."ujarnya sih roni sambil memegang tongkat besball nya lalu mereka semua menertawakan roni yang kala itu masih bocah ingusan menurut mereka.
"Heh... bocah lu tuh jangan sok jagoan ya." timpal sih kuli bangunan itu sambil mencengkram kedua tangannya.
"Tau tuh berani lu melawan kita-kita."ujar sih preman tersebut yang meremehkan kehebatan Roni.
pada akhirnya Roni pun langsung saja menangkis satu persatu pukulan dari mereka hingga akhirnya mereka pun ditonjok oleh Roni melalui perut ataupun di bagian dada tertentu mereka pun sangat kelewahan melawan si Roni karena Roni ini hebat selain ia tampan dan gagah dia bisa mengetahui lawan musuhnya seseorang apalagi seorang tiga kuli bangunan tersebut yang berani sama perempuan.
" Masya Allah kamu ga papah kan."tanya roni yang mulai khawatir kepadanya.
"hiks hiks hiks melly takut aaa."timpalnya sih melly yang memeluk sih roni.
" Sabar ya ...Melly Ada aku di sini tenang ya." ujarnya si Roni membelai kepalanya Melly agar Meli Tetap tenang.
"Tapii ... aa melly nggak bisa pulang takut diomelin ibu hiks hiks."
"Melly ... ga bisa jualan lagi melly takut aa sama mereka hiks hiks."
" Tenang aja aku bakal bantu kamu kok Nih aku kasih uang buat kamu biar kamu Nggak diomelin lagi sama ibu kamu."
" Ini kebanyakan Aa takut ga bisa gantiin uang ini." timpalnya si Melly yang menolak uang pemberian dari Roni sebesar 300 ribu karena melly tidak enak dengan dirinya.
"Ya .... gpp neng Aa ikhlas bantu kamu."ujarnya ia aambil memeluk melly..
akhirnya mereka pun berpelukan hingga begitu lapar kemudian sirup mengantarkan Melly paruhnya tiba sampai di rumah, bukannya berdirinya nanya keadaannya malah menanyakan kenapa dagangannya bisa kotor lalu Si Meli pun menjawab bahwa dia Hampir diperkosa oleh para kuli bangunan itu,sampai-sampai membawa melly ke belakang di situ ibunya tidak percaya malah membentak Meli.
__ADS_1
" alah alasan kamu bilang aja kamu, habis pacaran sama dia kan Makanya kamu males jualan gitu Dasar anak gak tau untung kegatelan." cerca ibunya sambil memarahi Melly.
" Masya Allah Bu demi Allah saya sebagai saksi, makanya saya menyalamatin dia Bu."jelas nya sih roni yang memegang bahunya melly.
" alah Saya juga nggak peduli Mau diapain juga kek karena saya ibu tirinya dan sekarang Mana hasil jualannya."jelasnya melly yang tidak memperdulikan melly.
"Nih bu."timpalnya roni yang memberikan 300 ribu kepadanya kemudian bu Lesti pun menarik uangnya dengan kencang lalu pengusir Roni untuk pergi dari rumah ini lalu ia menarik bahunya melly.
sampai-sampai Ibu Lesti pun langsung saja mendorong Meli hingga Meli pun tersungkur di lantai lagi dan seperti biasa ia melaporkan kepada suaminya yang tidak-tidak bahwa Melly telah berzinah Ini adalah sebuah umpatan fitnah yang telah diberikan oleh Bu Lesti, kemudian bapaknya pun marah dan langsung memukul Melly.
" Ah .. Ah ampun Pak jangan pukulin Melly sakit,uh sakit pak." teriak Melly yang kesakitan.
"Aaaahhhhhhhkkkk."teriakk pak burhan sambil memecut melly.
"Akkhh.. ampun pak."teriak melly yang histeris.
"Rasain Syukurrin kamu .... Lagian kamu ngapain pacaran sama dia buat zinah lagi, apa kamu mau zina sama paman mu lagi dasar kamu lo*te." teriak Bapak Burhan sambil marah-marah.
" enggak Pak sebenarnya Melly di_." Timpal mellu menangisi sesugukan namun kata-katanya tidak dilanjutkan, karena dibentak oleh ibunya.
" bohong Pak dia pasti main gila sama pacarnya itu Pak di kamarnya." tipalnya Bu Lesti berusaha mensabotase Pak Burhan agar membuat Hubungan Pak Burhan renggang tidak dekat seperti anak dan bapak pada umumnya.
" Apaaa !!! Gilaaa kamu melly?" teriaknya Pak Burhan sambil memecut Melly pakai sapu lidi.
"Pcuuttttt."
"Akhh.... sakit pakk, ampun."lirihnya sih melly yang kesakitan.
__ADS_1
kemudiam para tetangga mendengar suara teriakan dari keluarga pak Burhan Di mana mereka penasaran apa yang telah terjadi sampai para tetangga pun datang dan mengetuk pintu rumahnya Burhan.
" Tok... Tokk Took !!! ."timpal ketukan pintu dari para warga yang berombongan datang ke rumahnya.
" Assalamualaikum Pak Burhan, Bu Lesti." timpal warga satu lagi yang mengucapkan salam sambil mengetuk pintu.
kemudian mereka berdua pun kaget langsung saja menyuruh Melly untuk masuk dan untuk membersihkan diri nya termasuk membersihkan luka-lukanya yang ada di sekujur tubuhnya dan lalu Bapak Burhan melemparkan obat merah ke arah wajahnya Melly Sampai-sampai Melly pun kesugukan menangis dan mengambil obat itu dengan rasa sakit hatinya itu lalu melly masuk ke kamar dan langsung menangis sesugukan.
"Ya ... allah kenapa bapak bersikap benci dan dingin kepadaku padahal aku sangat sayang sama bapak ya allah."gumam sih melly sambil mengobati luka-lukanya memar sendiri.
sampai - sampai melly berharap ia bisa pergi dari rumah ini karena ia tidak kuat disiksa selama dari kecil sampai sekarang hidupnya seperti ini kadang yang menganggap bahwa hidup ini tidak adil kepada orang-orang yang jahat bisa mendapatkan sesuatu yang mudah dibandingkan orang yang baik selalu dapat musibah yang ia alami sampai Melly pun melamuni armahuma ibunya saat ia masih hidup dulu.
" nak kalau seandainya huk hukk, ibu nggak ada kamu harus jaga diri kamu baik-baik ya."ujar ibunya yang sedang batuk-batuk.
" ih kok ibu ngomongnya gitu sih, padahal Melly pengen sama ibu terus."jawabnya melly yang memeluk ibunya.
" tapi nak .. uhuk uhukk tapi umur Ibu tidak panjang lagi, tapi kamu harus tetap sayang sama bapak ya dan jangan nakal ya,jangan kayak ibu enggak sekolah karena nggak ada biaya."timpalnya Ibu memberikan nasehat kepada belly agar Memilih tetap melanjutkan sekolahnya.
" Iya bu Meli janji sama ibu, melly akan terus belajar biar bisa jadi dokter bu buat bantu orang banyak Bu biar kita nggak susah." ujar Melly sambil tersenyum dan memeluk ibunya.
akhirnya mereka berdua pun berpelukan satu sama lain hingga pada akhirnya Ibu Tami ibu kandungnya Melly meninggal dunia karena ia memiliki kanker otak stadium akhir yang membuat dia meninggal dengan cepat di usianya yang dewasa sekitar 41 tahun sedangkan Meli masih 7 tahun waktu kecil dulu bayangkan umur sekecil ini mengalami musibah dan cobaan yang berat sampai ia pun harus ditinggal oleh orang tercintanya apalagi Bapaknya yang sedang sibuk untuk bekerja.
Apalagi setelah ia mengenal wanita bapaknya makin Acuh terhadap Melly ya Siapa lagi kalo bukan Bu Lesti merupakan pengusaha muda yang sukses dan juga langganan kopi shop nya meskipun seorang janda sehingga mereka mulai dekat Karena Burhan selalu bersama Bu Lesti hingga akhirnya Bu Lesti menaruh hati dan jatuh cinta kepada Burhan setelah itu Burhan pun ingin mengutarakan perasaannya bahwa ia telah menduda begitu lama saat ditinggalkan almarhumah istrinya telah tiada.
hingga pada akhirnya mereka pacaran sampai-sampai bapaknya pun tidak memberi perhatian lebih kepada Melly karena sibuk dengan dunia percintaan dan pekerjaan memberikan uang banyak kepada Melly namun uang bukan segelanya kadang uang itu diambil oleh salah satu bibinya yang mengurusi Meli sebut aja Bi Asri,bi asri ini salah satu orang yang terlicik dan bermuka dua di depan si Burhan namun di belakang suka nyuruh-nyuruh sih melly.
sampai dititipkan seperti itu Melly merasa tak nyaman berdekatan dengan mereka apalagi sering disuruh-suruh mengerjakan pekerjaan rumah padahal usia nya masih kecil seharusnya bermain dan juga banyak belajar sampai akhirnya saat itu Melly selesai mandi kemudian Omnya tidak sengaja melihat Melly yang setengah telanjang disitulah pikiran liarnya si Erik mulai termuncul dan ingin memperkosa Melly.
__ADS_1
hingga akhirnya Melly terus menerus mendapatkan pelecehan seksual tidak itu saja badannya di ***** padahal masih kecil sehingga konsentrasi belajarnya mulai terganggu yang tadinya dia pintar cerdas dan masih waras sekarang menjadi wanita yang susah dan frustasi dengan masa lalunya Sampai-sampai melly memikirkan seperti ini selama bertahun-tahun Ia dibayangi dengan rasa bersalah.