
hidupnya Melly sudah berantakan hampir setiap hari ia di ***** oleh saudara tirinya itu sih budi ini meskipun dua tampan dan berbakat tapi dia mempunyai akhlak yang luar biasa jelek sungguh biadab Jika melly selalu tinggal bersama keluarganya seperti ini Setiap hari makan hati.
sampai kapan seperti ini hingga Ia pun malu melaksanakan ibadah salat karena dirinya sudah kotor sudah sering dinodai sama adiknya kadang-kadang birahinya muncul dan juga setiap hari juga diancam jika video itu tidak mau disebar.
sampai Meli Pun Menangis dan berkata dalam hati seperti ini" Ya Allah kenapa kau memberikan ujian seberat ini padaku Kenapa dulu kau mengambil Ibuku aku sekarang kesepian ya Allah apa yang harus melly lakukan, melly udah ga tahan lagi ya allah."
Sungguh berat ujian yang Meli lakukan padahal ia selalu rajin ibadah namun nasibnya saja selalu sial mungkin ini adalah ujian yang harus melalui apalagi Iya diperkosa oleh pamannya yang biadab itu ditambah lagi Melly mendapatkan bagian dari ibu tirinya itu Lesti kan selalu menyombongkan bahwa anaknya akan lebih sukses dari dia yang tidak pernah sekolah di bangku sekolah dasar sampai menengah ke atas.
hingga pagi mulai tiba ia pun bergegas membersihkan diri ya harus lebih kuat untuk menerima semua takdir yang Tuhan berikan meskipun takdir ini buruk Meli harus tetap bekerja membantu ibu tirinya membersihkan ruangan setiap paginya karena hari ini Lusi dan Budi libur di situlah Meli takut dengan Budi sampai Budi melihat Melly dengan hasrat birahinya yang tak terbendung.
"Trulkkk." suara sendok yang terjatuh.pasti ini kerjaannya Lusi seorang adik tirinya tidak pernah sopan kepadanya.
" eh tuh tolong tuh ambil tuh sendok Jangan manja ya Mbak Jadi orang." ujar Lusi yang sengaja mengerjai dirinya.
sampai Melly pun dengan terpaksa mengambil sendok yang jatuh tiba-tiba Budi punya rencana untuk ngerjain Melly ya dia menjatuhkan berapa sendok yang tepat berada di kakinya.
"Trukkk."
"Opss... sorry jatuh maaf ambill cepett."titahnya sih budi.
" tolong ya ambilin Ya mba."imbubnya yg memerintahkannya.
"Ya."jawab melly dengan singkat.
namun ia terpaksa mengambil sendok itu yang telah terjatuh lagi namun Budi mencuri pandang Meli dengan hasrat birahi yang memperhatikan kedua gendungkan dagingnya akhir-akhir ini semakin besar saja sampai hasrat birahi budi mulai terbendung ingin menikmatinya Lagi Dan Lagi ngapain akhirnya kedua orang tuanya telah bangun.
" Melly cepat kau ke sana bersin tuh piring yang berantakan." titah Bapaknya yang menyuruhnya tiba-tiba.
"Ya ... pak." ujar Meli yang menjawab dengan singkat. lalu Bu Lesti mulai tersenyum karena bapaknya lebih dan mendudukan Melly dan menyayangi dirinya Seorang Istri dan membuat hidup Melly menderita lalu bu lesti menyapa kedua anaknya.
"eh pagi anak-anak bunda."
"pagii bund."timpal anak-anak kesayangannya Budi dan Lusi dengan kompak.
__ADS_1
" pagi juga anak-anakku yang ganteng dan cantik."sapanya bapaknya.
"Hehehehe."tawa anak tirinya pak burhan dengan kompak.
"Pagiii pak."serunyaa sihh budi.
"Ya juga Pagii pak."ujar lusi dengan nada yang lembut.
"akhirnya kita bisa kumpul juga sama kalian," ujar Bu Lesti dengan bahagia dan mencari perhatian Melly agar melly sakit hati karena melihat anak-anaknya bahagia dan sudah sekolah lebih baik dari dirinya.
" gimana sekolahnya anak-anakku Apakah ada kendala."imbuhnya lagi yaang memberi perhatian kepada kedua anak-anaknya.
" Alhamdulillah Bu aku sekarang dapat rangking 2 cuman aku usahain deh biar dapet rangking satu lagi."ujarnya sih budi yang ria ke0ada melly.
" kenapa bisa kamu dapat rangking 2."Tanya sih bu lesti tiba-tiba saja budi tidak bisa menjawab pertanyaan dari ibunya tiba-tiba bapak burhan langsung membelanya dan berkata seperti ini." udah Bu jangan dibahas lagi Yang penting kan Budi dapat peringkat 2 nggak seperti dia yang nggak pinter-pinter di sekolah ya kan sayang." imbuhnya Papanya mending menunjuk Melly sehingga mereka mulai bertawa bersama-sama dan mulai mengejek melly.
"Ahh ...bapak mah bisa aja."ujarnya sih budi tersipu dengan malu-malu.
"Siap ibuku sayang deh sama kalian." ujarnya si Budi sambil memeluk Pak Burhan dan Bu Lesti.
" Yah Papa juga sayang kok sama kamu di."ujarnya pak burhan yang memeluk budi.
" Oke lanjut makan makannya anak-anak."titah bu lesti yang menyuruh anaknya makan lagi.
" Oke ibuku yang cantik muah."timpal lusi yang mencium ibu.
hingga Melly pun sakit sakit dengan semua kelakuan dari kedua orang tuanya tak adil yang ada diomelin sama bapaknya yang lebih menyayangi anak tirinya dibandingkan anak kandungnya sendiri tapi pada akhirnya Bu Lesti menyuruh Melly untuk jualan keliling di warung namun dengan terpaksa Melly pun menurutinya.
" kue kue Pak Bu kuenya."
" Ga Eneng Makasih Neng."ujar bapak tersebut.
sampai Bapak tersebut bernama pak amir Terkesima dan terpesona dengan parasnya Melly yang aduhai sampai ia melihatnya lagi dan lagi kemudian dijewer oleh istrinya sendiri bernana bu andine kebetulan istrinya gedek sama suaminya.
__ADS_1
"Aduhhh .... ampunn bu."
" Apa bapak ...lihat-lihat dia masih bocah tau nggak."ujarnya bu andine yang masih menjewer nya.
"Ya ....ampun bu ampun."ujarnya sih amir yg kesakitan.
"Yaudahh ... cepet sono beli gulaaa,beras sama tepung yee."titah nya bu andine kepada suaminya.
"Ya ...bu."
pada akhirnya para tetangga tersebut mulai menertawakan si Pak Amir yang telah dijewer oleh istrinya sih amir karena genit dan melihat Melly diam-diam disitulah banyak yang menggoda melly meskipun dia berjilbab karena parahnya yang cantik dan mempesona sampai ada tiga kuli bangunan yang mengganggu dirinya yang modus beli gorengan dia.
" ... neng beli gorengan satu ya."ujarnya sih kuli itu.
"Yang mana bang."ujar melly dengaan polos.
"Yang ini neng."ujarnya sih kuli bangunan itu yang sengaja menyentuh ujung pentilnya yg masih pakai bajunya.
"Ahkk."teriak melly.
"Plakkk."
"Uhkk."lirih kuli itu yang kesakitan.
"Bang ... tolong jangan kurang aja ya bang."titah untuk segera memberikan aba-aba kepada kuli itu untuk tidak kurang ajar kepada diri.
"Ayolah cantik Abang tahu kamu pasti nggak perawan udah lihat itu mu udah besar ehmm."ujarnya sih kuli yang satu lagi yang sengaja mencolek dagunya.
"Ahkk... bang jangan kurang ajar ya." Timpal Merry yang tiba-tiba menjauh dari kuli sialan itu lalu tiba-tiba kuli itu memeluk melly dari samping
" tolong jangan jangan bang saya mohon."pinta melly yg berusaha menahan pelukan dari seorang kuli itu.
namun tanpa aba-aba Mereka pun langsung saja mencengram Meli dan membuang gorengan tersebut yang jauh darinya tiba-tiba mereka memperkosa Meli karena birahi mereka sudah termedung karena kemolekan tubuh melly terus tiba-tiba saja ada yang melihatnya ya siapa lagi kalau bukan Roni yang melihatnya lalu Roni pun dengan cekatan mengambil tongkat baseballnya rencananya untuk menghabisi ketiga kuli jahannam itu.
__ADS_1