
Setelah selesai memberikan asi kepada akbar....fani lantas menaruh akbar ke tempat dimana mainan nya berada
Yang letak nya tak begitu jauh dari jangkauan nya akbar yang memang sangat aktif dan sangat mengemaskan membuat fani harus ekstra menjaga nya
Sehinga dia sengaja membuat kan sekat khusus untuk akbar main dengan tenang dan nyaman
Ya tau sendiri berapa besar kontrakan yang fani tempati makanya fani sebisa mungkin menata supaya muat dengan dirinya dan akbar
Bukan nya fani ga mau pindah dari tempat tersebut tapi kontrakan ini baginya tempat teraman dan ternyaman sekarang ini
Fani memang bisa saja membeli rumah atau pun apartemen tapi dia urung membelinya di karena kan kesibukan nya yang padat dan mengharuskan nya meninggalkan akbar bersama seseorang
fani yang harus membagi waktu dengan kuliah kafe dan juga akbar harus berfikir bagaimana cara nya supaya semuanya aman dan lancar
Dia bukan nya ga percaya atau gak kuat bayar baby sister dan menyerahkan tugas menjaga akbar dengan pengasuh tapi dia sudah nyaman dengan ibu kontrakan lagian
ibu kontrakan juga yang tak mau di pisahakan dengan akbar dia sunguh sangat menyayangi akbar seperti cucunya sendiri dia rela merawat akbar tanpa mau di gaji...
Fani yang tak enak hati harus berbagai cara memberikan sesuatu untuk ibu kontrakan sebagai tanda balas budinya karena mau merawat akbar dengan penuh cinta
fani yang masih fokus dengan akbar hanya diam dia tak tau harus mulai menjelaskan pada khail dari mana
karena dia tak mungkin menjelaskannya seperti alur novel bisa bisa dia curiga lagi kalau fani berbohong lupa ingatan
'' kapan loe mau cerita fani....kenapa loe rahasiakan ini dari gue '' ucap khail serak menahan sakit di hatinya
'' gue gak tau harus berkata apa dengan kejadian yang menimpa gue ini khail...saat gue terbangun dari kecelakan itu gue sudah di hadapkan dengan bayi mungil yang kata para dokter dan suster adalah anak yang baru gue lahirin saat gue kecelakan dan dokter terpaksa melahirkan nya supaya gue bisa selamat dari maut....''ucap fani tanpa sadar dia menangis
Gak tau kenapa tiba tiba fani menangis mungkin rasa yang di pendam tubuh ini membuat nya menangis tanpa bisa dia tahan
Khail yang melihat sahabatnya menangis langsung memeluk nya dengan erat dia juga tak mampu membendung air matanya dan ikut meneteskan nya
__ADS_1
'' maaf gue gak ber maksud membuka luka lama gue hanya merasa gagal menjadi sahabat loe...gue sampai ga tau kalau sahabat gue ada masalah andai dulu gue tau lebih awal gue pasti bakalan tanggung jawab sama kehamilan loe fan walapun gue tau itu bukan anak gue....gue ga perduli asal loe ga menderita sampai begini'' ucap khail yang masih menangis tanpa mau melepaskan pelukan nya.
Fani yang juga tak tau terbawa suasana atau karena memang perasaan fani sesungguh nya dia malah tambah sesengukan
'' loe ga perlu minta maaf mungkin dulu gue nyembunyiin dan bahkan ga berbicara sama loe ada alasan nya khail...gue juga ga ingat apa apa tentang itu tapi bagi gue sekarang akbar satu satunya kebahagian gue dan sekarang gue ada loe gak akan kesepian lagi...maaf ya khail kalau gue bikin loe kecewa bahkan ilfel'' ucap fani dengan suara serak
Khail yang langsung melepaskan pelukan nya dia pun meraih kedua pipi fani dengan tangan nya yang bisa fani rasakan tangan hangat dan lembut menyentuh pipi fani yang basah
'' gak gue sama sekali ga ilfel atau pun kecewa sama loe gue sayang sama loe dan gue percaya kalau loe ga akan sehina itu....gue janji fan setelah ini gue akan berusaha membuat loe menerima gue sebagai seorang laki laki dan akbar gak akan kehilangan sosok seorang ayah....sekarang ijinin gue jadi sosok pendamping loe ya... yang akan selalu ada buat loe dan akbar apa loe mau fan... '' ucap khail yang tulus dengan senyuman yang membuat siapa pun pasti meleleh melihatnya
Fani yang entah kenapa terdiam karena terpesona atau apa dia benar benar tersihir oleh senyuman dan ketampanan khail fani hanya bisa membeku di tempat
Hanya dengan Melihat senyuman khail yang mampu membuat nya tak bisa mengalihkan nya dengan apa pun di dunia ini
rasanya tak adil ada orang sesempurna khail di dunia novel ini kalau ada di dunia nyata fani pasti akan mengejarnya sampe mampus gak akan fani lepas sosok yang begitu sempurna ini
Hah....kayanya akan ada cinta segitiga nih
Bau nafas yang segar membuat fani tercekat semakin membeku dan tak bisa bergerak di tempat
Tak berselang lama Tiba tiba sesuatu yang lembut menempel dibibir fani yang membuat jantung fani berdetak sangat cepat apa lagi kalau bukan bibir khail yang mencium nya dengan perlahan
dengan ******* yang lembut yang membuat dia dan fani lupa diri
Khail yang juga terbawa suasana dan juga menikmati ciuman tersebut sampai tak sadar kalau dia hampir saja keblabasan ingin menyentuh fani lebih
Kalau saja suara akbar yang membuyarkan keduanya mungkin khail gak akan segan segan melakukan nya disini
Ma....ma...ma....ma....mae....m
fani yang terkejut mendengar rengekan akbar langsung melepaskan ciuman nya
__ADS_1
menjauh dari khail dan menghirup rakus udara di sekitarnya
fani yang langsung beranjak pergi dengan wajah merah nya menghampiri akbar
Sedangkan khail yang masih tak manyangka hanya diam sambil melihat fani yang pergi dari sisinya menuju ke akbar dan meraih nya sambil salah tingkah dengan wajah nya yang merah kaya tomat😊
Membuat khail tak mampu menahan seyuman nya
Akbar mah gangu aja😥 jadi di skip kan
'' kamu lapar ya sayank mama siapin dulu ya...'' ucap fani yang salah tingkah dan langsung kedapur membawa akbar sambil terus mencoba untuk kembali ke titik waras
Dia sejujurnya hampir gila karena perbuatan khail bagaimana tidak fani yang di dunia nyata tak pernah sekalipun berdekatan dengan laki laki
Tiba tiba mendapat ciuman mendadak lagi... gak langsung gila apa....wkwkwkwk polos banget nya
Khail yang tau fani mencoba menghindarinya karena kejadian tadi
Dia tak tega melihat fani kerepotan mengendong akbar sambil menyiapkan makan dia pun beranjak mendekati fani dan meraih akbar di gendongan fani
'' sini biar akbar aku gendong kamu siapin aja ya mama.... Makanan buat anak kita ''ucap khail yang mengoda fani membuat fani lagi lagi malu dan membuatnya salah tingkah
'' apa an sih...alay...''ucap fani dengan wajah cemberut yang malah lucu dimata khail membuat semakin suka menggoda fani
'' gak alay kan emang bentar lagi aku jadi papanya akbar ya kan ganteng...'' ucap khail yang langsung dapat sambutan tawa dari akbar
Fani hanya mengelengkan kepala nya melihat tingkah jahil sahabatnya itu
Fani yang melihat akbar langsung nempel sama khail sangat bersyukur selama ini akbar sangat tak bisa didekati dengan siapa pun kecuali fani dan ibu kontrakan
Nekt....ya.....
__ADS_1