Sang Pemeran Bayangan

Sang Pemeran Bayangan
masuk kedalam novel


__ADS_3

'' hufh....bener kan membosan kan tapi kenapa hits banget sih'' ucap fahira yang mengakhiri membaca novel tersebut dan melemparnya ke meja belajar nya


Dia pun duduk bersandar sambil menatap novel tersebut baginya konfliknya biasa aja tapi kenapa kok bisa diangkat jadi ftv


tak berselang lama posel fahira berbunyi menandakan ada panggilan masuk untuk nya


Fahira yang engan mengangkat karena dari indiran dengan malasnya mengambil ponsel


'' hallo'' suara dari sebrang sana


'' ya apa...''jawab fahira malas


'' kok apa sih ra...gimana dah ketemu bagus ga ceritanya ''ucap nya mengebu gebu


'' udah...biasa aja ''ucap fahira cuek


'' kok gitu sih jawabanya ga semangat banget kamu mah ra....''ucap indira kesal


'' lagian novel sampah dan jelek gitu apa nya sih yang bagus membosan kan tau''jawab fahira yang kesal


'' kamu aja yang aneh...orang bagus nyatanya aja bomming''ucap indira tak mau kalah


'' bodo amat aku mau istrirahat udah jangan ganggu besok ambil aja kerumah aku males bawanya''ucap fahira ketus karena kesal diganggu sama hal yang ga jelas

__ADS_1


'' ya ok ok...ga usah sewot gitu ngapa besok aku kerumah sekaliab kita ngampus bareng'' jawab indira


'' ya udah kan aku tutup''ucap fahira kesal


'' ya ya bye sampai besok" jawab indira yang mengakhiri panggilan nya


fahira pun menaruh ponselnya di meja dan beranjak ke tempat tidurnya


Dia yang lelah kesal dan bete langsung berbaring di kasur miliknya sambil mengambil novel yang tadi dia baca


dia membolak balikan novel dan mencari penulisnya tapi nihil hanya ada penerbit nya aja


" beruntung banget ya penulisnya padahal novelnya ga begitu bagus bagus banget sih...tapi bisa sampai di film kan"ucap fahira heran


Sampai tanpa sadar dia tertidur dengan sendirinya nya


Saat fahira sedang terlelap tiba tiba dia merasa ada sesuatu yang menendang dia dengan pelan


Fahira yang terganggu lantas membuka mata dia sangat tsrkejut saat tau disamping nya ada seorang bayi mungil yang tanpan sedang menangis dan menedang nendang


Bayi mungil yang saat itu berusia tiga bulan dengan penampilan yang mengenaskan karena tak diurus oleh tubuh yang fahira tempati saat ini


Fahira yang terkejut hanya bisa terdiam membeku sambil menatap bayi mungil itu dan tak tau harus apa

__ADS_1


Wajar dia bingung dia masih 19 tahun harus dihadapkan dengan bayi mungil imi


'' anak siapa ini''ucapnya sendiri


Dia pun melihat kesekeling nya dan terkejut mendapati kontrakan yang sempit dan sedikit berantakan


fahira yang panik mendapati dirinya tak berada di kosan nya langsung beranjak.dan memeriksa seluruh ruangan


Setelah mengecek segalanya fahira duduk lesu disamping tempat tidur sambil mengatur nafasnya perlahan


Fahira begitu shok dan tak tau apa yang terjadi dia dimana kenapa dia disini dan semuanya terasa asing baginya


Sampai tiba tiba dia sadar kalau bayi mungil tersebut semakin menangis


Oek oek oek


Fahira pun bergegas menghampiri dan mengecek nya


Beruntung dia kuliah di bidang ke bidanan ya walapun belun pernah pegang bayi tapi paling tidak dia paham


'' ya allah ini anak siapa kenapa dia kondisinya begini mana popoknya penuh banyak ruam dan kehausan ibu mana yang tega''ucap nya sambil membersihkan bayi tersebut


Karena si kecil merasa nyaman dengan sentuhan dan perlakuan fahira dia pun terdiam dan memandang fahira

__ADS_1


fahira yang sadar pun tersenyum dan meraih tubuh mungilnya dan mengendong nya dengan hati hati bagaimana pun dia belum pernah sekalipun melakukan itu seumur hidup nya


__ADS_2