Sang Pemeran Bayangan

Sang Pemeran Bayangan
semua tentang fani


__ADS_3

Setelah bayi mungil itu tertidur dengan lelap fani bergegas memindahkan nya keatas tempat tidur milik nya


'' bobo ya anak bunda...maafkan ibu mu ini ya...sekarang kamu ga akan tersiksa lagi aku akan menjaga mu mulai saat ini''ucap fani tersenyum sambil memberi kecupan lagi dan lagi


Fani yang merasa akbar sudah terlelap dan tidak merasa terganggu


Terdiam sejenak melihat kesekeliling kontrakan mungil yang sekarang ia tempati bersama bayi mungil nya


Bayi mungil...fani tersenyum bila mengingat dia sekarang menjadi seorang ibu


Tak menyangka umur nya yang baru menginjak 19 tahun harus menjadi ibu tunggal


tidak mudah memang tapi bagi dia sekarang ini yang terjadi mungkin ada alasan kenapa dia bisa mengantikan sosok fani disini


Fani yang melihat kondisi kontrakan yang berantakan dia pun bergegas merapikan dan mulai menata ulang kontrakan mungilnya ini


Agar bisa nyaman seperti di kosnya dulu...


Sambil membersihkan fani juga sekalian mencari tau sosok ayah akbar yang dia tau seorang yang tidak bisa di remehkan

__ADS_1


Sosok ayah yang tak lain bernama bagas yudha prakarsa seorang pengusaha yang bisa di bilang lima terkaya di negara ini


Yang bisninya tidak bisa di hitung oleh jari sosok berkarisma yang mampu membuat semua wanita tertuju padanya


Fani yang malah tiba tiba teringat dengan ayah pemeran antagonisnya itu malah membayangkan sesuatu yang tak pantas


" apaan sih...ini nih kebanyakan baca novel dewasa sih piktor banget sih aku ya allah...kan pertemuan akbar sama yudha masih enam tahun lagi dan aku juga ga akan ada di alurnya tapi aku gak mau pisah dari akbar aku udah terlanjur sayang"ucap nya sambil mengeleng kan kepala nya dan sedih karena memikirkan alur ceritanya


" gak aku ga akan pertemukan akbar dengan nya biarin alurnya berubah yang penting aku bisa terus sama anak aku ini" ucap fani sambil menatap akbar yang masih terlelap


Fani pun kembali membersihkan kamar tersebut berusaha untuk tidak terpengaruh dan memikirkan alur nya


" hufh...selesai....eh....kok aku sampai lupa ya fani apa aja sih kegiatan nya...selain mengurus akbar" ucapnya yang kembali beranjak mencari sesuatu


Tak berselang lama akhirnya dia menemukan apa yang dia cari


" nah ini ketemu agenda milik fani" ucapnya tersenyum dan membaca perlahan


Dimulai dari jadwal kuliah..fani yang ga menyangka kalau dia ternyata masih kuliah di salah satu universitas terkenal yang menjadi nya sangat tercengang jurusan yang dia ambil bagi ku sangat sulit

__ADS_1


" astaga kok aku ngak tau ya kalau fani ternyata di jurusan teknologi( maaf kalau salah author ga paham soalnya😀)kenapa novel ga menjelaskan sih terperinci bukan nya cerita awal di mulai dari fani ya...ckckck.... Dasar penulis yang abal abal" ucap fani dengan kesal nya


Dia pun menaruh agenda dan mencari dimana dompet dan ponsel milik fani...supaya dia tau apa aja yang dilakukan fani sehari harinya


benar saja dompet dan ponselnya ada di tas kuliah milik fani dan tidak menyangka ponselnya lebih dari satu


dia yang penasaran pun membuka dompet milik fani terlebih dahulu karena pikir dia di alur novel my love my andira fani memang anak orang berada hanya Saja dia broken home dan selalu menutup diri dengan semua orang bisa di bilang dia ga punya banyak teman


apa lagi di cerita my love my andira fani diusir dari rumah nya dan di tampung oleh ibu kontrakan yang kasihan padanya


saat dompet milik fani di buka dia begitu terkejut melihat berbagai credit card fani yang jumlahnya lumayan 7 credit card


" buset ini banyak banget kok bisa dari mana padahal liat jadwal dia...dia tidak ada jadwal kerja" ucap fani terkejut


Yang lebih mengejutkan dia lagi saat melihat ponsel milik fani yang ternyata bukan cuma satu dan bukan ponsel biasa bisa di bilang keluaran terbaru


Beruntung nya sandi ponsel nya menggunakan sidik jari nya yang membuatnya dengan mudah membuka dan mengakses apa yang di lakukan nya


Dari mulai media sosial sampai mengenai kuliah dan pastinya pekerjaan apa yang dia lakukan

__ADS_1


Nekt


__ADS_2