SARI DARI LEMBAH KAWI

SARI DARI LEMBAH KAWI
BAB 3 (TIDAK PEKANYA SARI)


__ADS_3

Tidak lama kemudian Bayu datang lagi dengan membawa buku matematika.


" Sar" Panggil Bayu.


" Iya Yu sini biar aku jelasin" Ucap Sari sambil menepuk bangku di sebelahnya.


Bayu pun duduk di samping Sari.


" Ini gimana caranya Sar aku bener-bener nggak paham" Ucap Bayu.


" Ini gini Yu" Sari menjelaskan semuanya ke Bayu.


Banyak anak yang melihat mereka berdua.


Tanpa Sari sadari Bayu bukannya memerhatiin apa yang dia terangkan malahan dia asik memandangi wajah Sari.


" Cie cie kalian pacaran ya?" Ucap Lilis.


Suara Lilis berhasil menyadarkan lamunan Bayu dengan cepat dia melihat buku lagi.


" Eh mana ada aku jadian sama Bayu, ini aku cuma jelasin soal matematika yang dia tidak bisa" Ucap Sari dengan muka memerah dan biar tidak ada yang salah paham tentang mereka.


" Iya aku cuma minta Sari ajarin aku soal matematika biar aku gak nyontek lagi" Sahut Bayu.


" Idih Yu kamu suka ma Sari kan?" Ucap Lilis yang lagi penasaran.


" Eh mana ada" Jawab Bayu dengan nada gugup.


" Kalau emang tidak suka kenapa kau jawabnya gugup dan dari tadi pas Sari jelasin kamu tidak melihat buku malah melihat Sari terus" Ucap Lilis dengan ketawa.


" Benarkah?" Ucap Sari sambil memandang Bayu.


" Kalau emang iya kenapa? tapi sayang dia tidak peka Lis" Ucap Bayu dengan nada menekan di akhir ucapannya.


Sari kaget mendengar ucapan Bayu tapi dia berfikir yang di dengar nya hanya candaan semata karena Bayu suka bercanda kalau ngomong dengan Sari.


" Kamu bercanda melulu Bay dah sana balik ke bangku kamu udah selesai juga kan?" Ucap Sari dengan muka yang sudah kayak tomat.


Mendengar ucapan Sari membuat Bayu kecewa karena ucapannya di anggap hanya candaan padahal itu semua benar adanya.


" Ngusir nih ceritanya" Ucap Bayu dengan muka lesu.


" Tidak mengusir tapi dah selesai dan bentar lagi masuk" Ucap Sari.


" Dah minggir sana aku mau duduk" Ucap Lilis.


" Iya iya makasih Sar" Ucap Bayu dan beranjak dari tempat duduknya.


Tidak lama bel masuk berbunyi semua murid masuk kelas dan mengikuti pelajaran.


Jam 10.00 bel istirahat berbunyi.


" Ok anak-anak pelajaran sampai di sini dulu lalau kurang paham kalian bisa tanya Sari dan kerjakan soal latihan yang ada di Lks halaman 12-14 di kumpulkan lusa" Ucap Bu Guru.


" Iya bu" Ucap Siswa secara bersamaan.

__ADS_1


" Ya udah kalian bisa istirahat selamat siang assalamu'alaikum warrohmatullohi wabarokatuh " Ucap Bu Guru sambil berjalan keluar dari kelas.


" Waalaikumsalam warrohmatullohi wabarokatuh" Jawab Siswa bersamaan.


" Huft puyeng banget dan susah banget pelajaran matematika hari ini" Ucap Lilis dengan menghela nafas.


" Semua itu tidak susah kok" Ucap Sari dengan aedikit melirik Lilis.


" Kalau kamu sih nggak usah di tanya lagi kalau soal matematika ya beda lah ma aku ini" Ucap Lilis.


" Kamu juga pasti bisa jika kamu belajar dengan bersungguh-sungguh" Ucap Sari


" Aku udah bersungguh-sungguh tapi tetep aja tidak bisa hahahahahaha" Ucap Lilis.


" Idih ada-ada saja kamu Lis" Ucap Sari.


Lilis dan Sari tidak sadar kalau bayu berjalan menuju bangku mereka.


" Yuk ke kantin bareng Sar" Ucap Bayu yang sudah ada di depan bangku Sari.


Lilis dan Sari kaget mendengar ucapan Bayu yang tiba-tiba sudah di depan mereka.


" Aku sama Lilis aja Yu" Jawab Sari.


" Aku traktir bakso yuk Sar karena kamu tadi udah ajarin aku" Ucap Bayu.


" Ok lah tapi aku ajak Lilis tidak apapa kan" Ucap Sari.


" Kamu mau ikut tidak Lis" Tanya Bayu seraya melihat Lilis.


Lilis tahu kalau Bayu hanya ingin berdua sama Sari.


" Kalau gitu aku tidak ikut deh Yu" Ucap Sari.


" Lah kok gitu Sar?" Ucap Lilis.


" Ya tidak enak saja kalau cuma sama Bayu" Ucap Sari.


" Kamu ikut aja Lis" Ucap Bayu.


" Ok deh aku ikut" Ucap Lilis.


Mereka bertiga keluar dari kelas dan menuju kantin.


Banyak perempuan yang memandang iri dengan Sari dan Lilis karena tidak semua orang bisa jalan atau ke kantin dengan Bayu.


" Lis" Ucap Sari.


" Iya Sar ada apa?" Ucap Lilis.


" Kamu rasain tidak kalau kita dari tadi di lihatin melulu sama murid-murid lain" Bisik Sari.


" Ya wajarlah kita di lihatin secara kita jalan bareng sama Bayu anak dari pemilik Yayasan sekolah ini" Ucap Lilis.


" Jarang-jarang Bayu mengajak cewek ke kantin, kan kamu tau sendiri Sar walau banyak yang deketin dia tetep cuek dan tidak peduli" Ucap Lilis.

__ADS_1


" Iya juga sih" Ucap sari.


" Eh kalian berdua bisik-bisik apa sih" Ucap Bayu.


" Kepo aja kamu Yu" Ucap Lilis.


Tidak terasa mereka jalan sudah sampai kantin.


" Tak terasa dah sampai aja di kantin" Lanjut Lilis.


" Kalian mau pesen apa biar aku pesanin" Tanya Bayu.


" Aku bakso saja" Ucap Sari.


" Mau minum apa Sar" Tanya Bayu.


" Em nggak udah deh Yu itu aja" Jawab Sari.


Lilis langsung memotong pembicaraan Bayu dan Sari.


" Aku pesen bakso dan teh anget ja Yu dan minumannya Sari samain aja dengan ku" Ucap Lilis.


" Ok tunggu di sini aku pesen dulu" Ucap Bayu yang langsung berbalik dan jalan untuk memesan makanan.


" Ok" Jawab Sari dan Lilis bersamaan.


Sambil menunggu Bayu datang membawa pesanan mereka berdua berbincang-bincang dan tidak memperdulikan pembicaraan orang-orang di sekitar.


" Sar apa kamu suka sama Bayu?" Tanya Lilis.


" Tidak mungkin lah Lis" Jawab Sari.


" Kenapa tidak mungkin Sar semua cewek ja tergila-gila pengen deket sama Bayu" Ucap Lilis.


" Aku sadar diri lah Lis aku sama Bayu tidak sebanding derajatnya dia anak dari ketua Yayasan lah sedangkan aku cuma anak petani bisa sekolah di sini pun dah bersyukur aku" Ucap Sari.


" Tapi aku lihat Bayu suka padamu dah dari lama Sar" Ujar Lilis.


" Eh mana ada Lis ngaco kamu" Tepis Sari.


" Buktinya kalau sama kamu dia nurut banget dan slalu deket sama kamu sedangkan cewek lain aja yang terkenal populer di sekolahan ini tidak bisa deket kayak kamu Sar" Ucap Lilis.


" Aku sama Bayu sahabatan dan kenapa Bayu bisa deket sama aku karena dia suka nyontek matematika tu aja nggak lebih Lis" Ucap Sari.


" Emang dasar kamu nggak peka saja Sar" Ucap Lilis yang kesal karena teman sebangkunya itu tidak peka.


" Idih emang kenyataanya gitu kok Lis" Ucap Sari.


" Iyain deh biar seneng" Jawab Lilis yang masih tetep kesal.


Lalu mereka diam dan menunggu Bayu.


" Aku emang suka sama Bayu tapi aku sadar diri aku ini siapa" Batin Sari.


Bayu adalah anak pemilik Yayasan Sekolah mereka banyak wanita yang mengejar dan mencoba mendekati nya tapi dia tidak pernah memperdulikan semua itu.

__ADS_1


__ADS_2